Bidang Perempuan MUI Sleman Tegas Tolak Miras

Facebook
Twitter
LinkedIn

Hari Sabtu 19 Oktober 2024 bertempat di aula Sembada Kompleks Pemerintah Daerah Bidang Perempuan MUI Sleman gelar Seminar Perempuan Berdaya.

Agenda seminar diikuti 40 perempuan penggerak dari Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Muslimat NU dan Fatayat NU.

Dalam kata sambutan ketua MUI Dr. K.H. Abdul Fatah mengawali dengan keprihatinannya semakin maraknya peredaran miras. Narkotika di wilayah Kabupaten Sleman. Perempuan, keluarga muda juga banyak yang terjerat pinjaman online ( pinjol).
Kemudian yang melanda para pelajar adalah legalitas kontrasepsi untuk pelajar.
Harapannya dengan seminar ini perempuan muslimah untuk lebih peduli dan tingkatkan perhatian pada anggota keluarga dan masyarakat sekitar kita.

Dra Hj. Sri Sumiarsi wakil ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah dan Hj.Fatma Amalia S.Ag. M.S.I ketua Muslimat NU DIY mengupas tuntas tentang Bagaimana cara mewujudkan Keluarga Maslahah Sakinah Mawadah Wa rahmah.

Kemaslahatan sebagai atap, mewujudkan rahmatan lil alamiin, negara makmur baldatun thoyibatun warobun ghofurun.

Fondasi perkawinan keluarga maslahah : muadalah,muwazanah dan mubadalah.

Kisah inspiratif dan motivasi diuraikan oleh nara sumber. Seminar diakhiri dengan pernyataan bersama Perempuan MUI tolak miras, narkotika, pinjol dan kontrasepsi pelajar.

Kontributor Hanik, Editor Wahdan

Loading

Leave a Replay