Muhammadiyah Turi
![]()
Muhammadiyah Turi
![]()
Godean, Pdmsleman.Or.Id Suasana haru, bangga, dan penuh kebersamaan mewarnai acara Pelepasan dan Penyerahan Kembali Siswa Kelas IX SMP Muhammadiyah 2 Godean yang digelar di Balai Kalurahan Sumbersari, Moyudan, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (6/6/2026). Mengusung tema “Nggayuh Prestasi Luhur Mbangun Nagari”, kegiatan berlangsung khidmat dengan balutan budaya Jawa yang begitu kental.Sejak awal acara, para tamu disambut nuansa tradisional yang elegan. Murid, guru, dan karyawan mengenakan busana adat Jawa, sementara pembawa acara, Nurkasiadi, memandu jalannya kegiatan menggunakan bahasa Jawa. Sentuhan budaya tersebut tidak hanya menambah kekhidmatan acara, tetapi juga menjadi sarana menanamkan kecintaan terhadap warisan budaya bangsa kepada generasi muda. Dan dipra acara ditampilkan seni tapak suci oleh 3 murid yang cukup memukau.Dalam pembacaan hasil kelulusan, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Ari Niken Tyastutik, menyampaikan bahwa SMP Muhammadiyah 2 Godean berhasil meluluskan seluruh siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026.“Alhamdulillah, sebanyak 90 siswa yang terdiri atas 62 siswa putra dan 28 siswa putri dinyatakan lulus 100 persen,” ungkapnya disambut tepuk tangan hadirin.Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah, orang tua, dan para siswa yang telah menyelesaikan proses pendidikan selama tiga tahun dengan penuh perjuangan.Dalam sambutan pembukaan, Kepala SMP Muhammadiyah 2 Godean, Wahdan Arifudin, menyampaikan sejumlah pesan penting sebagai bekal para lulusan dalam menapaki jenjang pendidikan berikutnya.“Jagalah nama baik sekolah dan almamater SMP Muhammadiyah 2 Godean di mana pun kalian berada. Tunjukkan sikap yang baik sehingga masyarakat mengenal lulusan Muhammadiyah sebagai pribadi yang berakhlak mulia dan berprestasi,” pesannya.Ia juga mengingatkan para lulusan untuk senantiasa menjaga ajaran Islam dengan sungguh-sungguh, terutama dalam melaksanakan ibadah salat lima waktu secara tertib dan istiqamah.“Keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari kualitas iman, takwa, dan akhlak yang dimiliki,” tegasnya.Selain itu, Wahdan berharap para lulusan tetap menjadi kader Muhammadiyah yang mampu membawa nilai-nilai Islam Berkemajuan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Ia mendorong para siswa untuk terus belajar, bekerja keras, dan tidak mudah menyerah dalam menggapai cita-cita.“Teruslah belajar, jangan mudah menyerah, dan yakini bahwa masa depan yang gemilang hanya dapat diraih dengan usaha, doa, dan kesungguhan,” ujarnya.Menutup sambutannya, ia berpesan agar para lulusan senantiasa menghormati orang tua dan guru serta menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.Taklupa disampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan orang tua/wali mendidik putra-putrinya di SMP Muhammadiyah 2 Godean seraya meminta maaf jika terdapat kekurangan dan sudah berusaha meningkatkan layanan pendidikan lebih baik. “Dengan demikian setelah melewati masa pendidikan di SMP Muhammadiyah 2 Godean dengan ini kami kembalikan kepada orang tua dan wali untuk seterusnya dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.” Pada kesempatan tersebut, anggota Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sleman, Sri Maryani, M.Pd., berkenan mewisuda tiga siswa terbaik sekolah, yaitu Alfino, Favian, dan Reyna. Sementara itu, penghargaan prestasi bidang keagamaan diraih oleh Ghina, sedangkan prestasi bidang olahraga diraih oleh Tegar.Ketua Komite Sekolah, Suripto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa prosesi wisuda dan pelepasan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk terus berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik.“Wisuda ini adalah langkah awal untuk terus meningkatkan diri dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kami juga berharap orang tua terus mendampingi dan memberikan dukungan kepada putra-putrinya,” tuturnya.Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Godean, Haris Darmawan, mengingatkan pentingnya menyiapkan generasi yang kuat dan berkualitas sebagaimana pesan Al-Qur’an.“Allah mengingatkan kita dalam Surah An-Nisa ayat 9 agar tidak meninggalkan generasi yang lemah. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan anak-anak dengan sebaik-baiknya, baik dari sisi akidah, ilmu pengetahuan, kesehatan, maupun kemandirian ekonomi,” ungkapnya.Acara pelepasan berlangsung semakin haru saat sekolah secara simbolis menyerahkan kembali para siswa kepada orang tua dan wali murid. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan mereka sebagai siswa SMP Muhammadiyah 2 Godean sekaligus awal langkah baru menuju pendidikan yang lebih tinggi.Kegiatan ini turut dihadiri Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sleman, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Godean, PRM Sidomulyo, Lurah Sumbersari Sukadi, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Sumbersari, Dukuh Sembuh Kidul, Komite Sekolah, serta seluruh guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 2 Godean.Kemeriahan acara semakin terasa dengan berbagai penampilan seni dari para siswa, di antaranya penampilan Seni Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang dibawakan 3 personil, permainan angklung yang membawakan lagu “Rayuan Pulau Kelapa” serta paduan suara dengan lagu “Prau Layar” dan “Sampai Jumpa”, persembahan dari IPM SMP Muhammadiyah 2 Godean, serta tari tradisional yang dibawakan siswa kelas VII dan VIII. Suasana haru juga menyelimuti ruangan saat Kirania mewakili siswa kelas IX menyampaikan kesan dan pesan perpisahan, yang kemudian disambung dengan sambutan perwakilan orang tua siswa yang disampaikan oleh orang tua Zada.Dengan kelulusan 100 persen serta bekal nilai-nilai keislaman, kemuhammadiyahan, dan karakter yang kuat, para lulusan SMP Muhammadiyah 2 Godean diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi unggul, berilmu, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan demi mewujudkan cita-cita dan memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan negara. Reportase: Wahdan A Editor: Arif Hartanto
![]()
Berbah, Pdmsleman.Or.Id SD Muhammadiyah Pajangan 1 menggelar acara Pelepasan dan Akhirussanah Siswa Kelas 6 pada Sabtu, 6 Juni 2026, bertempat di Balai Desa Sendangtirto, Berbah. Kegiatan berlangsung meriah, hangat, dan penuh nuansa kekeluargaan, sekaligus menjadi momen mengharukan bagi siswa, guru, tenaga kependidikan, dan orang tua wali siswa. Acara diawali dengan kirab siswa bersama para guru SD Muhammadiyah Pajangan 1. Kirab tersebut menjadi pembuka yang penuh semangat sekaligus simbol perjalanan siswa kelas 6 yang telah menyelesaikan masa belajarnya di sekolah dasar. Mengusung tema “The Memories”, kegiatan ini terinspirasi dari perjalanan angkatan spesial yang masuk sekolah pada masa pandemi Covid-19. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa para siswa telah melalui masa pendidikan yang tidak mudah, namun tetap mampu bertumbuh, belajar, dan menyelesaikan jenjang pendidikan dasar dengan baik. Pada sambutannya, Kepala SD Muhammadiyah Pajangan 1, Bapak Hari Susanto, S.Pi., menyampaikan rasa syukur atas kelulusan siswa kelas 6. Sebanyak 34 siswa dinyatakan lulus. Beliau juga menyampaikan bahwa nilai rata-rata siswa berada pada angka 70, dengan nilai rata-rata tertinggi mencapai 90, serta terdapat satu siswa yang berhasil memperoleh nilai 100. Selain itu, sekolah juga memberikan apresiasi kepada siswa dengan capaian nilai TKA/D terbaik. Tiga besar peraih nilai terbaik yaitu Maher Askad Adz Dzaki dengan nilai 269,99, Alya Aulia Hafidzah dengan nilai 263,33, serta Raditya Rasyiqul Azza Azikri dan Adzkia Nur Hanifah yang sama-sama meraih nilai 256,67. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bapak Amir Jumawan selaku Kepala Desa Sendangtirto Berbah, perwakilan Majelis Dikdasmen PCM Berbah Bapak Arief Tri Zunianto, S.H., serta Ketua Komite Sekolah Bapak Subarjo, S.Pd. Kehadiran para tamu undangan tersebut menambah kekhidmatan acara sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan di SD Muhammadiyah Pajangan 1. Suasana haru semakin terasa melalui keterlibatan aktif orang tua wali siswa dalam rangkaian acara. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai bagian penting dari perjalanan pendidikan anak-anak. Momen pelepasan ini menjadi ruang untuk mengenang perjuangan bersama antara sekolah, siswa, dan keluarga. Acara Pelepasan dan Akhirussanah ini terselenggara melalui kolaborasi dan sinergi antara SD Muhammadiyah Pajangan 1, guru dan tenaga kependidikan, orang tua wali siswa, serta dukungan dari SMP Muhammadiyah 1 Berbah yang turut berpartisipasi dalam membantu pengelolaan acara. Sinergi tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya lahir dari ruang kelas, tetapi juga dari kerja sama, kepedulian, dan kebersamaan banyak pihak. Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah Pajangan 1 berharap para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dengan semangat, akhlak yang baik, dan kenangan indah yang akan terus melekat sebagai bagian dari perjalanan hidup mereka Rep Wijaya Berbah).
![]()
Berbah, Pdmsleman.Or.Id Pelepasan enam puluh delapan siswa kelas enam SD Muhammadiyah Semoya tahun ajaran 2025-2026 merupakan momen mengharukan. Selama masa menuntut ilmu enam tahun merupakan perjalanan panjang dengan tetesan keringat, jair mata, dalam kebersamaan untuk menggapai cita dan harapan.Melalui kerja keras keras cerdas siswa, guru, karyawan, dorongan doa dari orang tua dan komite, kerja panjang mencapai akhir yang menggembirakan. Meski kelas enam ini merupakan salah satu kelas yang mengalami terpaan pandemi covid -19. Merasakan ketegangan pandemi namun semua siswa tetap tegar dan semangat hingga saat ini menjadi lulusan terbaik pada TKD/A diantara SD Muhammadiyah dalam wilayah Kapanewon Berbah. Capaian tersebut merupakan kebanggaan yang menunjukkan hasil dari pembelajaran yang berlangsung di SD Muhammadiyah Semoya berjalan dengan baik.Untuk siswa yang mendapat nilai kelulusan yang tinggi jangan menjadi takabur harus bersyukur dan tetap belajar.“Bagi yang merasa belum mendapatkan nilai memuaskan , tetap semangat belajar lebih giat pada jenjang sekolah selanjutnya.” Pesan Rini Wuriyastuti, Kepala sekolah SD Muhammadiyah Semoya saat menyampaikan sambutan pada acara perpisahan Sabtu 6 Juni 2026 di aula SD Muhammadiyah Semoya, Tegaltirto, Berbah , Sleman, Yogyakarta. Kegiatan pelepasan dan perpisahan kelas enam SD Muhammadiyah Semoya dihadiri dari PCM Berbah Ustadz Wahab dan ustadz Dadang Margono. Komite sekolah Roem Sibli , guru dan karyawan, siswa kelas enam beserta orang tua. Selanjutnya kepala sekolah SD Muhammadiyah Semoya menyerahkan kembali putra putri kelas enam kepada orong tua siswa dengan pesan untuk melanjutkan apa yang telah menjadi kebiasaan baik hasil dari pembelajaran selama enam tahun di SD Muhammadiyah Semoya. Dengan menjaga putra putri dengan cara menjaga akhlak yang baik, disiplin waktu dan management yang baik dalam berbagai hal.Kepada siswa dirinya memberikan pesan yang utama untuk selalu menjaga sholat tertib, disiplin dan selalu berbakti kepada kedua orang tua.Pada jenjang sekolah berikutnya pastilah akan bertemu dengan temen pergaulan yang lebih luas, pandai pandai untuk memilih teman. Karena lingkungan pergaulan akan sangat berpengaruh pada pembentukan karakter.“Terimakasih untuk tawa, cerita dan perjuangan yang telah kita lewati bersama. Teriring doa semoga keberhasilan selalu menyertai langkahmu.” Tutur Rini. Pada kesempatan tersebut sekolah memberikan apresiasi kepada siswa yang mendapat nilai seratus pada pada pada masing masing nilai ujian kelulusan. Apresiasi ini sebagai bentuk penghargaan untuk semangat dan perjuangan selama ini. Selanjutnya para siswa dan guru menampilkan berbagai talent, diantaranya penampilan tarian anak yang menjadi juara FLS3N tingkat Kapanewon Berbah dan juara 3 tingkat Kabupaten Sleman.Penampilan yang sesuai dengan acara pelepasan adalah ketika guru bersama sama menyanyikan lagunya Virgoun Saat Kau Telah Mengerti.“Bila bentakan kecilku patahkan hatimu, Lebih keras dari itu dunia kan menghakimimu, Kubentuk dirimu menjadi engkau hari ini, kau harus kuat kau harus hebat permata hatiku.”Lirik yang menjadi relevan, bentuk gambaran perjuangan guru membentuk murid sebagai permata. Rep Kusnadi Berbah
![]()
Sleman– SD Muhammadiyah Sidoarum, Godean menggelar acara Pelepasan dan Tutup Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan berlangsung di Rocket Convention Hall Sidomoyo, Godean, Kamis 4 Juni 2026. Acara dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah PDM Sleman, Majelis Dikdasmen Sleman, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Korwil Godean, Pengawas PAI, Pengawas SD, Pimpinan Aisyiyah Cabang Godean, serta seluruh wali murid kelas 6. “Didik Anak dengan 2 Pesan Lukmanul Hakim”H. Harjaka, S.Pd., S.Ag., M.A., Ketua PDM Sleman, memberi apresiasi tinggi atas capaian TKA dan TKD siswa. Dalam sambutannya ia menekankan 2 pesan utama dari Surat Luqman untuk orang tua: “Dua hal ini modal dasar pendidikan karakter. Untuk mencetak anak cerdas dan berakhlakul karimah, sekolah Muhammadiyah adalah tempatnya,” tegas Harjaka.Ia juga menghimbau wali murid: “Sekolahkan putra-putri Bapak/Ibu ke sekolah Muhammadiyah sebagai pilihan utama. Sekolah negeri jadi pilihan kedua.” Rita Meutea, S.E.,M.Pd., Kabid Diksar Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, mengapresiasi prestasi SD Muhammadiyah Sidoarum. Untuk TKA dan TKD, sekolah ini rangking 2 se-Kapanewon Godean. Sementara Kapanewon Godean sendiri rangking 1 tingkat Kabupaten Sleman dan DIY. “Hasil ini kolaborasi semua pihak. Sekolah beri pendidikan terbaik, orang tua beri bimbingan di rumah, anak belajar optimal,” ujarnya. Meutea menambahkan komposisi kecerdasan anak: 60% intelektual, 20% spiritual, 20% emosional. Untuk menguatkan karakter, Disdikpora Sleman menerapkan pendidikan religius. “Anak SD muslim wajib bisa baca Al-Qur’an,” tegasnya. “Dengan ilmu hidup menjadi mulia, dengan agama hidup menjadi teratur, dengan seni hidup menjadi indah,” pungkasnya. Plt. Kepala SD Muhammadiyah Sidoarum, Yuni Puspitasari, S.Pd. M.Pd., melaporkan tahun ini sekolah meluluskan 55 siswa dari kelas Umar dan Abu Bakar. Selama 6 tahun, sekolah membekali ilmu, kecerdasan, dan pendidikan karakter. “Cerdas tanpa akhlakul karimah akan sia-sia,” katanya. Setelah 6 tahun, siswa dikembalikan ke orang tua. Ia berpesan: “Jagalah iman dan akhlak dengan baik. Sukses bukan karena tidak pernah gagal. Di manapun, jadilah kader Muhammadiyah.” Dengan slogan ICU: Islami, Cerdas, Unggul, SD Muhammadiyah Sidoarum meraih rata-rata nilai TKA & TKD 80,24 di tingkat Kapanewon. Dalam kesempatan tersebut sekolah memberikan kepada 5 murid dengan nilai tertinggi di sekolahnya. Peringkat 1 Muhammad Yusuf Wirawan dengan rata-rata nilai 97, 78. Peringkat 2, Yusra Labibah Al Aufa nilai rata-rata 95, 56. Alya Almira Rahmawati rangking 3 memperoleh nilai rata-rata 94,44. Selanjutnya Selena Alodya Hakim nilai rata-rata 93,33 peringkat 4, dan peringkat 5 Gendhis Arrumaisha Putri dengan nilai rata-rata 92,22.Sugiyanto Rep Moyudan
![]()
Jihadi TV https://www.youtube.com/watch?v=ocrZ8S94E7s
![]()
Turi,Pdmsleman.or.Id Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kapanewon Turi kembali menunjukkan komitmennya dalam dakwah sosial melalui kegiatan Bakti Sosial dan Pendistribusian Daging Kurban 2026. Mengusung tema “Semangat Kurban, Menyatukan Umat dalam Kepedulian”, program ini menyasar masyarakat fakir, miskin, dan dhuafa di wilayah Sleman serta Kulon Progo yang selama ini relatif minim menerima distribusi daging kurban. Kegiatan yang dilaksanakan pada 27–28 Mei 2026 tersebut merupakan kolaborasi antara Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Turi dan Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Turi. Program ini tidak hanya menjadi sarana penyaluran daging kurban, tetapi juga wahana pembinaan kader muda Muhammadiyah agar memiliki kepekaan sosial dan jiwa kepemimpinan yang kuat. Ketua panitia, Sidik Budiyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilandasi semangat meneladani Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT. Selain itu, kurban menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial dan mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat sebagaimana disampaikan kepada redaksi pada Rabu 3 Juni 2026. “Melalui program ini, kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan sekaligus membentuk karakter kader muda Muhammadiyah yang peduli, disiplin, dan siap mengabdi kepada umat,” ujarnya . Program tebar daging kurban tahun ini memperoleh dukungan luas dari berbagai elemen Persyarikatan Muhammadiyah, takmir masjid, donatur, serta para sahibul kurban. Total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp6.878.800, berasal dari kas AMM Turi, PCM Turi, PRM, PKU Muhammadiyah Sleman, dan sejumlah donatur perseorangan. Selain dukungan dana, AMM Turi juga menerima puluhan paket daging kurban dari berbagai masjid dan kelompok masyarakat, antara lain dari Ledoknongko, Ganggong, Ngentak, Dadapan, Masjid Kelor, Masjid Ngablak, hingga Masjid Randusongo. Daging kurban kemudian disalurkan kepada warga di sejumlah wilayah, seperti Kawedan, Tegalrejo (Ngepreh), Donomulyo, Daren, kelompok dhuafa pengajian Surodadi, hingga jamaah di Ngroto, Banjarsari, Kalibawang, Kulon Progo. Sebagian paket juga diberikan kepada anggota AMM yang terlibat aktif dalam kegiatan sosial tersebut. Ketua PCPM Turi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya program ini. Menurutnya, kepercayaan para sahibul kurban menjadi amanah yang harus dikelola secara profesional dan tepat sasaran. “Kami mengucapkan terima kasih kepada para sahibul kurban dan seluruh donatur yang telah mempercayakan pengelolaan daging dan hewan kurban kepada PCPM dan PCNA Turi. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan yang telah diberikan ” . Melalui kegiatan ini, AMM Turi berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial yang menjadi ruh ibadah kurban terus tumbuh di tengah masyarakat. Tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi penerima manfaat, tetapi juga memperkuat peran kader Muhammadiyah sebagai pelopor gerakan sosial yang mencerahkan dan memberdayakan umat. Rep Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
Jihadi TV https://www.youtube.com/watch?v=mRBg_dxPSBY
![]()
KIAIMU
![]()
Moyudan, Pdmsleman.Or,Id Pelaksanaan Idul Adha 1447 H di Kalurahan Sumbersari, Moyudan, Sleman berjalan lancar. Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah hewan kurban yang disembelih mencapai 89 ekor sapi dan 165 ekor domba atau kambing. Penyembelihan tersebar di beberapa masjid dan musholla se-Sumbersari. Sebagian besar dilaksanakan pada Rabu, ( 27/5/2026, dan sisanya pada Kamis, 28 /5/2026. Carik Sumbersari yang juga Bendahara PRM Sombangan Raya, Junaidi, mengatakan angka tersebut membuktikan kesadaran warga untuk beribadah kurban semakin meningkat. “Ini juga menunjukkan bahwa tingkat perekonomian di Sumbersari lebih baik dibanding sebelumnya,” ujarnya. Pemerintah Kalurahan Sumbersari memberikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara atas dedikasi dan integritasnya. Berkat kerja panitia, pelaksanaan Idul Kurban di wilayahnya berjalan lancar tanpa hambatan. Untuk tahun mendatang, Pemkal Sumbersari berharap para dukuh dapat melaporkan jumlah hewan kurban yang akan disembelih dari masing-masing padukuhan. Langkah ini bertujuan agar pemantauan dan pendataan oleh pemerintah kalurahan menjadi lebih akurat.Rep Sugiyanto Moyudan
![]()