Jama’ah Tani Muhammadiyah Cabang Sleman Gelar Praktik Lapang Tanam Bawang Merah di Ngelo

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Jama’ah Tani Muhammadiyah (JATAM) Sleman menggelar kegiatan praktik lapang tanam bawang merah di wilayah Ngelo, Pandowoharjo, Sleman. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan kapasitas petani, pengembangan pertanian produktif, sekaligus membangun kemandirian ekonomi warga melalui sektor pertanian. Kegiatan praktik lapang tersebut dihadiri oleh unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PDM Sleman, Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Sleman, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Lurah Pandowoharjo serta Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Sleman yakni – PDM Sleman : H.Arif Sulistyo, SE, MPM PDM Sleman : Slamet Suhartono, JATAM Kab Sleman : Dwi Sumartono, PCM Sleman : Prof. Dr. Ir. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T., IPM, Lurah Pandowoharjo: H.Catur Sarjumiharta dan PPL PPL Pandowoharjo : Faiqul Helmi, PCA Sleman – Ibu Ambar MPM PWM DIY : Nur Cahyoprobo Dalam praktik lapang ini, para peserta secara langsung mengikuti proses penanaman bawang merah, mulai dari persiapan lahan, penataan dan penanaman benih, hingga pemahaman mengenai teknik budidaya yang baik. Pendampingan dari PPL diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan teknis kepada para petani agar proses budidaya dapat dilakukan secara lebih efektif dan menghasilkan produksi yang optimal. Kegiatan ini juga menjadi ruang belajar bersama antara petani, pendamping pertanian, dan unsur Persyarikatan Muhammadiyah. Melalui praktik langsung di lapangan, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga dapat melihat dan mempraktikkan teknik budidaya bawang merah secara langsung. Kehadiran MPM PDM Sleman dan JATAM Sleman menunjukkan komitmen Muhammadiyah dalam mengembangkan gerakan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Pertanian dipandang memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan praktik lapang di Ngelo ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat jejaring petani Muhammadiyah di Sleman. Ke depan, kegiatan serupa dapat dikembangkan melalui pendampingan berkelanjutan, penguatan kapasitas petani, pengelolaan hasil produksi, hingga pengembangan akses pasar. Menurut Hj.NettyPurwanti selaku Ketua Tim Pelaksana Kegiatan menyatakan bahwa Melalui semangat “bertani, belajar, dan bergerak bersama”, Jama’ah Tani Muhammadiyah Sleman berupaya menghadirkan gerakan pertanian yang tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga pada pemberdayaan dan kemandirian masyarakat. Slamet Suhartono

Loading

Ustadz H. Hadi Suprapto: Aqidah Adalah Ikatan Kokoh antara Manusia dan Allah SWT

Godean, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Godean kembali menyelenggarakan Kajian Ahad Pagi (Jihadi) pada Ahad, 9 Agustus 2026, pukul 06.00–07.30 WIB di Masjid Al Huda, Pandean VII, Sidoluhur, Godean, Sleman, Yogyakarta. Kajian yang dihadiri jamaah dari berbagai ranting Muhammadiyah di wilayah Godean tersebut menghadirkan Ustadz H. Hadi Suprapto, BA sebagai pemateri. Dalam kajiannya, Ustadz H. Hadi Suprapto menjelaskan pentingnya aqidah sebagai fondasi utama kehidupan seorang Muslim. Menurutnya, aqidah berasal dari kata ‘aqd yang berarti ikatan atau simpul yang sangat kuat. Karena itu, aqidah bukan sekadar pengetahuan atau hafalan, melainkan keyakinan yang mengikat hati manusia dengan Allah SWT. “Aqidah adalah ikatan yang tidak boleh terputus sampai akhir hayat. Seorang mukmin harus menjaga ikatan tersebut dalam seluruh aspek kehidupannya,” jelas beliau. Lebih lanjut, beliau menerangkan bahwa inti aqidah Islam terletak pada kalimat tauhid Laa ilaaha illallah, yang bermakna tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah SWT. Kalimat tersebut merupakan pernyataan penghambaan total kepada Allah sekaligus penolakan terhadap segala bentuk penyekutuan kepada-Nya. Dalam pemaparannya, Ustadz Hadi juga mengingatkan bahwa setiap manusia pada hakikatnya telah mengikrarkan pengakuan kepada Allah SWT sejak alam ruh. Oleh karena itu, syahadat yang diucapkan seorang Muslim merupakan bentuk peneguhan kembali atas perjanjian tersebut. Beliau menekankan bahwa iman merupakan cahaya kehidupan. Hati yang dipenuhi iman akan memiliki arah, keteguhan, dan kekuatan dalam menghadapi berbagai persoalan hidup. Sebaliknya, hati yang kosong dari iman akan mudah terombang-ambing oleh godaan dan tantangan zaman. “Aqidah yang kuat akan melahirkan istiqamah. Dengan istiqamah kita mampu menghadapi berbagai persoalan hidup, menjaga nilai-nilai Islam, serta tetap teguh di tengah berbagai godaan dunia,” tuturnya. Kajian berlangsung dengan penuh perhatian dari jamaah. Peserta tampak antusias mengikuti uraian materi yang mengajak umat Islam untuk terus memperkuat aqidah, menjaga keimanan, serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Melalui Kajian Ahad Pagi (Jihadi) ini, PCM Godean berharap jamaah semakin memahami pentingnya aqidah sebagai pondasi kehidupan, sehingga mampu menjadi pribadi Muslim yang kokoh, istiqamah, dan senantiasa berpegang teguh pada ajaran Islam hingga akhir hayat.  Dalam penjelasannya, Ustadz H. Hadi Suprapto juga menegaskan bahwa aqidah adalah perkara yang wajib diyakini keberadaannya oleh hati dan hati nurani seorang mukmin. Aqidah tidak dibangun semata-mata berdasarkan apa yang dapat dilihat oleh mata atau didengar oleh telinga, melainkan berdasarkan keyakinan yang kokoh terhadap wahyu Allah SWT. Beliau menjelaskan bahwa banyak perkara dalam aqidah yang bersifat gaib, seperti keberadaan Allah SWT, malaikat, hari akhir, surga, neraka, serta qada dan qadar. Meskipun tidak dapat dilihat secara langsung, seluruhnya wajib diimani karena telah diberitakan oleh Allah dan Rasul-Nya. “Aqidah adalah keyakinan yang tertanam kuat dalam hati. Dasarnya bukan sekadar penglihatan dan pendengaran, tetapi keimanan yang lahir dari hati yang menerima kebenaran wahyu Allah,” ungkapnya. Menurut beliau, hati memiliki peran yang sangat penting dalam keimanan. Ketika hati dipenuhi keyakinan kepada Allah SWT, maka seluruh perilaku manusia akan mengikuti keyakinan tersebut. Sebaliknya, apabila hati kosong dari iman, maka seseorang akan mudah terpengaruh oleh keraguan dan berbagai penyimpangan. Oleh karena itu, umat Islam perlu senantiasa memelihara dan memperkuat aqidah melalui pembelajaran agama, tadabbur Al-Qur’an, memperbanyak ibadah, serta bergaul dengan lingkungan yang dapat menumbuhkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Dalam kajian tersebut, Ustadz H. Hadi Suprapto menjelaskan bahwa keimanan dan aqidah yang kuat akan melahirkan keteguhan dalam menjalani kehidupan. Seorang Muslim hendaknya memiliki pendirian yang kokoh, tidak mudah goyah oleh berbagai pengaruh, godaan, maupun tekanan yang datang silih berganti. Beliau mengingatkan bahwa kehidupan selalu menghadirkan ujian. Namun, orang yang memiliki aqidah yang benar akan tetap teguh memegang prinsip-prinsip Islam. Keteguhan itu bukan karena kekuatan dirinya semata, melainkan karena keyakinannya kepada Allah SWT. Sikap jujur juga menjadi salah satu buah dari keimanan. Kejujuran merupakan cerminan hati yang bersih dan keyakinan yang lurus. Oleh karena itu, seorang mukmin harus berusaha menjaga kejujuran dalam perkataan maupun perbuatan, serta menjauhkan diri dari sikap berpura-pura atau mencari pujian manusia. Dengan aqidah yang kokoh, kejujuran yang terjaga, dan istiqamah dalam beramal, seorang Muslim akan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan serta tetap berada di jalan yang diridhai Allah SWT. Rep H Wahdan Arifudin SPd  PCM Godean Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Aqidah: Ikatan Perjanjian yang Tidak Terputus dengan Allah SWT

Godean, Pdmsleman.Or.Id Aqidah berasal dari kata ‘aqd yang berarti ikatan, simpul, perjanjian, atau sesuatu yang terikat sangat kuat. Oleh karena itu, aqidah bukan sekadar keyakinan biasa, melainkan ikatan yang kokoh antara seorang hamba dengan Allah SWT. Para ulama menjelaskan bahwa aqidah adalah keyakinan yang mengikat hati sehingga tidak mudah goyah atau terlepas. Ibarat sebuah tali yang diikat kuat, aqidah menyatukan seorang mukmin dengan Tuhannya sepanjang hidup. Kalimat tauhid yang menjadi inti aqidah Islam adalah: Laa ilaaha illallah Artinya, “Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah.” Kata ilah berarti sesembahan atau tuhan. Dengan mengucapkan kalimat tauhid, seorang Muslim menyatakan bahwa hanya Allah yang menjadi tujuan penghambaan, tempat bergantung, tempat memohon pertolongan, dan tempat kembali. Aqidah juga berkaitan dengan perjanjian manusia dengan Allah sebelum dilahirkan ke dunia. Allah SWT berfirman: «”Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab, “Betul, kami bersaksi.”(QS. Al-A’raf: 172)» Ayat ini menjelaskan bahwa seluruh ruh manusia pernah bersaksi di hadapan Allah bahwa Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa. Kesaksian inilah yang menjadi fitrah setiap manusia. Ketika seseorang mengucapkan syahadat: Asyhadu an laa ilaaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah maka sesungguhnya ia memperbarui dan meneguhkan kembali perjanjian yang telah diikrarkan di hadapan Allah SWT. Karena itu, aqidah bukan hanya urusan lisan, tetapi juga urusan hati dan ruh. Jasad manusia memang berasal dari tanah, namun ruh adalah urusan Allah. Sebagaimana firman-Nya: «”Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah: Ruh itu termasuk urusan Tuhanku.”(QS. Al-Isra’: 85)» Di dalam ruh yang Allah tiupkan kepada manusia terdapat fitrah untuk mengenal dan menyembah-Nya. Oleh sebab itu, seorang mukmin harus menjaga aqidahnya sepanjang hayat. Aqidah tidak boleh dipisahkan dari kehidupan hingga ajal menjemput. Dengan aqidah yang kokoh, seorang Muslim akan tetap teguh dalam keimanan, istiqamah dalam ibadah, serta senantiasa merasa dekat dengan Allah SWT dalam setiap keadaan. Aqidah menjadi sumber kekuatan, ketenangan, dan arah hidup yang membimbing manusia menuju keselamatan dunia dan akhirat. Disampaikan oleh Ustadz Hadi Suprapto dalam Pengajian Ahad Pagi Jihadi PCM Godean Ahad, 9 Agustus 2026 di Masjid Al Huda Godean Sleman Yogyakarta Rep H Wahdan Arifudin SPd  PCM Godean Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

SD Muhammadiyah Dadapan Rayakan Milad ke-63, Teguhkan Karakter Islami dan Semangat Berkemajuan

Turi, Pdmsleman.Or.Id SD Muhammadiyah Dadapan, Turi, Sleman, memperingati Milad ke-63 dengan mengusung tema “Menguatkan Karakter Islami, Mengukir Prestasi, Mewujudkan Generasi Berkemajuan.” Puncak peringatan dilaksanakan Sabtu (8/8/2026) di Sirkuit Beagle, Donokerto, Turi, Sleman, yang berada tepat di depan kampus SD Muhammadiyah Dadapan. Kegiatan Milad berlangsung meriah dan diikuti sekitar 700 peserta. Mereka terdiri atas jajaran pimpinan Muhammadiyah, guru, siswa, wali murid, komite sekolah, serta sejumlah unsur pemerintahan dan masyarakat. Puncak acara diawali dengan senam bersama yang dipandu instruktur dari Lembaga Budaya, Seni dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA). Para siswa, guru, wali murid, dan tamu undangan tampak mengikuti gerakan senam dengan penuh semangat. Setelah senam bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian doorprize. Suasana semakin semarak ketika sejumlah peserta mendapatkan hadiah yang telah disiapkan panitia. Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi rangkaian peringatan milad, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara sekolah, keluarga siswa, dan warga Muhammadiyah di wilayah Turi. Kepala SD Muhammadiyah Dadapan, Lutfi Andari, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian Milad ke-63. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat dukungan berbagai pihak yang selama ini memberikan perhatian terhadap perkembangan sekolah. “Alhamdulillah, berkenan hadir dalam acara ini PCM Turi Drs Bambang Rahmanto, Majelis Dikdas, PRM, PCA, PRA Turi, Panewu Kecamatan Turi, Kapolsek, Danramil, pimpinan AUM Turi, komite, murid-murid SD Muhammadiyah Dadapan beserta wali murid,” ujar Lutfi. Ia menyebutkan, jumlah peserta yang hadir dalam puncak Milad mencapai kurang lebih 700 orang. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bukti bahwa keberadaan SD Muhammadiyah Dadapan tidak terlepas dari dukungan persyarikatan dan masyarakat. Lutfi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan. Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada para donatur yang turut memberikan dukungan sehingga rangkaian Milad dapat berjalan dengan baik. “Terima kasih kepada semua pihak dan para donatur yang telah berkenan turut menyukseskan kegiatan Milad ini,” katanya. Di tengah peringatan Milad ke-63, perkembangan penerimaan peserta didik baru juga menunjukkan sinyal positif. Untuk tahun ajaran 2027/2028, SD Muhammadiyah Dadapan telah menerima 40 pendaftar calon murid dari total kuota 56 siswa. Angka tersebut menjadi salah satu indikator adanya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah. Dengan kuota 56 siswa, jumlah pendaftar yang telah mencapai 40 orang menunjukkan bahwa sekolah masih menjadi salah satu pilihan keluarga di wilayah Turi dan sekitarnya untuk mendapatkan pendidikan yang memadukan pembelajaran umum dengan penguatan nilai-nilai keislaman. Tema Milad tahun ini menjadi pijakan bagi SD Muhammadiyah Dadapan untuk terus mengembangkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik. Penguatan karakter Islami, pengembangan potensi dan prestasi siswa, serta pembentukan generasi yang memiliki semangat berkemajuan menjadi bagian penting dari perjalanan sekolah memasuki usia 63 tahun. Peringatan Milad tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan seluruh keluarga besar SD Muhammadiyah Dadapan. Dengan dukungan Muhammadiyah, ‘Aisyiyah, orang tua, masyarakat, serta berbagai pihak, sekolah diharapkan semakin mampu menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan generasi masa depan. Rep Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

SD Muhammadiyah Bendosari Gelar BIAS, Pemeriksaan Kesehatan, dan Imunisasi Bersama Puskesmas Prambanan

Prambanan, Pdmsleman.Or.Id SD Muhammadiyah Bendosari bekerja sama dengan Puskesmas Prambanan menggelar kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), pemeriksaan kesehatan, dan imunisasi bagi peserta didik pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan anak usia sekolah sekaligus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan peserta didik. Sejak pagi, para siswa mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib. Petugas kesehatan dari Puskesmas Prambanan melakukan pemeriksaan kesehatan dasar, mulai dari pengecekan kondisi fisik hingga pemantauan kesehatan umum siswa. Selain itu, imunisasi juga diberikan kepada siswa kelas 1, kelas 2, dan kelas 5 sesuai jadwal yang telah ditetapkan dalam program BIAS. Kepala SD Muhammadiyah Bendosari, Yuni Winarti, M.Pd.  menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas Prambanan atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat sekaligus memberikan perlindungan kepada peserta didik dari berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi. “Program ini sangat bermanfaat karena selain memberikan imunisasi, kesehatan anak-anak juga dapat dipantau secara berkala. Dengan kondisi kesehatan yang baik, mereka akan lebih siap mengikuti kegiatan belajar di sekolah,” ujarnya. Selama pelaksanaan kegiatan, para guru memberikan pendampingan kepada siswa agar tetap merasa tenang saat menjalani pemeriksaan maupun imunisasi. Guru Pendidikan Jasmani, Santi, S.Pd., bersama seluruh tenaga pendidik turut membantu mengatur jalannya kegiatan sehingga berlangsung tertib, nyaman, dan sesuai prosedur. Bagi sebagian siswa, imunisasi menjadi pengalaman yang menegangkan. Namun berkat pendekatan yang ramah dari tenaga kesehatan serta dukungan para guru, suasana tetap kondusif. Setelah selesai menjalani pemeriksaan dan imunisasi, para siswa kembali mengikuti aktivitas belajar seperti biasa. Pihak sekolah juga mengapresiasi dukungan orang tua yang telah memberikan izin dan kepercayaan kepada sekolah untuk menyukseskan pelaksanaan program BIAS. Sinergi antara sekolah, keluarga, dan tenaga kesehatan dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga kesehatan anak sejak usia dini. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemberian imunisasi, tetapi juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan tubuh, menerapkan pola hidup bersih, serta membiasakan perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah maupun di rumah. Melalui pelaksanaan BIAS, pemeriksaan kesehatan, dan imunisasi secara rutin, SD Muhammadiyah Bendosari menunjukkan komitmennya dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal. Sekolah berharap seluruh siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan berakhlak mulia sehingga mampu meraih prestasi terbaik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Rep Harun sabhara PCPM Prambanan Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

PRM Tamanmartani Utara Gelar Kajian dan Rapat Rutin, Perkuat Keimanan dan Program Pembinaan Al-Qur’an

Kalasan  , Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tamanmartani Utara kembali menggelar Kajian dan Rapat Rutin di Mushola Nurul Iman, Padukuhan Kembangan, Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Senin (3/8/2026). Kegiatan yang diikuti pengurus dan warga Muhammadiyah setempat ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan dakwah dan pembinaan keagamaan di tingkat ranting. Rangkaian kegiatan diawali dengan kajian keislaman yang disampaikan oleh Drs. H. Agus Jati Susilo. Dalam kesempatan tersebut, ia mengulas materi mengenai 12 Langkah Muhammadiyah, yang merupakan pedoman bagi warga Muhammadiyah dalam menguatkan kehidupan beragama dan bermasyarakat. Pada kajian itu, Agus menitikberatkan pembahasan pada langkah pertama, yakni mempertebal keimanan. Menurutnya, keimanan tidak hanya tumbuh melalui ibadah ritual, tetapi juga dengan membangun kesadaran akan kebesaran Allah SWT melalui perenungan terhadap alam semesta dan Al-Qur’an. “Untuk mempertebal keimanan ada dua jalan yang harus kita lakukan, yaitu tadabur alam dan tadabur Al-Qur’an,” ujarnya di hadapan jamaah. Ia menjelaskan, tadabur alam mengajak setiap muslim untuk merenungkan berbagai ciptaan Allah sehingga melahirkan rasa syukur, kekaguman, dan keyakinan yang semakin kuat kepada Sang Pencipta. Sementara itu, tadabur Al-Qur’an diwujudkan dengan membiasakan membaca, memahami makna ayat-ayatnya, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Suasana kajian berlangsung hangat dan interaktif. Jamaah mengikuti materi dengan antusias sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat nilai-nilai Islam dalam kehidupan keluarga maupun lingkungan masyarakat. Setelah kajian selesai, kegiatan dilanjutkan dengan rapat rutin PRM Tamanmartani Utara. Pengurus membuka rapat dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah hadir dan terus mendukung berbagai kegiatan Muhammadiyah di tingkat ranting. Dalam rapat tersebut juga disampaikan sejumlah informasi dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kalasan terkait program kerja dan arahan organisasi yang akan menjadi acuan pelaksanaan kegiatan di tingkat ranting. Selain mengevaluasi pelaksanaan program sebelumnya, rapat turut menindaklanjuti hasil pertemuan bulan lalu. Salah satu keputusan yang disepakati adalah pengadaan buku Juz ‘Amma sebagai sarana pendukung program belajar bersama membaca Al-Qur’an bagi warga dan generasi muda di lingkungan PRM Tamanmartani Utara. Melalui kajian dan rapat rutin yang diselenggarakan setiap bulan ini, PRM Tamanmartani Utara berharap semangat kebersamaan, dakwah, dan pembinaan keagamaan terus tumbuh di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk menyatukan langkah dalam menjalankan program organisasi, sehingga keberadaan Muhammadiyah semakin dirasakan manfaatnya dalam membangun kehidupan umat yang berkemajuan. Rep Tomy Nugroho PRM Tamanmartani Editor Arief Hartanto MPI PDM SLeman

Loading

Polresta Sleman Latih 153 Siswa Menjadi Pelopor Keselamatan

Depok Pdmsleman.Or.Id Satuan Lalu Lintas Polresta Sleman membuka Pelatihan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) bagi 153 siswa SD Muhammadiyah Condongcatur dan SD Muhammadiyah Kompleks Kolombo, Senin (3/8/2026). Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Sleman, AKP Arfita Dewi, memimpin langsung upacara pembukaan pelatihan tersebut. Kegiatan dijadwalkan berlangsung mulai 4 hingga 22 Agustus 2026. Pelatihan diikuti 145 siswa SD Muhammadiyah Condongcatur dan delapan siswa SD Muhammadiyah Kompleks Kolombo. Selama kegiatan, para peserta akan memperoleh pengetahuan dasar mengenai peraturan lalu lintas, pengaturan keamanan di lingkungan sekolah, dan pencegahan risiko kecelakaan. Arfita mengatakan pembentukan PKS bertujuan mengenalkan budaya tertib berlalu lintas kepada anak sejak usia sekolah dasar. Peserta juga diarahkan untuk memahami peran mereka dalam menjaga keamanan di lingkungan sekolah. “Pembentukan PKS ini bertujuan menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas serta membentuk generasi muda yang peduli terhadap keselamatan di lingkungan sekolah,” katanya. Kepala SD Muhammadiyah Condongcatur, Estri Rukmiyanti, mengatakan program PKS telah lama menjadi bagian dari pembinaan karakter siswa dan dilaksanakan setiap tahun. Pada pelaksanaan kali ini, sekolah mengikuti pelatihan bersama SD Muhammadiyah Kompleks Kolombo. Menurut Estri, pelatihan tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk belajar mengambil tanggung jawab, membangun keberanian, serta menumbuhkan kepedulian kepada orang lain. “Melalui PKS, siswa memperoleh pengalaman untuk belajar bertanggung jawab, berani mengambil peran, dan memiliki jiwa melayani. Pengalaman tersebut penting dalam proses pembentukan karakter mereka,” ujarnya. Estri juga menyampaikan terima kasih kepada Polresta Sleman atas pendampingan yang diberikan kepada sekolah. Sinergi tersebut membantu sekolah menghadirkan pembelajaran karakter melalui pengalaman langsung. “Kami mengapresiasi pendampingan Polresta Sleman yang terus mendukung program ini. Kerja sama tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar langsung dari pihak yang memiliki kompetensi di bidang keamanan dan lalu lintas,” katanya. Estri berharap kerja sama antara sekolah dan Polresta Sleman terus berlanjut sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter Islami, berakhlak mulia, bertanggung jawab, serta mampu menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya. Rep (Athiful Depok)

Loading

Penampilan Polisi Cilik SD Muhammadiyah Pakem Meriahkan Hari Ber-Muhammadiyah Sleman, Raih Juara II Tingkat Polresta Sleman

Foto by Gilang Ramadhan.

Loading

Steeds meer Nederlanders ontdekken de spanning van online gokken, waarbij ze op zoek gaan naar een betrouwbaar platform met een uitgebreid aanbod. Nyx Bets Casino voldoet aan deze wens met een ruime collectie gokkasten, tafelspellen en live casinospellen, aangevuld met aantrekkelijke bonussen en een gebruiksvriendelijke interface.
Modern casino reviewers tend to weigh bonus wagering terms, slot RTP listings, and live dealer game variety before publishing their take, and Odinfortune often pops up in those side-by-side breakdowns.
Australian players looking for a polished online gaming hub often compare what Zoome brings to the table against locally licensed competitors, noting its broad pokies catalogue, AUD-friendly banking, and a loyalty setup that feels tuned to the way punters in Sydney, Melbourne, and Perth tend to play across long weekend sessions.
Wie in Nederland graag een gokje waagt online, let tegenwoordig scherp op betrouwbaarheid, snelle uitbetalingen en een overzichtelijk spelaanbod; een platform als KIKI weet daar met transparante voorwaarden en een breed scala aan slots en live tafelspelenvolop op in te spelen.
Players looking for hassle-free ways to enjoy classic table games and slots online often compare welcome bonuses and payout speeds before signing up, and a solid resource like ModernGhana - bingo sites no ID verification UK can help simplify the decision when you want to skip lengthy signup checks and get straight to the action.