Tadabur Alam ‘Aisyiyah Ngaglik,Menjaga Ukhuwwah Sambil Merenungi Kebesaran Allah

Di tengah kesibukan organisasi, Pengurus Ranting ‘Aisyiyah ( PRA) Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman memilih cara sederhana namun bermakna untuk merawat kebersamaan. Ahad (26/7/2026), mereka menggelar tadabur alam ke Waduk Cengklik dan Masjid Jayed Solo. Bagi PRA Sardonoharjo, kegiatan ini lebih dari sekadar rekreasi. “Tujuan utama kami menjaga ukhuwwah dan kekompakan. Ukhuwah sangat penting dalam kehidupan dan keberlangsungan sebuah organisasi,” tegas Suwarjiyati, salah satu pengurus PRA Sardonoharjo. Pemilihan lokasi juga sarat makna. Waduk Cengklik dipilih agar peserta bisa menikmati keindahan alam ciptaan Allah. “Di sana kita bisa merasakan nikmat Allah yang telah diberikan kepada manusia. Selain itu kita bisa merenungkan betapa besar karunia Allah,” jelas Suwarjiyati. Rangkaian kemudian dilanjutkan ke Masjid Jayed Solo. Masjid yang menjadi simbol umat Islam ini dipilih untuk menumbuhkan spiritualitas. “Peserta diharapkan bisa lebih mendekatkan diri kepada Sang Khaliq,” pungkasnya. Melalui tadabur alam, ‘Aisyiyah Ngaglik berharap ukhuwwah antar pengurus semakin kuat, semangat dakwah semakin menyala, dan hati semakin dekat dengan Allah SWT.Rep Suwarjiyati – Sugiyanto

Loading

Terinspirasi Film, AMM Ngaglik Salurkan Donasi Sepatu ke Panti Asuhan

Ngaglik, Pdmsleman.Or.Id Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Ngaglik menyalurkan donasi sepatu kepada dua Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah pada Ahad, 5 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan puncak dari gerakan pengumpulan donasi yang berlangsung selama dua pekan sejak pertengahan Juni. Penyerahan donasi dilakukan di dua lokasi, yakni LKSA Ashabul Kahfi di Moyudan dan LKSA Darussubusi di Kota Wates. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur AMM Ngaglik, mulai dari Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM), Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA), Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), hingga Gerakan Shadaqah Sampah (GSS) Muhammadiyah Ngaglik dan PK IMM UII. Gerakan donasi ini berangkat dari inspirasi sederhana, setelah menonton film Children of Heaven di bioskop karya Hanung Bramantyo. Film tersebut mengisahkan perjuangan anak-anak dalam keterbatasan sepatu sekolah. Dari situ, muncul gagasan untuk menghadirkan gerakan nyata bertajuk SPPG, singkatan dari Sepatu Penggerak Potensi Generasi. Ketua Panitia, Dafa Isandi Ananto, mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai aksi sesaat, melainkan bisa menjadi gerakan berkelanjutan. “Semoga ini jadi agenda tahunan. Tahun depan bisa kita tambahkan yang lain, bisa tas, bisa seragam. Yang kami berikan mungkin kecil dan sedikit, tapi semoga bisa memberi semangat belajar untuk adik-adik,” ujarnya. Menurut Dafa, sepatu bukan sekadar kebutuhan fisik, tetapi juga simbol dukungan terhadap semangat anak-anak untuk terus belajar dan berkembang. Ia menilai, bantuan sederhana dapat memiliki makna besar jika tepat sasaran dan dilakukan secara konsisten. Ketua PCPM Ngaglik, Muhammad Zulfi Ifani, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan kader sejak dini. Ia menekankan pentingnya menanamkan semangat ber-Muhammadiyah dalam setiap fase kehidupan. “Adik-adik, hari ini kami hadir sebagai sesama kader persyarikatan. Teruslah belajar, capailah mimpi-mimpi, tapi ingat untuk selalu aktif ber-Muhammadiyah di setiap fase umur adik-adik,” kata Ifani dalam sambutannya. Kegiatan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh keakraban. Selain penyerahan donasi, para peserta juga berinteraksi langsung dengan anak-anak panti, berbagi cerita, dan memberikan motivasi. Bagi AMM Ngaglik, gerakan ini tidak hanya tentang bantuan materi, tetapi juga membangun kepedulian sosial di kalangan generasi muda Muhammadiyah. Melalui langkah kecil seperti donasi sepatu, mereka berharap dapat ikut mendorong lahirnya generasi yang lebih percaya diri, berdaya, dan memiliki harapan terhadap masa depan. Ke depan, gerakan SPPG diharapkan dapat terus berkembang, tidak hanya dalam bentuk donasi sepatu, tetapi juga kebutuhan lain yang menunjang pendidikan dan pengembangan potensi anak-anak. Rep Muhammad Zulfi Ifani PCPM Ngaglik,

Loading