Berbah, Pdmsleman. Or.Id Dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke-114 Lazismu PCM Berbah galang dana donasi air bersih 411 tangki beserta Pakaian Pantas Pakai disampaikan kepada daerah bencana kekeringan di wilayah Gunung Kidul .Pengiriman Pakaian menggunakan satu Truk dan satu pickup dilakukan pada hari Jumat 5 September 2026 diterima sesepuh PCM Tepus Suradal di Puleireng, Sidoharjo, Tepus, Gunung kidul, Yogyakarta. Ketua panitia donasi Air Bersih dan pakaian pantas pakai Purnomo Widodo menyampaikan bahwa pengiriman di dilakukan satu minggu sebelum penyaluran 411 tangki air bersih, bertujuan untuk di terimakan PCM Tepus untuk dilakukan pemilihan dan di packing agar saat penyerahan berbarengan dengan pengajian dan serah terima 411 tangki air tidak menimbulkan tumpang tindih sehingga acara diharapkan berjalan dengan tertib dan lancar.“Penyerahan bantuan donasi air bersih dan pakaian pantas pakai yang di galang oleh Lazismu PCM Berbah akan diserahkan kepada PCM Kapanewon Tepus pada hari Ahad 13 September 2026.” Jelas Purnomo. Nantinya penyerahan 411 tangki air bersih diserahkan secara simbolis untuk selanjutnya pembagian serta pengelolaannya akan dilaksakan oleh PCM Kapanewon Tepus, yang lebih memahami kondisi wilayahnya sendiri.” Semoga bantuan tersebut memberikan kemanfaatan serta bisa mengurangi bencana kekeringan yang sedang melanda di sebagian wilayah Gunung Kidul.” Sesepuh PCM Kapanewon Tepus mewakili masyarakat dan warga Muhammadiyah Kapanewon Tepus Suradal mengucapkan terimakasih kepada warga Muhammadiyah Berbah melalui Lazismu PCM Berbah atas bantuan donasi air bersih serta pakaian Pantas pakai untuk warga Muhammadiyah Kapanewon Tepus.” Bantuan tersebut akan sangat bermanfaat bagi warga yang mendapatkan bencana kekeringan. Semoga semua itu mendapatkan pahala yang setimpal.” Ungkap Suradal mengakhiri sambutannya. Kusnadi Berbah
Godean, Sleman – Pengajian Ahad Pagi atau Jihadi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Godean kembali berlangsung dengan penuh khidmat pada Ahad, 6 September 2026, pukul 06.00–07.15 WIB, bertempat di Masjid Al Huda Godean, Sleman, Yogyakarta. Pengajian menghadirkan Ustadz Irfan Haris dari Ngemplak, Sleman, yang menyampaikan kajian tentang pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh, meliputi kesehatan jasmani, rohani, moral, sosial, dan ekonomi. Pengajian tersebut diikuti sekitar 350 jamaah. Antusiasme jamaah menunjukkan bahwa kegiatan Jihadi PCM Godean menjadi salah satu ruang penting bagi warga Muhammadiyah dan masyarakat untuk memperkuat keimanan sekaligus memperluas wawasan keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pelaksanaan kegiatan, petugas berasal dari SD Muhammadiyah Sangonan IV. Keterlibatan sekolah dalam kepanitiaan dan pelayanan kegiatan menjadi bagian dari sinergi Amal Usaha Muhammadiyah dengan kegiatan dakwah PCM Godean. Kesehatan Bukan Hanya Persoalan Jasmani Dalam kajiannya, Ustadz Irfan Haris mengajak jamaah untuk tidak memahami kesehatan hanya sebatas kondisi fisik. Menurutnya, kesehatan manusia perlu dilihat secara utuh karena jasmani, rohani, akal, hati, perilaku, hubungan sosial, dan kondisi ekonomi saling berkaitan. Seseorang mungkin terlihat sehat secara fisik, tetapi belum tentu memiliki kesehatan rohani dan moral yang baik. Demikian pula seseorang yang memiliki kecukupan ekonomi belum tentu memperoleh ketenangan apabila hartanya diperoleh dengan cara yang tidak halal. Karena itu, kesehatan harus menjadi bagian dari muhasabah diri. Setiap orang perlu bertanya kepada dirinya sendiri: bagaimana kondisi jasmani, bagaimana hubungan dengan Allah, bagaimana keadaan hati, bagaimana perilaku terhadap sesama, serta bagaimana cara memperoleh dan menggunakan harta. Menjaga Akal dan Hati Ustadz Irfan juga mengingatkan pentingnya menjaga akal dan hati. Akal harus digunakan untuk membedakan antara yang benar dan yang salah, sementara hati perlu dijaga agar tidak dipenuhi penyakit seperti iri, dengki, hasad, dendam, riya, dan berbagai penyakit hati lainnya. Kesehatan rohani antara lain tercermin dari adanya semangat untuk beribadah, senang mendatangi masjid, menjaga hubungan dengan Allah, serta memiliki hati yang bersih dan peduli terhadap sesama. Peningkatan kualitas rohani, menurutnya, harus berjalan seiring dengan peningkatan moral dan kepedulian sosial. Keimanan tidak cukup berhenti dalam diri, tetapi harus melahirkan amal saleh dan sikap nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan. Kesehatan Ekonomi dan Bahaya Riba Pembahasan kemudian diarahkan pada kesehatan ekonomi. Islam memberikan perhatian besar terhadap persoalan harta karena cara memperoleh, mengelola, dan membelanjakan harta akan dipertanggungjawabkan. Salah satu persoalan yang mendapat perhatian serius adalah riba. Ustadz Irfan memberikan gambaran bahwa pinjaman yang sejak awal mensyaratkan adanya tambahan karena faktor waktu perlu diwaspadai. Misalnya seseorang meminjam sejumlah uang, kemudian diwajibkan mengembalikan lebih besar dari pokok pinjaman karena adanya persyaratan tertentu. Islam membolehkan utang-piutang sebagai bentuk tolong-menolong. Namun, hubungan tersebut harus dilandasi keadilan dan tidak menjadikan kesulitan orang lain sebagai sarana mengambil keuntungan secara zalim. Jamaah juga diingatkan agar tidak tergoda mengejar rezeki dengan cara yang bertentangan dengan syariat. Keterlambatan rezeki tidak boleh menjadi alasan untuk mengambil jalan yang haram. Rezeki, Ketakwaan, dan Keberkahan Dalam kajian tersebut juga ditekankan pesan Al-Qur’an bahwa ketakwaan menjadi jalan datangnya pertolongan dan rezeki dari Allah. Karena itu, seorang Muslim perlu membangun keyakinan bahwa rezeki tidak hanya ditentukan oleh seberapa cepat seseorang mendapatkannya, tetapi juga oleh kehalalan dan keberkahannya. Pesan ini menjadi penting di tengah kehidupan yang semakin kompleks, ketika seseorang dapat tergoda mengambil jalan pintas demi memenuhi kebutuhan ekonomi. Sebagaimana pesan Rasulullah ﷺ dalam hadis riwayat Bukhari, akan datang suatu masa ketika manusia tidak lagi peduli dari mana harta diperoleh, apakah dari jalan halal atau haram. Peringatan tersebut menjadi bahan renungan agar setiap Muslim senantiasa berhati-hati dalam mencari dan menggunakan harta. Kesehatan yang Menyeluruh Pada akhirnya, kesehatan yang ideal tidak hanya diukur dari tubuh yang kuat. Kehidupan yang sehat juga membutuhkan rohani yang kuat, hati yang bersih, moral yang baik, solidaritas sosial, serta kesejahteraan ekonomi yang diperoleh melalui jalan halal. Pertumbuhan satu aspek perlu diikuti dengan pertumbuhan aspek lainnya. Kesehatan jasmani tanpa kesehatan rohani dapat kehilangan arah. Kekayaan tanpa moral dapat menjadi sumber kerusakan. Demikian pula kehidupan spiritual yang baik seharusnya mendorong seseorang semakin peduli kepada sesama. Pesan tersebut menjadi penting bagi jamaah Jihadi PCM Godean untuk menjadikan kehidupan sebagai proses peningkatan kualitas diri secara utuh. Dengan jumlah jamaah sekitar 350 orang, kegiatan Pengajian Ahad Pagi/Jihadi ini tidak hanya menjadi forum menambah ilmu agama, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah, solidaritas, dan semangat dakwah di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah. Keterlibatan SD Muhammadiyah Sangonan IV sebagai petugas kegiatan turut memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara Amal Usaha Muhammadiyah dan PCM Godean dalam menghidupkan dakwah serta pelayanan kepada jamaah. Melalui kegiatan tersebut, jamaah diajak untuk terus melakukan muhasabah, memperbaiki kualitas ibadah, menjaga kesehatan jasmani dan rohani, membangun hubungan sosial yang baik, serta memastikan setiap rezeki yang diperoleh berasal dari jalan yang halal. Sebab, keberhasilan hidup bukan semata-mata tentang sehatnya tubuh atau banyaknya harta, tetapi tentang bagaimana seluruh nikmat yang diberikan Allah dapat menjadi jalan mendekatkan diri kepada-Nya dan memberi manfaat bagi sesama. Reporter: Wahdar Arifudin, PCM Godean
SLEMAN – Sebanyak 300-an calon jamaah haji 2027 yang tergabung dalam KBIHU Aisyiyah Sleman mengikuti kegiatan Sa’i Walk & Run 2026 yang diselenggarakan oleh Kemenhaj RI pada hari Sabtu, 5 September 2026, yang berpusat di Masjid Agung dan Lapangan Denggung Sleman. Kegiatan ini dimulai dengan Sholat Subuh Berjamaah, Kuliah Subuh oleh Wamenhaj Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, dan dilanjutkan kegiatan lari dan jalan sehat dari Masjid Agung Sleman menuju Lapangan Denggung yang berjarak 1,5 KM. Di Lapangan Denggung Sleman, jamaah akan menikmati angkringan gratis dan kegiatan hiburan lainnya. Kegiatan ini juga menyediakan doorprize Umroh dan berbagai hadiah. Kegiatan ini dimaksudkan untuk membangun kebiasaan yang baik bagi calon Jamaah haji, sehingga semua jamaah dalam kondisi sehat dan siap berangkat. “Melalui kegiatan ini, saya berharap ada tiga hal yang harus terus dikuatkan oleh Bapak Ibu Calon Jamaah Haji Tahun 2027, yaitu spiritual dengan kegiatan sholat berjamaah, intelektual dengan mengaji, dan fisik dengan berlari atau berjalan,” tegas Wamenhaj Danil Anzar Simanjuntak. Sementara itu, Ketua KBIHU Aisyiyah Sleman, Prof. H. Sukamta, menyatakan bahwa KBIHU Aisyiyah Sleman senantiasa berkomitmen untuk memberikam layanan yang terbaik dan siap menyukseskan pelaksanaan Ibadah Haji tahun 1448/2027. KBIHU Aisyiyah Sleman saat ini telah melakukan proses bimbingan bagi calon jamaah haji tahun 2027. “Alhamdulillah, saat ini telah bergabung 300-an calon jamaah haji yang telah bergabung dengan KBIHU Aisyiyah Sleman. Calon jamaah ini tidak hanya mendapat bimbingan ibadah, tetapi juga didampingi dalam pembuatan paspor, biovisa dan keperluan ibadah haji lainnya,” terang Prof. Kamto. (Mif)
Yogyakarta, Pdmsleman.Or.Id Perjalanan panjang Mustofa W. Hasyim sebagai jurnalis, sastrawan, sekaligus warga Muhammadiyah kembali menjadi bahan refleksi dalam Bedah Buku Ijtihad Jurnalistik: Hidup Bermuhammadiyah dan Bersama Suara Muhammadiyah. Kegiatan tersebut digelar di Grha Suara Muhammadiyah, Jalan KH Ahmad Dahlan No. 107, Notoprajan, Ngampilan, Kota Yogyakarta, Selasa (11/8/2026). Pada kesempatan kali ini PDM Sleman mendapat kehormatan menghadiri undangan acara tersebut yang diwakili oleh H. Darojat Noor A dari unsur pimpinan dan Arief Hartanto dari MPI PDM Sleman bersama undangan lainnya. Bedah buku tersebut diselenggarakan PT Syarikat Cahaya Media (Suara Muhammadiyah) dalam rangka milad ke-111 Suara Muhammadiyah sekaligus menyongsong Hari Pers dan Literasi Muhammadiyah. Buku karya Mustofa W. Hasyim itu merekam perjalanan panjang penulis dalam dunia jurnalistik dan kiprahnya di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah. Dalam perjalanan hidupnya, Mustofa dikenal tidak hanya menjalankan profesi jurnalistik, tetapi juga aktif dalam berbagai aktivitas Persyarikatan. Kiprahnya bermula dari organisasi otonom Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah, hingga berbagai aktivitas lain yang memiliki keterkaitan dengan gerakan tersebut. Ia juga dipercaya menginisiasi sejumlah kegiatan dan pernah mendapat amanah sebagai Ketua Umum Ikatan Jurnalis Muhammadiyah. Pengalaman panjang tersebut menjadi bagian penting dari buku yang dibedah. Ijtihad Jurnalistik tidak sekadar menghadirkan cerita perjalanan seorang wartawan, tetapi juga memuat pengalaman, pemikiran, serta refleksi selama menjalani kehidupan jurnalistik sekaligus menjadi bagian dari Muhammadiyah dan Suara Muhammadiyah. Salah satu pelajaran penting yang dapat ditarik dari perjalanan sosok yang akrab disebut pak Mus adalah mengenai tanggung jawab seorang jurnalis dalam mengelola informasi. “ Jurnalisme bukan semata-mata tentang seberapa cepat seorang wartawan memperoleh dan menyampaikan berita. Lebih dari itu, wartawan dituntut mampu menyeleksi, memeriksa, menimbang, dan menentukan kapan sebuah informasi layak diketahui public”. Tidak setiap informasi yang diterima harus langsung dipublikasikan. Ada informasi yang memang penting untuk segera disampaikan karena menyangkut kepentingan masyarakat luas. Namun, terdapat pula kabar yang masih membutuhkan verifikasi atau belum tepat disampaikan kepada publik. Kemampuan menyaring informasi menjadi semakin penting karena berita dapat membawa dampak luas terhadap masyarakat. Informasi yang belum matang, terlebih berkaitan dengan persoalan sosial dan politik, berpotensi menimbulkan keresahan apabila disampaikan tanpa pertimbangan yang memadai. Isngadi Marwah Atmadja Redaktur Eksekutif di Suara Muhammadiyah dalam sambutannya menandaskan “ pengalaman Mustofa W. Hasyim menjadi pelajaran berharga bagi generasi jurnalis. Informasi dipandang bukan sekadar bahan pemberitaan, melainkan amanah yang menuntut tanggung jawab”. Bedah buku menghadirkan tiga narasumber, yakni Mustofa W. Hasyim selaku penulis, Dr. Immawan Wahyudi, yang menceritakan suka duka selama berkiprah di redaksi Suara Muhammadiyah dari jatuh dan bangunnya membangun jalinan literasi di SM bersama pak Mus dan Drs. H. Akhid Widi Rahmanto, salah satu murid pengajian binaan pak Mus di Kotagede yang dengan berbagai cerita menarik masa kecil yang membekas dan menjadi bekal dalam kiprahnyha di Masyarakat dan Muhammadiyah . Diskusi dipandu moderator Rizki Putra Dewantoro dari Suara Muhammadiyah. Kegiatan tersebut juga diikuti unsur Persyarikatan Muhammadiyah, organisasi otonom, perguruan tinggi Muhammadiyah, serta wartawan dan media. Dalam daftar undangan, terdapat perwakilan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dari berbagai daerah di DIY, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Tapak Suci, Hizbul Wathan, serta kalangan akademisi dan media. Melalui buku ini, perjalanan Mustofa W. Hasyim menjadi bagian dari catatan penting tentang hubungan antara jurnalistik, sastra, dan pengabdian di Muhammadiyah. Pengalaman panjang tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran bagi pembaca, terutama generasi muda yang ingin memahami dunia jurnalistik sekaligus dinamika kehidupan Persyarikatan. Rep Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
Gunungkidul – Mengusung tema “Meneguhkan Komitmen, Menguatkan Sinergi dan Memajukan Godean”, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Godean menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) sebagai forum strategis untuk menyusun program kerja dan memperkuat sinergi antar majelis, lembaga, serta organisasi otonom Muhammadiyah di lingkungan PCM Godean. Kegiatan yang berlangsung pada Ahad, 26 Juli 2026 di Kawasan Pantai Sadranan Gunungkidul Yogyakarta ini diikuti dengan penuh semangat dan kebersamaan. Dihadiri oleh jajaran pimpinan cabang, unsur pembantu pimpinan, serta perwakilan ortom yakni PCA dan PCPM Godean. Raker menjadi momentum penting untuk mengevaluasi program 1 tahun yang lalu dan merumuskan langkah-langkah strategis dalam mengemban amanah organisasi dan meningkatkan pelayanan kepada umat untuk 1 tahun terakhir masa bakti sampai 2027. Dalam sambutannya, Haris Darmawan, S.Pd selaku ketua PCM Godean menegaskan bahwa amanah yang diberikan kepada setiap pimpinan Muhammadiyah merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Oleh karena itu, seluruh program kerja harus dirancang secara matang, terukur, dan dapat dilaksanakan secara optimal demi kemajuan persyarikatan. “Jangan sampai amanah yang telah diberikan kepada kita justru kita sia-siakan. Melalui rapat kerja ini, kita berupaya menyusun langkah-langkah terbaik agar amanah tersebut dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Haris. Lebih lanjut disampaikan Haris Darmawan bahwa Muhammadiyah dikenal sebagai organisasi yang memiliki tata kelola yang baik, tertib, dan terencana. Karena itu, setiap program yang dihasilkan dalam rapat kerja diharapkan mampu menjawab kebutuhan umat sekaligus memperkuat peran Muhammadiyah di tengah masyarakat. Salah satu fokus pembahasan dalam rapat kerja adalah penguatan sinergi antar majelis, lembaga, dan organisasi otonom. Kolaborasi lintas unsur dinilai penting untuk mewujudkan program-program yang lebih efektif, efisien, dan berdampak luas bagi masyarakat. Selain membahas program kerja, peserta juga didorong untuk menghadirkan berbagai program unggulan, inovasi dan gagasan baru yang dapat memperkuat gerakan dakwah Muhammadiyah. Sinergi yang dibangun tidak hanya dalam bentuk program kegiatan, tetapi juga kerja sama pada berbagai bidang yang memiliki tujuan sama, yakni menghadirkan kemaslahatan dan kemajuan bagi umat khususnya di Godean. Melalui Raker ini, PCM Godean berharap seluruh unsur persyarikatan dapat memperkuat komitmen dan sinergi, menyatukan visi, serta membangun komitmen bersama dalam menjalankan program-program yang berorientasi pada kemajuan umat dan persyarikatan. Kegiatan Raker kemudian secara resmi dibuka oleh ketua PCM Godean, Haris Darmawan, S.Pd dengan pembacaan basmalah, disertai harapan agar seluruh rangkaian pembahasan menghasilkan keputusan-keputusan terbaik yang dapat menjadi pedoman pelaksanaan program kerja PCM Godean pada periode tahun terakhir masa Bakti 2022-2027. Acara selanjutnya berupa penyampaian program umum dan unggulan PCM Godean ke depan dan dilanjutkan paparan, laporan program dan rencana program kedepan tiap majelis dan ortom (8 majelis, KL Lazismu Godean, PCA dan PCM Godean yang dipandu oleh Prof. Ir. H. Slamet Riyadi, S.T., M.Sc, Ph.D. Diharapkan setelah diberi kritik, masukan dan tambahan maka program akan disyahkan oleh PCM Godean pada 1 pekan ke depan dan menjadi pegangan menjalankan program. Dengan semangat kebersamaan dan sinergi, PCM Godean optimis mampu menghadirkan dan melaksanakan program-program yang lebih berkualitas, memperkuat dakwah Islam berkemajuan, serta memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat di wilayah Godean. Kontributor: Wahdan Arifudin, S.Pd, PCM Godean
(Tempel, Sleman) Program KIM Goes To School yang digelar oleh KIM Senyum Tempel bekerja sama dengan SMP Muhammadiyah 1 Tempel pada 14 Juli 2026 membuahkan hasil yang menggembirakan. Dari pelatihan menulis yang diikuti para siswa, lahir 82 karya tulis dengan beragam tema dan kisah yang mencerminkan kreativitas serta pengalaman hidup para pelajar. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan. Para siswa tidak hanya mengikuti materi dengan penuh semangat, tetapi juga mampu menuangkan ide dan pengalaman mereka ke dalam tulisan yang menarik. Hasil seleksi awal menunjukkan sebanyak 35 karya atau sekitar 42 persen dinilai layak melaju ke tahap penilaian dewan juri. Pemandu pelatihan, Sadhono Hadi, mengaku pencapaian tersebut melampaui perkiraan panitia. “Awalnya kami memperkirakan hanya sekitar 20 persen karya yang memenuhi kriteria. Ternyata hasilnya jauh lebih baik. Ini menunjukkan potensi menulis siswa sangat besar jika mendapatkan pendampingan yang tepat,” ujarnya. Pada tahap berikutnya, karya-karya tersebut akan dinilai berdasarkan empat aspek utama, yakni alur tulisan, kelengkapan unsur berita (5W+1H), nilai berita (news value), dan penggunaan bahasa. Dewan juri terdiri atas dua penulis senior KIM Senyum Tempel serta satu perwakilan dari Media Center Sleman. Dari proses tersebut akan dipilih 10 karya terbaik yang direncanakan dimuat dalam Buletin UMKM Kita edisi mendatang. Dari lima tema yang ditawarkan—sekolah, tokoh, kuliner, olahraga, dan peristiwa—tema sekolah menjadi pilihan favorit para peserta. Menurut Sadhono, hal ini kemungkinan dipengaruhi oleh contoh tulisan bertema sekolah yang digunakan saat penyampaian materi. Meski demikian, banyak siswa yang berani mengeksplorasi ide di luar tema yang tersedia. Berbagai tulisan menghadirkan kisah tentang persahabatan, olahraga, kuliner, perayaan desa, pengalaman liburan, hingga kehidupan sehari-hari yang dekat dengan mereka. Beberapa karya bahkan menghadirkan cerita yang inspiratif dan menyentuh. Seorang siswa menuliskan pengalamannya menghindari rokok di tengah pergaulan remaja. Siswa lainnya mengisahkan kehidupan di pondok pesantren serta proses belajar mandiri yang dijalaninya. Ada pula tulisan yang menggugah hati tentang seorang pelajar yang pernah berniat berhenti sekolah dan bekerja demi membantu ekonomi keluarganya. Menurut Sadhono, keberagaman tema tersebut menjadi bukti bahwa para siswa memiliki banyak pengalaman berharga yang layak dibagikan kepada publik melalui tulisan. “Anak-anak sebenarnya menyimpan banyak cerita dan gagasan menarik. Dengan teknik menulis yang sederhana, mereka mampu mengubah pengalaman pribadi maupun peristiwa di sekitar menjadi karya yang bernilai dan enak dibaca,” jelasnya. Ia berharap kegiatan KIM Goes To School dapat menjadi pintu masuk untuk menumbuhkan budaya literasi di kalangan pelajar sekaligus melahirkan penulis-penulis muda yang mampu mendokumentasikan potensi, budaya, dan dinamika kehidupan masyarakat di lingkungan mereka. Pada kesempatan tersebut, Sadhono juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman atas dukungannya, serta kepada SMP Muhammadiyah 1 Tempel yang telah membuka ruang kolaborasi sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. “Semoga sinergi ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di Kabupaten Sleman, sehingga semakin banyak pelajar yang terdorong untuk menulis dan berkarya,” pungkasnya. (SH/KIM Senyum Tempel)
Sleman, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah melalui Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK) menyelenggarakan Pelatihan Mubaligh Gen Z di Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta selama dua hari. Pelatihan ini diikuti 43 peserta yang mayoritas berasal dari Angkatan Muda Muhammadiyah, meliputi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Nasyiatul Aisyiyah, serta mahasiswa UNISA Yogyakarta. Kegiatan mengusung tema “Mubaligh Gen Z Menjawab Tantangan Global” ini dirancang dengan sistem yang efisien. Seluruh rangkaian pelatihan berlangsung dari pagi hingga sore hari tanpa menginap, sehingga peserta dapat mengikuti pembelajaran secara optimal tanpa harus meninggalkan aktivitasnya dalam waktu yang lama. Ketua Majelis Tabligh dan Ketarjihan PP ‘Aisyiyah, Casmini, menjelaskan bahwa tema pelatihan dipilih sebagai respons atas perubahan lanskap dakwah di era digital. Menurutnya, perkembangan teknologi menghadirkan tantangan sekaligus peluang yang perlu dijawab oleh para mubaligh muda. “Hari ini mubaligh tidak hanya dituntut siap naik mimbar, tetapi juga siap menghadapi algoritma,” katanya. Ia menjelaskan, masyarakat kini tidak lagi hanya mencari ilmu di masjid, tetapi juga melalui media digital. Karena itu, kader dakwah perlu memiliki landasan ideologi yang kuat, keterampilan bermedia, serta kemampuan menyampaikan Islam Berkemajuan secara arif dan bertanggung jawab. Melalui kolaborasi Majelis Tabligh dan Ketarjihan PP ‘Aisyiyah, UNISA Yogyakarta, dan Lazismu UNISA Yogyakarta, pelatihan ini diharapkan melahirkan mubaligh dan mubalighat yang kokoh dalam akidah, berakhlak mulia, serta mampu menjawab tantangan dakwah di ruang digital. Sementara itu, Wakil Rektor III UNISA Yogyakarta, Mufdlillah, menyampaikan bahwa generasi muda saat ini telah tumbuh bersama perkembangan teknologi. Oleh sebab itu, kemampuan berdakwah juga harus mengikuti perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam. “Keberanian adalah modal awal seorang mubaligh untuk menyampaikan dakwah yang bijaksana, inklusif, dan mencerahkan,” tuturnya. Ia mengajak seluruh peserta mengikuti setiap sesi pelatihan dengan sungguh-sungguh karena materi yang diberikan mencakup berbagai isu kontemporer yang dihadapi masyarakat saat ini. Menurutnya, sinergi antara UNISA Yogyakarta dan PP ‘Aisyiyah menjadi langkah strategis dalam menyiapkan kader dakwah yang mampu menghadirkan solusi sekaligus membawa nilai-nilai Islam yang mencerahkan. Ketua PP ‘Aisyiyah, Evi Sofia Inayati, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari amanah Muktamar ‘Aisyiyah untuk memperkuat konsolidasi ideologi di kalangan Angkatan Muda Muhammadiyah. Menurutnya, generasi Z membutuhkan ruang belajar agama yang dekat dengan kehidupan mereka, sehingga kehadiran mubaligh dan mubalighat muda menjadi sangat penting. “Kita ingin melahirkan mubaligh dan mubalighat yang mampu menjadi teman belajar agama bagi generasi Z serta menguatkan spiritualitas mereka di tengah tantangan zaman,” ujarnya. Evi menilai dakwah saat ini tidak cukup hanya dilakukan melalui mimbar. Media sosial telah menjadi ruang baru yang perlu diisi dengan konten-konten Islam Berkemajuan yang moderat, berlandaskan dalil, serta mampu menjawab kebutuhan generasi muda. Karena itu, pelatihan ini tidak hanya membekali peserta dengan materi, tetapi juga disertai tugas dan evaluasi agar kompetensi dakwah peserta benar-benar terukur. Ia berharap setelah pelatihan lahir tindak lanjut nyata melalui forum pengajian, komunitas, maupun ruang digital yang membawa nilai-nilai Islam Berkemajuan kepada masyarakat.
Berbah, Pdmsleman.Or.Id Menyongsong Milad Muhammadiyah ke-114 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Berbah menyelenggarakan khitan Ceria pada tanggal 20 Muharram 1448 H bertepatan pada hari Ahad 5 Juli 2026 di SD Muhammadiyah Bulu, Kampung Caren, Jogotirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta. Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Jogotirto Mitha Mayasari, SPsi ketua, Ketua PCA Berbah Isrodah,SPd, Ketua Lazismu Berbah H. Ardi Sehami, staf KUA Berbah Muhammad Darum,SAg, peserta Khitan berserta wali. Khitan Ceria yang bertemakan ” Mewujudkan Generasi Shalih, sehat dan Berakhlak Mulia” merupakan kerjasama PCM Berbah dengan tim Kesehatan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping sebagai tenaga medis Khitan dan perawatan. Kegiatan tersebut mendapatkan dukungan dari PKU Muhammadiyah Berbah, Lazismu Berbah, KOKAM Berbah, Pimpinan Cabang Aisiyah Berbah, Pimpinan Ranting Muhammadiyah Jogotirto, Pimpinan Ranting Aisyiyah Jogotirto, Angkatan Muda Muhammadiyah Jogotirto, SMP Muhammadiyah Berbah, SD Muhammadiyah Bulu. Ketua panitia pelaksana Kegiatan Khitan Ceria Siswanto SAg menyampaikan bahwa Khitan Ceria merupakan ke kegiatan PCM Berbah yang di dukung semua anggota Muhammadiyah dan LAZISMU Berbah. Kegiatan ini merupakan rangkaian menyongsong Milad Muhammadiyah ke-114 yang nanti akan diperingati pada bulan November. Khitanan massal merupakan agenda tahunan PCM Berbah.“Peserta khitan kali ini ada 66 pendaftar, namun yang bisa hadir dan dikhitan ada 62 anak.” Tutur Siswanto. Peserta khitan selain mendapatkan pelayaran Khitan secara gratis juga mendapatkan bingkisan berupa Peci , Sarung, sertifikat dan uang santunan.Peserta Khitan tidak hanya anak anak dari wilayah Berbah namun berasal lintas Kapanewon bahkan dari Kabupaten Bantul juga dari Gunung Kidul.“Jangkauan pelayanan Khitan Ceria bukan hanya untuk warga Berbah, bahkan sampai Kabupaten Gunung Kidul dan Bantul.” Jelasnya. Ketua PCM Berbah Achmad Muhajir Hanafi menyampaikan terimakasih atas partisipasi dan dukungan dari semua anggota Muhammadiyah dengan donasi melalui Lazismu Berbah sehingga kegiatan Khitan Ceria bisa berlangsung dengan lancar.” Semoga amal baik tersebut mendapatkan balasan pahala dari Allah.” Kegiatan Khitan ceria merupakan kepedulian Muhammadiyah untuk jamaah yang memerlukan, sifatnya umum dan tidak mesti dari keluarga duafa.” Kegiatan Disamping membantu keluarga yang membutuhkan, namun kegiatan ini bisa sebagai ajang silaturahmi.” Kegiatan Khitan Ceria sebagai upaya Muhammadiyah membantu jamaah yang membutuh dan berkeinginan namun terkendala berbagai halangan. Khitan memang merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh anak laki laki. Disamping dianjurkan untuk kesehatan dari segi medis, Khitan juga merupakan ajaran dan sunah Nabi Muhammad SAW .“Diharapkan dengan berkhitan bisa lebih terjaga dari najis sehingga sholat kita lebih terjaga.” Ucap Muhajir mengakhiri penjelasannya. Sebenarnya , menurut pengakuan Muhammad Darum salah seorang staf KUA Berbah bahwa kegiatan Khitan masal yang sudah berlangsung beberapa tahun merupakan inisiatif darinya. Dia menyampaikan bahwa sebelum menjadi pegawai KUA Berbah dirinya berada pada Lembaga Lazismu Berbah menjabat sebagai Ketua.Khitan masal PCM dan Lazismu Berbah pertama kali diadakan pada tahun 2021 berlangsung di SMP Muhammadiyah Berbah 1.” Alhamdulillah semenjak itu Khitan masal tiap tahun terus diselenggarakan sampai saat ini.” Ucap Darum. Pernyataan tersebut dibenarkan oleh Saifu Rijal. SH MM kepala Kantor Lazismu Berbah. Rep Kusnadi Berbah.
Simak Eksiklopedia Muhammadiyah terbitan MPI PP Muhammadiyah di link berikut https://drive.google.com/file/d/1hrySQP_tKv-gXPxIpdec7irPa8ANKsrx/view?pli=1 atau di Link s.id/1ZxcC
SLEMAN — Gema takbir yang mengalun di sepanjang jalan Kapanewon Tempel pada malam Iduladha tidak hanya menjadi ungkapan syukur kepada Allah SWT, tetapi juga menjelma menjadi perayaan budaya yang sarat makna. Melalui gelaran Tempel Takbiran 2026 bertema “Gumregah Takbir Rinengga Budaya”, masyarakat menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam dan kearifan lokal dapat berpadu harmonis dalam suasana penuh kebersamaan. Kegiatan yang digelar oleh Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kapanewon Tempel bersama berbagai elemen masyarakat ini berlangsung meriah pada Jumat (29/5/2026). Ratusan peserta memadati jalur takbir keliling yang dimulai dari Masjid At-Taqwa Sono Kulon, Merdikorejo, dan berakhir di Lapangan Lumbungrejo. Tak sekadar iring-iringan takbir, acara juga menghadirkan berbagai kreasi budaya melalui display takbir kreatif yang menampilkan perpaduan seni, tradisi, dan pesan-pesan Islami. Kehadiran pelaku UMKM lokal turut menambah semarak perayaan, menjadikan kegiatan ini sebagai ruang silaturahmi sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Ketua Panitia, Ilham Syukron, mengatakan bahwa tema “Gumregah Takbir Rinengga Budaya” dipilih sebagai upaya menghadirkan syiar Islam yang dekat dengan kehidupan masyarakat tanpa meninggalkan akar budaya yang telah tumbuh dan berkembang di tengah warga. “Kami ingin menghadirkan takbiran yang tidak hanya meriah, tetapi juga bermakna. Takbir menjadi sarana memperkuat persaudaraan, menumbuhkan kreativitas, dan membangun semangat kebersamaan dalam nuansa Islami,” ujarnya. Tahun ini, lomba takbir diikuti tujuh kontingen dari enam kalurahan di wilayah Tempel, yakni Margorejo, Merdikorejo, Sumberrejo, Mororejo, Tambakrejo, serta dua kontingen dari Lumbungrejo. Dengan jumlah peserta sekitar 50 orang di setiap kontingen, total peserta yang terlibat mencapai kurang lebih 350 orang. Antusiasme warga terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, ikut ambil bagian dalam memeriahkan malam takbiran yang berlangsung tertib dan penuh kegembiraan. Setelah melalui penilaian dewan juri berdasarkan aspek kreativitas, kekompakan, nuansa budaya, dan semangat syiar, Kontingen Lumbungrejo 1 (Sedogan) berhasil meraih Juara I. Posisi kedua diraih Lumbungrejo 2 (Krasakan), sementara Kalurahan Margorejo menempati Juara III. Ilham menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menampilkan karya terbaik mereka. “Semua kontingen telah menunjukkan kreativitas luar biasa. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi wadah memperkuat persatuan dan syiar Islam yang menyejukkan,” katanya. Makna tema “Gumregah Takbir Rinengga Budaya” sendiri menggambarkan semangat mengagungkan Allah SWT yang dihiasi dan diperkaya dengan budaya serta tradisi masyarakat. Filosofi tersebut menjadi simbol bahwa dakwah Islam dapat disampaikan secara santun, membumi, dan tetap relevan dengan kehidupan sosial masyarakat. Sementara itu, Panewu Tempel, Drs. Rasyid Ratnadi Sosiawan, M.Si., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu menjaga tradisi keagamaan sekaligus memperkuat harmoni sosial. “Kegiatan ini membuktikan bahwa tradisi keagamaan dan budaya lokal dapat berjalan berdampingan secara positif. Takbiran bukan hanya perayaan, tetapi juga ruang untuk mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat,” ungkapnya. Kesuksesan Tempel Takbiran 2026 juga didukung oleh sinergi berbagai pihak. Unsur Linmas, Kokam, Banser, Tapak Suci, relawan, dan jaga warga turut terlibat dalam pengamanan dan pengaturan jalur sehingga kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Di tengah derasnya arus modernisasi, Tempel Takbiran 2026 menjadi bukti bahwa tradisi lokal masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Melalui lantunan takbir, kreativitas budaya, dan semangat gotong royong, warga Tempel menghadirkan pesan kuat bahwa nilai spiritual dan budaya dapat menjadi perekat sosial yang menjaga keharmonisan kehidupan bersama. (SBD/KIM Senyum Tempel) Editor: Wahdan Arifudin
A couple of sweepstakes casino reviewers recently put Zizobet on their shortlist after testing the new redemption flow, and the breakdown of eligible games, daily login credits, and withdrawal turnaround is worth a look for anyone weighing their options.
Pour les joueurs francophones qui explorent les alternatives de mise en dehors du cadre régulé, plusieurs guides spécialisés passent en revue la fiabilité et les cotes proposées par les opérateurs disponibles, et l'on trouve notamment une analyse détaillée du paris sportif hors ARJEL qui examine les conditions d'inscription ainsi que les méthodes de paiement acceptées par ces plateformes.
Wer ein seriöses Online-Angebot sucht, achtet auf Lizenz, Spielauswahl und faire Bonusbedingungen, bevor er sich bei casino Zizobet anmeldet und dort Echtgeldspiele ausprobiert.
Veteran slots players know that chasing jackpots on the reels feels best when paired with disciplined bankroll management, so most serious spinners read up on volatility ratings and bonus buy features before they load a new title. Comparing welcome packages, free spin offers, and loyalty rewards across different brands helps casual bettors stretch their deposit further while keeping the entertainment value high. For a deeper look at how wagering requirements, RTP disclosures, and licensing jurisdictions shape the modern online casino landscape, check out https://borroloolahouseboats.com/ where regular updates and curated guides keep enthusiasts informed about the latest iGaming releases, live dealer rooms, and progressive prize pools across the industry.
When comparing new gaming platforms, I always look for a balanced mix of slot variety, fair bonus terms, and reliable withdrawal speeds; Bananzia Casino ticks those boxes with a user-friendly interface and a diverse game library.
Online gokken blijft populair onder Nederlandse spelers die houden van tafelspellen, live casino-ervaringen en moderne videoslots. Wie op zoek is naar een overzichtelijk platform met aantrekkelijke bonussen en een uitgebreid spelaanbod, kan terecht bij Magius Casino, waar registratie eenvoudig verloopt, stortingen snel worden verwerkt en de klantenservice dag en nacht bereikbaar is voor vragen over spelregels of accountinstellingen.
Steeds meer Nederlanders ontdekken de spanning van online gokken, waarbij ze op zoek gaan naar een betrouwbaar platform met een uitgebreid aanbod. Nyx Bets Casino voldoet aan deze wens met een ruime collectie gokkasten, tafelspellen en live casinospellen, aangevuld met aantrekkelijke bonussen en een gebruiksvriendelijke interface.
Modern casino reviewers tend to weigh bonus wagering terms, slot RTP listings, and live dealer game variety before publishing their take, and Odinfortune often pops up in those side-by-side breakdowns.
Australian players looking for a polished online gaming hub often compare what Zoome brings to the table against locally licensed competitors, noting its broad pokies catalogue, AUD-friendly banking, and a loyalty setup that feels tuned to the way punters in Sydney, Melbourne, and Perth tend to play across long weekend sessions.
Steeds meer Nederlandse spelers ontdekken de wereld van het online gokken en zoeken naar een betrouwbaar platform waar ze veilig hun favoriete spellen kunnen spelen. Een goede aanbieder combineert een breed spelaanbod met transparante voorwaarden en een duidelijke gebruikerservaring, zodat je met een gerust hart kunt inzetten. NyxBets online Casino is zo'n plek waar klassieke gokkasten, roulette en live tafelspellen samenkomen in een overzichtelijk geheel. Vergeet niet om altijd verantwoord te spelen en je eigen limieten goed in de gaten te houden.
Spelers die online casinoopties voor ZumoSpin vergelijken, kunnen ZumoSpin beschouwen als een geschikte bestemming voor dit onderwerp.
Wie in Nederland graag een gokje waagt online, let tegenwoordig scherp op betrouwbaarheid, snelle uitbetalingen en een overzichtelijk spelaanbod; een platform als KIKI weet daar met transparante voorwaarden en een breed scala aan slots en live tafelspelenvolop op in te spelen.
Players looking for hassle-free ways to enjoy classic table games and slots online often compare welcome bonuses and payout speeds before signing up, and a solid resource like ModernGhana - bingo sites no ID verification UK can help simplify the decision when you want to skip lengthy signup checks and get straight to the action.
Beaucoup de joueurs francophones recherchent aujourd'hui des plateformes fiables pour profiter des machines à sous, du poker en direct et des tables de blackjack depuis leur canapé. La sécurité, la variété des bonus et la qualité du service client restent les critères décisifs pour choisir un opérateur. Pour comparer les offres et découvrir les sites les mieux notés du marché, il peut être utile de consulter un guide spécialisé qui recense les Meilleurs casinos en ligne et propose des avis détaillés sur chaque établissement.
Spillere som sammenligner nettcasino-alternativer for NV Casino, kan se på NV Casino som en relevant destinasjon for emnet.
Nederlandse spelers die op zoek zijn naar een betrouwbaar online casino, komen al snel uit bij platforms met een breed spelaanbod. Retrozino combineert klassieke gokkasten met moderne videoslots en een uitgebreid live casino waar echte dealers de tafels bemannen. Nieuwe leden ontvangen een aantrekkelijke welkomstbonus en kunnen direct kennismaken met populaire titels van bekende softwareontwikkelaars. Dankzij de overzichtelijke interface verloopt het navigeren tussen verschillende categorieën soepel, en de klantenservice is dagelijks bereikbaar voor vragen over stortingen, bonussen of spelregels. Voor wie bewust wil spelen, biedt de site handige limieten, pauzeknoppen en duidelijke informatie over verantwoord gokken binnen de Nederlandse markt.