MPI Majelis Pustaka Informasi PDM Sleman https://www.youtube.com/watch?v=epDwWagdSxw
![]()
MPI Majelis Pustaka Informasi PDM Sleman https://www.youtube.com/watch?v=epDwWagdSxw
![]()
Tempel, Pdmsleman.Or.Id Demikian disampaikan oleh Sidiq Ahmadi S.IP. MA, dalam paparannya di depan para pimpinan Cabang Muhammadiyah Tempel (1/3/26) dalam acara pengabdian masyarakat skema khusus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di Kompleks SMK Muhammadiyah 1 Tempel. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada implementasi prinsip Darul ‘Ahdi wa Syahadah dalam politik Muhammadiyah pada tingkat Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tempel Sleman. Prinsip ini, sebagaimana ditegaskan oleh Muhammadiyah, memandang Negara Pancasila sebagai darul ‘ahdi (hasil konsensus nasional) dan darul syahadah (arena pembuktian amal kebajikan). Tema ini sangat menarik untuk meneguhkan ideologi warga Muhammadiyah dalam berbangsa dan beroganisasi di Tengah dinamika politik nasional yang cair dan mudah berubah. Apalagi warga Muhammadiyah senantiasa dihadapkan pada gelaran 5 tahunan yang berupa pemilu dan pilkada. Warga sering bertanya calon mana yang paling tepat untuk warga Muhammadiyah, dan yang lebih khusus lagi partai mana yang “mewakili” Muhammadiyah. Muhammadiyah sering terjebak antangan yang dihadapi mitra meliputi tekanan politik lokal, potensi keterlibatan dalam politik praktis, dilema afiliasi kader dengan partai politik, serta risiko polarisasi internal akibat perbedaan pilihan politik. Kondisi ini menuntut penguatan pemahaman ideologis dan kapasitas praktis pengurus cabang agar tetap konsisten dengan Khittah perjuangan organisasi. Solusi yang ditawarkan berupa penguatan literasi ideologis, refleksi etis, serta pelatihan aplikatif melalui diskusi partisipatoris dan simulasi kasus. Kegiatan dirancang dalam tiga tahap utama: peningkatan pemahaman konseptual tentang politik nilai dan high politics, penguatan komitmen kolektif dalam menjaga netralitas institusional, serta peningkatan kemampuan praktis dalam merumuskan sikap organisasi terhadap dinamika politik lokal. Luaran yang ditargetkan meliputi meningkatnya pemahaman pengurus, tersusunnya pedoman internal terkait relasi politik, serta terintegrasinya prinsip Darul ‘Ahdi wa Syahadah dalam program kerja PCM. Dengan demikian, PCM Tempel diharapkan mampu menjalankan peran kebangsaan secara berkeadaban dan berkemajuan.Kegiatan yang diikuti oleh lebihkurang 50 orang pimpinan Cabang Muhammadiyah tempel ini berlangsung dengan penuh semangat, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan oleh peserta.
![]()
NGAGLIK BERKEMAJUAN
![]()
Disusun Arief Hartanto dan Wahdan Arifudin MPI PDM Sleman
![]()
Madinah, Pdmsleman,Or.Id Suasana haru dan rasa syukur menyelimuti keberangkatan 22 jamaah umroh Aisyiyah Amanah Sleman yang memulai perjalanan spiritual menuju Tanah Suci pada 21 Desember. Rombongan diberangkatkan dari Yogyakarta dengan pendampingan Tour Leader berpengalaman, HM Riyanto, yang memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan tertib, aman, dan khusyuk. Perjalanan jamaah diawali dari Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Jakarta. Dari sana, jamaah melanjutkan penerbangan internasional menuju Jeddah, Arab Saudi. Setibanya di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, jamaah langsung diarahkan menuju Madinah Al-Munawwarah menggunakan bus AC eksekutif yang nyaman dan representatif. Penggunaan fasilitas transportasi darat yang memadai ini ditujukan agar jamaah dapat beristirahat dengan optimal setelah perjalanan panjang, sehingga kondisi fisik tetap prima saat memasuki agenda ibadah di Madinah. Setibanya di Madinah, jamaah langsung melakukan proses check-in di hotel yang berlokasi strategis di sekitar pelataran Masjid Nabawi. Pada hari pertama, jamaah memfokuskan diri untuk melaksanakan shalat berjamaah di Masjid Nabawi, dilanjutkan dengan ziarah ke Makam Rasulullah SAW dan Raudhah. Selain itu, HM Riyanto memimpin orientasi medan guna mengenalkan jalur akses masjid, pintu masuk jamaah pria dan wanita, serta fasilitas umum di sekitar hotel. Memasuki hari kedua, jamaah mengikuti program City Tour sejarah Islam dengan mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah, antara lain Masjid Quba, Masjid Qiblatain, kawasan Perang Khandaq, Jabal Uhud, serta Kebun Kurma sebagai bagian dari wisata edukasi religi. Untuk mendukung kekhusyukan ibadah, Aisyiyah Amanah Sleman menempatkan jamaah di hotel setaraf bintang dengan jarak sangat dekat ke Masjid Nabawi. Selain itu, konsumsi jamaah disediakan dalam bentuk prasmanan dengan menu bercita rasa nusantara guna menjaga stamina selama beribadah. Salah satu jamaah, Sunarti, menyampaikan apresiasinya atas pelayanan yang diberikan selama perjalanan.“Alhamdulillah, bimbingan dari HM Riyanto sangat telaten. Sejak berangkat dari Sleman hingga tiba di Madinah, semua terorganisir dengan baik. Busnya nyaman, dan penjelasan sejarah saat City Tour sangat menambah wawasan iman kami,” ujarnya. Sementara itu, HM Riyanto menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan jamaah menjadi prioritas utama.“Kami berkomitmen agar jamaah tidak hanya sampai secara fisik di Tanah Suci, tetapi juga memperoleh nilai ibadah yang mabrur melalui pendampingan yang intensif dan terarah,” tuturnya. Keberangkatan ini sejalan dengan ketentuan penyelenggaraan ibadah umroh sebagaimana diatur oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, yang menekankan aspek pelayanan, perlindungan, dan pembinaan jamaah agar ibadah dapat dilaksanakan secara optimal dan sesuai tuntunan syariat. Rep HM Riyanto KBIUH Aisyiyah Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
Tempel.Pdmsleman.Or.Id Peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 di Kapanewon Tempel berlangsung meriah dengan keterlibatan aktif Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Tempel. Kegiatan yang digelar di Lapangan Cemoro, Kalurahan Sumberrejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, pada Minggu (21/12/2025) tersebut dihadiri sekitar 1.500 warga Muhammadiyah se-Cabang Tempel serta masyarakat umum. PCA Tempel yang diketuai Banun Rohyatiningsih, S.Pd.SD turut mengambil peran strategis dalam rangkaian kegiatan Milad Muhammadiyah ke-113 yang secara keseluruhan dikoordinatori Apt. Isnaini, S.Farm. Kehadiran PCA Tempel tidak hanya memperkuat partisipasi perempuan dalam peringatan milad, tetapi juga menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satu kontribusi utama PCA Tempel adalah penyelenggaraan Pasar Murah yang berada di bawah tanggung jawab Divisi Pasar Murah dengan koordinator Siti Rofingah, A.Md.Keb. Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya membantu meringankan beban ekonomi warga. Sejak pagi hari, area pasar murah dipadati masyarakat yang antusias memanfaatkan program tersebut. Pengadaan konsumsi ditanggang bersama oleh 9 ranting dengan masing masing ranting mendonasikan 250 paket snak dan air mineral Sekretaris PCA Tempel, Ervin Iswandayani, menjelaskan bahwa pasar murah ini merupakan hasil gotong royong seluruh anggota PCA Tempel. “Dana yang digunakan untuk kegiatan pasar murah berasal dari iuran anggota PCA Tempel yang berhasil dihimpun hingga sekitar Rp10 juta. Ini menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas perempuan ‘Aisyiyah terhadap masyarakat,” ujarnya. Selain kegiatan sosial, PCA Tempel juga memeriahkan acara melalui penampilan seni budaya. Grup angklung dan paduan suara PCA Tempel tampil membawakan sejumlah lagu, di antaranya Sang Surya, Mars ‘Aisyiyah, serta beberapa lagu hiburan lainnya. Penampilan tersebut dipimpin oleh Dra. Siti Salamah dan mendapat apresiasi dari para hadirin. Partisipasi PCA Tempel juga terlihat dalam kegiatan pawai Milad Muhammadiyah ke-113. Seluruh anggota PCA Tempel terlibat aktif dengan mengikuti pawai menggunakan kereta mini, menambah semarak suasana peringatan milad dan menarik perhatian masyarakat yang menyaksikan di sepanjang rute pawai. MEK PCA Tempel (majelis ekonomi dan ketenagakerjaan ) yg diketuai Sri Kayati Nuringsih SE jg ambil peran dalam Bazar. Di sisi lain, layanan sosial juga diperkuat melalui kehadiran PASHMINA (Pelayanan Kesehatan Remaja Nasyiatul ‘Aisyiyah) yang membuka pemeriksaan kesehatan gratis. Layanan ini meliputi pemeriksaan kesehatan dasar serta edukasi kesehatan remaja sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat, khususnya di kalangan generasi muda. Melalui keterlibatan aktif PCA Tempel, peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum penguatan peran perempuan dalam dakwah sosial, ekonomi, dan kesehatan di tengah masyarakat. Rep Ervin Iswandayani PCA Tempel Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya: Ustadz H. Muhammad Jazir, ASPKetua Dewan Syuro Takmir Masjid Jogokariyan Yogyakarta. Almarhum dikenal sebagai sosok ulama dan tokoh umat yang istiqamah dalam dakwah, pengabdian, serta penguatan peran masjid sebagai pusat ibadah dan pelayanan masyarakat. Dedikasi dan keteladanan beliau telah memberikan kontribusi besar bagi pengembangan Masjid Jogokariyan dan gerakan dakwah Islam di tengah umat. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kesalahan almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
![]()
Berbah, Pdmsleman.Mu.Or.Id Bentuk kepedulian siswa guru karyawan beserta wali SD Muhammadiyah Pajangan 2 dengan mengumpulkan donasi sebesar Rp 3.000.000 untuk musibah Banjir Bandang di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatra Barat.Donasi diserahkan melalui LazisMu Berbah Kamis 11 Desember 2025 di depan siswa, guru , karyawan dan wali murid SD Muhammadiyah Pajangan 2, di Gandu, Sendangtirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta. Penyampaian donasi juga bertepatan dengan Festival Open School SD Muhammadiyah Pajangan 2 yang dihadiri pengawas SD Supriyati Basuki Rahayu. MPd, dukuh Gandu. Babinsa, babinkamtibmas Sendangtirto, murid, guru, karyawan dan wali murid. Kepala Kantor LazisMu Berbah Saifu Rizal, SH yang didampingi ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Sendangtirrto H. Sujarwo,SPd memberikan apresiasi atas donasi kepedulian dari siswa , guru , karyawan serta wali murid SD Muhammadiyah Pajangan 2 dalam rangka membantu korban bencana banjir bandang di Aceh , Sumatera Utara dan Sumatra Barat. Nantinya akan dikirimkan kepada korban bencana melalui LazisMu Berbah secara bersamaan.” Donasi yang diberikan akan sangat bermanfaat bagi para korban bencana. Semoga menjadi amal terus menerus tidak terhenti. Semoga SD Muhammadiyah Pajangan 2 semakin diberkati membawa manfaat dan barokah buat semua.” Kepala sekolah SD Muhammadiyah Pajangan 2 Indriyani, SPd, MPd mengucapkan terimakasih kepada semua yang telah memberikan donasi yang sudah terkumpul dan sudah diserah kepada LazisMu Berbah untuk selanjutnya disampaikan kepada korban banjir bandang di Aceh Sumatera Utara, Sumatera Barat dan sekitarnya.Pengumpulan donasi dilakukan untuk mengenalkan siswa akan rasa kepedulian kepada sesama yang terkena musibah. Karena peduli dan saling membantu merupakan sebagian dari ajaran Islam dan Perserikatan Muhammadiyah.“Harapannya dengan donasi ini menjadikan siswa semakin peduli sesama dalam situasi apapun.” Indriyani juga menyampakan bahwa kegiatan infak dan sodakah sudah menjadi kegiatan harian bagi siswa. Setiap hari siswa mengumpulkan infak yang dipergunakan ketika menjenguk teman yang sakit atau keluarganya meninggal.Siswa, guru dan karyawan membiasakan melayat bila ada warga kampung yang ada disekitar sekolahan.” Semua diajak melayat bersama sama, sebagai bentuk kepedulian, penghormatan dan mempererat silaturrahmi.” Tutur Indri. Kegiatan terkait pembelajaran kepedulian sesama adalah setiap menjelang bulan suci Ramadhan siswa guru dan karyawan membagikan bingkisan sembako kepada warga duafa yang berada di radius satu kilometer. Pada saat tersebut siswa dibagi menjadi beberapa kelompok didampingi guru dan karyawan menyerahkan langsung kepada kaum duafa yang sudah terdata melalui pemerintah setempat. Untuk program jelang Ramadhan yang lalu membagikan 200 paket sembako.Harapannya jelang Ramadhan nanti akan lebih meningkat.” Kegiatan kecil sebagai bentuk kepedulian kepada sesama semoga menjadi kenangan dan pembelajaran untuk lebih peduli kepada penderitaan orang lain.” Pungkas Indriyani yang tinggal di Bantengan jl. Kaliurang km 8. Kusnadi KIM Berbah Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
Berbah, Pdmsleman.Or.Id Festival Open School SD Muhammadiyah Pajangan 2 dan penyerahan donasi bencana Aceh dan Sumatera sejumlah 3 juta rupiah melalui LAZISMU Berbah berlangsung di halaman SD Muhammadiyah Pajangan 2, Gandu Sendangtirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta. Kamis 11 Desember 2025. Kepala sekolah SD Muhammadiyah Pajangan 2, Indriyani, SPd, MPd mengucapkan terimakasih kepada tamu undangan dan para sponsor sehingga acara bisa berjalan sesuai yang diharapkan.Kegiatan Festival Open School merupakan hasil dari kerja keras, kerja cerdas dan kerjasama guru ,karyawan dan Komite sekolah.Terutama ibu ibu atau emak emak yang hebat.Adapun maksud diadakan Kegiatan Festival Open School sebagai tempat mengekpresikan talenta siswa SD Muhammadiyah Pajangan 2. “Bahwa dengan adanya wadah unjuk ekspresi akan muncul talenta yang baik untuk bekal menapaki kehidupan di masa mendatang.” Tutur Indriyani. Selain itu Festival Open School juga menyelenggarakan berbagai lomba untuk jenjang Taman Kanak Kanak (TK) di sekitar. Adapun lomba berupa Mewarnai, lomba Adzan, tahfidz Al Qur’an dan lainnya. Pemenang lomba akan mendapatkan apresiasi dari SD Muhammadiyah Pajangan 2 sebagai kenangan. Pengawas Korwil Berbah Supriyati Basuki Rahayu,SPd, MPd. Memberikan apresiasi atas diselenggarakannya festival Open School SD Muhammadiyah Pajangan 2, sebagai tempat mengembangkan bakat siswa.Kegiatan ini pastilah merupakan kolaborasi kerjasama yang solid antara pihak sekolah, komite, POT serta dukungan pihak lainnya untuk kemajuan dan perkembangan SD Muhammadiyah Pajangan 2.Semoga kegiatan kegiatan Festival Open School yang baik seperti ini akan bisa dilaksanakan pada tahun tahun berikutnya. “Semoga kegiatan berikutnya terselenggara akan lebih baik lagi.” Pimpinan Ranting Muhammadiyah Ranting Sendangtirto H.Sujarwo, SPd Mengucapkan terimakasih kepada guru, karyawan kamite, wali murid yang telah bekerja menyelenggarakan kegiatan festival Open School untuk menampilkan bakat anak. Bahwa minat dan bakat anak harus dipupuk dikembangkan agar bisa menjadikan landasan kehidupan.” Dengan menekuni satu bakat yang dipupuk, dipelihara dan diyakini semoga akan bisa menjadi jalan rezeki yang bermanfaat.” Pesan Sujarwo. Lebih lanjut Sujarwo menyampaikan bahwa bersekolah di SD Muhammadiyah Pajangan 2 yang membekali siswa dengan dasar agama terutama membaca Al-Qur’an. Siswa akan bisa menghafal Al-Quran minimal satu juz. “Ketika anak bisa menghafal Al-Quran orangtuanya kelak akan ditempatkan di taman surga.” Tambahnya. Selain belajar agama tentunya pembelajaran umum tidak ketinggalan. Ditambah lagi pelajaran ekstrakulikuler seperti pencak silat Tapak Suci, musik, drum band, seni budaya, angklug dan lainnya. Semua itu sebagai tambahan bekal menyongsong masa depan yang baik.” Ketika anak sekolah di SD Muhammadiyah Pajangan 2 akan memperoleh dua manfaat. Manfaat di dunia serta manfaat di akherat.” REp Kusnadi KIM Berbah Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
Seyegan, Pdmsleman.Or.Id PRM Margokaton Seyegan pada Rabu 9 Desember 2025 lalu mendapat kehormatan diundang dalam pengajian pimpinan di PRM Tirtonirmolo Barat untuk sharing tentang pengembangan dakwah Muhammadiyah di ranting. Ini merupakan kesempatan ke-2 PRM Margokaton diundang ke wilayah Cabang Kasihan Bantul. Sebelumnya PRM Margokaton juga diberi kesempatan untuk sharing tentang pengkaderan di PRM Tamantirto Selatan. Ketua PRM Tirtonirmolo Barat, yg juga ketua steering committee CRM Award VI LPCR PM PP Muhammadiyah, H. Sofriyanto, S.M, S.Pd., M.M. menilai PRM Margokaton termasuk salah satu Ranting Muhammadiyah yang berhasil membina dan mengembangkan jamaah dan warga Muhammadiyah khususnya di segmen generasi muda. Maka dalam kesempatan tersebut PRM Tirtonirmolo Barat mengundang Ketua PRM Margokaton untuk sharing bersama di kajian kader yang mengangkat tema : “Menggairahkan Angkatan Muda dalam Kegiatan Dakwah Ranting”. Ketua PRM MargokatonNurkhoirudin menyampaikan bahwa untuk menggaet angkatan muda dalam dakwah ranting perlu metode baru sesuai perkembangan zaman. “Kebutuhan dan preferensi (kecenderungan dan kesukaan) generasi muda saat ini telah berubah, sehingga metode pendekatan dakwah juga harus berubah,” jelasnya. Beberapa tips yang dapat menjadi alternatif untuk menarik minat angkatan muda agar aktif dalam kegiatan dakwah. Pertama, fasilitasi ruang kreasi. PRM perlu menyediakan kegiatan yang memberi kesempatan bagi angkatan muda untuk mengekspresikan ide, kreativitas, dan minatnya. “Kegiatan kreatif berbasis minat, teknologi, atau seni dapat menjadi pintu masuk yang efektif,” katanya. Kedua, dukungan pendanaan. Generasi muda lebih termotivasi ketika program yang mereka rancang mendapat dukungan konkret. “Dana operasional yang memadai dapat mendorong mereka merancang kegiatan yang inovatif dan berkelanjutan,” ungkapnya. Terakhir, Nurkhoirudin menjelaskan perlunya pengembangan kapasitas diri generasi muda melalui pelatihan formal dan nonformal. “Pembekalan melalui pelatihan kepemimpinan, dakwah digital, manajemen acara, keterampilan komunikasi, atau pelatihan teknis lainnya dinilai mampu meningkatkan kepercayaan diri anak-anak muda,” pungkasnya. Sudah waktunya generasi muda diberikan ruang untuk berekspresi dan mengembangkan kapasitas di berbagai ladang dakwah Muhammadiyah. Salah satu contoh nyata, dalam pengajian Ahad Kliwon 14 Desember yang akan datang, PRM Margokaton mengundang Ustadz Sholahuddin Zuhri. Dai muda yang banyak menginspirasi generasi muda lewat media sosial dan di berbagai daerah di Nusantara. Rep Enka Seyegan Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()