Silaturrahmi Syawal dan Pamitan Haji Muhammadiyah Sleman 1447 H

 Sleman, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan Silaturrahmi Syawal Keluarga Besar Muhammadiyah Kabupaten Sleman yang dirangkaikan dengan Pamitan Haji Muhammadiyah 1447 H. Acara ini berlangsung pada Ahad (12/4) pukul 07.30–11.00 WIB di Masjid Agung Sleman dr. Wahidin Sudiro Husodo dan dihadiri sekitar 6.000 jamaah warga Muhammadiyah Aisyiyah dari seluruh wilayah Sleman. Kegiatan diawali dengan pra-acara yang dimeriahkan oleh penampilan siswa-siswi SD Muhammadiyah Sleman, meliputi pertunjukan pianika, angklung, biola, tahfidz Al-Qur’an, serta berbagai penampilan lainnya yang menambah semarak suasana. Dalam sambutannya, Ketua PDM Sleman, H. Harjaka, MPd menyampaikan pentingnya menjaga kekuatan dan semangat Muhammadiyah dalam bersinergi untuk memajukan Kabupaten Sleman. Ia juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri serta memohon maaf lahir dan batin kepada seluruh jamaah serta mendoakan agar para calon jamaah haji diberikan kelancaran dalam menunaikan ibadah serta menjadi haji yang mabrur. Sambutan dari Bupati Sleman yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Drs. Susmiarto MM menyampaikan harapan agar seluruh amal ibadah selama bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT. Sementara itu, sambutan dari Ketua PWM DIY yang diwakili oleh DR. H. Yayan Suryana menekankan bahwa tata kelola organisasi yang baik menjadi fondasi dalam membangun silaturahmi yang kokoh dan berkelanjutan. Acara inti diisi dengan pengajian oleh Muhammad Rofiq Muzakkir, Lc., M.A., Ph.D., Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dalam tausiyahnya menyoroti “pentingnya pemanfaatan kemajuan teknologi berbasis digital sebagai sarana dakwah yang efektif di era modern”. Pembicara juga mendorong seluruh jamaah, khususnya generasi penerus, untuk mampu mengikuti perkembangan zaman dengan bijak serta memanfaatkannya untuk kebaikan dan kemajuan umat. Selain itu, disampaikan bahwa jamaah haji asal Indonesia merupakan salah satu yang terbanyak di dunia, sehingga memiliki potensi besar dalam memberikan kontribusi positif selama pelaksanaan ibadah haji. Dalam konteks tersebut, beliau juga menganjurkan bagi jamaah haji untuk melaksanakan penyembelihan hewan qurban di Tanah Suci sebagai bagian dari kesempurnaan ibadah haji. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin silaturrahmi yang semakin erat di antara warga Muhammadiyah serta meningkatnya semangat dalam berkontribusi bagi kemajuan umat dan masyarakat. Disela acara juga diramaikan dengan pemeriksaan kesehatan dari AUM kesehatan dan berbagai UMKM binaan Muhammadiyah Sleman yang menambah meriah suasana di seputar Masjid Agung Wahidinn Sudirohusodo Sleman. Rep  Totok Yudo P Editor  Arief H MPI PDM Sleman

Loading

Pengangkatan Guru dan Tenaga Kependidikan Tetap Persyarikatan Sekolah Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Sebanyak lebih dari 170 guru dan tenaga kependidikan dari sekolah Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman mengikuti kegiatan pengangkatan Pegawai Guru dan Tenaga Kependidikan Tetap Persyarikatan pada Senin, 9 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula SMK Muhammadiyah 1 Sleman. Acara tersebut menjadi momen penting bagi para guru dan tenaga kependidikan yang telah memenuhi persyaratan untuk diangkat sebagai pegawai tetap di lingkungan sekolah Muhammadiyah. Dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan pegawai tetap kepada para guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman, H. Harjaka. MA yang dalam tausiahnya  menyampaikan bahwa ” sekolah Muhammadiyah masih dapat bertahan dan berkembang hingga saat ini karena selalu menaati peraturan dan menjalankan tata kelola organisasi dengan baik. Oleh karena itu, para guru dan tenaga kependidikan Muhammadiyah diharapkan juga senantiasa menaati peraturan yang berlaku serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab”. Ketua PDM juga berpesan agar para guru dan pegawai terus meningkatkan profesionalitas dalam bekerja sehingga mampu memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik bagi para siswa serta membawa kemajuan bagi sekolah Muhammadiyah. Acara pengangkatan ini berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur serta harapan agar para guru dan tenaga kependidikan yang telah menerima SK dapat menjalankan amanah dengan baik. Rep Totok yudo Priambodo SEkretariat PDM Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Pengajian Ramadhan PDM Sleman Tekankan Penguatan Akidah untuk Kemandirian Ekonomi Umat

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman melalui Hendro Sucipto Ketua MPKSDI selaku menggelar pengajian Ramadhan bertema “Aqidah Islam untuk Penguatan Ekonomi Umat” pada Sabtu, 7 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman ini dihadiri Sekda Sleman Drs. Susmiarto MM bersama ratusan warga Muhammadiyah dari berbagai unsur, mulai dari pengurus Daerah, Cabang dan ranting, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), kepala sekolah, hingga organisasi otonom. Suasana pengajian terasa hangat dan khidmat sejak awal acara. Para peserta tampak memanfaatkan momentum Ramadhan untuk memperkuat keimanan sekaligus memperdalam pemahaman tentang pentingnya kemandirian ekonomi umat yang berlandaskan akidah Islam. Ketua PDM Sleman, H. Harjaka, M.A., membuka kegiatan tersebut. Dalam tausiah singkatnya, ia mengingatkan bahwa Ramadhan bukan hanya momentum memperbanyak ibadah ritual, tetapi juga kesempatan membersihkan hati dan memperteguh komitmen dalam menjalani kehidupan yang lebih bermakna. “Ramadhan mengajarkan kita untuk menata hati, memperkokoh akidah, serta menjaga istiqomah dalam setiap langkah kehidupan,” ujar Harjaka. Menurutnya, kekuatan spiritual menjadi fondasi penting bagi umat Islam untuk membangun kehidupan sosial dan ekonomi yang sehat. Pengajian tersebut juga dihadiri Sekda Sleman Drs. Susmiarto MM, Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Sleman Hj. Hanik Rosyada beserta jajaran. Kehadiran unsur Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah menambah semangat kebersamaan dalam kegiatan yang menjadi bagian dari agenda Ramadhan PDM Sleman. Narasumber utama dalam pengajian ini adalah Dr. H. Riduwan, S.E., M.Ag., Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam paparannya, Riduwan menekankan bahwa penguatan akidah harus berjalan seiring dengan penguatan ekonomi umat. Ia mengajak warga Muhammadiyah di Sleman untuk memperkuat koordinasi dalam mengembangkan berbagai potensi ekonomi yang ada di lingkungan persyarikatan. Menurutnya, Muhammadiyah memiliki jaringan besar yang dapat menjadi kekuatan kolektif apabila dikelola dengan baik. “Kita perlu membangun etos kerja yang unggul, mengembangkan usaha yang profesional, tetapi tetap berpegang pada nilai-nilai Islam. Bisnis bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga sarana ibadah dan pemberdayaan umat,” jelas Riduwan. Sementara itu, narasumber lainnya, Nur Aisyah Haifani, S.T. dari Jaringan Saudagar Muhammadiyah (JSM) DIY, menekankan pentingnya menumbuhkan semangat kewirausahaan di tengah masyarakat. Ia menilai, kemandirian ekonomi umat hanya dapat terwujud apabila semangat usaha terus ditularkan dan dikembangkan. “Semangat ekonomi harus hidup di tengah masyarakat. Jika umat memiliki kemandirian ekonomi, maka kekuatan sosial dan dakwah juga akan semakin kokoh,” ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menyosialisasikan beberapa program, di antaranya program WisataMu serta layanan perjalanan umroh melalui SCM. Program tersebut diperkenalkan sebagai bagian dari upaya memperluas layanan bagi warga Muhammadiyah sekaligus mendukung penguatan ekonomi berbasis jamaah. Pengajian Ramadhan ini kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dan ramah tamah. Suasana kebersamaan tampak terasa hangat ketika para peserta saling berbincang dan bertukar gagasan. Momentum tersebut tidak hanya menjadi ruang menimba ilmu, tetapi juga mempererat ukhuwah di antara warga Muhammadiyah Sleman dalam menyongsong masa depan umat yang lebih mandiri dan berdaya. Rep Totok Yudo Priambodo Sekretariat PDM Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Rangkaian Dokumentasi Aneka Youtube  MSE#1

Aneka Youtube  MSE#1 Munas Channel Live dari Panitia MSE#1 https://www.youtube.com/watch?v=-C6ZXuvkDH0 MSE Opening https://www.youtube.com/watch?v=Xk_Pw7WbgBw MSe Tabligh Akbar Dahlan Rais https://www.youtube.com/watch?v=RWnsJcKN62s Syauqi n pentas seni https://www.youtube.com/watch?v=GU79cmKyt5I  Talkshow Hanum Rais Non Panitia https://www.youtube.com/watch?v=rlECqPb53L8  PCM Turi https://www.youtube.com/watch?v=4EZwtfkw7xc&pp=ygUFTVNFIzE%3D Tabligh Akbar MSE#1, H. Dahlan Rais, Galang Dana Pembangunan Gedung PDM Sleman, 10 Januari 2026 https://www.youtube.com/watch?v=rdyUViKBBwM Senam Bahagia MSE#1 Ayo sekolah https://www.youtube.com/watch?v=sEyDdYgtge4 MSE #1 2026 Hanik Rosyada https://www.youtube.com/watch?v=JAIepiU8nx0&pp=ygUFTVNFIzE%3D  SDM Mantatan Goes to MSE #1 SD Muhammadiyah Mantaran https://www.youtube.com/watch?v=LkwnlZ9ZXKc 20000 Peserta Senam Bahagia #Muhammadiyah #Aisyiyah Sleman, Sehat Ceria Perempuan Berkemajuan MSE#1 Muhammadiyah Turi https://www.youtube.com/watch?v=vE8EQHaMk0E Mars Muhammadiyah Mars Aisyiyah Senam Bahagia Sleman Muhammadiyah Turi      

Loading

Sukses Digelar, PDM Sleman Evaluasi MSE#1 Untuk Lebih Baik Kegiatan Kedepan

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Sleman, serta seluruh jajaran panitia Muhammadiyah Sleman Expo (MSE) #1 menggelar rapat evaluasi di Gondang Roso Resto pada Senin sore, 19 Januari 2026. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mensyukuri keberhasilan perhelatan perdana sekaligus memetakan perbaikan demi keberlanjutan agenda di masa depan. Acara yang berlangsung mulai pukul 15.00 WIB ini dibuka dengan penuh rasa syukur. Ketua PDM Sleman, H. Harjaka, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras. “Alhamdulillahirobbilalamin, kita bisa bertemu untuk mengevaluasi MSE yang pertama ini. Secara umum, kegiatan bisa dibilang sukses dan meriah. Karena ada angka ‘satu’, maka ini menjadi janji bahwa pasti akan ada yang kedua dan seterusnya,” ujarnya. Dalam diskusi tersebut, muncul pembahasan mengenai waktu pelaksanaan MSE berikutnya. Meski sempat muncul wacana pada tahun 2027, namun mengingat padatnya agenda organisasi—termasuk rangkaian Musyawarah Cabang (Musycab) hingga Musyawarah Wilayah (Musywil)—muncul usulan agar MSE #2 dilaksanakan pada tahun 2028. Hal ini bertujuan agar persiapan jauh lebih matang dan tidak berbenturan dengan suksesi kepemimpinan di tingkat daerah maupun wilayah. Sementara Ketua Panitia  Eko Sumardiyanto menyampaikan, “ meski dinilai sukses, panitia memberikan catatan kritis terkait partisipasi kewilayahan. Salah satu poin yang disoroti adalah adanya satu Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) yang belum bisa ikut berpartisipasi dalam stan pameran. Hal ini menjadi catatan penting bagi panitia mendatang dalam hal koordinasi kepesertaan agar seluruh potensi cabang di Sleman dapat terwakili secara utuh”. Di sisi lain, apresiasi besar diberikan kepada tim media yang berhasil membangun branding melalui media sosial. Penggunaan platform Instagram dan Facebook dinilai sangat efektif menarik minat pengunjung muda. “Interaksi di media sosial luar biasa bagus. Banyak pengunjung yang datang justru karena melihat konten-konten kreatif yang dibuat oleh anak-anak muda kita. Ini membuktikan bahwa konsep dakwah melalui pameran di ruang publik seperti mall sangat relevan dengan kebutuhan zaman,” lanjut Eko H. Nasirun melihat sisi ideologis dan strategi dakwah dimana ,enyelenggarakan pengajian di dalam mall pada siang hari diakui sebagai tantangan berat yang sempat menuai pro dan kontra. Mengubah stigma bahwa pengajian hanya dilakukan di masjid menjadi tantangan tersendiri bagi panitia. “ Namun, keberanian MSE #1 dalam mendobrak kebiasaan tersebut membuktikan bahwa Muhammadiyah mampu hadir di pusat-pusat keramaian tanpa kehilangan jati dirinya”. Sementara ketua PDA Sleman Hanik Rosyada M.Pd menyampaikan beberapa evaluasi kegiatan senam Bahagia di lapangan Denggung, meski sukses namun ada beberapa evaluasi teknis terkait pelaksanaan termasuk antisipasi apabila ada hujan. Rapat evaluasi ini diakhiri dengan penguatan ruhani, mengingatkan seluruh kader untuk selalu meluruskan niat dalam berorganisasi. Keberhasilan MSE #1 bukan sekadar tentang kemeriahan acara, melainkan tentang bagaimana amal usaha dan syiar Islam dapat memberikan manfaat nyata bagi umat. Dengan berakhirnya rapat evaluasi ini, panitia resmi meletakkan fondasi awal untuk penyelenggaraan Muhammadiyah Sleman Expo yang lebih besar dan inovatif di masa mendatang.  Rep N editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Panen Raya Talas Pratama JATAM Sleman Perkuat Kemandirian Ekonomi Petani Muhammadiyah

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Panen Raya Talas Pratama JATAM Sleman Perkuat Kemandirian Ekonomi Petani Muhammadiyah Sleman Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman bersama Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata (MEBP) PCM Sleman, Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Sleman, serta SPPG Sariharjo menggelar kegiatan Panen Raya Talas Pratama dan Sarasehan pada Ahad, 18 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di lahan Talas Pratama milik Sudarsono yang berada di kawasan Puri Mataram, Drono, Tridadi, Sleman . Panen raya ini menjadi momentum penting dalam penguatan sektor pertanian berbasis komunitas yang dikembangkan Muhammadiyah Sleman. Talas Pratama dipilih sebagai komoditas unggulan karena memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan, relatif mudah dibudidayakan, serta mampu dikembangkan sebagai bahan pangan alternatif dan produk olahan bernilai tambah. Melalui kegiatan ini, JATAM Sleman berupaya mendorong kemandirian petani sekaligus memperluas jejaring pemasaran hasil pertanian. Prosesi panen akan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan penjelasan singkat mengenai budidaya Talas Pratama yang dipandu oleh Sartiman dari MPM PDM Sleman, didampingi Sudarsono selaku petani pengelola lahan. Hadir dalam prosesi panen, antara lain Prof. FX Wagiman : Ahli Talas Pratama – Akademisi UGM, Agus Amin Syafuddin, S.P, M.Sc – Ketua MPM PWM DIY, H. Adib Nurhadi, M.Pd – MPM PP Muhammadiyah. Cahyono, S.Ag – PWM DIY, Hj.Sri Hartatik, S.Pi – Lurah Tridadi, H.Arief Sulistyo,SE – PDM Sleman, Dra.Hanik Rosyada,M.Ag – Ketua PDA Sleman, H. Koesno Wibowo MLH PDM Sleman. Mitra dan Kepala SPPG Sariharjo, Ketua Jatam DIY. Ketua MPM PDM se-DIY. Setelah prosesi panen, kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan yang bertempat di Resto Puri Mataram. Sarasehan ini dirancang sebagai ruang dialog dan berbagi pengalaman antara petani, akademisi, serta pemangku kebijakan. Sejumlah narasumber di antaranya perwakilan MPM PP Muhammadiyah, PWM DIY, MPM PWM DIY, MPM PDM Sleman, petani binaan JATAM Sleman, ahli talas dari Universitas Gadjah Mada Prof. Wagiman, serta perwakilan SPPG atau Dapur MBG Sariharjo dan dimoderatori oleh Slamet S MPM PDM Sleman . Ketua PDM Sleman, H. Arif Sulistyo menyampaikan sambutan “pentingnya sinergi antara persyarikatan, petani, dan pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi umat”. Sementara itu, sambutan juga disampaikan oleh Lurah Tridadi sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan pertanian lokal berbasis masyarakat. Melalui Panen Raya Talas Pratama dan Sarasehan ini, Muhammadiyah Sleman berharap model pemberdayaan petani yang terintegrasi dapat terus dikembangkan dan direplikasi di wilayah lain. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang panen hasil bumi, tetapi juga wahana konsolidasi gagasan dan penguatan komitmen bersama dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan, berdaya saing, dan berpihak pada kesejahteraan petani. REp Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman.

Loading

Mempererat Kemitraan, Dosen dan Tendik UNISA Hadiri Muhammadiyah Sleman Expo 2026

Sleman , Pdmsleman.or.Id Dosen dan Tendik Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, turut berpartisipasi dalam Muhammadiyah Sleman Expo 2026 yang diselenggarakan di Sleman City Hall, Sleman, pada 9-11 Januari 2026. Acara pameran dan promosi ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan Muhammadiyah, serta mempromosikan produk dan jasa yang dihasilkan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA), Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) maupun Amal Usaha Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (AUM-A). Dalam acara ini, dosen dan tendik UNISA hadir menyukseskan MSE 2026. “ Berinteraksi dengan pengelola stan dan pengunjung menjadi keistimewaan tersendiri.  Produk dan jasa yang dihasilkan oleh  Muhammadiyah membuktikan kepedulian Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang terus menyikapi perubahan dan perkembangan jaman” tuturnya. Di stan PRM PRA Banyuraden, Gamping misalnya kita temui adanya program Mabrur Event, Gowes tiap Ahad Legi dan masih banyak lainnya. Adapun di stan PCM Gamping kita saksikan program MAC, Muhammadiyah Agriculture Center. Di stan ini pula diinfokan berbagai amal usaha pendidikan antara lain SD Muhammadiyah Ambarketawang 1, SD Muhammadiyah Ambarketawang 2, SD Muhammadiyah Ambarketawang 3, SD Muhammadiyah Banyuraden, MGS (Muhammadiyah Green School), SD Muhammadiyah Mlangi, SD Muhammadiyah Balecatur, SMP Muhammadiyah 1 Gamping, SMK Muhammadiyah Gamping. Kepedulian Muhammadiyah terhadap pendidikan begitu besar. “Partisipasi dosen dan tendik UNISA dalam Muhammadiyah Sleman Expo 2026 ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan Muhammadiyah,” kata salah satu pegawai UNISA. “Kami berharap, melalui acara ini, masyarakat dapat lebih mengenal dan memahami Muhammadiyah, serta dapat memanfaatkan produk dan jasa yang dihasilkan oleh warga Muhammadiyah. Bagi warga Muhammadiyah sendiri, berbagai potensi ini diharapkan dapat meningkatkan ukhuwah dan profesionalisme. Muhammadiyah Sleman Expo 2026 ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk warga Muhammadiyah, pegawai AUM Aisyiyah, para pelajar, dan masyarakat umum. Talkshow pendidikan bersama drg.Hanum Rais dan Bapak Mujiono, Pengawas Pendidikan merupakan dialog terbuka tentang upaya meningkatkan kualitas pendidikan yang dilakukan Muhammadiyah. Pengelolaan profesional, sungguh-sungguh, diniatkan ibadah ikhlas lillah menjadi kunci keberhasilan pendidikan  Muhammadiyah. Dengan hadir MSE 2026, diharapkan tercipta ukhuwah dan kemitraan yang erat antara pegawai UNISA Yogyakarta dengan sesama warga persyarikatan, terutama di domisili masing-masing. Adapun stan UNISA Yogyakarta ramai dikunjungi. Daya tariknya adalah adanya pemeriksaan asam urat dan gula darah secara gratis. Kampus berwawasan kesehatan, pilihan dan unggul ini mendukung suksesnya Muhammadiyah Sleman Expo 2026. Rep : Hanik Rosyada M.Pd  PDA Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman.

Loading

Sri Mularsih, Warga Barak Seyegan Guru SD Muhammadiyah Dadapan Turi Raih Hadiah Umroh MSE # 1

 Sleman, Pdmsleman.Or,Id  Riuh rendah kegembiraan mewarnai penutupan perhelatan akbar Muhammadiyah Sleman Expo (MSE) #1 yang digelar di Sleman City Hall (SCH). Di tengah ribuan pasang mata yang menanti, satu nama muncul sebagai pemenang hadiah utama berupa paket Umroh ke Tanah Suci. Ia adalah Sri Mularsih, seorang guru bahasa Inggris di SD Muhammadiyah Dadapan, Turi, Sleman yang berasal dari Seyegan. Bagi Sri, hadiah ini bukan sekadar keberuntungan dalam sebuah undian, melainkan jawaban atas doa dan dedikasinya selama ini di dunia pendidikan persyarikatan. Warga Barak, Margoluwih Seyegan ini mengaku sangat terkejut dan bersyukur atas amanah besar yang diterimanya. “Senang banget, Alhamdulillah.,” ungkap Sri dengan nada haru saat diwawancarai usai menerima konfirmasi kemenangannya. Ia menuturkan bahwa selama hidupnya, ia hampir tidak pernah mendapatkan doorprize dalam acara apa pun. Namun, kali ini Allah memberikan hadiah yang luar biasa langsung melalui wasilah Muhammadiyah. Keikutsertaan Sri dalam acara MSE #1 bermula dari instruksi kunjungan bagi para guru Muhammadiyah serta keinginannya mengikuti agenda “Senam Bahagia Muhammadiyah ‘Aisyiyah” di Lapangan Denggung. Berbekal kupon yang ia peroleh dari kegiatan tersebut, Sri tidak menyangka bahwa langkah kakinya menuju arena expo akan membawanya hingga ke Baitullah. “Selain mengikuti senam, saya juga penasaran ingin melihat langsung keseruan Muhammadiyah Sleman Expo yang pertama ini. Saya berkeliling melihat stan-stan dari berbagai sekolah dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) lainnya,” jelasnya. Bagi Sri, MSE #1 bukan sekadar pameran biasa. Ia melihat kreativitas yang luar biasa dari para siswa, mulai dari pameran karya seni hingga produk UMKM yang dipasarkan oleh warga persyarikatan. Hal ini baginya menunjukkan bahwa potensi ekonomi dan pendidikan di Sleman sangatlah besar jika dikelola dengan semangat kebersamaan. Sebagaimana dituturkan kepada Ibni Hafzah Wahidatul Azizah dari Sekretariat PDM Sleman pada Senin 12 Januari 2026. Sebagai bagian dari pejuang pendidikan di bawah bendera Muhammadiyah, Sri Mularsih menaruh harapan besar bagi masa depan organisasi. Ia berharap kegiatan seperti MSE dapat terus berkelanjutan untuk mempererat silaturahmi antarwarga dan menguatkan kemandirian ekonomi umat. “Semoga semakin banyak anak-anak yang sekolah di Muhammadiyah. Saya juga berharap AUM-AUM di luar sektor pendidikan bisa semakin maju dan sejahtera untuk kepentingan umat,” harapnya menutup pembicaraan. Eko Sumardiyanto selaku Ketua Panitia MSE#1 dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman menyampaikan bahwa “ hadiah Umroh ini merupakan bentuk apresiasi bagi warga yang telah ikut serta menyemarakkan syiar Islam melalui MSE #1. Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah ingin menunjukkan bahwa dakwah tidak hanya dilakukan di atas mimbar, tetapi juga melalui pemberdayaan ekonomi dan apresiasi bagi mereka yang berkhidmat di jalur pendidikan dan social”. Rep : Ibni Hafzah Wahidatul Azizah Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading