Sleman, Pdmsleman.Or.Id Semangat kolaborasi antara Muhammadiyah dan Aisyiyah kembali dibuktikan melalui kesuksesan gelaran Muhammadiyah Sleman Expo (MSE) pertama yang diselenggarakan di Sleman City Hall (SCH) 9-11 Januari 2026. Acara yang berlangsung meriah ini menjadi panggung besar bagi unjuk kreativitas, seni budaya, serta ajang pengenalan potensi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan Aisyiyah kepada masyarakat luas. Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni rutin, tetapi juga momentum penting untuk mempererat silaturahmi antarwarga persyarikatan. Keberhasilan acara ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak yang hadir, termasuk para pendidik dari Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA). Kesuksesan MSE di SCH ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa sinergi antara organisasi otonom Muhammadiyah dan Aisyiyah terjalin dengan sangat solid. Berbagai penampilan seni budaya yang dibawakan oleh para siswa dan kader menunjukkan betapa kaya potensi kreatif yang dimiliki oleh lembaga pendidikan di bawah naungan kedua organisasi tersebut. Nora Ekasari Pengurus Daerah IGABA Sleman dari TK ABA Sidoharjo Turi yang hadir menyaksikan langsung jalannya kegiatan bersama sejumlah pengurus lain, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara tersebut dan keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras kolektif tuturnya ketika ditemui pada Sabtu 10 Januari di arena MSE1. “Alhamdulillah, selamat atas terselenggaranya MSE pertama di SCH yang sudah terlaksana dengan lancar dan sukses. Kolaborasi Muhammadiyah dan Aisyiyah terbukti bisa terjalin dengan baik,” ujar Nora Ekasari dalam keterangannya di lokasi acara. Selain aspek hiburan dan seni, MSE menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan berbagai Amal Usaha Muhammadiyah dan Aisyiyah. Melalui stan-stan pameran dan presentasi kreatif, pengunjung dapat melihat langsung kualitas pendidikan serta layanan sosial yang ditawarkan oleh persyarikatan. Menurut Nora, kemeriahan acara ini tidak lepas dari keberagaman konten yang disajikan, mulai dari kreativitas siswa hingga pameran produk unggulan. Hal ini memberikan citra positif bahwa Muhammadiyah dan Aisyiyah senantiasa relevan dengan perkembangan zaman namun tetap memegang teguh nilai-nilai budaya. “Acara MSE terlihat meriah dengan berbagai penampilan seni budaya dan kreativitas. Ini juga menjadi ajang memperkenalkan Amal Usaha dari keduanya, baik Muhammadiyah maupun Aisyiyah,” tambah Nora dengan penuh antusias. Menutup pernyataannya, Nora berharap agar semangat kolaborasi ini tidak berhenti pada acara ini saja. Ia menginginkan adanya keberlanjutan kerja sama yang lebih erat di masa mendatang guna memajukan dakwah melalui jalur pendidikan dan sosial. “Sukses selalu dan semoga terus terjalin kerja sama yang lebih baik lagi ke depannya,” pungkasnya.
![]()