Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman menggelar kegiatan Konsolidasi Organisasi yang diikuti oleh seluruh perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se-Kabupaten Sleman. Kegiatan strategis ini dilaksanakan pada Sabtu, 6 Desember 2025 di Ruang Amphitheater E6 Lantai 5 Gedung K.H. Ibrahim Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), sebagai wadah koordinasi serta penguatan sinergi antarlevel kepemimpinan persyarikatan. Konsolidasi tersebut tidak hanya meneguhkan soliditas antara PDM, PCM, PRM, dan masjid-masjid Muhammadiyah di Sleman, namun juga menjadi forum penting dalam penyampaian arah kebijakan organisasi ke depan. Salah satu fokus utama kegiatan adalah percepatan modernisasi tata kelola organisasi melalui digitalisasi sistem dan pemanfaatan teknologi informasi. “Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan modernisasi tata kelola organisasi menuju Muhammadiyah yang lebih profesional dan unggul,” ungkap Ketua PDM Sleman, H. Harjaka, M.Pd., dalam sambutannya. Rangkaian materi konsolidasi dimulai dengan pemaparan tentang pelaksanaan Muhammadiyah Sleman Expo (MSE) 2026. Program berskala kabupaten itu direncanakan menjadi ruang kolaborasi, edukasi, dan pameran program strategis persyarikatan. Pemaparan sesi ini memberikan gambaran awal mengenai konsep kegiatan, tujuan penyelenggaraan, serta keterlibatan PCM, PRM, ortom, dan amal usaha dalam mendukung kesuksesan MSE 2026. Diharapkan pameran akbar tersebut mampu menjadi etalase kemajuan dakwah, pendidikan, ekonomi, dan pemberdayaan Muhammadiyah di Kabupaten Sleman. Selanjutnya, Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah memaparkan perkembangan inovasi teknologi melalui Aplikasi MASA (Manajemen Anggota dan Sistem Administrasi) serta E-KTM. Kedua fitur digital itu diproyeksikan memperkuat pendataan anggota secara akurat, integrasi data organisasi, dan optimalisasi administrasi persyarikatan. Kartu Tanda Muhammadiyah elektronik atau E-KTM juga diperkenalkan sebagai bentuk transformasi digital di bidang keanggotaan untuk mempermudah identifikasi anggota serta akses ke berbagai layanan Muhammadiyah berbasis data. Materi berikutnya disampaikan oleh Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pengembangan Masjid (LPCR PM) PDM Sleman yang mengenalkan tiga sistem digital untuk penguatan kinerja organisasi. Sistem tersebut meliputi SICARA, sebagai aplikasi pendataan dan pemetaan Cabang–Ranting secara nasional; NotulenMU, platform penyusunan arsip dan notulen rapat berbasis digital; serta SIMAM (Sistem Informasi Manajemen Masjid) yang memudahkan pencatatan kegiatan, inventaris, dan pengelolaan masjid Muhammadiyah secara modern dan efektif. PDM Sleman memiliki harapan besar terhadap percepatan transformasi digital organisasi mulai 2026. Setiap PCM, PRM, dan masjid Muhammadiyah di Sleman ditargetkan menunjukkan peningkatan kualitas tata kelola, pelayanan jamaah, dan pelaporan kinerja yang lebih transparan, tertata, dan berkelanjutan. Kegiatan Konsolidasi Organisasi menjadi momentum penguatan gerakan, pemantapan struktur, dan kesiapan persyarikatan menghadapi tuntutan modernisasi organisasi dalam rangka mewujudkan Muhammadiyah Sleman yang unggul dan berkemajuan. Rep Totok SE PDM Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()