Rapat Kerja Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman: Membangun Sinergi Menuju Sleman Berkemajuan Masa Jabatan 2022-2027

Sleman, Pdmsleman.Or.Id SMK Muhammadiyah 2 Sleman menjadi saksi dari momentum penting dalam organisasi Muhammadiyah Kabupaten Sleman dengan digelar Rapat Kerja Daerah pada Ahad 12 November 2023. Acara ini diikuti anggota Pimpinan PDM Sleman, dan tiga utusan dari Majelis dan Lembaga di Lingkungan PDM Sleman hadir dalam Rapat Kerja Pimpinan Daerah, yang bertujuan untuk memantapkan program kerja selama masa jabatan 2022-2027. Rapat kerja ini dihadiri oleh seluruh pimpinan, ketua, dan sekretaris masing-masing majelis dan lembaga. Fokus utama rapat adalah memastikan para pimpinan dapat menjelaskan program kerja dengan baik. Tujuannya adalah agar pelaksanaannya dapat menjadi lebih maksimal dan terarah, memberikan dampak positif bagi masyarakat. H. Arif Mahfud, SAg, MSI selaku Sekretaris PDM Sleman, membuka acara dengan menyoroti kinerja majelis dan lembaga. Ia menekankan pentingnya program kerja yang tidak hanya didasarkan pada keinginan pimpinan tetapi juga memperhatikan kebutuhan masyarakat. Dalam pandangannya, program kerja harus dapat terwujud dan memberikan manfaat konkret. Ketua PDM, H. Harjaka, S.Ag, .MPd.I memberikan arahan penting, “Dalam penyusunan program kerja, tidak perlu banyak, yang terpenting adalah fokus. Evaluasi kegiatan majelis dan lembaga akan dilakukan setiap tiga bulan.” Harapannya, fokus pada program yang sedikit namun efektif akan memberikan hasil yang lebih baik. Harjaka juga mendorong para pimpinan untuk bekerja secara maksimal. Salah satu caranya adalah dengan mewakafkan waktu untuk mengurus dan menjalankan program-program yang telah disusun. Dengan begitu, diharapkan Muhammadiyah Kabupaten Sleman dapat memberikan kontribusi nyata dan positif bagi masyarakat. Rapat Kerja Pimpinan Daerah ini mencerminkan semangat sinergi dan kolaborasi di antara para pimpinan, menciptakan fondasi yang kokoh untuk meraih visi dan misi Muhammadiyah Kabupaten Sleman selama masa jabatan 2022-2027. Dengan semangat yang sama, diharapkan setiap program kerja yang dijalankan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Menghadapi Pemilu 2024 Pimpinan Daerah Muhammadiyah juga menekankan untuk meningkatkan konsolidasi internal untuk mensukseskan calon DPD RI yaitu Sauqi Soeratno menjadi Anggota DPD RI Reportase Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Majlis Pendayagunaan Wakaf PDM Sleman Study Tiru ke Pondok Modern Tazakka Batang Jateng

Batang, Pdmsleman,Or.Id Dalam rangka menjalin silaturahmi dan studi tiru pengembangan wakaf, Majlis Pendayagunaan Wakaf (MPW) Pimpinan Daerah Sleman ( PDM Sleman) Daerah Istimewa Yogyakarta berkunjung ke Pondok Modern Tazakka Batang Jawa Tengah, Ahad 12 Robi’ul Akhir 1445H/ (5/11). Rombongan berjumlah 24 orang terdiri dari 7 orang anggota MPW PDM Sleman, 14 utusan MPW Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan 3 dari unsur Pimpinan Daerah Aisiyah (PDA) Sleman. Didampingi Wakil Ketua PDM Sleman yang membidangi wakaf H. Nasirun, rombongan disambut baik di ruang penerimaan tamu pondok modern tazakka oleh Kepala Departement Kehumasan Ustadz Alam Mahardika, M.H., Kepala Departement Wakaf Ustadz Aminudin dan Kepala Departement Amal Usaha Ustadz Subhi Mahmassani,S.H.I., M.E. Tujuan kunjungan ke Pondok Modern Tazakka untuk belajar bagaimana mengembangkan wakaf, khususnya melalui instrumen wakaf uang. Dalam kesempatan ini, Nasirun menyampaikan “Kami silaturahmi ke Pondok Modern Tazakka ini ingin menimba ilmu sebanyak banyaknya bahkan besuk kita harus kembali kesini lagi untuk bisa bertemu dengan pak kiyai Anang bila perlu menginap lima hari untuk bisa lebih mendalami lagi” tandasnya. Ia menambahkan saat ini MPW PDM Sleman memiliki visi setiap satu cabang punya satu amal usaha dan mempunyai masjid binaan muhammadiyah.Nasirun berharap studi tiru ini dapat diterapkan dimasing masing cabang. “mari kesempatan belajar ini kita manfaatkan betul untuk selanjutnya MPW PDM Sleman segera bergerak dan mencopy ilmu yang didapat dari kunjungan ini yang nantinya dapat diterapkan di tingkat cabang” imbuhnya. Sementara itu ustadz Alam memaparkan untuk mengembangkan wakaf maka harus menyiapkan 3 hal yaitu sistem, SDM dan jaringan.“Sebuah lembaga pengembangan wakaf harus memiliki sistem yang kuat jangan sampai ditengah jalan berubah ubah” paparnya. Lebih lanjut ustadz Alam menegaskan bahwa lembaga wakaf harus punya cita cita yang dapat diwujudkan dalam sebuah program, “Kita harus memiliki cita cita sehingga ketika ada orang ingin mewakafkan hartanya dalam jumlah ratusan juta bahkan milyaran kita tidak akan kaget dan bingung karena kita sudah memiliki program 20 atau 30 tahun yang akan datang” tegasnya. Ia mencontohkan lembaga wakaf tazakka telah memiliki visi sampai dengan 2030 tahun yang akan datang yaitu kaderisasi bidang study islam, kesehatan, sain dan teknologi meliputi 10 Dokter, 30 Master dan 60 Sarjana, dan sampai tahun ini lebih 10 Dokter telah terkader. Sedangkan visi pembnagunan di tahun 2030 yang akan datang yaitu pembnagunan perguruan tinggi, rumah sakit, pusat studi, pusat belanja dan convention international hall. “Skema ini akan sangat berguna untuk membangun kepercayaan umat dalam mewakafkan hartanya di lembaga wakaf yang kita kelola” jelasnya. Ustadz Alam juga menambahkan dalam hal pengembangan wakaf uang, lembaga dapat memanfaatkan media untuk mengemas program program wakaf yang mudah di akaes oleh masyarakat, seperti tazakka memanfaatkan mesin EDC untuk mempermudah wakif dalam mewakafkan uang tunainya. Selain itu tazakka juga mengembangkan wakaf tunai melalui aplikasi mobile yaitu tazakka mobile. Tazakka juga memanfaatkan grup grup whatsApp wali santri untuk menyebarluaskan informasi program program wakaf tazakka, juga media televisi, Instagram, dan website. Selain itu “Kami juga meluaskan jaringan dari alumni jemaah haji plus dari travel yang kami kelola” pungkasnya. Acara diakhiri dengan ramah tamah makan siang dan penyerahan kenang kenangan dari MPW PDM Sleman kepada Pondok Modern Tazakka setelah sebelumnya berkeliling melihat pondok dan shering tentang program progam wakaf tunai di ruang guru dan ruang media. Reportase (Nis) Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Majelis Dikdasmen PNF PDM Sleman Informasi Penerimaan Pegawai ( GTTP/KTTTP) Sekolah Di Bawah Naungan Muhammadiyah Sleman

Loading

Rapat Kerja Nasional MPW PP Muhammadiyah Luncurkan Platform WakafMU

Jakarta, Pdmsleman.Or.id Tanggal 28 Oktober 2023 merupakan hari bersejarah dalam perwakafan di Muhammadiyah. Dalam Rapat Kerja Nasional MPW PP Muhammadiyah yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center Muhammadiyah meluncurkan platform “wakafmu” sebagai tols untuk melakukan akselerasi dan lompatan dalam pemanfaatan harta wakaf, khususnya melalui penghimpunan wakaf uang dan/atau wakaf melalui uang. Setelah berganti nomenklatur menjadi Majelis Pendayagunaan Wakaf, Muhammadyah melangkah maju tidak “sekedar” menerima dan mengadministrasi harta benda wakaf, melainkan berorientasi lebih kepada pendayagunaan wakaf sebagaimana amanat UU No 41 tahun 2004. Apakah selama ini tidak mendayagunakan Wakaf? Tentu tidak demikian, selama ini Muhammadyah telah mendayagunakan wakaf dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial  bahkan ekonomi. Platform wakafmu didedikasikan untuk membuka lebih luas masyarakat berwakaf uang secara berjama’ah. Buya Amirsyah Tambunan selalu Ketua Majelis Pendayagunaan Wakaf PP Muhammadyah dalam sambutan peluncuran platform ini, “ optimis wakafMU akan mampu segera menyusul lazisMU dalam penghimpunan dana Wakaf uang. Bahkan beliau memasang target 1 milyar dalam setahun pertama. Agung Nugraha, utusan MPW PDM Sleman, yang mengikuti kegiatan Rakernas menyambut positif platform tersebut dan siap segera mensosialisasikan ke daerah,  Ia mengatakan “ PDM Sleman masih memiliki beberapa asset tanah wakaf yang belum dimanfaatkan, melalui platform wakafMU diharapkan mampu memberikan fasilitasi dan memberi kesempatan kepada banyak orang untuk berwakaf tanpa harus menunggu kaya sehingga dapat mempercepat pemanfaatan tanah wakaf agar segera dapat mengalirkan pahala baik yang berwakaf tanah maupun wakaf uang, imbuhnya”. (ran). Reportase   RA Nugraha MPW PDM Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

PDM Sleman Menerima Kunjungan Silaturahmi BDW DIY

Sleman, Pdmsleman.Or.id Pada hari Selasa, 3 Oktober 2023, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman bertempat di antor PDM menerima kunjungan silaturahmi dari BPR Syariah Bangun Drajat Warga (BPRS BDW) Yogyakarta. BPRS BDW, sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM), memiliki komitmen kuat untuk memajukan ekonomi masyarakat dan terus berupaya memperkuat kolaborasi dengan pihak-pihak terkait. Dalam pertemuan yang berlangsung, Mardiyana, S.Pd., M.M, selaku Direktur BDW, bersama rombongan, berbicara tentang beragam program yang mereka tawarkan, termasuk dana dakwah, Corporate Social Responsibility (CSR), dan peluang investasi saham yang dapat diperluas kapan saja. Ini adalah langkah positif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan memajukan nilai-nilai syariah. H.Hadi Supanan, selaku bendahara PDM Sleman, memberikan tanggapannya terhadap usulan dari BDW, “PDM Sleman telah memiliki Badan Tabungan Muhammadiyah (BTM) Surya yang beroperasi di beberapa PCM, namun ada kendala dalam membuka cabang baru”. Dalam konteks ini, Hadi Supanan menyarankan BDW, sebagai perbankan bukan koperasi, untuk membuka kantor kas di pusat kota Sleman, serta di wilayah Kapanewon Sleman. Ia juga menyarankan BDW untuk mempertimbangkan lokasi di dekat RS PKU Sleman, yang akan dibangun, untuk memperluas jangkauan mereka. H. Abdul Kasri dari PDM juga menambahkan “ untuk menambah jangkauandiantaranya bisa dilakukan dengan pembukaan kantor kas di sekitar gedung Aisyiyah atau di dekat SD Muhammadiyah Sleman. Hal ini diharapkan dapat mendukung pembiayaan untuk guru-guru dan kegiatan sekolah”. H Harjaka, Ketua PDM Sleman, memberikan dukungannya atas usulan ini dan berharap agar rencana-rencana tersebut dapat segera terealisasi. Pertemuan ini mencerminkan semangat kolaborasi antara berbagai entitas dalam mewujudkan kemajuan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, sesuai dengan nilai-nilai Muhammadiyah yang dikedepankan oleh PDM Sleman dan BPRS BDW. Semoga langkah-langkah konkret dapat diambil ke depan untuk memajukan kesejahteraan bersama. Reportase            : M. Ridwan Kesekretariatan PDM Sleman Editor                    : Arief Hartanto, MPI PDM Sleman

Loading

Forum Pengelola Ambulance Muhammadiyah Sleman Ikuti Pelatihan BHD ( Bantuan Hidup Dasar)  Pemula di PKU Muhammadiyah Gamping

SLEMAN,  Pdmsleman.Or.id Masjid Kyai Sujak di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, menjadi saksi dari antusiasme sekitar 100 pengemudi dan crew ambulance Muhammadiyah yang hadir pada Hari Ahad, 24 September 2023. Mereka berkumpul untuk mengikuti pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk pemula yang diadakan oleh RS PKU Muhammadiyah Gamping. Pelatihan yang dimulai pukul 08.00 tersebut diikuti oleh sekitar seratus pengemudi ambulance dari berbagai Titik Layanan Muhammadiyah Sleman. Mereka hadir dengan semangat tinggi untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pertolongan pertama di lapangan. Menurut H. Darojat NA mewakili PDM Sleman dan selaku koordinator FORPAM (Forum Pengelolai Ambulance Muhammadiyah ) Sleman, pelatihan BHD ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan mereka kepada masyarakat. “Kami sering berada di garis depan dalam situasi darurat. Pelatihan ini akan membantu kami dalam memberikan pertolongan yang lebih efektif dan profesional,” ungkap Darojat. Sementara Direkur RS PKU Gamping Dr. Faesol menyampaikan, “ sinergi dengan AmblanceMu harus senantiasa ditingkatkan dengan PKU Muhammadiyah Gamping dalam berkhidmat untuk kemanusiaan di Sleman “. Acara pelatihan BHD pemula ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kompetensi para pengemudi ambulance Muhammadiyah Sleman. Materi yang diajarkan meliputi teknik-teknik dasar BHD seperti CPR (Cardiopulmonary Resuscitation), penanganan luka, dan tindakan pertama pada kecelakaan. Puspito, salah seorang perawat IGD,   RS PKU Muhammadiyah Gamping yang menjadi instruktur dalam pelatihan ini, menjelaskan mengenai Sistem penanggulangan Gawat Darueat Terpadu, “Kami berharap para peserta dapat menguasai keterampilan BHD ini dengan baik sehingga dapat memberikan bantuan yang cepat dan tepat saat dibutuhkan.” Sementara materi gawat darurat kekinian disampaikan oleh dr. Eka Yoga Wiratama , meliputi kasus digigit ular, patah tulang dll dilanjutkan  praktek stabilisasi pasien serta restutitusi jantung pasien. Selain itu ambulanceMU ditempelkan stiker one way di kaca belakang ambulanMu se Sleman dengan tujuan untuk sosialisasi dan sukses Syauqi Soeratno calon DPD RI dari Muhammadiyah DIY. Pelatihan BHD pemula ini mendapatkan dukungan penuh dari RS PKU Muhammadiyah Gamping dan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengemudi ambulance dalam memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat Sleman. Reportase Darojat NA, Juang Mahrom FORPAM PDM Sleman Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

HIDIMU Sleman Gumregah Berkemajuan

Pdmsleman.Or.Id        Himpunan Disabilitas Muhammadiyah (HIDIMU) DPD Kab Sleman  hari   Ahad (24-9-2023) mengadakan Musyda  yang pertama. Pada musyda kali ini menindaklanjuti dari hasil Musywil Hidimu DPW Prop. DIY 2023. Musyda HIDIMU Sleman ini termasuk urutan kedua, setelah HIDIMU Bantul menyelenggarakan hal yang sama pada beberapa waktu yang lalu. Pada kesempatan ini, ketua HIDIMU DIY dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Bendahara HIDIMU DPW   Waluyo mengatakan bahwa, “ dalam kondisi terbatas, kaum disabilitas juga punya kelebihan, bisa mandiri, punya kompetensi seperti insan yang lain, maka pemberdayaan disabilitas harus mampu mengangkat harkat dan martabat masyarakat, termasuk kaum disabilitas”. Sementara itu, Wakil Ketua PDM Drs. AS. Ardani memberikan motivasi, bahwa masyarakat muslim itu perlu ukhuwah islamiyah, termasuk kaum disabilitas. “ HIDIMU hadir untuk mewadahi warga disabilitas Muhammadiyah yang ingin berdaya dan berkemajuan”.  Untuk itu, lanjutnya,  “diperlukan syarat yakni taaruf, saling mengeenal sesama anggota; tafahum, saling memahami kebutuhan dan kondisi sesame  dan) ta’awun, yaitu saling menolong kepada sesama. Di HIDIMU, kita akan bisa kumpul, kenal, faham dan slaling menolong kepada sesamac. Semua ini merupakan bentuk amal sholih yaitu amal  yang nyata, sebagai wujud keimanan kita. Manfaat berorganisasi adalah model kerja yang tertata. Dan ini merupakan sebuah kebaikan. “Di HIDIMU menjadi wadah dan kiprah kaum disabel  agar berdaya, tertata, dan dpt meninggalkan kemaksiatan, lanjutnya,” lanjutnya Dari Musyda ini telah berhasil memilih kepengurusan HIDIMU DPD Sleman Peeiode 2022 – 2027 dengan Ketua  Sudaryanti, Sektretaris Wildan, Bendahara  Yuliana, dan Suwarni, Bid Pemberdayaan: Muryati. Di akhir acara, ketua MPKS PDM Sleman menyampaikan bahwa,  Musyda ini menjadi titik awal kebangkitan kaum disabilitas Muhammadiyah Sleman yang selama tidak ada kegiatan. HIDIMU ini akan lebih berdaya dengan membangun jaringan, baik pemerintah maupun swasta. “Jangan sampai kaum disabel dimarginalisasi oleh keadaan, Meski tidak utuh, kita tetep ampuh”, pesan Wahyu Purhantara, menutup kegiatan Musyda ini. Rep: yu Poer MPKS PDM Sleman Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

LPCRPM PDM Sleman Gelar Pemantapan PCM dan PRM Menghadapi Pemilu 2024, Optimalisasi Pimpinan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dalam Peran Kebangsaan di Kabupaten Sleman DIY  

Gamping, Pdmsleman.Or.Id Program awal  LPCRPM (Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting, Pembinaan Masjid)  Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman adalah pemantapan PCM dan PRM menghadapi pemilu 2024 di gelar di Convention Hall Gedung Erwin Santosa lantai 4 RS PKU Muhammadiyah Gamping Sleman Yogyakarta, Sabtu, 23 September 2023 dengan mengangkat Tema: “optimalisasi Pimpinan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dalam Peran Kebangsaan di Kabupaten Sleman DIY “ Dalam sambutan ketua LPCRPM PDM Sleman, US. Prawoto, S.Ag. M.KM menyampaikan bahwa “ jika kita sungguh-sungguh insya Allah target program kita terpenuhi bahkan melebih”i. Selain itu meski di cabang dan ranting sudah punya strategi. Kita menghadirkan dari wilayah dan daerah serta dari cabang Minggir, Moyudan dan Gamping untuk memberikan materi terkait prestasi yang bagus dalam pemilihan DPD RI 5 tahun lalu. Dalam sambutan PDM Sleman disampaikan oleh H. Nasirun bahwa “ program LPCR yang utama adalah: pertama, setiap cabang harus memiliki masjid Muhammadiyah Unggulan. Kedua,  tiap cabang harus miliki toko-Mu unggulan. Ketiga, tiap cabang harus memiliki AUM (Amal Usaha Muhammadiyah) unggulan”. Dalam hal kebangsaan disampaikan pula paparan dari Dr. Sapardiyono, menyampaikan paparan menarik dengan tema Muhammadiyah dan Politik Kebangsaan. Peran kebangsaan Di bidang politik warga Muhammadiyah dengan menggunakan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah. Muhammadiyah bersikap netral-aktif terhadap semua kekuatan politik, warga Muhammadiyah harus aktif berpartisipasi politik dan tidak boleh bersikap apolitis “Warga Muhammadiyah harus mengedepankan etika dalam melakukan aktivitas politik warga muhammadiyah dalam melakukan aktivitas politik harus berorientasi pada kepentingan umum, bukan kepentingan diri sendiri dan golongan artikulasi politik warga Muhammadiyah harus menunjukkan sikap politik moderat”. Bagaimana menghadapi pemilu 2024? Adalah dengnan memberikan penyadaran bahwa pemilu adalah peristiwa rutin 5 tahunan. Muhammadiyah memposisikan sikap netral dan menjaga kedekatan yang dengan semua kontestan. Warga Muhammadiyah sudah cerdas, memilih berdasarkan track record dan siapa calon yang darah Muhammadiyah-nya lebih kental. Beberapa poin penting tentang Pemilu, Definisi kampanye: Kampanye Pemilu adalah kegiatan Peserta Pemilu atau pihak lain yang ditunjuk oleh Peserta Pemilu untuk meyakinkan Pemilih dengan menawarkan visi, misi, program dan/atau citra diri Peserta Pemilu dengan penetapan DPD: 4 Oktober sd 3 November 2023. H. Harjaka, S.Pd., S.Ag. MA Ketua PDM Sleman dalam Posisi Kebangsaan Dakwah Muhammadiyah pada Pemilu 2024 menyampaikan beberapa hal, Hari kimat sebagai penanda akhir zaman, wajah manusia dalam kondisi pucat karena akan berada dalam kondisi seperti orang yang lelah, dikarenakan kemanapun bergerak hanya dijumpai api. Sebagai warga Muhammadiyah jangan sampai kita dikhawatirkan dalam ayat tersebut, yaitu bingung dan lelah dengan hal-hal yang semu. Masuk menjadi anggota Muhammadiyah tidak hanya sekedar membuat “kartu Muhammadiyah” tetapi harus berniat memperjuangkan Islam. Harus sungguh-sungguh dalam mewujudkan Islam yang sebenar-benarnya secara Istiqomah. QS Fushshilat ayat 30 : orang yang mengaku benar-benar beriman harus mengucap (qoulun),  amalun (diamalkan) niatun (niat),  wa sunnatun (dan sesuai sunnah. Jika orang yang beriman sudah mengucap tapi tidak mengamalkan maka termasuk orang yang munafik,  Jika orang yang beriman sudah mengucap, mengamalkan tetapi tidak niat karena Allah maka termasuk orang yang Kufur. Jika ada orang yang beriman sudah mengucap, mengamalkan, sudah berniat tetapi tidak sesuai Sunnah maka termasuk Ahli Bid’ah.  Kemajuan dan perkembangan teknologi atau fasilitas bukan masuk dalam istilah bid’ah hasanah, melainkan merupakan kemajuan zaman. Tidak ada istilah bid”ad hasanah, bid’ah tetaplah bid’ah. Di muhammadiyah harus Istiqomah fil aqidah : tidak boleh dicampur dengan syirik dan TBC dan stiqomah fil ibadah : jika ada perintah dilaksanakan, jika larangan dijauhi.  Istiqomah fil ma’isyah atau rejeki, istiqomah fil akhlaqul karimah, adab sopan santun unggah ungguh harus dipertahankan. Istiqomah fil silatir rohimah (persatuan), istiqomah fi siyasah (politik) agama akan hancur karena 3 perkara : a. Orang ahli agama tetapi fajir (pelo, tidak konsisten) b. Pemimpin yang semena-mena c. Mujtahidun jahilun (mujtahid kurang referensi dalam menentukan hukum).  Berusaha memperoleh hasil maksimal dalam mengamankan suara untuk Syauqi Soeratno untuk DPD Dapil DIY. Reportase : H. Wahdan Arifudin PCM Godean, MPI PDM Sleman Editor   : Arief Hartanto SE, MPI PDM Sleman

Loading