Risalah Islam Berkemajuan, Tegaskan Komitmen Memajukan Kesejahteraan Turi

Turi, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Turi kembali menggelar Kajian Ahad Kliwon yang berlangsung khidmat pada Ahad, 14 Desember 2025, bertepatan dengan 25 Rajab 1447 Hijriah. Kegiatan yang diikuti oleh jajaran pimpinan persyarikatan, pimpinan dan pegawai amal usaha Muhammadiyah, serta jamaah pengajian ini menghadirkan Dr. H. Gita Danu Pranata, MM sebagai narasumber utama. Kajian tersebut mengusung tema “Memajukan Kesejahteraan Turi dalam Perspektif Risalah Islam Berkemajuan.” Dalam kesempatan tersebut, Drs. Bambang Rahmanto selaku Ketua PCM Turi menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dari SD Muhammadiyah Balerante dan kepada jama’ah yang tetap bersemangat hadir meski dalam kondisi hujan. Ikhlas ora ikhlas Mangkat, Ikhlas ora ikhlas Rapat, Ikhlas ora ikhlas Semangat, Ikhlas ora ikhlas Infak, Gerimis sithik Ngaji, Rada greges² Ngaji, Ora duwe duit Ngaji, Donya akherat Mukti tutur Bambang mengutip dari Kyai Ahmad Dahlan. Disamping itu disampaikan perolehan donasi warga Muhammadiyah Turi untuk saudara kita yang terkena musibah di Sumatra sementra terkumpul Rp. 42.000.000 dan masih terus bertambah yang dikoordinir oleh Lazismu Turi untuk selankutnya ke Daerah. Dalam paparannya, Dr. Gita Danu menegaskan bahwa tema Milad ke-113 Muhammadiyah, yakni Memajukan Kesejahteraan Bangsa, bukan sekadar rangkaian kata yang indah, melainkan merupakan azzam dan peta jalan perjuangan persyarikatan. Menurutnya, Muhammadiyah sejak awal berdiri telah menjadikan kemajuan dan kesejahteraan sebagai karakter gerakan. “Tema ini bukan slogan, tetapi pedoman untuk bertindak dan bekerja nyata,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa usia Muhammadiyah yang telah melampaui satu abad justru menunjukkan organisasi ini semakin matang dan kokoh dalam perannya di tengah masyarakat. “Muhammadiyah semakin tua justru semakin kuat, semakin menunjukkan kiprahnya. Ini yang membedakan dengan banyak organisasi lain,” kata Gita Danu. Tema besar memajukan kesejahteraan bangsa, lanjutnya, sangat relevan jika diturunkan dalam konteks lokal, termasuk di PCM Turi. Ia menilai tidak ada pertentangan antara cita-cita nasional dan gerakan di tingkat cabang. “Memajukan kesejahteraan Turi adalah bagian dari memajukan kesejahteraan bangsa. Maju dan sejahtera adalah impian semua pihak, baik individu, amal usaha, pegawai, maupun warga persyarikatan,” jelasnya. Kajian ini memberi pemahaman utuh tentang nilai-nilai Muhammadiyah. Ia menilai Risalah Islam Berkemajuan menjadi panduan penting bagi pimpinan dan warga persyarikatan dalam menjalankan peran sosial dan keumatan. “Apa yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi kita saat ini, khususnya dalam mengelola amal usaha agar memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya. Dr. Gita Danu juga menyinggung pengakuan internasional terhadap Muhammadiyah sebagai organisasi keagamaan modern yang memiliki amal usaha kuat di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial ekonomi. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari konsistensi Muhammadiyah dalam mengamalkan Islam yang berkemajuan. “Muhammadiyah tidak hanya diakui di dalam negeri, tetapi juga diapresiasi di tingkat global,” ungkapnya. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Risalah Islam Berkemajuan bukanlah upaya memberi label baru pada Islam, melainkan penegasan bahwa ajaran Islam pada hakikatnya mendorong kemajuan. Gagasan ini, menurutnya, telah dicontohkan langsung oleh pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan, yang menekankan pentingnya berpikir maju, berilmu, dan beramal nyata. Dalam risalah tersebut, Muhammadiyah telah merumuskan prinsip-prinsip dasar yang menjadi panduan warga dan pimpinan persyarikatan, mulai dari penguatan tauhid sebagai fondasi, hingga pengembangan amal usaha sebagai sarana mewujudkan kesejahteraan. “Jika umat belum maju dan sejahtera, berarti ada yang perlu dievaluasi dan diperbaiki dalam cara kita memahami dan mengamalkan Islam,” tegasnya. Kajian Ahad Kliwon PCM Turi ini diharapkan mampu membumikan Risalah Islam Berkemajuan secara konkret, tidak hanya dalam wacana, tetapi juga dalam praktik kehidupan bermasyarakat. Melalui sinergi antara pimpinan, amal usaha, dan jamaah, Muhammadiyah Turi optimistis dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang maju, berkeadaban, dan sejahtera. Rep & Editor Arief Hartanto   PCM Turi, MPI PDM Sleman

Loading

Donasi SD Muhammadiyah Pajangan 2 Gandu peduli Aceh dan Sumatera 

Berbah, Pdmsleman.Mu.Or.Id Bentuk kepedulian siswa guru karyawan beserta wali SD Muhammadiyah Pajangan 2 dengan mengumpulkan donasi sebesar Rp 3.000.000 untuk musibah  Banjir Bandang di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatra Barat.Donasi diserahkan melalui LazisMu  Berbah Kamis 11 Desember 2025 di  depan siswa, guru , karyawan dan wali murid SD  Muhammadiyah Pajangan 2, di Gandu, Sendangtirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta. Penyampaian donasi juga bertepatan dengan Festival Open School SD Muhammadiyah Pajangan 2 yang dihadiri pengawas SD Supriyati Basuki Rahayu. MPd,  dukuh Gandu. Babinsa, babinkamtibmas Sendangtirto, murid, guru, karyawan dan wali murid. Kepala Kantor LazisMu Berbah Saifu Rizal, SH yang didampingi ketua Pimpinan  Ranting Muhammadiyah  Sendangtirrto  H. Sujarwo,SPd memberikan apresiasi atas donasi kepedulian dari siswa , guru , karyawan serta wali murid SD Muhammadiyah Pajangan 2 dalam rangka membantu korban bencana banjir bandang di Aceh , Sumatera Utara dan Sumatra Barat. Nantinya akan dikirimkan kepada  korban bencana melalui LazisMu Berbah secara bersamaan.” Donasi yang diberikan akan sangat bermanfaat bagi para korban bencana. Semoga menjadi amal terus menerus  tidak terhenti. Semoga SD Muhammadiyah Pajangan 2 semakin diberkati membawa manfaat dan barokah buat semua.” Kepala sekolah SD Muhammadiyah Pajangan 2 Indriyani, SPd, MPd mengucapkan terimakasih kepada semua yang telah memberikan donasi yang sudah terkumpul dan sudah diserah kepada LazisMu Berbah untuk selanjutnya disampaikan kepada korban banjir bandang di Aceh Sumatera Utara, Sumatera Barat dan sekitarnya.Pengumpulan donasi dilakukan untuk mengenalkan siswa akan  rasa kepedulian kepada sesama yang terkena musibah. Karena peduli dan saling membantu merupakan sebagian dari ajaran Islam dan Perserikatan Muhammadiyah.“Harapannya dengan donasi ini menjadikan siswa semakin peduli sesama dalam situasi apapun.” Indriyani juga menyampakan bahwa kegiatan infak dan sodakah sudah menjadi kegiatan harian bagi siswa. Setiap hari siswa mengumpulkan infak yang dipergunakan ketika menjenguk   teman yang sakit atau keluarganya meninggal.Siswa, guru dan karyawan membiasakan melayat bila ada warga kampung yang ada disekitar sekolahan.” Semua diajak melayat bersama sama, sebagai bentuk kepedulian, penghormatan dan mempererat silaturrahmi.” Tutur Indri. Kegiatan terkait pembelajaran kepedulian sesama adalah setiap menjelang bulan suci Ramadhan siswa guru dan karyawan membagikan bingkisan sembako kepada warga  duafa yang berada di radius satu kilometer. Pada saat tersebut siswa dibagi menjadi beberapa kelompok didampingi guru dan karyawan menyerahkan langsung kepada kaum duafa yang sudah terdata melalui pemerintah setempat. Untuk program jelang Ramadhan yang lalu  membagikan 200 paket sembako.Harapannya jelang Ramadhan nanti akan lebih meningkat.” Kegiatan kecil sebagai  bentuk kepedulian kepada sesama semoga menjadi kenangan dan pembelajaran untuk lebih peduli kepada penderitaan orang lain.” Pungkas Indriyani yang tinggal di Bantengan jl. Kaliurang km 8. Kusnadi KIM Berbah Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Festival Open School SD Muhammadiyah Pajangan 2 Berbah Unjuk Talenta untuk Masa Depan Gemilang

Berbah, Pdmsleman.Or.Id Festival Open School SD Muhammadiyah Pajangan 2 dan penyerahan donasi bencana  Aceh dan Sumatera sejumlah 3 juta rupiah melalui LAZISMU Berbah berlangsung di halaman SD Muhammadiyah Pajangan 2, Gandu Sendangtirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta. Kamis 11 Desember 2025. Kepala sekolah SD Muhammadiyah Pajangan 2, Indriyani, SPd, MPd mengucapkan terimakasih kepada tamu undangan dan para sponsor sehingga acara bisa berjalan sesuai yang diharapkan.Kegiatan Festival Open School merupakan hasil dari  kerja  keras, kerja cerdas dan kerjasama guru ,karyawan dan Komite sekolah.Terutama ibu ibu  atau emak emak yang hebat.Adapun maksud diadakan Kegiatan Festival Open School sebagai tempat mengekpresikan talenta siswa SD Muhammadiyah Pajangan 2. “Bahwa dengan adanya wadah unjuk ekspresi akan muncul talenta yang baik untuk bekal menapaki kehidupan di masa mendatang.” Tutur Indriyani. Selain itu Festival Open School juga menyelenggarakan berbagai lomba untuk jenjang  Taman Kanak Kanak (TK) di sekitar. Adapun lomba berupa Mewarnai, lomba Adzan, tahfidz Al Qur’an dan lainnya. Pemenang lomba akan mendapatkan apresiasi dari SD Muhammadiyah Pajangan 2 sebagai kenangan. Pengawas Korwil Berbah Supriyati Basuki Rahayu,SPd, MPd. Memberikan apresiasi atas diselenggarakannya festival Open School SD Muhammadiyah Pajangan 2, sebagai tempat mengembangkan bakat siswa.Kegiatan ini pastilah merupakan kolaborasi kerjasama yang solid antara pihak sekolah, komite,  POT serta dukungan pihak lainnya untuk kemajuan dan perkembangan SD Muhammadiyah Pajangan 2.Semoga kegiatan kegiatan  Festival Open School  yang baik  seperti ini akan bisa dilaksanakan pada tahun tahun  berikutnya. “Semoga kegiatan  berikutnya terselenggara akan lebih baik lagi.” Pimpinan Ranting Muhammadiyah Ranting Sendangtirto H.Sujarwo, SPd Mengucapkan terimakasih kepada guru, karyawan kamite, wali murid yang telah bekerja menyelenggarakan kegiatan festival  Open School untuk menampilkan bakat anak. Bahwa minat dan bakat anak harus dipupuk dikembangkan agar bisa menjadikan landasan kehidupan.” Dengan menekuni satu bakat yang dipupuk, dipelihara dan diyakini semoga akan bisa menjadi jalan rezeki yang bermanfaat.” Pesan Sujarwo. Lebih lanjut Sujarwo menyampaikan bahwa bersekolah di SD Muhammadiyah Pajangan 2 yang membekali siswa dengan dasar agama terutama membaca Al-Qur’an. Siswa akan bisa menghafal Al-Quran minimal satu juz. “Ketika anak bisa menghafal Al-Quran orangtuanya kelak akan ditempatkan di taman surga.” Tambahnya. Selain belajar agama tentunya pembelajaran umum  tidak ketinggalan. Ditambah lagi pelajaran ekstrakulikuler seperti pencak silat Tapak Suci, musik, drum band, seni budaya, angklug dan lainnya. Semua itu sebagai tambahan bekal  menyongsong masa depan yang baik.” Ketika anak sekolah di SD Muhammadiyah Pajangan 2 akan memperoleh dua manfaat. Manfaat di dunia serta manfaat di akherat.” REp Kusnadi KIM Berbah Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Imbas CRM Award PRM Margokaton dua kali dipanggil ke Kasihan

Seyegan, Pdmsleman.Or.Id PRM Margokaton Seyegan pada Rabu 9 Desember 2025 lalu mendapat kehormatan diundang dalam pengajian pimpinan di PRM Tirtonirmolo Barat untuk sharing tentang pengembangan dakwah Muhammadiyah di ranting. Ini merupakan kesempatan ke-2 PRM Margokaton diundang ke wilayah Cabang Kasihan Bantul. Sebelumnya PRM Margokaton juga diberi kesempatan untuk sharing tentang pengkaderan di PRM Tamantirto Selatan. Ketua PRM Tirtonirmolo Barat, yg juga ketua steering committee CRM Award VI LPCR PM PP Muhammadiyah, H. Sofriyanto, S.M, S.Pd., M.M. menilai PRM Margokaton termasuk salah satu Ranting Muhammadiyah yang berhasil membina dan mengembangkan jamaah dan warga Muhammadiyah khususnya di segmen generasi muda. Maka dalam kesempatan tersebut PRM Tirtonirmolo Barat mengundang Ketua PRM Margokaton untuk sharing bersama di kajian kader yang mengangkat tema : “Menggairahkan Angkatan Muda dalam Kegiatan Dakwah Ranting”. Ketua PRM MargokatonNurkhoirudin menyampaikan bahwa untuk menggaet angkatan muda dalam dakwah ranting perlu metode baru sesuai perkembangan zaman. “Kebutuhan dan preferensi (kecenderungan dan kesukaan) generasi muda saat ini telah berubah, sehingga metode pendekatan dakwah juga harus berubah,” jelasnya. Beberapa tips yang dapat menjadi alternatif untuk menarik minat angkatan muda agar aktif dalam kegiatan dakwah. Pertama, fasilitasi ruang kreasi. PRM perlu menyediakan kegiatan yang memberi kesempatan bagi angkatan muda untuk mengekspresikan ide, kreativitas, dan minatnya. “Kegiatan kreatif berbasis minat, teknologi, atau seni dapat menjadi pintu masuk yang efektif,” katanya. Kedua, dukungan pendanaan. Generasi muda lebih termotivasi ketika program yang mereka rancang mendapat dukungan konkret. “Dana operasional yang memadai dapat mendorong mereka merancang kegiatan yang inovatif dan berkelanjutan,” ungkapnya. Terakhir, Nurkhoirudin menjelaskan perlunya pengembangan kapasitas diri generasi muda melalui pelatihan formal dan nonformal. “Pembekalan melalui pelatihan kepemimpinan, dakwah digital, manajemen acara, keterampilan komunikasi, atau pelatihan teknis lainnya dinilai mampu meningkatkan kepercayaan diri anak-anak muda,” pungkasnya. Sudah waktunya generasi muda diberikan ruang untuk berekspresi dan mengembangkan kapasitas di berbagai ladang dakwah Muhammadiyah. Salah satu contoh nyata, dalam pengajian Ahad Kliwon 14 Desember yang akan datang, PRM Margokaton mengundang Ustadz Sholahuddin Zuhri. Dai muda yang banyak menginspirasi generasi muda lewat media sosial dan di berbagai daerah di Nusantara. Rep Enka Seyegan Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Shodakoh Sampah Aisyiyah Betakan Berperan Dalam Kegiatan Sosial

Moyudan, Pdmsleman.Or.Id Shadakoh sampah merupakan suatu program dimana masyarakat mengumpulkan sampah yang bernilai ekonomis seperti plastik, kaleng, botol, kertas, dan lain-lain. pengumpulan barang tersebut dikelola oleh komunitas tertentu, dan hasilnya dijual untuk kepentingan sosial. Salah satu komunitas pengelola shadakoh sampah di Moyudan adalah Aisyiyah Betakan, Sumberrahayu, Moyudan Sleman. Kelompok tersebut sudah berdiri sejak tahun 2018, yang diketuai oleh Sita Winayah. Shadakoh sampah teesebut bermula dari sebuah keprihatinan, dimana banyak ibu-ibu di wilayah tersebut ada yang pinjam di bank plecit. Dari hal tersebut membuahkan suatu ide dari kelompok Aisyiyah, untuk dibentuk penglola shadakoh sampah, yang hasilnya digunakan untuk membantu yang memiliki pinjaman bank plecit. ” Disaat pengajian Ibu-ibu kami sampaikan rencana tersebut dan mendapatkan respon yang positif. ” Tutur Sita di rumshnya, Jum”at ( 12/12/2025 ). Lebih lanjut Ia mengutarakan bahwa dalam perkembangannya, hasil penjualan dari shadakoh sampah tersebut bisa digunakan untuk membantu warga yang sakit, biaya pengajian Ibu-ibu dan kegiatan sosial lainnya.” Bahkan untuk menanggulangi agar warga tidak terlibat pinjaman ke bank plecit atau rentenir, kami memberikan pinjaman ke warga tanpa bunga.” Sambungnya. Salah satu anggota Aisyiyah setempat Tri Sumiati menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebit Ibu-ibu atau keluarga sewaktu-waktu bisa mengumpulkan sampah anorganik di rumah sampah.” Selanjutnya kami pilah sesuai dengan jenisnya di hari Sabtu terakhir pada setiap bulannya.” Ungkap Tri. Tri, menambahkan bahwa anggota tidak terbatas, semua warga bisa mengumpulkan sampah rumah tangga. “Dengan demikisn semua warga bisa berkontribusi dalam membantu kegiatan sosial, walau berupa sampah.” Imbuhnya.Rep Sugiyanto Moyudan Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Ektra Robotik SD Muhammadiyah Semoya Berbah Sonsong Generasi Emas Indonesia 

Berbah, Pdmsleman.Or.Id Dunia digital menjadi hal yang harus dipelajari bila tidak mau ketinggalan tehnogi. Seperti yang dilakukan SD Muhammadiyah Semoya Berbah menggandeng pihak Codero untuk pengenalan teknologi Robotik.Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu 10 Desember 2025 berlangsung di Aula SD Muhammadiyah Semoya, Tegaltirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta. Kepala SD Muhammadiyah Rini Wiryastuti,SE  SPd, SD ,mengatakan meskipun SD Muhammadiyah Semoya  yang terletak dipinggiran kampung dekat kali ( sungai )  serta berdekatan dengan  kandang sapi, terapi  selalu berinovasi membuat program program  baru. Meskipun sekolah didesa namun program program nya tidak  kalah dengan sekolah yang ada  dikota. Pihak sekolah berusaha  mendatangkan nara sumber yang profesional dalam pembelajran ektrakurikuler .  Antara lain   mengundang nara sumber Robotika dengan tujuan memperkenalkan siswa  lebih memahami teknologi Robotika.  “Harapannya siswa memiliki pengetahuan tentang robot. Mengetahui cara merangkai,  membuat robot, merawat dan mengoperasikan.” Dipilihnya lembaga Codero sebagai mitra karena  Codero merupakan lembaga pelatihan yang berfokus kepada edukasi tehnogi sejak dini untuk anak dan remaja dengan spesifikasi dalam coding dan robotik. Kegiatan tersebut merupakan tambahan pengetahuan dalam pembelajaran ekstrakurikuler  dalam upaya mengembangkan bakat minat anak.“Harapannya siswa siswi  SD Muh Semoya  ke depan lebih bisa berkembang baik  ketrampilan, kemampuan  bakat minat nya dengan berbagai macam kegiatan seperti Robotika.” Lebih jauh juga merupakan  harapan siswa SD Muhammadiyah Semoya bisa berpresatasi dalam berbagai lomba baik lokal, nasional maupun internasinal.Meskipun  berada di perkampungan namun soal prestasi tidak diragukan.  Dengan deretan piala trophy yang di pajang di dalam lemari kaca sebagai  representasi kemampuan siswa. Dengan semangat slogan ” Sekolah Cerak Kandang Sapi Selalu Berprestasi. ” Pungkas Rini. Menurut guru Agama Islam Karmain,SPdi kegiatan pelatihan Robotika diharapkan siswa bisa mengenal dan memahami  teknologi digital, sehingga anak memiliki pengetahuan selain pelajaran pokok disekolah Nantinya diharapkan akan menjadi pelajaran ekstrakulikuler.” Sehingga anak bisa banyak pengetahuan yang di dapat ketika belajar di SD Muhammadiyah Semoya.” REp Kusnadi KIM Berbah Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Majelis  Ekonomi, Bisnis, Pariwisata PCM Moyudan Giat Sosialisasikan Jatam

Moyudan, Pdmsleman.Or.Id  Majelis  Ekonomi, Bisnis, Pariwisata Pimpinan Cabang Muhammadiyah ( PCM) Moyudan giat mensosialisasikan Jamaah Tani Muhammadiyah ( Jatam). Hal tersebut dilatar belakangi banyaknya lahan persawahan yang dibiarkan nganggur di wilayah Moyudan. Padahal sawah merupakan sumber perekonomian keluarga, yang harus diberdayakan. Melihat kondisi tersebut Majelis  ekonomi, bisnis dan Pariwisata PCM Moyudan menggelar Pelatihan pertanian tanaman terpadu bagi jamaah Tani Muhammadiyah Moyudan. Ketua Majelis  ekonomi, bisnis dan Pariwisata PCM Moyudan Ihsan Efendi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut digelar pada Minggu, 30 November 2025 yang lalu, dan diikuti oleh 20 orang petani dari Ranting Muhammadiyah se Moyudan. ” Walau cuma diikuti oleh 20 orang, semoga peserta bisa membagikan ilmu yang didapat kepada anggota masyarakat atau jamaah.” Tutur Ihsan di rumahnya, Rabu (10/12/2025 ). Ihsan menambahkan kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara PCM Moyudan, Lazismu  Moyudan dan LPK Palem Madu., ” Kami mengambil tema integrated farming pertanian berkelsnjutan.” Imbuhnya. Ia juga menuturksn  bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mensosislisasikan Jatam, dan memberikan pengetahuan pertanian terpadu. “Sementara ini yang ada di masyarakat kita masih terbatas tanam padi, padi, pantun, dan belum melakukan pola tanam yang baik.” Tambah Ihsan “Selain itu para petani belum bisa memanfaatkan, , tanaman rumput yang kadang menjadi sarang tikus. Maka dari itu akan kami integrasikan pertanian dengan peternakan.’” Ia juga berharap Jatam bisa menjadi mitra usaha Kebun Buah Bendosari. Rep      : Sugiyanto Kontributor PCM Moyudan Editor  : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Siswa SD Muhammadiyah Semoya Berbah  Galang Dana Untuk Musibah  Banjir Aceh dan Sumatera

Berbah, Pdmsleman.Or.Id Siswa SD Muhammadiyah Semoya beserta guru karyawan dan wali siswa mengumpulkan bantuan donasi musibah banjir dan tanah longsor di Aceh dan Sumatera Utara. Donasi terkumpul Rp. 8.700.000 diserahkan melalui  LazisMu Berbah para hari Rabu 10 Desember 2025 di SD Muhammadiyah Semoya, Tegaltirto, Berbah Sleman, Yogyakarta. Kepala SD Muhammadiyah Semoya Rini Wiryastuti, SE, SPd SD  mengutip  Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 148 dan surat Al Hasyr ayat 9  bahwa manusia di perintah oleh Allah untuk saling tolong menolong dalam kebaikan. Dan juga mengedepankan  kepentingan orang lain  meskipun dirinya dalam kondisi tidak sedang baik baik saja. Atas dasar kedua ayat tersebut maka  keluarga besar SD  Muhammadiyah Semoya dari Siswa,  wali siswa,  guru dan karyawan mengumpul kan infak  berdonasi untuk korban musibah banjir di Aceh dan Sumatera Utara. “Alhamdulillah  berjalan dengan sangat baik dan selalu antusias dalam tanggap darurat atas musibah yang menimpa saudara kita.” Tutur Rini. Lebih lanjut Rini  menjelaskan bahwa SD Muhammadiyah Semoya berinfaq untuk membantu sesama bukan hanya sekali  ini saja. Kegiatan  membantu sesama sudah merupakan komitmen  kebiasaan rutin dilakukan. Sekolah mempunyai program infak siswa setiap hari.  Juga ada program infak subuh pada bulan Ramadhan. ” Infak tersebut dipergunakan ketika ada siswa yang sakit, melayat ketika ada keluarga siswa yang meninggal. Juga dipergunakan untuk bantuan sosial  ketika  ada musibah yang lain. Baik di dalam negeri ataupun diluar negeri” Jelasnya. Harapannya dengan kegiatan donasi dari usia dini akan menjadi  kebiasaan yang mengakar  sebagai  bentuk kepedulian yang akan terjaga dan terpupuk sampai nanti usia dewasa.  Semoga donasi yang  terkumpul Biasa membantu saudara kita yang kena musibah baik di Aceh  dan Sumatera Utara melalui LazizMu Berbah . “Semoga Allah memberikan kekuatan , ketabahan dan kesabaran kepada saudara yang  terkena musibah. Semoga dimudahkan  segalanya dan kondisinya  segera pulih kembali. Aamiin.” Ketua Badan Pengurus LazisMu Berbah Ardi Sehami, SAG,  yang di dampingi Saefu Rizal,SH kepala Kantor LaziMu Berbah menyampaikan terimakasih  kepada keluarga besar SD Muhammadiyah Semoya atas donasi yang dipercayakan penyaluran melalui LazisMu Berbah. Nantinya donasi akan disampaikan kepada yang berhak bersama donasi dari donatur lain yang akan dikumpulkan. ” Semoga donasi ini menjadikan amal yang mengalir bermanfaat bagi yang menerima dan yang memberikan. Semoga kita semua mendapatkan perlindungan dari Allah.” Rep  Kusnadi KIM Berbah Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Muhammadiyah Instruksikan Infak Jumat untuk Bantuan Kemanusiaan Korban Bencana

Yogyakarta, Pdmsleman.Or.Id Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menginstruksikan infak Jumat seluruh masjid Persyarikatan Muhammadiyah dialihkan untuk membantu korban bencana alam. Utamanya musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan daerah lainnya. Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan Muhammadiyah tentang penghimpunan dana infak salat Jumat di seluruh lingkungan masjid Persyarikatan Muhammadiyah, yang merupakan respons atas bencana yang tengah melanda Indonesia. Selain itu, instruksi ini juga diperuntukkan bagi seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) serta takmir-takmir masjid di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah. Adapun dana infak salat Jumat yang dimaksudkan ialah Jumat tanggal 12, 19, dan 26 Desember 2025. Pelaksanaannya, dikoordinasikan melalui Lazismu dan Lembaga Resiliensi Bencana atau MDMC di semua tingkatan, sehingga dapat terlaksana dengan terpadu dan terkoordinasi yang baik. “Dan, bersamaan dan setelah itu dilakukan pelaporan penghimpunan dan penyaluran dana tersebut dengan sebaik-baiknya kepada pimpinan Persyarikatan di atasnya,” imbuh Haedar. Melalui respons ini, Haedar mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan sebagai wujud persaudaraan, meringankan beban, terhadap saudara yang tertimpa dan terdampak musibah. “Kepada seluruh anggota Persyarikatan Muhammadiyah mari kita Fastabiqul Khairat mengeluarkan dana infak tersebut seoptimal mungkin. Karena itulah yang dapat kita lakukan sebagai bagian dari dan wujud persaudaraan kita terhadap saudara-saudara yang tertimpa dan terdampak musibah banjir, tanah longsor, dan lain-lain di berbagai daerah. Khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tersebut,” tegas Haedar.

Loading