PCM Sleman Laksanakan Pembinaan Ustadz-Ustadzah, Cetak Generasi Muda Berkemajuan

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sleman menggelar kegiatan pembinaan dan pelatihan ustadz-ustadzah bagi generasi muda dalam rangka mencetak kader dakwah yang berakhlak dan berkemajuan. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Prima SR, Jalan Magelang Km 11, pada Sabtu (11/4/2026), dan diikuti sekitar 100 peserta dari Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) se-Kapanewon Sleman. Pelatihan ini merupakan bagian dari program pembinaan kader yang turut didukung melalui penyaluran bantuan dari Lazismu PKU. Kegiatan dikomandoi oleh Arif Hakim selaku perwakilan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Sleman yang menekankan pentingnya peran strategis generasi muda dalam dakwah di tengah masyarakat. Ketua PCM Sleman, Zahrul Mufrodi, dalam sambutannya menegaskan bahwa kader muda Muhammadiyah harus mampu menjadi ustadz dan ustadzah yang tidak hanya cakap dalam ilmu, tetapi juga memiliki akhlak yang kuat. “Kader muda harus mampu menciptakan ustadz-ustadzah yang berakhlak, yang menebar kebaikan sebanyak-banyaknya di mana pun mereka berada. Dakwah bukan hanya soal ilmu, tetapi juga keteladanan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Ia menambahkan, pembinaan ini menjadi langkah konkret dalam menyiapkan generasi penerus Muhammadiyah yang mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Islam berkemajuan. Selain itu, dukungan moral dan material juga diberikan oleh Ketua Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Sleman, Ibu Musabikah. Bantuan yang disalurkan kepada para peserta pelatihan disebut sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang kepada generasi muda Muhammadiyah. “Ini adalah bentuk kasih sayang orang tua kepada anak-anaknya, agar mereka semakin semangat dalam menuntut ilmu dan berdakwah,” ungkapnya. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi lintas organisasi otonom Muhammadiyah, seperti Pemuda Muhammadiyah, KOKAM, Nasyiatul ‘Aisyiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), AMM ranting, hingga para penggiat masjid. Kehadiran berbagai elemen tersebut memperkuat konsolidasi gerakan dakwah di kalangan generasi muda. Suasana penuh semangat tampak sepanjang kegiatan, dengan para peserta berkomitmen untuk mengamalkan nilai fastabiqul khairat dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu peserta menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan motivasi baru dalam berdakwah di lingkungan masing-masing. “Kami bertekad untuk menghidupkan Sleman melalui kegiatan-kegiatan positif dan menjadikan masyarakat yang gemar menuntut ilmu,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, PCM Sleman bersama AMM berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak dakwah yang mencerahkan dan memajukan masyarakat Sleman.

Loading

SMK Muhammadiyah 1 Sleman Ikuti Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) Nasional di Makassar, Sulawesi Selatan

Sleman. Pdmsleman.Or.id SMK Muhammadiyah 1 Sleman bergabung dalam Kafilah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada ajang Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) Nasional yang diselenggarakan di Makassar, Sulawesi Selatan, 12–14 Februari 2026. Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Afifudin, menyampaikan bahwa siswa yang berangkat mengikuti cabang Film Indie adalah Dias Cahyo Pratama, Kusuma Mukti Abimanyu, dan Zaki Ahmad Fahrezi. Sementara cabang Dakwah Digital diikuti oleh Ma’ruf Rosyidi. Menurut Afifudin, para siswa tersebut sebelumnya berhasil meraih juara pada OlympicAD tingkat Provinsi DIY, sehingga berhak mewakili daerah pada tingkat nasional. “Mereka merupakan siswa yang telah meraih juara di tingkat Provinsi DIY dan kini mewakili DIY di ajang nasional. Ini menjadi kebanggaan bagi sekolah sekaligus motivasi bagi siswa lainnya,” ujarnya, Kamis (12/2/2026). Pada cabang Film Indie, tim SMK Muhammadiyah 1 Sleman mengusung karya berjudul “Dibalik Keterbatasan”.  Film tersebut diproduksi khusus untuk mengikuti OlympicAD ke-8 dan mengangkat kisah perjuangan seorang siswa dalam meraih cita-cita di tengah keterbatasan ekonomi, tekanan lingkungan, serta situasi yang tidak selalu berpihak. Melalui alur cerita yang sederhana dan komunikatif, ujar Afifudin, film ini menyampaikan pesan tentang pentingnya ketekunan, kesabaran, dan semangat pantang menyerah.  “Karya tersebut menegaskan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih harapan dan masa depan yang lebih baik,” jelasnya. Partisipasi SMK Muhammadiyah 1 Sleman dalam OlympicAD Nasional menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mengembangkan potensi siswa di bidang akademik maupun nonakademik, serta memperkuat karakter dan kreativitas generasi muda.  “Semoga semuanya mendapatkan pengalaman berharga dan hasil yang terbaik,” pungkasnya. (Athiful/KIM Depok)

Loading

35 Anak Ikuti Khitanan Massal Kl Lazismu Pcm Sleman

 Sleman, Pcmsleman.Or.Id KL Lazismu PCM Sleman gelar Khitanan massal 2025 dilaksanakan hari Kamis 25-12-2025 di klinik pratama ‘Aisyiyah Panggeran Sleman diikuti oleh 35 anak. KL Lazismu PCM Sleman selaku panitia menggandeng juru supit dr RS PKU Muh. Gamping, alhamdulillah berjalan lancar. Disamping itu juga dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis oleh tim medis klinik ‘Aisyiyah panggeran. ”Tidak lupa dihaturkan jazakumullah utk semua muzaki atas donasinya selama ini juga para sponsor yang turut mendukung acara ini. Kedepan kita gagas. Menjadi acara rutin setiap tanggal 25 des kita adakan agenda tahunan khitanan massal.” Terang ketua panitia Arief Eko Wahyudi, SSos. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran PCM Sleman, PCA Sleman. PRA dan PRM Triharjo, tamu undangan dan keluarga anak yang dikhitan.      ‘Menyambut baik program yang diadakan oleh Lazismu PCM Sleman. Semoga membawa berkah dan bermanfaat bagi warga yang memerlukan khitan. Tahun ini bertambah target peserta menjadi 35 anak. Patut disyukuri, ‘ tandas H. Toto Trikasjono. MKes. mewakili PCM Sleman. Acara berjalan kondusif. 35 anak terbagi menjadi 5 kelompok. Ada 7 bed pelaksanaan. Sehingga sebelum dhuhur acara selesai. Rep : H. Ashari PCM Sleman

Loading

SMK Muhammadiyah 1 Sleman Raih Medali Emas Dakwah Digital dan Perak Film Indie Ajang OlympicAD 2025

 Sleman, Pdmsleman.Or.Id SMK Muhammadiyah 1 Sleman kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Olympiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) tingkat DI Yogyakarta yang digelar pada Sabtu, 22 November 2025. Pada kompetisi bergengsi ini, sekolah berhasil membawa pulang dua medali sekaligus dari dua kategori berbeda. Pada cabang Dakwah Digital yang berlangsung di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Ma’ruf Rosyidi berhasil meraih Juara 1 dan menyumbangkan medali emas untuk sekolah. Penampilan Ma’ruf dinilai unggul dalam penyampaian pesan dakwah yang kreatif, komunikatif, dan sesuai perkembangan media digital. Sementara itu, pada cabang Film Indie yang dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, tim film yang yang diwakili oleh Dias, Zaki, dan Mukti berhasil meraih Juara 2 dan membawa pulang medali perak. Karya mereka dinilai kuat dalam sisi sinematografi, alur cerita, dan pesan moral yang disampaikan. Prestasi ini menjadi bukti nyata kualitas siswa SMK Muhammadiyah 1 Sleman dalam dunia digital kreatif dan dakwah modern. Sekolah berharap keberhasilan ini dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan berkarya. Rep  Afifundin SMKM 1 Sleman

Loading

Kawasaki Safety Riding SMK Muhammadiyah 1 Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id SMK Muhammadiyah 1 Sleman bekerja sama dengan Kawasaki Motor Indonesia menggelar kegiatan Safety Riding pada Kamis (30/10/2025) di lapangan sekolah, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh 20 siswa jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara dari awal hingga akhir. Acara dimulai dengan pemberian materi teori di kelas, di mana instruktur dari Kawasaki Motor Indonesia menjelaskan pentingnya keselamatan dalam berkendara. Materi mencakup persiapan sebelum berkendara, seperti pengecekan kondisi kendaraan, perlengkapan keselamatan, hingga etika dan sikap pengendara di jalan raya. Materi disampaikan oleh Riyanto dan Judi Aditya  dari PT Kawasaki Motor Indonesia  Bekasi . Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung di lapangan. Para peserta diajak untuk mempraktikkan teknik berkendara yang baik dan benar melalui simulasi rintangan yang telah disiapkan. Rintangan tersebut melatih keseimbangan, ketepatan pengereman, hingga kemampuan mengendalikan motor di berbagai kondisi. Pada akhir sesi praktik, instruktur memilih beberapa siswa terbaik yang menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menerapkan teknik berkendara aman. Sebagai bentuk apresiasi dan tantangan tambahan, mereka diajak mengikuti game khusus yang menguji kelincahan dan ketepatan dalam menghadapi rintangan dengan teknik-teknik tertentu yang diajarkan sebelumnya. M. Afif salah satu pengajar di SMKM 1 Sleman menuturkan “Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat meningkatkan kesadaran dan keterampilan berkendara aman, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari”. Program seperti ini juga menjadi bagian dari upaya SMK Muhammadiyah 1 Sleman dalam menyiapkan lulusan yang kompeten dan berkarakter, tidak hanya dalam bidang teknik, tetapi juga dalam hal keselamatan dan tanggung jawab di jalan raya. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan dan pengalaman dalam berkendara dengan aman sertabelajar langsung dari instruktur profesional dan bisa mempraktikkannya secara nyata. Dengan dukungan dari Kawasaki Motor Indonesia, kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan dalam membangun budaya keselamatan berkendara di kalangan pelajar. Rep M Afif SMKM Munas MPI PDM Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Wujudkan Sekolah Siaga Bencana, SD Muhammadiyah Mantaran Trimulyo Gandeng MDMC Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Mitigasi Gempa Bumi di SD Muhammadiyah Mantaran Trimulyo, Sleman, menggelar kegiatan edukatif bertajuk Mitigasi Gempa Bumi, Senin (27/10). Kegiatan ini menghadirkan Supriyanto, atau yang akrab disapa “Ndan Supri Semprit” bersama team ambulanMU Turi, dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Sleman, yang dikenal sebagai penggiat kerelawanan Muhammadiyah dari Cangkringan dengan pengalaman panjang di dunia kebencanaan, terutama dalam penanganan erupsi Merapi dan berbagai peristiwa nasional lainnya.Dalam paparannya, Supriyanto menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran kesiapsiagaan sejak dini di lingkungan sekolah. “MDMC adalah lembaga penanggulangan bencana milik Muhammadiyah yang tidak hanya bergerak saat terjadi bencana, tetapi juga fokus pada edukasi, mitigasi, dan kesiapsiagaan masyarakat,” ujarnya.Ia memulai materi dengan pengenalan tentang bencana, mencakup berbagai jenis bencana seperti alam, nonalam, dan sosial. Menurutnya, pemahaman tentang bencana sangat penting agar masyarakat, terutama siswa, tidak panik saat terjadi peristiwa alam seperti gempa bumi. “Bencana tidak bisa dihindari, tapi dampaknya bisa diminimalkan jika kita siap,” tegasnya.Materi utama mengenai gempa bumi disampaikan dengan gaya yang interaktif. Supriyanto menjelaskan secara sederhana apa itu gempa, penyebab terjadinya, serta potensi dampak dan risiko yang bisa timbul. “Gempa bumi terjadi akibat pergerakan lempeng bumi. Dampaknya bisa berupa kerusakan bangunan, korban jiwa, hingga trauma psikologis. Karena itu, penting untuk tahu cara menyelamatkan diri,” jelasnya di hadapan para siswa dan guru.Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penyelamatan diri saat terjadi gempa. Para siswa diajak mempraktikkan langkah-langkah dasar seperti “drop, cover, and hold on”—menunduk, berlindung di bawah meja, dan bertahan hingga guncangan berhenti. Mereka juga diajarkan untuk segera menuju titik kumpul yang aman setelah situasi dinyatakan kondusif. Suasana simulasi berlangsung penuh semangat dan antusias.Usai kegiatan, dilakukan sesi evaluasi untuk meninjau kesiapan sekolah dalam menghadapi potensi bencana. Dalam rekomendasinya, Supriyanto menyampaikan beberapa hal penting yang perlu ditindaklanjuti oleh sekolah. “Sekolah perlu memperbarui Tim Siaga Sekolah agar lebih responsif, memperbarui dokumen rekontingensi atau SOP penanggulangan bencana, serta memasang rambu-rambu kebencanaan seperti jalur evakuasi dan titik kumpul,” pesannya.Nur Hayati S,Ag, MM Kepala sekolah SD Muhammadiyah Mantaran menyambut baik kegiatan ini dan berharap pelatihan mitigasi semacam ini bisa dilaksanakan, terima kasih kepada MDMC PDM Sleman dan Ndan Supri atas ilmunya. Edukasi semacam ini sangat penting agar warga sekolah tangguh menghadapi bencana.Arief Hartanto KIM Kertomandiri Pendidikan Siaga Bencana

Loading

Kajian Sabtu Sore PRM Sleman Salurkan Paket Bantuan Pendidikan LAZISMU Sleman Untuk 20 Anak

Sleman,Pdmsleman..Or.Id Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Aisyiyah Sleman kembali menggelar agenda rutin Kajian Sabtu Sore (KSS) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Ranting Sleman, Sabtu (25/10) ba’da ashar pukul 15.30 hingga 17.00 WIB. Kajian kali ini terasa istimewa karena diawali dengan penyaluran bantuan dana pendidikan dari Lazismu PCM Sleman bagi 20 anak yang membutuhkan. Ketua PRM Sleman, H. Muh Hasim, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan harapannya agar bantuan ini dapat memberi manfaat nyata bagi penerimanya. “KSS sore ini cukup spesial dengan diawali penyaluran dana pendidikan dari Lazismu PCM Sleman. Semoga bermanfaat untuk membantu membeli perlengkapan sekolah,” ujar Hasim.Ia menambahkan, Lazismu PCM Sleman juga memiliki program sosial lain, seperti bantuan renovasi rumah, dan PRM Sleman dipercaya menyalurkan satu paket bantuan tersebut kepada warga yang membutuhkan. Usai penyerahan bantuan, acara dilanjutkan dengan kajian bersama Ustaz Prof. Dr. Ir. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T., IPM., yang juga merupakan Ketua PCM Sleman. Dalam tausiyahnya, Prof. Zahrul menyampaikan pesan penuh motivasi kepada anak-anak penerima bantuan agar terus bersemangat dalam menuntut ilmu. “Saya ingin anak-anak semua jangan pernah berhenti belajar. Dimanapun berada, kapanpun waktunya, manfaatkan kesempatan untuk menambah ilmu,” pesan Prof. Zahrul. Beliau juga berbagi pengalaman pribadinya dalam menempuh pendidikan hingga jenjang doktoral (S3). Ia menekankan pentingnya disiplin waktu, rajin belajar, dan memilih lingkungan yang baik sebagai kunci keberhasilan. “Hikmah yang bisa kita ambil adalah bagaimana memanfaatkan waktu dengan baik, rajin, dan memilih lingkungan yang mendukung untuk belajar,” tambahnya. Anak-anak penerima bantuan hadir bersama orang tua mereka, yang tampak antusias mengikuti kegiatan ini. PRM Sleman berharap ke depan para orang tua tersebut semakin aktif mengikuti kegiatan dakwah dan kajian rutin di Gedung Dakwah Muhammadiyah Ranting Sleman. Melalui kegiatan seperti Kajian Sabtu Sore ini, PRM dan PCA Sleman berupaya membangun budaya belajar dan semangat keislaman di tengah masyarakat, terutama di kalangan generasi muda, agar tumbuh menjadi insan berilmu, berakhlak, dan berkontribusi bagi umat. Rep  Rhomandika CN  Sleman Editor  Arief Hartanto  MPI PDM Sleman  

Loading

Musypimcam Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Sleman, Menguatkan Gerakan Amal Nyata yang Mencerahkan Untuk Mewujudkan Sleman Berkemajuan

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Sleman menggelar Musyawarah Pimpinan Cabang (Musypimcam) pada Sabtu (25/10) di SD Muhammadiyah Sleman dengan tema  menguatkan Gerakan Amal Nyata yang Mencerahkan Untuk Mewujudkan Sleman Berkemajuan. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB ini menjadi agenda tahunan untuk mempererat silaturahmi antar pimpinan sekaligus melakukan evaluasi terhadap program kerja selama satu tahun terakhir. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman, di antaranya H. Arief Sulistyo, SE, dan Drs. H. Sukirman, MA, yang sekaligus berkesempatan membuka acara Musypimcam. Dalam sambutannya, Arief Sulistyo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Selamat atas diselenggarakannya Musypimcam hari ini. Semoga membawa kemajuan bagi Persyarikatan dan mampu memperkuat semangat gerakan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di tingkat cabang,” ujar Arief. Ia juga menambahkan pentingnya konsistensi dalam menjalankan program-program yang telah ditetapkan. “Program yang sudah dirumuskan hendaknya benar-benar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah bisa besar seperti sekarang ini karena gerakan amalnya yang kuat,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua PCM Sleman, Prof. Zahrul Muhrodi, dalam sambutannya menegaskan bahwa amanah kepemimpinan dalam Muhammadiyah harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menyoroti pentingnya mengelola seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bawah PCM Sleman, mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, MI, SMP, SMA hingga SMK. “Amanah kepengurusan ini hendaknya digunakan dengan sebaik-baiknya. Termasuk di dalamnya adalah AUM yang ada di bawah PCM Sleman,” tutur Prof. Zahrul. Ia juga menyinggung perkembangan salah satu amal usaha kesehatan di cabang Sleman. “Kita punya Klinik ‘Aisyiyah di Panggeran yang baru dua bulan beroperasi dan sudah mengajukan akreditasi. Semoga semuanya dimudahkan,” ujarnya penuh harap. Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan sesi Musypimcam yang diikuti oleh seluruh majelis dari PCM dan PCA Sleman. Dalam forum tersebut, masing-masing majelis menyampaikan laporan kegiatan yang telah dilaksanakan selama satu tahun, diikuti dengan sesi tanya jawab dan diskusi evaluatif untuk memperbaiki pelaksanaan program ke depan. Musypimcam ini tidak hanya menjadi wadah laporan formal, tetapi juga forum strategis dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar lembaga Muhammadiyah di tingkat cabang. Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul gagasan baru dan semangat pembaruan untuk mewujudkan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Sleman yang semakin berdaya guna bagi umat dan masyarakat. Rep   H. H. Ashary SIP  PCM Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Alhamdulillah,  KOKAM SMK Muhammadiyah 2 Sleman Pimpin Upacara Hari Santri Kabupaten Sleman 2025

Sleman, Pdmsleman.Or.Id  Pemerintah Kabupaten Sleman menyelenggarakan upacara peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Lapangan Pemda, pada Rabu (22/10/2025). Sebanyak 990 santri dari 33 pondok pesantren se-Kabupaten Sleman turut mengikuti kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Bupati Sleman, Harda Kiswaya, bertindak sebagai inspektur upacara. Hadir pula Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, jajaran Forkompimda, serta perangkat daerah Kabupaten Sleman. Peringatan Hari Santri merupakan momentum penting untuk mengenang dan meneladani perjuangan para santri dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Semangat juang yang dimiliki para santri pada masa itu masih sangat relevan untuk kita teladani pada masa kini. Dulu para santri berjuang melawan penjajah, tetapi saat ini santri harus mampu menaklukkan tantangan zaman. Mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, Harda turut berharap santri dapat berperan aktif dalam membangun bangsa dan berkontribusi terhadap kemajuan peradaban dunia. “Saya berharap para santri di Kabupaten Sleman terus meningkatkan kualitas diri, memperdalam ilmu agama sekaligus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,” tambahnya. Pada upacara tersebut, anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) SMK Muhammadiyah 2 Sleman, Ahmad Faishal Huda, siswa kelas XI, dipercaya menjadi komandan upacara. Selain Huda, tujuh kader Kokam lain turut menjadi petugas upacara dalam peringatan Hari Santri tersebut.  Kepala SMK Muhammadiyah 2 Sleman, Ahmad Maftuhin, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada siswanya untuk memimpin upacara tingkat kabupaten. Maftuhin menilai kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi peserta didik untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan kepemimpinan. “Kami bersyukur atas amanah ini. Semoga pengalaman ini menanamkan kebanggaan dan tanggung jawab bagi siswa untuk menjadi generasi muda yang siap memimpin dan berkontribusi bagi bangsa,” ungkapnya. Ia berharap, peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Sleman tahun ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, pesantren, dan lembaga pendidikan dalam membentuk generasi santri yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan zaman. Rep : Athiful/KIM Depok Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading