Gebyar Milad SMK Muhammadiyah 1 Tempel, Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Dan Strategi Memperkenalkan Sekolah Secara Luas

Tempel, Pdmsleman.Or.id Kamis, 8 Februari 2024 yang merupakan puncak acara milad SMK Muhammadiyah 1 Tempel dan bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, diselenggarakan beberapa kegiatan di sekolah. Dihadiri oleh 250 tamu undangan dari berbagai kalangan di sekitar lingkungan SMK Muhammadiyah 1 Tempel. Acara diawali dengan pengajian Akbar oleh Drh. H Agung Budiyanto MP. Ph. D, Dosen S1 Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gajah Mada. Disampaikan oleh ustad Agung, “kalau ingin menjadi orang sukses, harus punya mimpi, cita-cita, motivasi, serta yang paling penting yaitu doa restu orang tua,” Pada pra acara juga disampaikan pentasyarufan dana bantuan kepada siswa kurang mampu di SMK Muhammadiyah 1 Tempel. Salah satu program terbaik sekolah yaitu one day one coin, dimana setiap pagi siswa mengumpulkan koin untuk nantinya setiap tahunnya ditasyarufkan kembali kepada siswa. “Jangan sepelekan sedikitnya koin yang dikumpulkan, lama lama akan banyak dan menjadi bantuan untuk mereka yang membutuhkan,” jelas Ahmad Maftuhin, S.H.I, Kepala SMK Muhammadiyah 1 Tempel. Selanjutnya diadakan bazar 80 paket sembako murah dengan sasaran wali murid SMK Muhammadiyah 1 Tempel serta warga sekitar. Yang menarik dari kegiatan ini, diadakan juga market day oleh siswa siswi SMK Muhammadiyah 1 Tempel. Siswa siswi mempraktekkan langsung hasil dari kelas kewirausahaan yang dipelajari setiap hari Jum’at dengan menghasilkan produk untuk dijual kepada seluruh pengunjung acara hari ini. SMK Muhammadiyah 1 Tempel dengan 4 program keahlian (Perkantoran, Akuntansi, Tata Busana, dan Perhotelan) saat ini membuka pendaftaran Peserta Didik Baru dalam Gelombang Istimewa, dimana siswa siswi kelas IX SMP yang mendaftar sampai dengan tanggal 23 Februari 2023 akan mendapatkan potongan biaya sebesar 4.2 juta rupiah. Kontributor : Errista Dewanti, S. Pd. SMK Muhammadiyah 1 Tempel Peserta Pelatihan Jurnaistik MPI PDM Sleman 2024 Editor  : Arief Hartanto, MPI PDM Sleman Info PPDB : 1. 0811-2650-222 (admin) 2. link pendaftaran: bit.ly/mutemsa_ppdb2024

Loading

Pelatihan Pajak MEBP PDM Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Menjelang batas akhir pelaporan SPT Tahunan. Majelis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata Pimpinan Daerah Muhammadiyah (MEBP PDM) Kabupaten Sleman mengadakan Pelatihan Pajak secara khusus pada Selasa, 6 Februari 2024.  Bertempat di Gedung Dekranasda Kabupaten Sleman. Pelatihan ini dibersamai oleh Pembicara yang juga Konsultan & Praktisi Pajak Arif Nurman Hakim, SE., Ak., BKP, CA dari Tax House Mitranata Yogyakarta. Ketua MEBP PDM Sleman Anton Nugroho dalam sambutannya menyampaikan bahwa, “Menjelang deadline wajib pajak pribadi di bulan Maret dan wajib pajak badan di bulan April. Selaku Majelis di Muhammadiyah Sleman yang membidangi urusan bisnis dan ekonomi, kami punya kewajiban untuk mengedukasi jamaah.” “Jangan sampai karena ketidaktahuan kita. Kita harus mengeluarkan biaya hanya untuk bayar denda keterlambatan pajak”, pungkas Anton. Arif Nurman Hakim mengawali diskusi dengan menyatakan bahwa saat ini pemasukan negara lebih dari 60% ditopang oleh pajak. Sehingga, mau tidak mau, setiap warga negara Indonesia, apapun profesinya, karyawan ataupun pengusaha harus melek pajak. Arif memaparkan secara panjang lebar tentang pentingnya pelaporan pajak bagi para pengusaha, apa resikonya bila tidak melapor. Bahkan juga aturan-aturan terbaru tentang pajak, terutama kebijakan terbaru pemadanan NIK dan NPWP. “Dengan kebijakan terbaru 2024, pemadanan NIK di KTP dengan NPWP. Setiap dari kita tidak akan mungkin lari dari pajak”, tegas Arif. Arif menutup materinya dengan menyampaikan bahwa Muhammadiyah harus lebih serius dalam soal perpajakan. “Dinamika perpajakan itu tidak lagi hanya urusan karyawan atau pengusaha. Bahkan, Sekolah Muhammadiyah, Kampus Muhammadiyah pun hari ini darurat melek pajak”, pungkas Arif. Reportase Muhammad Zulfi Ifani (MEBP PDM ٍSleman) Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Pelatihan Jurnalistik: Bekal Menghadapi Perubahan Era Literasi Menuju Digitalisasi

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Majelis Pustaka dan Informasi atau MPI Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman menggelar pelatihan jurnalistik pada Sabtu, 3 Februari 2024. Kegiatan pelatihan bertempat di Aula PDM Sleman yang menjadi satu area dengan gedung RS PKU Muhammadiyah Sleman. Para peserta yang hadir merupakan perwakilan dari SD, SMP, maupun instansi Muhammadiyah lainnya. Kegiatan dibuka dengan launching novel karya H. Ashari, S.IP yang berjudul “Rembulan di atas Bukit Khayangan”. Menariknya, novel tersebut dijadikan sebagai doorprize bagi peserta yang dapat menjawab pertanyaan dari materi pelatihan. Pelatihan jurnalistik ini menghadirkan dua pemateri yang sudah ahli di bidangnya. Sebagai pemateri pertama ada Fajar Dwi Putra, S.PT., M.Si, selaku Dosen Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta yang menyampaikan materi tentang ‘Kuatnya Arus Informasi dan Dasar-dasar Jurnalistik Berkemajuan’. Konsep mundur ke depan yang diadaptasi dari Jepang menjadi pembuka pada pelatihan jurnalistik berkemajuan 2024. “Jurnalistik adalah kegiatan yang terdiri dari berpikir, aktivitas, dan evaluasi,” paparnya ketika menerangkan pengertian jurnalistik kepada para peserta. Selain itu, juga mengajak para peserta untuk aktif. Tak jarang melontarkan pertanyaan dan beberapa peserta pun saling menimpali jawaban. Termasuk memberikan praktik langsung untuk menulis naskah menggunakan pointer, sehingga lebih terstruktur dan runtut dalam menulisnya. Ada tiga jenis berita yang dibedakan berdasarkan sifat dan jam tayangnya. Pertama, Hard News merupakan berita yang bersifat keras dan harus segera tayang. Kedua, Straight News berupa berita yang sifatnya berdasarkan waktu dan update karena jika tidak segera dipublikasi, maka beritanya menjadi basi. Ketiga, Soft News yang bersifat informatif dan bisa tayang kapan saja. Kegiatan jurnalistik tak lagi hanya berupa naskah cetak seperti koran. Namun, telah berkembang dalam bentuk tulisan di media online seperti website. Untuk itu, kode etik jurnalistik tetap harus diperhatikan dalam menulis naskah. Lanjut sebagai pemateri kedua, Mu’arif, S.Pd.I., M.Pd., selaku anggota MPI Pimpinan Pusat Muhammadiyah/ Manager Pusat Data, Penelitian, dan Jurnal Suara Muhammadiyah. Beliau memaparkan materi yang bertema ‘Membentuk Opini Melalui Media Web’. Sebagai pembuka, menampilkan jurnal video Trik Menulis di Website. Memasuki perubahan literasi ke digitalisasi tidak bisa dipungkiri masyarakat lebih dominan pada sumber berita yang disajikan dalam bentuk video. Hal itu ditandai dengan kemunculan kreator konten yang semakin bertambah jumlahnya. Tak hanya itu, media online yang update menyajikan berita di kanal YouTube pun banyak dinantikan. Artinya, perubahan perilaku masyarakat ini mengajak pegiat literasi untuk lebih kreatif dan menyajikan tampilan website yang disertai dengan video agar lebih menarik. Sebagai penutup dalam pelatihan jurnalistik, poin penting dalam menulis naskah/ berita adalah menerapkan kaidah Search Engine Optimization (SEO). Sebuah tulisan yang memperhatikan aturan ini, maka akan lebih besar membuka peluang kanal website berada di laman pertama mesin pencari Google. *YS* Kontributor: Yunia Susanti, S.T.P dari SMP MBS Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Jurnalistik Berkemajuan MPI PDM Sleman, Semesta Digital – Unggul Berkemajuan

Sleman, Pdmsleman.Or,id Pelatihan Jurnalistik Berkemajuan 2024 di gelar pada Sabtu 3 Februari 2024 bertempat di Aula PDM Sleman, Sawahan Sleman. Ketua PDM yang membidangi Majelis MPI Eko Sumardiyanto  dalam kesempatan membuka Pelatihan Jurnalistik Berkemajuan 2024, atas Kerja sama MPI PDM, Dikdasmen PNF Sleman dengan Tim PKM UAD yang di ketua oleh Sutipyo R., S.Ag., M.Si. Sekitar 75 peserta pelatihan ini juga disuguhkan launching Novel Penguat Diri “ Rembulan diatas Bukit Khayangan”  karya H. Ashari, M.Pd pendidik aktif dari SMP Muhammadiyah Turi yang juga anggota MPI.  “ PDM Sleman menyambut baik kegiatan ini, harapannya web resmi PDM Sleman semakin berwarna dengan semakin banyak tulisan dan targetnya satu hari minimal satu berita bisa dimunculkan dan juga mewarnai wacana baik di internal media Muhammadiyah maupun media umum “. Fajar Dwi Putra S.PT., M.Psi. Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta dan mantan produser ADI TV Yogyakarta ini mengupas tema “ Kuatnya arus informasi dan dasar-dasar jurnalistik Berkemajuan”  yang memberikan dasar tentang jurnalistik dan pemahaman yang benar dan cara mengolah informasi menjadi sebuah berita yang menarik dan layak dibaca serta berbagai peluang yang bisa diraih di dunia jurnalistik. Sementara Mu’arif, S.Pd.I., M.Pd. salah seorang Redaktur Suara Muhammadiyah berbagi pengalaman bagaimana  Membentuk opini melalui media web dengan berbagai cara-caranya. Acara ini disampaikan dengan penuh semangat dan respon yang bagus dari peserta dengan mengajukan berbagai pertanyaan tentang jurnalistik, beruntung bagi beberapa peserta aktif mendapat doorprize berupa buku Novel langsung dari pengarangnya dan juga cinderamata dari panitia. Ketua MPI PDM Sleman Arief Hartanto didampingi H. Wahdan Arifudin berharap dari acara ini akan dilahirkan para pewarta syiar Islam berkemajuan di masing-masing amal usaha Muhammadiyah, Ortom dan para peserta diberikan PR untuk membuat satu reportase terkait pelatihan  dan selanjutnya dengan berbagai kiprah kegiatan lain. Acara ini bisa berlangsung sukses berkat peran dari segenap pengurus MPI PDM Sleman, Pamuji Subekti S.Si, RR Afiati Fatimah M.Pd, team SMK Muh1 Sleman dan kantor sekretariat PDM. https://drive.google.com/drive/folders/1AihaWzFZHnniL3SynXyWEMKQqWF5T7eP?usp=sharing

Loading

MPKSDI Ajak PCM se-Sleman Jadi Penggerak Roda Kaderisasi dalam PID

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman telah menyelenggarakan Pelatihan Instruktur Dasar (PID) pada Jum’at-Sabtu (2-3/2). Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 2 Kalasan dan diikuti sebanyak 42 peserta, dengan 17 di antaranya berasal dari ortom. Materi yang dibagikan di antaranya Bedah SPM dan Arah Kebijakan Perkaderan Muhammadiyah, Keinstrukturan: Teoretis dan Aplikatif, Teknik Kajian Ayat (Fathul Qulub), Teknik Pengelolaan Outbound dan Ice Breaking, Teknik FGD dan Active Learning, dan Teknik Evaluasi Perkaderan. Dalam penutupan yang dilaksanakan pada akhir kegiatan, Master of Trainer, Sugeng, menyampaikan bahwa kegiatan PID secara umum berjalan dengan lancar, dirinya mempertegas tentang kedisiplinan yang menjadi poin evaluasi kali ini sehingga beberapa kegiatan pun perlu disesuaikan agar kembali sesuai jadwal, tetapi hal ini tidak mengurangi kekhidmatan selama pelaksanaan PID. Sugeng menyampaikan tiga poin yang menjadi rencana tindak lanjut dari PID kali ini, yakni “ Pertama, menjadi instruktur yang siap ditugaskan oleh MPKSDI PDM Sleman; kedua, menyelenggarakan Baitul Arqam di masing-masing Cabang, dan; ketiga, menghidupkan Angkatan Muda Muhammadiyah”. Hendro Sucipto, S.Th.I., M.Pd., Ketua MPKSDI PDM Sleman, menyampaikan terima kasih kepada para peserta atas antusiasme dan komitmen mengikuti kegiatan PID dari awal hingga akhir. “Tanpa adanya komitmen Bapak-Ibu, kegiatan ini tidak dapat utuh sebagaimana saat ini,” ujarnya. Hendro mengulang kembali salah satu poin dalam rencana tindak lanjut, yakni kaderisasi di tingkat Cabang dan Ranting. Salah satu indikator tumbuhnya proses perkaderan adalah adanya Angkatan Muda Muhammadiyah, seperti Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah. Ia juga memaparkan harapan MPKSDI agar PCM turut mendukung menjadi penggerak dalam proses kaderisasi. “Harapannya, Bapak-Ibu siap menjadi Instruktur Daerah yang solid untuk terlibat dalam kesuksesan perkaderan di Sleman. Sebab, salah satu ruh perkaderan adalah adanya perkaderan formal, salah satunya Baitul Arqam,” ujarnya. Instruktur Daerah ini nantinya akan diberikan dalam bentuk sertifikat atau syahadah, dengan pelaksanaan poin-poin tindak lanjut yang sudah disepakati akan menjadi ukuran keberhasilan para peserta dalam PID. Selanjutnya, ia juga menyampaikan tentang target yang disampaikan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY mengenai penambahan kader di masing-masing daerah se-DIY sebesar 20.000 kader. Harapannya, PCM se-Sleman dapat mendukung PDM Sleman untuk bersedia bekerja sama dalam rangka kesuksesan perkaderan di Kabupaten Sleman. “Kita juga perlu meneguhkan kembali, bahwa instruktur adalah percontohan dalam sebuah persyarikatan. Karena kita yang mengajak dan memberikan penguatan perkaderan,” tegasnya. Kontributor Hendro Sucipto MPKSDI PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

LAZISMU Kabupaten Sleman Raih Berbagai Penghargaan dari Kemenag Kanwil DIY

Sleman, Pdmsleman.Or.Id LAZISMU Kabupaten Sleman raih berbagai penghargaan dalam kegiatan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Akreditasi dan Audit Syariah Lembaga Pengelola Zakat tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Bidang Penais Zawa Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (KEMENAG DIY) di Ros In Hotel Rabu (31/01/24) Kegiatan tersebut diikuti oleh 47 Lembaga Amil Zakat (LAZ) diantaranya 6 BAZNAS tingkat Provinsi dan Kabupaten serta 41 LAZ yang ada di DIY. BIMTEK Akreditasi dan Audit Syariah dibuka oleh H. Nurhuda, S.Ag., M.S.I, mewakili kepala bidang Penais Zawa DIY, yang dalam sambutannya menyampaikan agar “ BAZ-LAZ bersinergi dan saling meningkatkan pengelolaan ZIS-DSKL dengan cara menjaga dan meningkatkan akuntabilitasnya. Pengelolaan ZIS-DSKL harus sesuai dengan prinsip 3A (aman Regulasi, Aman Syar’i, Aman NKRI)”. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Kasubdit Akreditasi dan Audit Lembaga Zakat Kemenag RI  Dr. Ahmad Syauqi, S.H., M.Hum., CLA, C.Med. Dalam kesempatan itu menyampaikan “ pentingnya Audit Syariah dalam rangka memberikan keyakinan yang memadai bahwa kegiatan pengelolaan zakat telah dilaksanakan dengan tolak ukur yang ditetakan secara efektif dan efisien”. Kedepan lembaga zakat didorong untuk meningkatkan efektifitas, efesiensi, dan akuntabilitas layanan dalam pengelolaan zakat terkhusus pada aspek tekhnis, administrasi, dan keuangan maka akan diberlakukan akreditasi lembaga zakat. Selain kegiatan Bimtek Akreditasi dan Audit Syariah, kegiatan tersebut juga di barengi dengan pemberian berbagai penghargaan untuk BAZ dan LAZ yang berprestasi di tahun 2023. Adapun jenis penghargaan yang diberikan diantaranya Penghargaan Audit Sesuai Syariah 2022, Bantuan Hibah APBD Pemda Tahun 2023, Presentase kenaikan ZSI-DSKL tertinggi tahunan 2022-2023, serta capaian Infak tertinggi untuk Palestina Dalam kategori penghargaan Presentase kenaikan ZSI-DSKL tertinggi tahunan 2022-2023 tersebut LAZISMU Kabupaten Sleman meraih penghargaan peringkat ke 2 setelah BAZNAZ Kabupaten Kulonprogo, sedangkan LAZISMU Kabupaten Bantul ada pada Peringkat ke 3. Selanjutnya LAZISMU Kabupaten Sleman juga meraih Penghargaan LAZ terbaik Tingkat Kabupaten/Kota pada kategori capaian Infak tertinggi untuk Palestina disusul oleh BAZNAS Kabupaten Sleman dan LAZISMU Kabupaten Bantul. Ketua LAZISMU Kabupaten Sleman Syinta Brata menyampaikan, terimakasih kepada warga persyarikatan dan masyarakat atas kepercayaannya kepada kami. Terimakasih kepada Kanwil Kemenag D.I. Yogyakarta atas penghargaan yang diberikan kepada LAZISMU Kabupaten Sleman, teruntuk juga pada Tingkat provinsi LAZISMU DIY juga meraih peringkat tertinggi dalam 2 kategori ini, tentu penghargaan ini ditujukan kepada LAZISMU secara keseluruhan. “Karena hasil kerja keras, kerja ikhlas teman-teman dari kantor layanan dan daerah, sehingga penghargaan ini diberikan kepada LAZISMU Kabupaten Sleman. Semoga kedepan semakin solid dan banyak memberikan program-program yang bermanfaat dan maslahat untuk masyarakat di D.I. Yogyakarta. Amin,” Ungkapnya. Reportase Syinta Brata Lazismu PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

PCA Seyegan Selenggarakan Baitul Arqom untuk Pimpinan dan Guru-guru TK ABA se-Kapanewon Seyegan

Seyegan, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Seyegan mengadakan Baitul Arqom pada hari Sabtu sampai Ahad tanggal 27 – 28 Januari 2024 di RM Genduk Wulan Margodadi Seyegan. Baitul Arqom yang merupakan program dari Majelis Pembinaan Kader  ini diikuti oleh 74 peserta yang terdiri dari unsur  Pimpinan Cabang   dan Pimpinan Ranting Aisyiyah se-kapanewon Seyegan, serta guru-guru TK ABA dan KB Aisyiyah di Kapanewon Seyegan. Kegiatan BA mengambil tema ” Penguatan Ideologi dan Organisasi untuk Gerakan Aisyiyah Berkemajuan”. Acara yang dikemas secara padat dan bermakna ini diharapkan mampu meningkatkan semangat dan motivasi peserta dalam ber ‘Aisyiyah serta mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari hari baik itu secara individual maupun kelompok yaitu dalam berorganisasi di ‘Aisyiyah maupun Sekolah/lembaga milik Amal Usaha Muhammadiyah tempat sebagian peserta mengabdi. Baitul Arqom dimulai hari Sabtu pukul 7.30 WIB yang diawali pemeriksaan kesehatan gratis dari tim kesehatan PKU Muhammadiyah Yogyakarta dilanjutkan Pembukaan yang ditandai dengan penyematan tanda peserta Baitul Arqom oleh Ketua Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Seyegan ibu Hj. Sarju dan dihadiri pula oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Sleman yang membidangi Majelis Pembinaan Kader  yaitu Ibu Dra. Hj. Suharti sekaligus membuka kegiatan Baitul Arqom. Turut hadir pula  Ketua PCM Seyegan yaitu Bapak Drs. H. Tri Subandi, M.Pd., dan perwakilan dari PCNA Seyegan. Seluruh peserta Baitul Arqom mengikuti kegiatan yang terdiri dari 7 materi utama yaitu : (1) AD ART ‘Aisyiyah oleh Ibu Hj. Umi Eni, S.Ag., (2) Peran IGABA dalam ber-Muhammadiyah oleh Ibu Sasmiyati, S.Pd.AUD, M.Pd., (3) Manajemen Organisasi oleh Bapak H. Nashirun, S.AP., (4) Etos Kerja dalam Mengemban Amanah oleh Ibu Dra.Hj. Nasriyatun, (5) Ideologi Muhammadiyah oleh Bapak H. Arif Sulistya, S.E., (6) Tuntunan Sholat Malam dan Dzikir oleh Ibu Hj. Sartini, BA., (7) Praktek Ibadah Sholat Tahajud dan Dzikir Pagi dipimpin oleh Bapak Nurkhoirudin. Acara Baitul Arqom ditutup pada hari Ahad 28 Januari 2024 pukul 06.30 WIB oleh Wakil Ketua Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Seyegan Ibu Hj. Umi Eni, S.Ag dan ditandai dengan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada peserta oleh ketua Majelis Pembinaan Kader Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Seyegan Ibu Muninggar, S.Ag. “ Dan yang paling istimewa pada acara Baitul Arqom ini adalah setelah penutupan, peserta tidak langsung pulang, melainkan bersama-sama menuju ke UMY untuk mengikuti hari Ber-‘Aisyiyah yang diadakan oleh Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah DIY”  sebagaimana disampaikan Dhian Navitri sie Acara pada Ahad Siang. Reportase  Dhian Navitri PCA Seyegan     Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

“Dari Umat, Dijual untuk Umat, Keuntungannya untuk Umat”

(Rakor MEBP PDM Sleman) SLEMAN – Pdmsleman.Or.Id Pada Sabtu, 24 Januari 2024 telah dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) antara Majelis Ekonomi Bisnis dan Pariwisata (MEBP) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman dengan MEBP PCM se-Sleman. Bertempat di Aula PDM Sleman, Sawahan, Pandowoharjo, Sleman. Tercatat lebih 14 PCM se-Sleman hadir mengikuti undangan dari MEBP PDM Sleman. Anton Nugroho selaku Ketua MEBP PDM Sleman menyampaikan bahwa agenda Rakor ini adalah agenda untuk konsolidasi dan silaturahmi pimpinan MEBP se-Sleman.  “Bila perlu nantinya, agenda Rapat MEBP diadakan secara bergiliran, agar semakin guyub. Mulai dari paling pojok timur di Prambanan sampai dengan pojok barat di Minggir”, sebut Anton dalam kata sambutannya. Selanjutnya, dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DI Yogyakarta diwakili oleh Taufiqurrahman selaku Ketua MEBP PWM DIY. Taufiqurrahman yang juga Direktur Utama PT Bummy Harapan Ummat (Buharum) milik PWM DIY menyampaikan seruan jihad kepada seluruh Pimpinan MEBP. “Mengelola bisnis pribadi maupun bisnis milik persyarikatan harus sungguh-sungguh. Inilah jihad kita di persyarikatan”, ujarnya dalam sambutan. PT Buharum sendiri adalah contoh yang baik dalam pengembangan model bisnis milik persyarikatan Muhammadiyah. Saat direvitalisasi pada tahun 2014. Awalnya PT Buharum minus 60 juta. Dengan modal tambahan hanya 10 juta rupiah dan tentunya ikhtiar yang sungguh-sungguh, kini asetnya mencapai 6,3 Milyar dengan laba 1,2 Milyar pada akhir tahun 2022. MEBP PDM Sleman melalui Sekretarisnya, Rama Widia Sentot menjelaskan bahwa ada begitu banyak peluang usaha di internal Muhammadiyah. Mulai dari pengadaan barang dan jasa untuk internal, hingga pembuatan portal administrasi digital. Kata Rama Widia, “Pimpinan MEBP se-Sleman seharusnya punya semboyan baru: Hiduplah di Muhammadiyah dan Kuatkanlah Muhammadiyah”. Sehingga, kehadiran setiap Pimpinan MEBP adalah untuk menguatkan Persyarikatan melalui jalur kemandirian ekonomi. Di sesi selanjutnya, satu per satu perwakilan MEBP PCM memaparkan program kerja di masing-masing cabang.  April Suryono dari MEBP PCM Godean menyatakan bahwa mereka memiliki rencana untuk pembangunan Kolam Renang Surya Tirta Godean & Geocation Park di tanah wakaf milik PCM Godean. Dengan perhitungan bisnis yang terperinci. Menurut April, estimasi akan BEP dalam waktu 4 tahun. “Saya sampaikan ke Pimpinan Cabang. Kunci suksesnya, berikan kami kepercayaan”, tegas beliau. Dari MEBP PCM Kalasan, Sumadi, menyatakan bahwa mereka sedang mengembangkan produk unggulan Body WashMU, ShampooMU dan PastaMu. Produk-produk ini awalnya dimulai dari PRM Purwomartani. Semangat besarnya adalah agar nantinya  Toko-Toko Ritel milik Persyarikatan bisa diisi oleh produk2 lokal milik Warga Muhamadiyah. Tidak lagi diisi oleh produk-produk global, yang bisa jadi Pro Zionisme Israel.  “Produk kita seharusnya nanti punya prinsip: Dari Umat, dijual oleh Umat, keuntungannya untuk Umat.”, tegas Sumadi. Secara umum, di sesi pemaparan tiap MEBP PCM. Beberapa program kerja unggulan yang banyak disebutkan antara lain: optimasi pengelolaan tanah wakaf, penguatan Jaringan Saudagar Muhammadiyah dan Pendirian Toko Ritel di setiap PCM. Bahkan beberapa PCM berencana untuk mendirikan Muhammadiyah Business Center seperti di PCM Gamping, Prambanan dan Moyudan..  Reportase Muhammad Zulfi Ifani (MEBP PDM Sleman) Editor Arief Hartanto MPI PDM SLeman

Loading

PDM Sleman terima Audiensi PD IPM Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Setelah dilantik 2 bulan yang lalu PD IPM Sleman melaksanakan Agenda Audiensi dengan PDM Sleman yang diterima Langsung oleh Ketua PDM Sleman H Harjaka  dan Jajaran Wakil Ketua, Sekretaris dan Bendahara. Acara Audiensi yang dipandu oleh Wakil Ketua PDM Sleman Eko Sumardiyanto ini dimulai dengan Tausyiah dari H. Sudarto yang  mengingatkan akan pentingnya belajar berorganisasi dan berdakwah melalui Organisasi seperti IPM” . Acara dilanjutkan perkenalan dari PD IPM Sleman yang Hadir Ketua Umum Nail Anfasa Fadla, Sekretaris Umum, Bendahara dan Ketua-ketua Bidang. Lalu dilanjutkan dengan Pemaparan Rencana Program Kerja masing-masing Bidang selama 2 Tahun / satu periode. Yang mana Agenda terdekat diantaranya Rapat Kerja dan Pertemuan dengan Pembina PR IPM se-Kabupaten Sleman. Dalam Arahannya, Ketua PDM Sleman H Harjaka  mengapresiasi Kesiapan PD IPM Sleman ini dalam audiensi, tampak sangat dipersiapkan dari bahan maupun kehadiran. Selanjutnya Ketua PDM Sleman mengajak agar adik-adik IPM agar “ senantiasa semangat dalam mengembangkan potensi Anggota IPM se-Kabupaten Sleman”. Begitu pula Arahan-arahan dari Pimpinan PDM lainnya yang memberikan Motivasi dan inspirasi kepada PD IPM Sleman yang hadir. Reportase Ayahanda Eko Sumardiyanto Wakil Ketua PDM Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Utusan PDM Sleman Ikuti Rakorwil 2 LPCRPM DIY, Angkat Tema Memakmurkan Masjid, mewujudkan Cabang, Ranting Yang Unggul dan Berkemajuan di DIY

Wates, Pdmsleman.Or.Id Rakorwil 2 LPCRPM DIY yang digelar di SMK 1 Wates Kulonprogo pada Ahad, 21 Januari 2024, menandai komitmen untuk memakmurkan masjid dan mewujudkan cabang serta ranting yang unggul dan berkemajuan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Ketua PWM DIY, DR Ikhwan Ahada, dalam sambutannya menekankan pentingnya keberadaan LPCRPM sebagai pendorong utama cabang dan ranting yang menjadi ujung tombak persyarikatan. Ikhwan Ahada menyampaikan, “Semua majelis dan lembaga yang ada bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan LPCRPM dalam merealisasikan program-program kerja.” Tema sentral ini diakui sebagai poin krusial dalam memajukan struktur kepengurusan Muhammadiyah di DIY. Acara yang dihadiri oleh pimpinan LPCRPM seluruh DIY menyuguhkan tujuh materi, termasuk Strategi Pemenangan bakal calon DPD RI, Penyusunan Instrumen Masjid Muhammadiyah Unggul, Validasi Status Cabang Ranting, dan Optimalisasi Program Layanan KTAM keliling. Sesi menarik terjadi saat masing-masing daerah menyampaikan laporan kegiatan pemenangan calon DPD RI, dengan teknik dan cara variatif dalam usaha pemenangan yang saling melengkapi satu dengan lainnya. Semua Pimpinan Daerah sepakat untuk tetap maksimal dalam menghijaukan suara untuk Ir Achmad Syauqi Soeratno, MM. Sleman, sebagai salah satu kontributor, mengirimkan 4 utusan, yaitu US Prawoto, Fauzi Subhan, Jumari, dan Hepy, sebagai bentuk komitmen terhadap program pemenangan calon DPD RI. Acara yang berlangsung dari pagi hingga sore itu ditutup secara resmi oleh Ust Cahyono, SAg, wakil ketua PWM DIY. Rakorwil ini menjadi momentum penting untuk menyulut semangat bersatu dan memacu aksi konkret dalam mewujudkan masjid yang makmur serta cabang dan ranting yang unggul dan berkemajuan di DIY. Reportase H. US Prawoto  LPCR PM PDM Sleman, Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman. #LPCRPM2024 #MuhammadiyahDIY #BersatuMajukanMasjid #PemenanganDPDRI

Loading