MPKSDI Ajak PCM se-Sleman Jadi Penggerak Roda Kaderisasi dalam PID

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman telah menyelenggarakan Pelatihan Instruktur Dasar (PID) pada Jum’at-Sabtu (2-3/2). Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 2 Kalasan dan diikuti sebanyak 42 peserta, dengan 17 di antaranya berasal dari ortom. Materi yang dibagikan di antaranya Bedah SPM dan Arah Kebijakan Perkaderan Muhammadiyah, Keinstrukturan: Teoretis dan Aplikatif, Teknik Kajian Ayat (Fathul Qulub), Teknik Pengelolaan Outbound dan Ice Breaking, Teknik FGD dan Active Learning, dan Teknik Evaluasi Perkaderan. Dalam penutupan yang dilaksanakan pada akhir kegiatan, Master of Trainer, Sugeng, menyampaikan bahwa kegiatan PID secara umum berjalan dengan lancar, dirinya mempertegas tentang kedisiplinan yang menjadi poin evaluasi kali ini sehingga beberapa kegiatan pun perlu disesuaikan agar kembali sesuai jadwal, tetapi hal ini tidak mengurangi kekhidmatan selama pelaksanaan PID. Sugeng menyampaikan tiga poin yang menjadi rencana tindak lanjut dari PID kali ini, yakni “ Pertama, menjadi instruktur yang siap ditugaskan oleh MPKSDI PDM Sleman; kedua, menyelenggarakan Baitul Arqam di masing-masing Cabang, dan; ketiga, menghidupkan Angkatan Muda Muhammadiyah”. Hendro Sucipto, S.Th.I., M.Pd., Ketua MPKSDI PDM Sleman, menyampaikan terima kasih kepada para peserta atas antusiasme dan komitmen mengikuti kegiatan PID dari awal hingga akhir. “Tanpa adanya komitmen Bapak-Ibu, kegiatan ini tidak dapat utuh sebagaimana saat ini,” ujarnya. Hendro mengulang kembali salah satu poin dalam rencana tindak lanjut, yakni kaderisasi di tingkat Cabang dan Ranting. Salah satu indikator tumbuhnya proses perkaderan adalah adanya Angkatan Muda Muhammadiyah, seperti Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah. Ia juga memaparkan harapan MPKSDI agar PCM turut mendukung menjadi penggerak dalam proses kaderisasi. “Harapannya, Bapak-Ibu siap menjadi Instruktur Daerah yang solid untuk terlibat dalam kesuksesan perkaderan di Sleman. Sebab, salah satu ruh perkaderan adalah adanya perkaderan formal, salah satunya Baitul Arqam,” ujarnya. Instruktur Daerah ini nantinya akan diberikan dalam bentuk sertifikat atau syahadah, dengan pelaksanaan poin-poin tindak lanjut yang sudah disepakati akan menjadi ukuran keberhasilan para peserta dalam PID. Selanjutnya, ia juga menyampaikan tentang target yang disampaikan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY mengenai penambahan kader di masing-masing daerah se-DIY sebesar 20.000 kader. Harapannya, PCM se-Sleman dapat mendukung PDM Sleman untuk bersedia bekerja sama dalam rangka kesuksesan perkaderan di Kabupaten Sleman. “Kita juga perlu meneguhkan kembali, bahwa instruktur adalah percontohan dalam sebuah persyarikatan. Karena kita yang mengajak dan memberikan penguatan perkaderan,” tegasnya. Kontributor Hendro Sucipto MPKSDI PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

LAZISMU Kabupaten Sleman Raih Berbagai Penghargaan dari Kemenag Kanwil DIY

Sleman, Pdmsleman.Or.Id LAZISMU Kabupaten Sleman raih berbagai penghargaan dalam kegiatan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Akreditasi dan Audit Syariah Lembaga Pengelola Zakat tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Bidang Penais Zawa Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (KEMENAG DIY) di Ros In Hotel Rabu (31/01/24) Kegiatan tersebut diikuti oleh 47 Lembaga Amil Zakat (LAZ) diantaranya 6 BAZNAS tingkat Provinsi dan Kabupaten serta 41 LAZ yang ada di DIY. BIMTEK Akreditasi dan Audit Syariah dibuka oleh H. Nurhuda, S.Ag., M.S.I, mewakili kepala bidang Penais Zawa DIY, yang dalam sambutannya menyampaikan agar “ BAZ-LAZ bersinergi dan saling meningkatkan pengelolaan ZIS-DSKL dengan cara menjaga dan meningkatkan akuntabilitasnya. Pengelolaan ZIS-DSKL harus sesuai dengan prinsip 3A (aman Regulasi, Aman Syar’i, Aman NKRI)”. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Kasubdit Akreditasi dan Audit Lembaga Zakat Kemenag RI  Dr. Ahmad Syauqi, S.H., M.Hum., CLA, C.Med. Dalam kesempatan itu menyampaikan “ pentingnya Audit Syariah dalam rangka memberikan keyakinan yang memadai bahwa kegiatan pengelolaan zakat telah dilaksanakan dengan tolak ukur yang ditetakan secara efektif dan efisien”. Kedepan lembaga zakat didorong untuk meningkatkan efektifitas, efesiensi, dan akuntabilitas layanan dalam pengelolaan zakat terkhusus pada aspek tekhnis, administrasi, dan keuangan maka akan diberlakukan akreditasi lembaga zakat. Selain kegiatan Bimtek Akreditasi dan Audit Syariah, kegiatan tersebut juga di barengi dengan pemberian berbagai penghargaan untuk BAZ dan LAZ yang berprestasi di tahun 2023. Adapun jenis penghargaan yang diberikan diantaranya Penghargaan Audit Sesuai Syariah 2022, Bantuan Hibah APBD Pemda Tahun 2023, Presentase kenaikan ZSI-DSKL tertinggi tahunan 2022-2023, serta capaian Infak tertinggi untuk Palestina Dalam kategori penghargaan Presentase kenaikan ZSI-DSKL tertinggi tahunan 2022-2023 tersebut LAZISMU Kabupaten Sleman meraih penghargaan peringkat ke 2 setelah BAZNAZ Kabupaten Kulonprogo, sedangkan LAZISMU Kabupaten Bantul ada pada Peringkat ke 3. Selanjutnya LAZISMU Kabupaten Sleman juga meraih Penghargaan LAZ terbaik Tingkat Kabupaten/Kota pada kategori capaian Infak tertinggi untuk Palestina disusul oleh BAZNAS Kabupaten Sleman dan LAZISMU Kabupaten Bantul. Ketua LAZISMU Kabupaten Sleman Syinta Brata menyampaikan, terimakasih kepada warga persyarikatan dan masyarakat atas kepercayaannya kepada kami. Terimakasih kepada Kanwil Kemenag D.I. Yogyakarta atas penghargaan yang diberikan kepada LAZISMU Kabupaten Sleman, teruntuk juga pada Tingkat provinsi LAZISMU DIY juga meraih peringkat tertinggi dalam 2 kategori ini, tentu penghargaan ini ditujukan kepada LAZISMU secara keseluruhan. “Karena hasil kerja keras, kerja ikhlas teman-teman dari kantor layanan dan daerah, sehingga penghargaan ini diberikan kepada LAZISMU Kabupaten Sleman. Semoga kedepan semakin solid dan banyak memberikan program-program yang bermanfaat dan maslahat untuk masyarakat di D.I. Yogyakarta. Amin,” Ungkapnya. Reportase Syinta Brata Lazismu PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

PCA Seyegan Selenggarakan Baitul Arqom untuk Pimpinan dan Guru-guru TK ABA se-Kapanewon Seyegan

Seyegan, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Seyegan mengadakan Baitul Arqom pada hari Sabtu sampai Ahad tanggal 27 – 28 Januari 2024 di RM Genduk Wulan Margodadi Seyegan. Baitul Arqom yang merupakan program dari Majelis Pembinaan Kader  ini diikuti oleh 74 peserta yang terdiri dari unsur  Pimpinan Cabang   dan Pimpinan Ranting Aisyiyah se-kapanewon Seyegan, serta guru-guru TK ABA dan KB Aisyiyah di Kapanewon Seyegan. Kegiatan BA mengambil tema ” Penguatan Ideologi dan Organisasi untuk Gerakan Aisyiyah Berkemajuan”. Acara yang dikemas secara padat dan bermakna ini diharapkan mampu meningkatkan semangat dan motivasi peserta dalam ber ‘Aisyiyah serta mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari hari baik itu secara individual maupun kelompok yaitu dalam berorganisasi di ‘Aisyiyah maupun Sekolah/lembaga milik Amal Usaha Muhammadiyah tempat sebagian peserta mengabdi. Baitul Arqom dimulai hari Sabtu pukul 7.30 WIB yang diawali pemeriksaan kesehatan gratis dari tim kesehatan PKU Muhammadiyah Yogyakarta dilanjutkan Pembukaan yang ditandai dengan penyematan tanda peserta Baitul Arqom oleh Ketua Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Seyegan ibu Hj. Sarju dan dihadiri pula oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Sleman yang membidangi Majelis Pembinaan Kader  yaitu Ibu Dra. Hj. Suharti sekaligus membuka kegiatan Baitul Arqom. Turut hadir pula  Ketua PCM Seyegan yaitu Bapak Drs. H. Tri Subandi, M.Pd., dan perwakilan dari PCNA Seyegan. Seluruh peserta Baitul Arqom mengikuti kegiatan yang terdiri dari 7 materi utama yaitu : (1) AD ART ‘Aisyiyah oleh Ibu Hj. Umi Eni, S.Ag., (2) Peran IGABA dalam ber-Muhammadiyah oleh Ibu Sasmiyati, S.Pd.AUD, M.Pd., (3) Manajemen Organisasi oleh Bapak H. Nashirun, S.AP., (4) Etos Kerja dalam Mengemban Amanah oleh Ibu Dra.Hj. Nasriyatun, (5) Ideologi Muhammadiyah oleh Bapak H. Arif Sulistya, S.E., (6) Tuntunan Sholat Malam dan Dzikir oleh Ibu Hj. Sartini, BA., (7) Praktek Ibadah Sholat Tahajud dan Dzikir Pagi dipimpin oleh Bapak Nurkhoirudin. Acara Baitul Arqom ditutup pada hari Ahad 28 Januari 2024 pukul 06.30 WIB oleh Wakil Ketua Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Seyegan Ibu Hj. Umi Eni, S.Ag dan ditandai dengan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada peserta oleh ketua Majelis Pembinaan Kader Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Seyegan Ibu Muninggar, S.Ag. “ Dan yang paling istimewa pada acara Baitul Arqom ini adalah setelah penutupan, peserta tidak langsung pulang, melainkan bersama-sama menuju ke UMY untuk mengikuti hari Ber-‘Aisyiyah yang diadakan oleh Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah DIY”  sebagaimana disampaikan Dhian Navitri sie Acara pada Ahad Siang. Reportase  Dhian Navitri PCA Seyegan     Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

“Dari Umat, Dijual untuk Umat, Keuntungannya untuk Umat”

(Rakor MEBP PDM Sleman) SLEMAN – Pdmsleman.Or.Id Pada Sabtu, 24 Januari 2024 telah dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) antara Majelis Ekonomi Bisnis dan Pariwisata (MEBP) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman dengan MEBP PCM se-Sleman. Bertempat di Aula PDM Sleman, Sawahan, Pandowoharjo, Sleman. Tercatat lebih 14 PCM se-Sleman hadir mengikuti undangan dari MEBP PDM Sleman. Anton Nugroho selaku Ketua MEBP PDM Sleman menyampaikan bahwa agenda Rakor ini adalah agenda untuk konsolidasi dan silaturahmi pimpinan MEBP se-Sleman.  “Bila perlu nantinya, agenda Rapat MEBP diadakan secara bergiliran, agar semakin guyub. Mulai dari paling pojok timur di Prambanan sampai dengan pojok barat di Minggir”, sebut Anton dalam kata sambutannya. Selanjutnya, dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DI Yogyakarta diwakili oleh Taufiqurrahman selaku Ketua MEBP PWM DIY. Taufiqurrahman yang juga Direktur Utama PT Bummy Harapan Ummat (Buharum) milik PWM DIY menyampaikan seruan jihad kepada seluruh Pimpinan MEBP. “Mengelola bisnis pribadi maupun bisnis milik persyarikatan harus sungguh-sungguh. Inilah jihad kita di persyarikatan”, ujarnya dalam sambutan. PT Buharum sendiri adalah contoh yang baik dalam pengembangan model bisnis milik persyarikatan Muhammadiyah. Saat direvitalisasi pada tahun 2014. Awalnya PT Buharum minus 60 juta. Dengan modal tambahan hanya 10 juta rupiah dan tentunya ikhtiar yang sungguh-sungguh, kini asetnya mencapai 6,3 Milyar dengan laba 1,2 Milyar pada akhir tahun 2022. MEBP PDM Sleman melalui Sekretarisnya, Rama Widia Sentot menjelaskan bahwa ada begitu banyak peluang usaha di internal Muhammadiyah. Mulai dari pengadaan barang dan jasa untuk internal, hingga pembuatan portal administrasi digital. Kata Rama Widia, “Pimpinan MEBP se-Sleman seharusnya punya semboyan baru: Hiduplah di Muhammadiyah dan Kuatkanlah Muhammadiyah”. Sehingga, kehadiran setiap Pimpinan MEBP adalah untuk menguatkan Persyarikatan melalui jalur kemandirian ekonomi. Di sesi selanjutnya, satu per satu perwakilan MEBP PCM memaparkan program kerja di masing-masing cabang.  April Suryono dari MEBP PCM Godean menyatakan bahwa mereka memiliki rencana untuk pembangunan Kolam Renang Surya Tirta Godean & Geocation Park di tanah wakaf milik PCM Godean. Dengan perhitungan bisnis yang terperinci. Menurut April, estimasi akan BEP dalam waktu 4 tahun. “Saya sampaikan ke Pimpinan Cabang. Kunci suksesnya, berikan kami kepercayaan”, tegas beliau. Dari MEBP PCM Kalasan, Sumadi, menyatakan bahwa mereka sedang mengembangkan produk unggulan Body WashMU, ShampooMU dan PastaMu. Produk-produk ini awalnya dimulai dari PRM Purwomartani. Semangat besarnya adalah agar nantinya  Toko-Toko Ritel milik Persyarikatan bisa diisi oleh produk2 lokal milik Warga Muhamadiyah. Tidak lagi diisi oleh produk-produk global, yang bisa jadi Pro Zionisme Israel.  “Produk kita seharusnya nanti punya prinsip: Dari Umat, dijual oleh Umat, keuntungannya untuk Umat.”, tegas Sumadi. Secara umum, di sesi pemaparan tiap MEBP PCM. Beberapa program kerja unggulan yang banyak disebutkan antara lain: optimasi pengelolaan tanah wakaf, penguatan Jaringan Saudagar Muhammadiyah dan Pendirian Toko Ritel di setiap PCM. Bahkan beberapa PCM berencana untuk mendirikan Muhammadiyah Business Center seperti di PCM Gamping, Prambanan dan Moyudan..  Reportase Muhammad Zulfi Ifani (MEBP PDM Sleman) Editor Arief Hartanto MPI PDM SLeman

Loading

PDM Sleman terima Audiensi PD IPM Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Setelah dilantik 2 bulan yang lalu PD IPM Sleman melaksanakan Agenda Audiensi dengan PDM Sleman yang diterima Langsung oleh Ketua PDM Sleman H Harjaka  dan Jajaran Wakil Ketua, Sekretaris dan Bendahara. Acara Audiensi yang dipandu oleh Wakil Ketua PDM Sleman Eko Sumardiyanto ini dimulai dengan Tausyiah dari H. Sudarto yang  mengingatkan akan pentingnya belajar berorganisasi dan berdakwah melalui Organisasi seperti IPM” . Acara dilanjutkan perkenalan dari PD IPM Sleman yang Hadir Ketua Umum Nail Anfasa Fadla, Sekretaris Umum, Bendahara dan Ketua-ketua Bidang. Lalu dilanjutkan dengan Pemaparan Rencana Program Kerja masing-masing Bidang selama 2 Tahun / satu periode. Yang mana Agenda terdekat diantaranya Rapat Kerja dan Pertemuan dengan Pembina PR IPM se-Kabupaten Sleman. Dalam Arahannya, Ketua PDM Sleman H Harjaka  mengapresiasi Kesiapan PD IPM Sleman ini dalam audiensi, tampak sangat dipersiapkan dari bahan maupun kehadiran. Selanjutnya Ketua PDM Sleman mengajak agar adik-adik IPM agar “ senantiasa semangat dalam mengembangkan potensi Anggota IPM se-Kabupaten Sleman”. Begitu pula Arahan-arahan dari Pimpinan PDM lainnya yang memberikan Motivasi dan inspirasi kepada PD IPM Sleman yang hadir. Reportase Ayahanda Eko Sumardiyanto Wakil Ketua PDM Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Utusan PDM Sleman Ikuti Rakorwil 2 LPCRPM DIY, Angkat Tema Memakmurkan Masjid, mewujudkan Cabang, Ranting Yang Unggul dan Berkemajuan di DIY

Wates, Pdmsleman.Or.Id Rakorwil 2 LPCRPM DIY yang digelar di SMK 1 Wates Kulonprogo pada Ahad, 21 Januari 2024, menandai komitmen untuk memakmurkan masjid dan mewujudkan cabang serta ranting yang unggul dan berkemajuan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Ketua PWM DIY, DR Ikhwan Ahada, dalam sambutannya menekankan pentingnya keberadaan LPCRPM sebagai pendorong utama cabang dan ranting yang menjadi ujung tombak persyarikatan. Ikhwan Ahada menyampaikan, “Semua majelis dan lembaga yang ada bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan LPCRPM dalam merealisasikan program-program kerja.” Tema sentral ini diakui sebagai poin krusial dalam memajukan struktur kepengurusan Muhammadiyah di DIY. Acara yang dihadiri oleh pimpinan LPCRPM seluruh DIY menyuguhkan tujuh materi, termasuk Strategi Pemenangan bakal calon DPD RI, Penyusunan Instrumen Masjid Muhammadiyah Unggul, Validasi Status Cabang Ranting, dan Optimalisasi Program Layanan KTAM keliling. Sesi menarik terjadi saat masing-masing daerah menyampaikan laporan kegiatan pemenangan calon DPD RI, dengan teknik dan cara variatif dalam usaha pemenangan yang saling melengkapi satu dengan lainnya. Semua Pimpinan Daerah sepakat untuk tetap maksimal dalam menghijaukan suara untuk Ir Achmad Syauqi Soeratno, MM. Sleman, sebagai salah satu kontributor, mengirimkan 4 utusan, yaitu US Prawoto, Fauzi Subhan, Jumari, dan Hepy, sebagai bentuk komitmen terhadap program pemenangan calon DPD RI. Acara yang berlangsung dari pagi hingga sore itu ditutup secara resmi oleh Ust Cahyono, SAg, wakil ketua PWM DIY. Rakorwil ini menjadi momentum penting untuk menyulut semangat bersatu dan memacu aksi konkret dalam mewujudkan masjid yang makmur serta cabang dan ranting yang unggul dan berkemajuan di DIY. Reportase H. US Prawoto  LPCR PM PDM Sleman, Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman. #LPCRPM2024 #MuhammadiyahDIY #BersatuMajukanMasjid #PemenanganDPDRI

Loading

Kampus UNISA Jadi Ajang Sosialisasi Pemilu Inklusi PDA Sleman  Oleh KPUD Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Ahad 21 Januari 2024  dengan bertempat gedung Gedung Mundjiyah Lantai 2 Kampus UNISA Gamping Sleman Yogyakarta Majelis Kesejahteraan Sosial PDA ( Pimpinan Daerah Aisyiyah ) Sleman menggelar acara Sosialisasi Pemilu Inklusi oleh KPUD Sleman. Peserta yang hadir sekitar 70 peserta terdiri dari utusan MKS PCA Se kabupaten Sleman , Ketua PPDI kabupaten dan Ketua PPDI kapanewon Se Sleman  dan Ketua HIDIMU kab Sleman Dihadiri dan dibuka oleh ketua PDA Sleman Hanik Rosyada S.Pd MA dan Dra. HJj. Siti Aminah.  Disampaikan bahwa “ kegiatan ini sangat bagus dan bermanfaat untuk masyarakat umum dikarenakan masih minimnya sosialisasi pemilu dan mengajak semua warga untuk mensukseskan pemilu 2024 dan menjadi pemilih yang cerdas dan bisa menyebarkan ilmu ke masyarakat lainnya ”. Untuk itu ada lagu yang ditampilkan berjudul Pemilu Inklusif Ayo tindak TPS, aja nganti dilalekke Ing Tahun rong ewu patlikur 14 februari Memilih calon pemimpin Itu menjadi hak kita Bila tidak datang ke TPS Kita akan merugi Ayo sukseskan pemilu Inklusif untuk semua Semangat kita mendampingi Salurkan hak pilihnya Kartu pertama presiden Kartu kedua DPD Kartu Ketiga DPR RI  4 5 DPRD Panitia Penyelenggara MKS PDA Sleman Ketua Yuli Kuswandari S.Pd.M.Hum  dan Sekretaris Nur Kasihati,S.Ag,S.Pd.SD kepada Arief Hartanto menyampaikan   “selamat mengikuti sosialisasi untuk mendapatkan wawasan mengenai Pemilu inklusi untuk seluruh peserta dan terima kasih kepada Kampus Unisa yang telah memberikan support penuh suksesnya acara kali ini”. Sementara Huda Al Amna dari KPUD Sleman memaparkan Pemilu secara sederhana dipahami sebagai mekanisme pemberian suara rakyat secara langsung untuk memilih wakil-wakilnya yang akan duduk di lembaga perwakilan (parlemen) atau eksekutif, dengan prosedur tertentu berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku. Untuk Pelaksanaan Pemilu & Pemilihan  Serentak 2024 menggunakan landasan hukum UU No 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu dan UU No 10 Tahun 2016 Tentang Pilkada. Dimana Substansinya adalah: Pemilu di Indonesia diselenggarakan secara re-guler, tiap lima tahun sekali. Tujuan pokoknya adalah memenuhi proses rotasi (pergantian) kekuasaan, pengisian jabatan politik di lembaga perwakilan dan pemerintahansesuai dengan sistem demokrasi. Untuk masing-masing memilih Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk tingkat nasional, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tingkat nasional, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tingkat Propinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tingkat kabupaten/ kota. Ada juga Pemilu untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, Pemilu memilih kepala daerah di tingkat propinsi (gubernur) dan kabupaten/ kota (bupati/walikota). “ Pemilu inklusif adalah pemilu yang diselenggarakan dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada semua warga negara yang telah berhak memilih, tanpa memandang suku, ras, agama, jenis kelamin, penyandang disabilitas, status sosial ekonomi dan lain-lain” tandas Huda.. Penyelenggaraan Pemilu dapat dikatakan inklusif apabila terdapat indikasi-indikasi seperti berikut*: Untuk Disabilitas mencantumkan catatan kemudahan bagi Pemilih disabilitas. Reporter Noor Kasihati MKS PDA Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Sleman Gelaran Musypimda 2024 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Di SD Muhammadiyah Condong Catur Depok

Depok, Pdmsleman.Or.Id Bertempat di SD Muhammadiyah Condongcatur Depok Sleman, Sabtu, 20 Januari 2024 PDM Sleman sukses menggelar Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) Muhammadiyah Sleman 2024 dengan agenda pembukaan, pembacaan tata tertib, pengesahan anggota tambahan PDM Sleman masa bakti 2022-2027, pengesahan anggota tambahan Musypimwil PDM Sleman, serta acara laporan kegiatan PDM Sleman, laporan PCM se-Sleman, laporan tim pengadaan tanah PDM Sleman. Peserta Musypimda terdiri dari anggota Musypimda  (anggota PDM Sleman, ketua PCM Sleman, perwakilan cabang 3 orang dan ketua dan 1 utusan ortom) serta ketua dan 1 utusan majelis dan lembaga PDM Sleman. Pembukaan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Cahyono S.Ag dengan penguatan persyarikatan tentang peran Muhammadiyah di berbagai level sampai tingkat ranting dimana pengajian rutin menjadi ruh serta dinika persyarikatan dimana harus terus dilakukan ke depan. Tausiyah disampaikan H. Harjaka MA selaku Ketua PDM Sleman yang menekankan pentingnya berMuhammadiyah sebagai jalan perjuangan dan pengabdian. Sekretaris PDM Sleman, H. Arif Mahfud,   dalam laporannya menyampaikan bahwa ” pasca Musyda di Godean maka kegiatan utama adalah konsolidasi, penyusunan majelis dan lembaga terdiri 12 majelis dan 12 anggota dan total 600-an anggota”. Berikutnya Rakordasi PDM dan majelis untuk menjembatani berbagai bidang kegiatan, selanjutnya rakor dengan PCM terkait musyran dimana tinggal 5 ranting yang belum musyran. Rakor dengan PCM serta ideopolitor yang telah digelar 2 kali di UMY Yogyakarta harapannya ideopolitor juga dilaksanakan di cabang. Selanjutnya adanya konsolidasi pemenangan daerah terkait calon DPD RI perlu ekstra kerja keras lagi. Demikian paparan singkat laporan kinerja PDM Sleman. Sebagaimana disampaikan H. Wahdan A S.Pd  MPI PDM Sleman Acara dilanjutkan dengan diskusi tentang program PDM yakni pembebasan tanah PDM Sleman, pemenangan Calon DPD RI Ir. Ahmad Syauqi Soeratno, MM. Sementara H. Nasirun  Wakil Ketua PDM Sleman memaparkan berbagai program unggulan yang akan dilakukan untuk ke depan PDM Sleman masa hikmat Tahun 2022-2027 diantaranya : Penguatan Koordinasi dan Konsolidasi Persyarikatan (Cabang, Ranting dan Ortom),l  Pengadaan Gedung PDM Sleman,  Digitalisasi Tata Kelola Kantor, Aset dan Kepegawaian, Tata Kelola Keuangan Terintegrasi Bendahara PDM Sleman, Pengembangan AUM Unggulan dan Gerakan Ekonomi Secara Masiv dan Peningkatan Kesejahteraan Pegawai Amal Usaha Muhammadiyah Bidang Pendidikan. Reportase H. Wahdan A S.Pd  dan Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Wisuda Akbar BTHQ, 1.347 Siswa SMP Muhammadiyah se-Sleman, Jadikan Al Qur’an sebagai teman

Sleman, Pdmsleman.Or.id Badan Kerjasama Sekolah (BKS) SMP Muhammadiyah se-Sleman sukses menggelar wisuda akbar BTHQ (Baca Tulis dan Hafal Al Qur’an) angkatan ke-4 hari ini Sabtu, 6 Januari 2024. Bertempat di Gedung Pertunjukan/Performance Stage Universitas Negeri Yogyakarta sebanyak 1.347 siswa yang terdiri dari 1.160 Iqro’ dan 187 Tahfidz dari 25 (duapuluh lima) SMP Muhammadiyah se-Sleman. Penyelenggaraan tahun ini, BKS bekerjasama dengan Fakultas Bahasa, Seni dan Budaya (FBSB) Universitas Negeri Yogyakarta.  Wisuda dilakukan oleh Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman. Acara ini di bagi menjadi 2 sesi yakni sesi pertama mulai jam 07.30 sampai jam 9.30 dan sesi 2 jam 10.30 sampai 12.30 WIB. Dalam sambutannya sebelum prosesi wisuda ketua Majelis Dikdasmen dan PNF, H. Surahmat, S.Pd menyampaikan bahwa wisuda akbar BTHQ (Baca Tulis dan Hafal Al Qur’an) ke-4 sebagai wujud kerja keras dari segenap warga sekolah agar menjadikan Al Qur’an sebagai teman dan mensyiarkan sekolah berkemajuan.  “Program BTHQ adalah program utama Ismuba, kita selenggarakan secara bersama-sama dalam rangka untuk saling memotivasi sekolah dan siswa agar keinginan untuk menghafal Al Qur’an itu tinggi,” Bahkan, dipilihnya tempat-tempat mewah, salah satunya Gedung Pertunjukan FBSB UNY juga bagian dari motivasi biar siswa ada keinginan untuk belajar lebih lebih giat lagi. “Meskipun, hanya lulus iqro’, itu bagian dari prestasi dan tentunya akan diberikan apresiasi, termasuk disediakan tempat yang mewah,” tambahnya. Untuk semester depan, Majelis Dikdasmen Sleman mencanangkan semua sekolah harus mengusahakan semua siswanya bisa membaca Al Quran. Dengan demikian, diharapkan siswa akan memahami Islam dengan utuh dengan kesenangan membaca Al Qur’an dan kitab-kitab yang lain. Selanjutnya Bupati Sleman Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo menyampaikan selamat dan apresiasi terhadap kegiatan wisuda akbar BTHQ angkatan ke-4 hari ini. “ Khusus bagi pendidik di sekolah Muhammadiyah Sleman, pemerintah Kabupaten Sleman mengucapkan terima kasih yang tak terhingga karena tanpa bantuan bapak ibu untuk mendidik generasi anak-anak kita yang nanti akan membangun Indonesia, pemerintah tidak bisa terjun sendiri, inilah bentuk kolaborasi antara semua pendidikan di Kabupaten Sleman”.  Harapan ke depan anak-anak kita dan generasi Z dan Alpha yang akan membangun Indonesia. Dengan potensi apapun anak-anak kita dengan dilandasi iman, bisa membaca Al Qur’an, tahu artinya dan bisa diterapkan dalam kehidupan, insya Allah menjadi generasi penerus dan pemimpin yang memiliki akhlaqul karimah, memiliki suri tauladan dan karakter Qur’ani. Oleh karena itu tugas kita selaku pendidik serta kebijakan agar anak didik kita mencintai Al Qur’an. Setelah prosesi wisuda disampaikan ikrar wisuda dan diikuti seluruh peserta wisuda dengan penuh khidmad. Acara ini dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pendidikan Sleman Drs H. Ery Widaryana, MM, Drs. H. Abdul Kasri dan H. Arif Sulistyo, S.E. Wakil Ketua PDM Sleman, Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta yakni Muh. Fatkul Mubin, M.Ag, M.Pd.I yang sekaligus memberikan testimony kepada wisudawan wisudawati BTHQ setelah acara prosesi wisuda serta tamu undangan dari pengawas Pendidikan Agama Islam Kemenag, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Depok serta dari Perwakilan sekolah SD Muhammadiyah se-Sleman dan SD Muhammadiyah terdekat. Acara wisuda akbar juga dimeriahkan penampilan dari perwakilan sekolah dan mendapat aplous meriah baik peserta dan tamu undangan. Harapan dari penyelenggara dan ketua BKS Hendro Sucipto, S.Ag, M.Pd ke depan lebih banyak lagi jumlah dan kualitas peserta wisuda sehingga semakin menguatkan sekolah Muhammadiyah sebagai basis penyiapan generasi Qur’ani dan menjadi sekolah dengan Al Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai ciri khas sebagaimana pendiri Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan mendirikan sekolah berbasis agama dan modern atau berkemajuan. Reportase H. Wahdan A KS SMPM 1 Tempel MPI PDM Sleman Editor Arief Hartanto SE MPI PDM Sleman

Loading

Training of Trainers (TOT) LDK Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Cirebon

Cirebon, Pdmsleman.Or.Id Universitas Muhammadiyah Cirebon menjadi tuan rumah untuk Training of Trainers (TOT) Lembaga Dakwah Kampus (LDK) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 8 hingga 10 Desember 2023. Acara TOT ini dihadiri oleh para perwakilan dari beberapa LDK PWM, PDM yang tergabung dalam Regional 2 sepulau Jawa. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas dan kapasitas pengurus LDK di lingkungan PWM Regional 2. Selama tiga hari, peserta TOT diberikan pemahaman mendalam tentang tata kelola organisasi, pengembangan kepemimpinan, serta strategi dakwah yang relevan dengan tantangan zaman. Workshop interaktif, diskusi kelompok, dan presentasi proyek menjadi bagian integral dari kegiatan ini. Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon, Ahmad Hasan, MT menyampaikan harapannya bahwa TOT ini akan memberikan dampak positif dalam mengembangkan potensi kepemimpinan para pengurus dan memperkuat peran LDK sebagai agen dakwah di lingkungan khusus. Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. KH. Saad Ibrahim, M.A dalam sambutannya mengapresiasi partisipasi aktif para peserta. Beliau menyatakan bahwa kegiatan semacam ini merupakan investasi dalam membentuk para Da’i yang berkualitas, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. TOT LDK Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Cirebon diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada peserta sebagai pengakuan atas partisipasi mereka dalam kegiatan ini. Semangat kebersamaan dan semangat dakwah dalam organisasi Muhammadiyah untuk terus berkembang menjadi poin penting yang diharapkan terus terjaga dalam perjalanan kepemimpinan mahasiswa di masa mendatang. Reportase : Widodo, S. AG M.SI Ketua LDK PDM SLEMAN Editor : Arief Hartanto SE, MPI PDM SLeman

Loading