Sleman, Pdmsleman.or.Id Bertempat di Auditorium FEB UNY Yogyakarta pada Sabtu, 9 Maret 2024 telah ditandatangani MoU (Memorandum of Understanding) antara PDM Sleman dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta. Penandatanganan MoU dilakukan oleh ketua PDM Sleman H. Harjaka, S.Pd, S.Ag, M.A. dan Dekan FEB UNY Yogyakarta Prof. Dr. Siswanta, M.Pd Dalam sambutannya Dekan FEB UNY Yogyakarta Prof Dr. Siswanto, M.Pd menyampaikan “ ucapan terima kasih kepada PDM Sleman dan terkhusus Majelis Dikdasmen dan PNF dimana kerjasama ini merupakan bentuk yang saling menguatkan dimana kiprah Muhammadiyah menjadi sesuatu yang harus dicontoh dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan dunia pendidikan dimana pendidikan Muhammadiyah sebagai tempat pendidikan, layanan masyarakat, ladang dakwah dan kaderisasi”. Selanjutnya ketua PDM Sleman H. Harjaka, S.Pd, S.Ag, M.A., menyampaikan dalam penguatan ideologi Muhammadiyah kepada para hadirin yakni terdiri dari kepala sekolah SD, SMP, SMA/K Muhammadiyah se-Sleman serta Majelis Dikdasmen dan PNF PCM, bahwa sebagai orang Muhammadiyah harus berfikir sehingga dalam memasuki Bulan Suci Ramadhan juga harus berfikir diantaranya; Pertama, Yahdur bil ‘ibadah yakni beribadah itu harus ada dasarnya tidak grubyak grubyuk. Kedua, yahdur fil ‘ilmi, orang Muhammadiyah itu harus dengan Ilmu. Termasuk dalam penentuan 1 Ramadhan ataupun hari raya misalnya itu juga dengan Ilmu. Kebetulan H. Harjaka dulu juga alumni IKIP jurusan Matematika sekarang menjadi UNY juga menerapkan ilmu matematika yang dikenal dengan bilangan kapsilon jika lebih dari nol tetap positif sehingga sudah lebih dan masuk bilangan baru. Selain itu jika kita mau membuktikan nanti malam dengan HP, jika belum masuk jam 12 kurang 1 menit maka kalender belum pindah tanggal baru, begitu masuk 00 maka sudah masuk tanggal baru. Ketiga, yahdur fi ruh. Ruh keislaman kita siapkan dan perlu dipersiapkan ruh kita. Keempat, yahdur fil Badan, dipersiapkan badan kita untuk memasuki Bulan Ramadhan. Kelima, yahdur fil maal. Kita siapkan dengan harta. Orang Muhammadiyah itu Istiqomah memiliki 5 juga yakni: 1. Istiqomah fil Ibadah, 2. Istiqomah fil aqidah, 3. Istiqomah fil maisyatil thoyibah, 4. Istiqomah fil silaturahmiyah, 5. Istiqomah fil akhlaqil karimah. Setelah itu sebagai key notes speaker disampaikan oleh Drs. H. Ery Widaryana, M.M selaku kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman memberikan motivasi untuk terus menyatukan pendapat bersama-sama mengembangkan pendidikan di Sleman. Bagaimana mengembangkan pendidikan Muhammadiyah? Marilah terus meningkatkan pelayanan pendidikan sebaik-baiknya. Terkait fasilitasi terus ditingkatkan dan tentu sesuai regulasi. Dalam pengelolaan pendidikan mari kita cari barokahNya, papar Drs. H. Ery Widaryana, M.M. menguatkan apa yang disampaikan oleh H. Harjaka. Selanjutnya pak Ery mengajak untuk terus meningkatkan keimanan dan akhlaq yang baik dalam menjalankan amanah sebagai pendidik. Silahkan persiapkan PPDB dengan sebaik-baiknya di lingkungan Muhammadiyah. Acara selanjutnya berupa penyampaian Best Practice dari SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring Muntilan dan dari SMK Muhammadiyah Imogiri. Masing-masing menyampaikan kiat dan strategi program PPDB. Reportase H. Wahdan Arifudin S.PD KS SMPM 1 Tempel, Sekjen MPI PDM Sleman
Gamping, Pdmsleman.Or.Id Pada Sabtu, 9 Maret 2024, aula Masjid KH Sudja’ Kompleks RS PKU Muhammadiyah Gamping menjadi saksi terjadinya Rakor (Rapat Koordinasi) LPCRPM PDM Sleman. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari Muhammadiyah, termasuk Ketua PDM Sleman yang membidangi LPCRPM, Ust Nashirun, Ketua PCM Sekabupaten Sleman, serta anggota LPCRPM. Dalam sambutannya, Ust Nashirun menekankan pentingnya kolaborasi, sinergi, dan peningkatan komunikasi antar pimpinan sebagai kunci untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas gerakan dakwah di tingkat cabang. “Kita perlu bersatu dan bekerja sama untuk menghadapi tantangan dalam memperkuat jaringan Muhammadiyah di grassroots,” ujar Ust Nashirun dengan penuh semangat. Selain itu, Rakor ini juga menjadi forum untuk pembekalan dan sosialisasi mengenai Cabang Ranting Unggul serta instrumen dan penilaiannya. Ketua LPCRPM PWM DIY, Ust Agus Yulianto, turut memberikan materi terkait hal tersebut, memberikan wawasan yang lebih mendalam bagi para peserta Rakor. Materi kedua disampaikan oleh US Prawoto, ketua LPCRPM PDM Sleman, yang membahas tentang kriteria Masjid Unggul Muhammadiyah. Hal ini menjadi penting mengingat peran masjid sebagai pusat aktivitas keagamaan dan sosial di masyarakat. Acara yang dimulai sejak pagi hingga dhuhur tidak hanya berfokus pada diskusi dan pembelajaran, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan RS PKU Muhammadiyah Sleman kepada para peserta. RS ini telah beroperasi secara formal dengan membuka layanan rawat jalan dan rawat inap, serta pelayanan IGD 24 jam. Menurut salah satu peserta Rakor, acara ini sangat bermanfaat dalam memperkuat komunikasi dan kerja sama antar pimpinan Muhammadiyah di tingkat cabang. “Kami mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana membangun masjid yang unggul dan berperan aktif dalam masyarakat,” ujar salah seorang anggota LPCRPM. Rakor LPCRPM PDM Sleman bukan hanya sekedar pertemuan rutin, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi perubahan dan tantangan dalam menjalankan misi Muhammadiyah. Dengan sinergi yang kuat dan semangat yang tinggi, Muhammadiyah di Sleman siap melangkah menuju masa depan yang lebih baik. Reportase US Prawoto LPCRM PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM SLeman
Bandung, Pdmsleman.Or.Id Olympiade Ahmad Dahlan (OLYMPICAD) Nasional VII merupakan ajang kompetisi pengembangan bakat dan minat siswa Sekolah/Madrasah di seluruh wilayah Indonesia yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat. Sebanyak 221 sekolah Muhammadiyah telah mendaftar . Tahun ini diselenggarakan di Bandung Jawa Barat 6-8 Maret 2024sebagai tuan rumahnya. Dr.Didi Suhardi selaku Ketua Majlis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah menyampaikan bahwa “OlympicAD ini bukan hanya sekedar kompetisi antar sekolah Muhammadiyah se Indonesia namun juga sebagai wahana silaturahmi dan tukar pengalaman sesama AUM pendidikan” Kafilah DIY pada OlympicAD VII ini mengirim sekitar 800 peserta yang terdiri dari Siswa SD, SMP, SMA, SMK, MA dan juga guru dan kepala sekolah yang ikut berpartisipasi dalam berbagai bidang lomba, sebgaaimana disampaikan Edy Purwanto KS SMKM Minggir Sleman kepada redaksi pada Jum’at sore, “ Berbagai cabang lomba seperti olympiade mata pelajaran, keagamaan, musik dan bestpractice kepala sekolah dan guru diikuti oleh kafilah DI Yogayakarta” seperti yang disampaikan Ahmad Muhamad Ketua Majlis Dikdasmen PNF PWM DIY. Alhamdulillah dengan jumlah peserta sekitar 800 an mampu menjadi juara umum ke dua setelah Jawa Tengah yang mengirimkan lebih dari 2000an peserta. Olympicad VII Nasional Bandung mendudukkan Jawa Tengah sebagai juara umum, Runner Up DIY, Ketiga Jawa Timur, Keempat Jawa Barat, Kelima DKI Jakarta dan Keenam Lampung. Melalui berbagai cabang lomba, peserta OLYMPICAD akan diuji kemampuan, gagasan, dan keterampilannya dalam memecahkan masalah, serta kemampuannya membangun jaringan dalam bidang pendidikan. Setiap cabang lomba diproyeksikan memberikan kontribusi secara signifikan bagi pengembangan bakat dan minat peserta OLYMPICAD. Ajang lomba yang diikuti siswa dan guru dirancang untuk menguji kemampuan mereka dalam berkompetisi secara sportif sehingga mampu meningkatkan kemampuan dan kepercayaannya. Beberapa cabang lomba dalam OLYMPICAD diharapkan memberikan efek positif dalam membina kemampuan, keterampilan, dan kreativitas siswa dan guru. Kontributor Edy Purwanto S.Pd KS SMKM Minggir Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM SLeman
Catatan kecil.__ Jumat, 1 Maret 2024. Bertempat di Masjid Assyifa PDM Sleman, TPD SQ Sleman telah mengadakan Forum Kunsiroh. Dengan pembicara utama, calon DPD utusan Muhammadiyah. Yakni : Ir. Ahmad Syauqi Soeratno. Forum Kunsiroh ini juga dihadiri oleh Ketua TPW SQ DIY, Ketua TPD SQ Sleman, Ketu PDM Sleman, Ketua PDA Sleman, seluruh Ketua PCM se-Sleman, seluruh ketua PCA se-Sleman, seluruh Ketua TPC SQ se -Sleman, Sekoci Aisyiyah dan sejumlah relawan. Di awal acara, ketua TPD SQ Sleman : Kang Darojad mengatakan bahwa : “up date perolehan suara SQ di Sleman, sampai saat ini sebesar : 114.534 suara”. Perolehan ini melebihi ekspektasi. Target untuk TPD Sleman hanya sebesar 94.000 suara. Ini adalah buah dari kerja keras dari semua pihak. Yang tak kenal lelah. Mulai dari jauh hari sebelum pemungutan sampai di akhir rekap suara di Kabupaten. “Berkaca kepada hasil perolehan dari DPD yang lalu, sebetulnya kami di TPD ini sempat khawatir juga. Apakah perolehan suara SQ bisa mencapai target ?”, katanya. “Bahkan, beberapa hari sebelum pencoblosan, terutama di H-3 sampai H – 1, sempat berhembus isu. Ada sebuah survey yang menempatkan SQ itu berada di posisi 5 atau 6”, sambungnya. “Kami kemudian introspeksi ke dalam. Mencoba ngobrol di internal TPD. Ditemukan bukti bahwa : kabar itu tak jelas sumbernya. Siapa yang melakukan survey. Dan apa motifnya”. “Kesimpulannya, isu itu rasah digagas. Tetap fokus kepada sistem yang sudah disepakati dan sekarang sudah berjalan”, ujarnya. Hal senada juga disampaikan oleh pembicara kedua. Yakni : Ir. Asnan Latif, selaku Ketua TPW SQ DIY. Ir. Asnan Latif mengatakan bahwa : “perolehan suara SQ di Sleman yang begitu tinggi itu tak akan diperoleh tanpa sebuah kerja keras yang luar biasa dari semua pihak”. “Ini adalah sebuah pencapaian yang istimewa. Jauh lebih tinggi dibanding perolehan suara DPD periode sebelumnya. Yang hanya mendapat 49 ribuan”, tambahnya. “Ini adalah bukti adanya konsolidasi dari semua komponen warga Muhammadiyah. Baik PDM, PDA, PCM, PCA, PRM, PRA, Sekoci Aisyiyah, saksi dan relawan”, sambungnya. Atas keberhasilan peningkatan yang luar biasa ini kita perlu melakukan refleksi. Bagai mana caranya ? “Pertama”, dengan bersyukur kepada Allah. Keberhasilan ini semata mata adalah nikmat dari Allah SWT. Tanpa ridha dan anugerahNya, semua ini tak akan kita bisa capai. Sekalipun segala kemampuan telah kita kerahkan. “Kedua”, kenikmatan atau keberhasilan ini sesungguhnya adalah ujian. Sebagaimana Allah telah berfirman dalam Surat Az Zumar 49 : “Maka apabila manusia ditimpa bencana dia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan nikmat Kami kepadanya dia berkata, “Sesungguhnya aku diberi nikmat ini hanyalah karena kepintaranku.” Sebenarnya, itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui”. Maka, sudah sepantasnyalah jika kita kemudian melakukan kedua cara refleksi itu. Pada sesi akhir Forum Kunsiroh, Ir. Ahmad Syauqi Soeratno memberikan sambutan. Kembali, Ir. Syauqi menyampaikan bahwa. keberhasilan TPD Sleman yang telah mendapatkan 114.532 suara adalah keberhasilan dari seluruh warga Muhammadiyah Sleman. Tidak boleh ada klaim sepihak bahwa pihaknyalah yang paling besar dalam memberikan kontribusi atas keberhasilan ini. “Kendati masih belum resmi dan final, tetapi secara umum kita sudah mendapatkan data. Bahwa total suara Syauqi di seluruh DIY adalah berkisar 390 ribu suara”, jelas Ir. Syauqi. Lebih lanjut, Ir. Syauqi menambahkan bahwa semua elemen warga Muhammadiyah DIY :“pertama”, wajib bersyukur atas capaian ini. “kedua”, ke depan, Muhammadiyah harus bisa menjawab tantangan atas persoalan yang dihadapi warga. Bagaimana cara kita menjawab tantangan itu ? Strateginya kita harus bersama sama dalam barisan dan shof yg rapat dan rapi. Dengan barusan yang rapat dan rapi itu Insya Allah kita akan bisa membangun bangunan yg kokoh dan kuat. Bangunan yang bukan hanya sebagai tempat perlindungan, namun juga bisa memberikan manfaat bagi warganya. Hmmm …..,Ternyata kerja belum selesai.(*) Minggir, 5 Maret 2024.Selepas Dzuhur. Uwik DS.
Catatan kecil. (Spesial SQ bagian 15).__ Malam hampir pagi.Rupanya, sudah hampir 60 menit saya menunggu. Tiba-tiba, datang dua orang laki laki. Yang satu sudah agak sepuh. Satunya lagi, seorang pemuda. Ternyata, yang sepuh bernama Rochmani. Bapak inilah yang sebelumnya, nelpon saya. Sehingga saya “terpaksa” membuka kembali Ngloji. “Ngapunten nggih Mas Dwi. Niki nembe saget nyerahke salinane”, “Nggih Pak. Mboten napa napa”, kata saya. Ternyata, orangnya grapyak semanak. Sepeninggal Pak Rochmani, tiba-tiba, saya teringat Fadhli, anak mbarep saya. “Mas, masih di TPS 07 Sembuhan Kidul kah ?”, tanya saya, lewat WA. Tidak dibaca. Saya telpon. Tidak diangkat. Tiba tiba, muncul rasa iba juga kepadanya. Anak itu, niatnya pulang ke Jogja, ingin mudik dan ingin nyoblos. Terus, “dipaksa” jadi saksi. Di tempat yang tidak dia kenal lagi. Ee sampai jam 01.30 dini hari, ternyata masih belum pulang. Akhirnya, saya titipkan berkas berkas itu kepada Mas Sunu. Untuk sementara, saya ingin nengok Fadhli dulu. Motorpun saya pacu di kegelapan malam. Dan akhirnya sampai di TPS 07 Sembuhan Kidul. Tapi, kemana anak itu ? Motornyapun sudah tidak ada. “Aku dah pulang. Dah sampai rumah”, katanya, lewat WA. “Terus, salinannya C1 hasiljya, kapan dikasihkan ?”. “Nggak tahu. Tadi belum selesai. TPS nya gak well. Banyak masalah !”. “Wah, ini anak pasti muring ini”, batin saya. Rupanya, proses di TPS itu belum selesai. Saya coba menunggui beberapa saat. Sampai jam 03.00 ternyata belum rampung. Saya putuskan balik ke Ngloji. Rupanya, dua orang kawan itu sudah berguguran. Mereka “ngglethak” di tempat sekenanya. Pintu Ngloji saya tutup sebagian. Angin malam itu terasa dingin menusuk kulit. Kursi di belakang meja LazisMu, saya susun berderet. Saya jadikan tempat tidur. Saya rebahkan badan. Sarung yang sedari tadi pagi berada di dalam tas, saya keluarkan untuk selimut. Yaa Allah …. nikmat sekali rasanya, merebahkan badan di kursi itu. Saya pejamkan mata. Hampir saja saya terlena. Tiba tiba, ada suara mobil berhenti di depan Ngloji. Dua orang pemuda mengucap salam. Salah satunya saya kenal. Ia adalah Fuad. Putrane Mas Harto bengkel. Keponakannya Mas Yoga. Ialah yang saya bimtek pada saat saat “injury time” kemarin malamnya. Sejak kepulangan dua orang pemuda itu, terus saja ada satu dua orang saksi yang datang. Menyerahkan salinan C1 hasil. Demikian seterusnya, tak terasa. Akhirnya, Adzan Subuhpun menyentuh telinga. Selepas jamaah Subuh, masih ada satu dua yang menyerahkan berkas. Saya berkeputusan bahwa saya batasi sampai jam 05.30. Karena, jam 06.00 saya harus mengantarkan anak ragil saya ke sekolah. Yang jaraknya lumayan jauh. Menjelang jam 05.30, saya rundingan dengan Mas Sunu. Kira kira siapa yang bisa menggantikan sementara menjaga berkas berkas salinan C1 itu. Mas Sunu tidak bisa, karena ia juga harus siap siap masuk kerja. Sayapun, mencoba meminta tolong kepada kawan “yang satu” itu. Ternyata, ia juga tidak bisa. Tiba tiba, terlintaslah nama Mas Basyori. Saya lalu menelponnya : “Isoh ngganti sementara aku ?. Njaga penyerahan berkas sakinan C1. Iki aku kudu bali sik. Ngantar anak ragil sekolah”. “Ya oke. Siap. Tapi, aku isohne nganti jam 08.00. Soale kudu makani iwak”, jawabnya. “Oke. Ora apa apa. Mengko ben disambung karo kordes senior. Jare beliau beliau itu jam 09.00 Isoh nyang Ngloji”. “Oke. Siip !”. Dengan sisa sisa tenaga yang sudah hampir 5 Watt itu, saya harus mengantar anak ragil ke sekolah. Yang jaraknya lumayan jauh itu. Begitu sampai di sekolahnya, saya mencari tempat strategis di belokan samping sekolah. Di tepi jalan, di bawah pokok beringin besar. Saya hentikan motor. Saya benamkan kepala yang masih mengenakan helm. Di atas dash board motor. Kedua mata saya pejamkan. Beberapa menit, rasanya tubuh ini terasa melayang terbang. Yaa Allah … nikmatnya.(*)Minggir, 26 Feb. 2024. Uwik DS.
Catatan kecil. (Spesial SQ bagian 14).__ Saya sempat menyapu pandang pada jam dinding besar, yang terpasang di atas kusen pintu ruang utama Ngloji. “Ahh … Masih belum terlalu malam kok”, batin saya. “Tapi, mengapa beberapa tim IT dan kordes yang perempuan, nampak sudah mulai berkemas kemas ?”, batin saya. Saya terkecoh. Rupanya, jam dinding besar itu lebih lambat 30 menit dari yang semestinya. Berarti saat ini sudah jam 22.30. Waktu yang cukup larut buat teman teman perempuan itu. Satu per satu, mereka pamit. Undur diri. Sementara itu, di ruang sayap Utara, para senior kordes itu masih setia di tempat. Menunggu para saksi menyerahkan. salinan C1 hasil. Namun, itu hanya beberapa saat saja. Sesaat kemudian, bapak bapak itu juga undur diri. Berkas salinan C1 yang diserahkan oleh saksi, kemudian diserahterimakan kepada Kordes yang lebih muda. Tiba tiba, muncullah Mbak Handayani. Saksi Syauqi dari TPS Botokan. Rupanya, dia diantar oleh Sang Suami, Mas Murjono. Menyerahkan salinan C1 hasil. Pak Satidjo, melalui group SQ Sendangarum, memutuskan untuk membawa pulang berkasnya. Dan bersedia menerima penyerahan berkas di kediamannya, besok hari. Demikian pula dengan Pak Wagiyo, untuk yang Sendangsari. Jadi, praktis tinggal yang Sendangrejo, Sendangagung dan Sendangmulyo yang masih menerima penyerahan berkas salinan C1. Sesaat kemudian, semua tim IT dan kordes juga undur diri. Tinggal Mas Fathan yang bertahan. Itupun tidak lama, sesaat kemudian, iapun undur diri. Semua berkas salinan C1 hasil diserahkan ke saya. Saya sempat kembali melirik jam dinding itu. Pukul : 11.00 malam. Ups, salah. Harus ditambah 30 menit. Berarti, pukul : 11.30 malam. Malam merangkak pelan. Sepi. Sunyi. Semua bunyi telah sembunyi. Hanya tinggal 3 orang yang sekilas masih terlihat. Ada Mas Sunu dan Pak Samija. Serta satu orang lagi, entah siapa. Tidak begitu jelas. Pak Samija adalah saksi Syauqi di TPS 03 Sendangarum. Tiba tiba, datanglah seorang saksi perempuan. Dari TPS Sendangagung. Saya pikir, dia sendirian. Ternyata, diantar ibunya. Saya harus bertahan 30 menit lagi. Group saksi SQ sudah sepi. Sudah tidak ada lagi komentar. Akhirnya, jam dinding itu menunjuk : 11.30 Itu artinya : pukul 00.00. Saya mulai berkemas kemas. Mas Sunu dan Pak Samija membantu menutup semua jendela dan pintu Ngloji. Serta membersihkan sisa makanan dan wadah makan dan minum yang berserak di sana sini. Tepat 00.10. Saya dan Pak Samija undur dirii. Sedangkan Mas Sunu masih bertahan di Ngloji. Ada satu orang lagi, yang masih ada di ruang LazisMu. Tapi tidak jelas, siapa ia. Seingat saya, sedari tadi, ia hanya tidur di kursi ruang LazisMu. “Aku balik sik ya Mas !?”, kata saya. “Ya wis ati ati !”, jawab Mas Sunu. “Ora bali pa ?”, tanya saya. “Ya sik. Dela engkas !”, jawabnya. Sayapun segera memacu motor. Otw. “Ngalup nyang hamur”. Begitu sampai di rumah, “Weh, jam pira marine TPS kene mau ?”, tanya saya ke istri saya. “Baru saja selesai. Tas wae lungguh iki”, jawabnya. Ketika baru saja saya duduk, tiba-tiba, HP saya bergetar. Ada panggilan masuk. Nomer yang tak dikenal. “Hallo… Assalammu ‘alaikum. Mas Dwi”. “Wa alaikum slm wrwb. Sinten nggih niki ?”, tanya saya. “Kula Rochmani Mas”. “Pripun Pak Rochmani ?”. “Kok jarene Ngloji mpun tutup nggih ? “, katanya. “Nggih Pak. Niki sesuai kesepakatan wau. Justru usule saking beberapa saksi. Terus dirembug kalih tim TPC SQ. Lajeng diputuske penerimaan salinan C1 ngantos jam 00.00. Mulane, wau Ngloji mpun ditutup. Dilajengje besok pagi”, jelas saya. “Wah pripun nek ngoten niku ?”, katanya. “Lhoh Pak. Nyuwun sewu. Niki sing mutuske sanes kula piyambak lho. Niki wau sampun disepakati kalih sedaya anggota tim TPC. Usulane malah saking beberapa saksi”, terang saya. “Wah, kudune nggih nunggu saksi. Ampun tutup riyin. Lha niki kula tasih teng TPS. Njenengan wis bali. Kudune rak ya sithik edhing ngoten lho”, sambungnya.. Begitu mendengar kalimat terakhir dari Pak Rochmani itu, saya langsung berdiri. Rasa kantuk saya langsung hilang. Saya langsung membalas Pak Rochmani : ” Sudah pak. Gini aja. Njenengan jam berapa akan nyerahkan salinan C1 ?”. “Nggih paling setengah jam an malih Mas !”, katanya. “Nggih pun. Kula tengga teng Ngloji !”, tegas saya. Saya langsung ingat Mas Sunu. Saya menghubunginya : “Hallo … Mas Sekjend apakah masih posisi di Ngloji ?”. “Masih …!. Piye …?”, katanya. “Tolong, lawange Ngloji dibuka !. Aku arep mrono maneh !”, kata saya. Saya lalu bergegas mengambil tas berisi berkas berkas salinan C1. Mengambil kunci motor. Lalu bergegas keluar. Tiba tiba, saya ingat anak mbarep saya. Yang jadi saksi SQ di TPS 07 Sembuhan Kidul. “Fadhli wis mulih tah ?” tanya saya kepada istri saya. “Durung !. Kasihan anak itu. Mbok nanti ditiliki !”, sambungnya. Sebelum meluncur ke Ngloji, saya sempat membuat pengumuman di Group saksi SQ Minggir. “NGLOJI DI BUKA LAGI. 24 JAM”. Sayapun segera memacu motor. Kembali ke Wisma Ngloji. Nampak, Mas Sunu masih ada di sana. Seseorang yang sedari tadi tidur di kursi Lazis, juga masih ada di sana. Masih tidur. Begitu saya masuk ruangan Lazis, ia terbangun. Beberapa saat kemudian, ada suara motor berhenti di halaman Ngloji. Dua orang anak muda masuk. Menyerahkan salinan C1 hasil.Saksi dari TPS Sendangagung. Tiba-tiba, seseorang yang sedari tadi tidur dan kemudian bangun itu, nampak duduk di kursi. Lalu berkata : “Kudune, nek pas ana acara kaya ngene iki, panitia kudu sigap. Kantor ora oleh tutup. Buka 24 jam”. Saya cuma mendengarkannya, Ia masih berkata lagi : “Blaaa …. Blaaa ….Blaaa …”. Saya mulai terpancing : “He ….Mas …. Sampeyan iki gak ngerti kenthang kimpule. Dadi gak usah melok melok !”.(*) Minggir, 25 Feb. 2024.Waktu hujan lebat, sebelum Ashar. Uwik DS.
Sleman, Pdmsleman.Or.Id Majelis Tabligh PDM Sleman telah menyelenggarakan Kursus Intensif Mubaligh Muhammadiyah (KIMM). Bertempat di Ruang Lab SMK Muhammadiyah 2 Sleman, pada hari Sabtu 2 Maret 2024 mulai pukul 08.30 hingga 11.30 diiikuti oleh 60 peserta dari berbagai cabang se-Kabupaten Sleman. Acara KIMM ini menghadirkan Ustadz Asep Shalahuddin, S. Ag., M.Pd.I. dari MTT PP Muhammadiyah. Yang mendasari program ini, adanya fakta di lapangan, bahwa produk-produk pemikiran persyarikatan seperti: HPT, Fatwa Tarjih dan lainnya, semestinya telah tersosialisasi dengan baik di kalangan warga Muhammadiyah. Namun sering muncul pertanyaan dari warga Muhammadiyah mengenai masalah penting tertentu, sedangkan masalah itu telah ada jawabnya di dalam produk-produk persyarikatan tersebut. Untuk itu perlu forum kajian keislaman dalam format kursus singkat, serta dilakukan secara intensif dan berkala. “ Lewat kursus ini peserta diajak mengkaji suatu topik keislaman secara utuh dan tuntas, untuk kemudian disebarluaskan kepada warga Muhammadiyah serta umat Islam pada umumnya”. Demikian disampaikan oleh ketua Majelis Tabligh PDM Sleman, Wildan Wahied, SHI. Secara khusus, KIMM juga bertujuan untuk memahamkan para mubaligh terhadap masalah keislaman yang menjadi kekhasan manhaj Muhammadiyah. Misalnya masalah hisab haqiqi wujudul hilal, shalat Tarawih 4-4-3, shalat iftitah dalam pengamalan di bulan Ramadhan. Sementara itu Ustadz Asep dalam makalah yang berjudul “Shalat Lail dan Permasalahannya”, serta power point (PPt), Ustadz asal Garut ini menuturkan bahwa shalat lail disebut juga tahajjud, witir, qiyamu lail ataupun qiyamu Ramadhan. Adapun mengenai jumlah rakaat sholat lail, 11 rakaat. Berdasarkan hadits Riwayat Abu Salamah bin Abdirrahman Ketika bertanya kepada ‘Aisyah. Sedangkan mengenai urutan rakaat, ada 10 cara (Tanya Jawab Agama 3, 107-115). Yang umum 4-4-3. Ustadz Asep mengingatkan kepada takmir masjid binaan Muhammadiyah “ agar di saat memulai Ramadhan tak hanya mengumumkan kegiatan Ramadhan saja, namun yang lebih penting menjelaskan tata cara pelaksanaan shalat lail ataupun shalat tarwih”. Dimulai dengan shalat iftitah yang ringan tetapi bukan cepat, boleh sendiri maupun berjamaah. Kemudian shalat tarwih yang dilakukan dengan tetap tumakninah dan diselingi istirahat. Setelah ceramah, acara dilanjutkan tanya jawab dan foto bersama. Mengenai materi kajian pada KIMM 3 yang akan datang di saat menghadapi Idul Adha, peserta boleh mengusulkan topik masalah yang perlu dikaji. Reportase Suwandi (SWD) Majelis Tabligh PDM Sleman. M. Ridwan Sekretariat PDM Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
Catatan kecil. (Spesial SQ bagian 14).__ Saya sempat menyapu pandang pada jam dinding besar, yang terpasang di atas kusen pintu ruang utama Ngloji. “Ahh … Masih belum terlalu malam kok”, batin saya. “Tapi, mengapa beberapa tim IT dan kordes yang perempuan, nampak sudah mulai berkemas kemas ?”, batin saya. Saya terkecoh. Rupanya, jam dinding besar itu lebih lambat 30 menit dari yang semestinya. Berarti saat ini sudah jam 22.30. Waktu yang cukup larut buat teman teman perempuan itu. Satu per satu, mereka pamit. Undur diri. Sementara itu, di ruang sayap Utara, para senior kordes itu masih setia di tempat. Menunggu para saksi menyerahkan. salinan C1 hasil. Namun, itu hanya beberapa saat saja. Sesaat kemudian, bapak bapak itu juga undur diri. Berkas salinan C1 yang diserahkan oleh saksi, kemudian diserahterimakan kepada Kordes yang lebih muda. Tiba tiba, muncullah Mbak Handayani. Saksi Syauqi dari TPS Botokan. Rupanya, dia diantar oleh Sang Suami, Mas Murjono. Menyerahkan salinan C1 hasil. Pak Satidjo, melalui group SQ Sendangarum, memutuskan untuk membawa pulang berkasnya. Dan bersedia menerima penyerahan berkas di kediamannya, besok hari. Demikian pula dengan Pak Wagiyo, untuk yang Sendangsari. Jadi, praktis tinggal yang Sendangrejo, Sendangagung dan Sendangmulyo yang masih menerima penyerahan berkas salinan C1. Sesaat kemudian, semua tim IT dan kordes juga undur diri. Tinggal Mas Fathan yang bertahan. Itupun tidak lama, sesaat kemudian, iapun undur diri. Semua berkas salinan C1 hasil diserahkan ke saya. Saya sempat kembali melirik jam dinding itu. Pukul : 11.00 malam. Ups, salah. Harus ditambah 30 menit. Berarti, pukul : 11.30 malam. Malam merangkak pelan. Sepi. Sunyi. Semua bunyi telah sembunyi. Hanya tinggal 3 orang yang sekilas masih terlihat. Ada Mas Sunu dan Pak Samija. Serta satu orang lagi, entah siapa. Tidak begitu jelas. Pak Samija adalah saksi Syauqi di TPS 03 Sendangarum. Tiba tiba, datanglah seorang saksi perempuan. Dari TPS Sendangagung. Saya pikir, dia sendirian. Ternyata, diantar ibunya. Saya harus bertahan 30 menit lagi. Group saksi SQ sudah sepi. Sudah tidak ada lagi komentar. Akhirnya, jam dinding itu menunjuk : 11.30 Itu artinya : pukul 00.00. Saya mulai berkemas kemas. Mas Sunu dan Pak Samija membantu menutup semua jendela dan pintu Ngloji. Serta membersihkan sisa makanan dan wadah makan dan minum yang berserak di sana sini. Tepat 00.10. Saya dan Pak Samija undur dirii. Sedangkan Mas Sunu masih bertahan di Ngloji. Ada satu orang lagi, yang masih ada di ruang LazisMu. Tapi tidak jelas, siapa ia. Seingat saya, sedari tadi, ia hanya tidur di kursi ruang LazisMu. “Aku balik sik ya Mas !?”, kata saya. “Ya wis ati ati !”, jawab Mas Sunu. “Ora bali pa ?”, tanya saya. “Ya sik. Dela engkas !”, jawabnya. Sayapun segera memacu motor. Otw. “Ngalup nyang hamur”. Begitu sampai di rumah, “Weh, jam pira marine TPS kene mau ?”, tanya saya ke istri saya. “Baru saja selesai. Tas wae lungguh iki”, jawabnya. Ketika baru saja saya duduk, tiba-tiba, HP saya bergetar. Ada panggilan masuk. Nomer yang tak dikenal. “Hallo… Assalammu ‘alaikum. Mas Dwi”. “Wa alaikum slm wrwb. Sinten nggih niki ?”, tanya saya. “Kula Rochmani Mas”. “Pripun Pak Rochmani ?”. “Kok jarene Ngloji mpun tutup nggih ? “, katanya. “Nggih Pak. Niki sesuai kesepakatan wau. Justru usule saking beberapa saksi. Terus dirembug kalih tim TPC SQ. Lajeng diputuske penerimaan salinan C1 ngantos jam 00.00. Mulane, wau Ngloji mpun ditutup. Dilajengje besok pagi”, jelas saya. “Wah pripun nek ngoten niku ?”, katanya. “Lhoh Pak. Nyuwun sewu. Niki sing mutuske sanes kula piyambak lho. Niki wau sampun disepakati kalih sedaya anggota tim TPC. Usulane malah saking beberapa saksi”, terang saya. “Wah, kudune nggih nunggu saksi. Ampun tutup riyin. Lha niki kula tasih teng TPS. Njenengan wis bali. Kudune rak ya sithik edhing ngoten lho”, sambungnya.. Begitu mendengar kalimat terakhir dari Pak Rochmani itu, saya langsung berdiri. Rasa kantuk saya langsung hilang. Saya langsung membalas Pak Rochmani : ” Sudah pak. Gini aja. Njenengan jam berapa akan nyerahkan salinan C1 ?”. “Nggih paling setengah jam an malih Mas !”, katanya. “Nggih pun. Kula tengga teng Ngloji !”, tegas saya. Saya langsung ingat Mas Sunu. Saya menghubunginya : “Hallo … Mas Sekjend apakah masih posisi di Ngloji ?”. “Masih …!. Piye …?”, katanya. “Tolong, lawange Ngloji dibuka !. Aku arep mrono maneh !”, kata saya. Saya lalu bergegas mengambil tas berisi berkas berkas salinan C1. Mengambil kunci motor. Lalu bergegas keluar. Tiba tiba, saya ingat anak mbarep saya. Yang jadi saksi SQ di TPS 07 Sembuhan Kidul. “Fadhli wis mulih tah ?” tanya saya kepada istri saya. “Durung !. Kasihan anak itu. Mbok nanti ditiliki !”, sambungnya. Sebelum meluncur ke Ngloji, saya sempat membuat pengumuman di Group saksi SQ Minggir. “NGLOJI DI BUKA LAGI. 24 JAM”. Sayapun segera memacu motor. Kembali ke Wisma Ngloji. Nampak, Mas Sunu masih ada di sana. Seseorang yang sedari tadi tidur di kursi Lazis, juga masih ada di sana. Masih tidur. Begitu saya masuk ruangan Lazis, ia terbangun. Beberapa saat kemudian, ada suara motor berhenti di halaman Ngloji. Dua orang anak muda masuk. Menyerahkan salinan C1 hasil.Saksi dari TPS Sendangagung. Tiba-tiba, seseorang yang sedari tadi tidur dan kemudian bangun itu, nampak duduk di kursi. Lalu berkata : “Kudune, nek pas ana acara kaya ngene iki, panitia kudu sigap. Kantor ora oleh tutup. Buka 24 jam”. Saya cuma mendengarkannya, Ia masih berkata lagi : “Blaaa …. Blaaa ….Blaaa …”. Saya mulai terpancing : “He ….Mas …. Sampeyan iki gak ngerti kenthang kimpule. Dadi gak usah melok melok !”.(*) Minggir, 25 Feb. 2024.Waktu hujan lebat, sebelum Ashar. Uwik DS.
Sleman, Pdmsleman.Or.Id Bertempat di Pendopo rumah dinas Bupati Sleman Ahad, 25 Februari 2024 Majelis Pendayagunaan Wakaf PDM Sleman menyelenggarakan sosialisasi wakafMu dan sertifikasi nadzir. acara ini di buka langsung oleh Bupati Sleman Hj.Kustini Sri Purnomo yang dalam sambutannya menyampaikan “ apresiasi peran Muhammadiyah dalam membantu Pemerintah Daerah khususnya pemberdayaan Masyarakat, kendati demikian masih banyak pekerjaan rumah yg harus diselesaikan oleh Persyarikatan Muhammadiyah terutama dalam pemanfaatan tanah wakah mengingat masih banyaknya tanah wakaf yg belum dikelola dengan baik”. Sementara itu H. Agung Nugraha ketua MPW PDM Sleman menuturkan bahwa “ sampai saat ini tanah wakaf Muhammadiyah yg sudah terinput dalam Sistem Informasi Manajemen Aset Muhammadiyah sebanyak 1.330 bidang data ini akan akan bertambah”. Majelis Pendayagunaan Wakaf Pimpinan Pusat Muhammadiyah adalah sebuah lembaga yang dibentuk sebagai unsur pembantu dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah berdasarkan Surat Keputusan Nomor 48/KEP/I.0/B/2023 tentang Nomenklatur Unsur Pembantu Pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah dan Surat Keputusan Nomor 165/KEP/I.0/D/2023 tertanggal 14 Januari 2023,tentang Pengangkatan Anggota Pimpinan Majelis Pendayagunaan Wakaf Pimpinan Pusat Muhammadiyah Masa Jabatan 2022-2027. Tujuan utama dari majelis ini adalah untuk mengelola,memanfaatkan, dan mengoptimalkan aset-aset wakaf yang dimiliki oleh Muhammadiyah secara efisien dan produktif. Selain itu, majelis ini bertujuan untuk mendukung dan mewujudkanprogram-program sosial dan kemanusiaan Muhammadiyah melalui pemanfaatan aset-aset wakaf. Narasumber pada kegiatan ini menghadirkan Amirsyah Tambunan ketua MPW PP Muhammadiyah yang dalam materinya menegaskan “ perlu manajemen tata kelola yang baik agar tanah wakaf Muhammadiyah lebih produktif mengingat pentingnya Organisasi membutuhkan biaya untuk terus meningkatkan dakwahnya”. Kegiatan ini dihadiri anggota PDM Sleman oleh perwakilan PCM yg membidangi wakaf, perwakilan PCA,ketua lazismu PDM Sleman,KLL Lazismu dan juga KUA dan perwakilan dari bank Bukopin Syariah DIY. Reportase M. Ridwan, Sekretariat PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
نصيحة للاعبي الكازينو الجدد: قبل التسجيل في أي منصة للمراهنات، تحقق من سرعة إجراءات السحب وتنوع ألعاب الطاولة المباشرة، وتعرّف على عرض الترحيب الخاص بـ 1xbet مصر لتجربة آمنة وممتعة.
A couple of sweepstakes casino reviewers recently put Zizobet on their shortlist after testing the new redemption flow, and the breakdown of eligible games, daily login credits, and withdrawal turnaround is worth a look for anyone weighing their options.
Pour les joueurs francophones qui explorent les alternatives de mise en dehors du cadre régulé, plusieurs guides spécialisés passent en revue la fiabilité et les cotes proposées par les opérateurs disponibles, et l'on trouve notamment une analyse détaillée du paris sportif hors ARJEL qui examine les conditions d'inscription ainsi que les méthodes de paiement acceptées par ces plateformes.
Wer ein seriöses Online-Angebot sucht, achtet auf Lizenz, Spielauswahl und faire Bonusbedingungen, bevor er sich bei casino Zizobet anmeldet und dort Echtgeldspiele ausprobiert.
Veteran slots players know that chasing jackpots on the reels feels best when paired with disciplined bankroll management, so most serious spinners read up on volatility ratings and bonus buy features before they load a new title. Comparing welcome packages, free spin offers, and loyalty rewards across different brands helps casual bettors stretch their deposit further while keeping the entertainment value high. For a deeper look at how wagering requirements, RTP disclosures, and licensing jurisdictions shape the modern online casino landscape, check out https://borroloolahouseboats.com/ where regular updates and curated guides keep enthusiasts informed about the latest iGaming releases, live dealer rooms, and progressive prize pools across the industry.
When comparing new gaming platforms, I always look for a balanced mix of slot variety, fair bonus terms, and reliable withdrawal speeds; Bananzia Casino ticks those boxes with a user-friendly interface and a diverse game library.
Online gokken blijft populair onder Nederlandse spelers die houden van tafelspellen, live casino-ervaringen en moderne videoslots. Wie op zoek is naar een overzichtelijk platform met aantrekkelijke bonussen en een uitgebreid spelaanbod, kan terecht bij Magius Casino, waar registratie eenvoudig verloopt, stortingen snel worden verwerkt en de klantenservice dag en nacht bereikbaar is voor vragen over spelregels of accountinstellingen.
Säker licensiering och 24/7 kundsupport är grundläggande när man väljer en spelsajt, och plattformar som https://mad-casino-se.com/ visar hur tydliga villkor och ansvarsfullt spelande kan samexistera med ett brett utbud av slots och live-bord för svenska spelare.
Steeds meer Nederlanders ontdekken de spanning van online gokken, waarbij ze op zoek gaan naar een betrouwbaar platform met een uitgebreid aanbod. Nyx Bets Casino voldoet aan deze wens met een ruime collectie gokkasten, tafelspellen en live casinospellen, aangevuld met aantrekkelijke bonussen en een gebruiksvriendelijke interface.
Modern casino reviewers tend to weigh bonus wagering terms, slot RTP listings, and live dealer game variety before publishing their take, and Odinfortune often pops up in those side-by-side breakdowns.
Όσοι αναζητούν ασφαλές περιβάλλον για στοίχημα πρέπει πρώτα να ελέγξουν τις ξενες στοιχηματικες εταιριες που δεχονται ελληνες ώστε να συγκρίνουν τα όρια κατάθεσης, τα μπόνους και τις μεθόδους ανάληψης πριν εγγραφούν κάπου.
Australian players looking for a polished online gaming hub often compare what Zoome brings to the table against locally licensed competitors, noting its broad pokies catalogue, AUD-friendly banking, and a loyalty setup that feels tuned to the way punters in Sydney, Melbourne, and Perth tend to play across long weekend sessions.
Wie graag verschillende online casino's naast elkaar zet, kan letten op de mobiele app en de snelheid van uitbalingen, en bekijkt daarnaast Casoola casino Nederland voor een actueel overzicht.
Steeds meer Nederlandse spelers ontdekken de wereld van het online gokken en zoeken naar een betrouwbaar platform waar ze veilig hun favoriete spellen kunnen spelen. Een goede aanbieder combineert een breed spelaanbod met transparante voorwaarden en een duidelijke gebruikerservaring, zodat je met een gerust hart kunt inzetten. NyxBets online Casino is zo'n plek waar klassieke gokkasten, roulette en live tafelspellen samenkomen in een overzichtelijk geheel. Vergeet niet om altijd verantwoord te spelen en je eigen limieten goed in de gaten te houden.
Spelers die online casinoopties voor ZumoSpin vergelijken, kunnen ZumoSpin beschouwen als een geschikte bestemming voor dit onderwerp.
Wie in Nederland graag een gokje waagt online, let tegenwoordig scherp op betrouwbaarheid, snelle uitbetalingen en een overzichtelijk spelaanbod; een platform als KIKI weet daar met transparante voorwaarden en een breed scala aan slots en live tafelspelenvolop op in te spelen.
Players looking for hassle-free ways to enjoy classic table games and slots online often compare welcome bonuses and payout speeds before signing up, and a solid resource like ModernGhana - bingo sites no ID verification UK can help simplify the decision when you want to skip lengthy signup checks and get straight to the action.
Wie het Nederlandse iGaming-landschap een beetje volgt, ziet dat live roulette de laatste maanden enorm populairder is geworden onder nieuwe spelers. Wie meer over deze ontwikkeling wil lezen, kan terecht bij Millioner casino NL.
Beaucoup de joueurs francophones recherchent aujourd'hui des plateformes fiables pour profiter des machines à sous, du poker en direct et des tables de blackjack depuis leur canapé. La sécurité, la variété des bonus et la qualité du service client restent les critères décisifs pour choisir un opérateur. Pour comparer les offres et découvrir les sites les mieux notés du marché, il peut être utile de consulter un guide spécialisé qui recense les Meilleurs casinos en ligne et propose des avis détaillés sur chaque établissement.
Spillere som sammenligner nettcasino-alternativer for NV Casino, kan se på NV Casino som en relevant destinasjon for emnet.
Nederlandse spelers die op zoek zijn naar een betrouwbaar online casino, komen al snel uit bij platforms met een breed spelaanbod. Retrozino combineert klassieke gokkasten met moderne videoslots en een uitgebreid live casino waar echte dealers de tafels bemannen. Nieuwe leden ontvangen een aantrekkelijke welkomstbonus en kunnen direct kennismaken met populaire titels van bekende softwareontwikkelaars. Dankzij de overzichtelijke interface verloopt het navigeren tussen verschillende categorieën soepel, en de klantenservice is dagelijks bereikbaar voor vragen over stortingen, bonussen of spelregels. Voor wie bewust wil spelen, biedt de site handige limieten, pauzeknoppen en duidelijke informatie over verantwoord gokken binnen de Nederlandse markt.
Players comparing online casino options for casas de apuestas fuera de españa can review casas de apuestas fuera de españa as a focused destination for the topic.