Sukses Digelar, PDM Sleman Evaluasi MSE#1 Untuk Lebih Baik Kegiatan Kedepan

Facebook
Twitter
LinkedIn

Sleman, Pdmsleman.Or.Id

Jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Sleman, serta seluruh jajaran panitia Muhammadiyah Sleman Expo (MSE) #1 menggelar rapat evaluasi di Gondang Roso Resto pada Senin sore, 19 Januari 2026.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mensyukuri keberhasilan perhelatan perdana sekaligus memetakan perbaikan demi keberlanjutan agenda di masa depan.

Acara yang berlangsung mulai pukul 15.00 WIB ini dibuka dengan penuh rasa syukur. Ketua PDM Sleman, H. Harjaka, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras. “Alhamdulillahirobbilalamin, kita bisa bertemu untuk mengevaluasi MSE yang pertama ini. Secara umum, kegiatan bisa dibilang sukses dan meriah. Karena ada angka ‘satu’, maka ini menjadi janji bahwa pasti akan ada yang kedua dan seterusnya,” ujarnya.

Dalam diskusi tersebut, muncul pembahasan mengenai waktu pelaksanaan MSE berikutnya. Meski sempat muncul wacana pada tahun 2027, namun mengingat padatnya agenda organisasi—termasuk rangkaian Musyawarah Cabang (Musycab) hingga Musyawarah Wilayah (Musywil)—muncul usulan agar MSE #2 dilaksanakan pada tahun 2028. Hal ini bertujuan agar persiapan jauh lebih matang dan tidak berbenturan dengan suksesi kepemimpinan di tingkat daerah maupun wilayah.

Sementara Ketua Panitia  Eko Sumardiyanto menyampaikan, “ meski dinilai sukses, panitia memberikan catatan kritis terkait partisipasi kewilayahan. Salah satu poin yang disoroti adalah adanya satu Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) yang belum bisa ikut berpartisipasi dalam stan pameran. Hal ini menjadi catatan penting bagi panitia mendatang dalam hal koordinasi kepesertaan agar seluruh potensi cabang di Sleman dapat terwakili secara utuh”.

Di sisi lain, apresiasi besar diberikan kepada tim media yang berhasil membangun branding melalui media sosial. Penggunaan platform Instagram dan Facebook dinilai sangat efektif menarik minat pengunjung muda. “Interaksi di media sosial luar biasa bagus. Banyak pengunjung yang datang justru karena melihat konten-konten kreatif yang dibuat oleh anak-anak muda kita. Ini membuktikan bahwa konsep dakwah melalui pameran di ruang publik seperti mall sangat relevan dengan kebutuhan zaman,” lanjut Eko

H. Nasirun melihat sisi ideologis dan strategi dakwah dimana ,enyelenggarakan pengajian di dalam mall pada siang hari diakui sebagai tantangan berat yang sempat menuai pro dan kontra. Mengubah stigma bahwa pengajian hanya dilakukan di masjid menjadi tantangan tersendiri bagi panitia. “ Namun, keberanian MSE #1 dalam mendobrak kebiasaan tersebut membuktikan bahwa Muhammadiyah mampu hadir di pusat-pusat keramaian tanpa kehilangan jati dirinya”.

Sementara ketua PDA Sleman Hanik Rosyada M.Pd menyampaikan beberapa evaluasi kegiatan senam Bahagia di lapangan Denggung, meski sukses namun ada beberapa evaluasi teknis terkait pelaksanaan termasuk antisipasi apabila ada hujan.

Rapat evaluasi ini diakhiri dengan penguatan ruhani, mengingatkan seluruh kader untuk selalu meluruskan niat dalam berorganisasi. Keberhasilan MSE #1 bukan sekadar tentang kemeriahan acara, melainkan tentang bagaimana amal usaha dan syiar Islam dapat memberikan manfaat nyata bagi umat. Dengan berakhirnya rapat evaluasi ini, panitia resmi meletakkan fondasi awal untuk penyelenggaraan Muhammadiyah Sleman Expo yang lebih besar dan inovatif di masa mendatang.

 Rep N editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Leave a Replay