Polresta Sleman Latih 153 Siswa Menjadi Pelopor Keselamatan

Depok Pdmsleman.Or.Id Satuan Lalu Lintas Polresta Sleman membuka Pelatihan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) bagi 153 siswa SD Muhammadiyah Condongcatur dan SD Muhammadiyah Kompleks Kolombo, Senin (3/8/2026). Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Sleman, AKP Arfita Dewi, memimpin langsung upacara pembukaan pelatihan tersebut. Kegiatan dijadwalkan berlangsung mulai 4 hingga 22 Agustus 2026. Pelatihan diikuti 145 siswa SD Muhammadiyah Condongcatur dan delapan siswa SD Muhammadiyah Kompleks Kolombo. Selama kegiatan, para peserta akan memperoleh pengetahuan dasar mengenai peraturan lalu lintas, pengaturan keamanan di lingkungan sekolah, dan pencegahan risiko kecelakaan. Arfita mengatakan pembentukan PKS bertujuan mengenalkan budaya tertib berlalu lintas kepada anak sejak usia sekolah dasar. Peserta juga diarahkan untuk memahami peran mereka dalam menjaga keamanan di lingkungan sekolah. “Pembentukan PKS ini bertujuan menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas serta membentuk generasi muda yang peduli terhadap keselamatan di lingkungan sekolah,” katanya. Kepala SD Muhammadiyah Condongcatur, Estri Rukmiyanti, mengatakan program PKS telah lama menjadi bagian dari pembinaan karakter siswa dan dilaksanakan setiap tahun. Pada pelaksanaan kali ini, sekolah mengikuti pelatihan bersama SD Muhammadiyah Kompleks Kolombo. Menurut Estri, pelatihan tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk belajar mengambil tanggung jawab, membangun keberanian, serta menumbuhkan kepedulian kepada orang lain. “Melalui PKS, siswa memperoleh pengalaman untuk belajar bertanggung jawab, berani mengambil peran, dan memiliki jiwa melayani. Pengalaman tersebut penting dalam proses pembentukan karakter mereka,” ujarnya. Estri juga menyampaikan terima kasih kepada Polresta Sleman atas pendampingan yang diberikan kepada sekolah. Sinergi tersebut membantu sekolah menghadirkan pembelajaran karakter melalui pengalaman langsung. “Kami mengapresiasi pendampingan Polresta Sleman yang terus mendukung program ini. Kerja sama tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar langsung dari pihak yang memiliki kompetensi di bidang keamanan dan lalu lintas,” katanya. Estri berharap kerja sama antara sekolah dan Polresta Sleman terus berlanjut sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter Islami, berakhlak mulia, bertanggung jawab, serta mampu menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya. Rep (Athiful Depok)

Loading

Sinergi Kokam, Banser, dan Garfa Amankan Gebyar Muharam MUI Depok

Depok, Pdmsleman.Or.Id Sinergi Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam), Barisan Ansor Serbaguna (Banser), dan Garda Fatayat (Garfa) turut mengamankan pelaksanaan Gebyar Muharam 1448 Hijriah yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kapanewon Depok, Jumat (26/6/2026). Kehadiran personel dari ketiga organisasi tersebut mendukung kelancaran kegiatan sehingga ratusan jemaah dapat mengikuti rangkaian acara dengan aman dan tertib. Senior Kokam Depok, Sukirman, mengatakan keterlibatan Kokam dalam pengamanan merupakan bagian dari pengabdian organisasi kepada masyarakat sekaligus bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang memperkuat persatuan umat. “Menjaga keamanan kegiatan masyarakat merupakan salah satu bentuk pelayanan kami. Ketika situasi berlangsung tertib dan kondusif, masyarakat dapat beribadah serta mengikuti kegiatan dengan lebih tenang dan khusyuk,” ujarnya. Ia menjelaskan, pengamanan dilaksanakan secara terpadu bersama Banser dan Garfa dengan mengedepankan koordinasi, komunikasi, dan semangat saling membantu. Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kapanewon Depok, Sunhaji, menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh personel Kokam, Banser, dan Garfa yang telah berperan aktif mengawal pelaksanaan Gebyar Muharam hingga berjalan lancar. “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan pengabdian seluruh personel yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan umat, di mana berbagai organisasi dapat bersinergi dalam satu tujuan, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya. Menurutnya, kolaborasi antarelemen umat merupakan modal sosial yang sangat penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. MUI akan terus mendorong terjalinnya kerja sama yang baik dengan berbagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan sebagai bagian dari upaya memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga kerukunan, serta mendukung pembangunan Kabupaten Sleman yang religius, aman, dan berkeadaban. Rep Athiful Depok

Loading

SD Muhammadiyah Condongcatur Susun Biografi dan Sejarah Sekolah

Depok, Pdmsleman,Or.Id SD Muhammadiyah Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, resmi memulai penyusunan buku biografi kepemimpinan dan sejarah institusi sebagai upaya pengarsipan dokumen sejarah lokal. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban publik sekaligus penataan literasi mengenai transformasi tata kelola pendidikan modern di wilayah setempat. Kepala SD Muhammadiyah Condongcatur, Sulasmi, mengatakan bahwa kodifikasi sejarah ini memuat esensi perjuangan kolektif para perintis serta dialektika perkembangan sekolah sejak masa awal pendirian. Menurutnya, rekam jejak institusi yang semula berstatus kelas jauh hingga berhasil berevolusi menjadi satuan pendidikan rujukan nasional perlu diabadikan secara komprehensif, faktual, dan akuntabel. “Dokumentasi tertulis ini tidak sekadar merekam kronologi formal, melainkan menginternalisasikan nilai-nilai integritas, persistensi, dan resiliensi manajerial dalam menghadapi dinamika pembaruan kelembagaan,” ujarnya, Kamis (18/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Depok Raya, Kabupaten Sleman, Athiful Khoiri, menegaskan bahwa penulisan narasi ini merupakan instrumen penting bagi deseminasi best practices atau praktik baik dunia kependidikan di Kabupaten Sleman. Ia menjelaskan, capaian monumental sekolah, seperti Akreditasi A nasional Perpustakaan Hamka, predikat Sekolah Sehat Berkarakter, hingga capaian tertinggi pada integrasi data Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Tahun 2026, menuntut adanya rujukan literatur yang solid bagi publik. Ia menambahkan bahwa peran strategis KIM dalam mempublikasikan dokumen sejarah ini bertumpu pada kepentingan pemenuhan hak informasi masyarakat di sektor layanan publik. “Narasi historis yang dibangun secara objektif dinilai mampu menguatkan sinergi serta motivasi kolektif antara jajaran persyarikatan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan dalam merawat mutu pendidikan,” ungkapnya. Melalui kodifikasi dokumen biografi dan sejarah ini, diharapkan sistem manajemen berbasis prestasi dan pengasuhan talenta yang adaptif dapat terduplikasi oleh satuan pendidikan lainnya. “Inisiatif ini sekaligus mempertegas komitmen daerah dalam mewujudkan ekosistem kependidikan yang berkarakter, kompetitif, dan mencerahkan bagi masyarakat Kabupaten Sleman,” pungkasnya. Rep Sugiyanto – Moyudan

Loading

Workshop Resensi Buku dan Public Speaking IPM SMP Muhammadiyah 3 Depok

Depok, Pdmsleman.Or.Id Kemampuan literasi dan komunikasi publik menjadi bekal penting bagi pelajar dalam menghadapi perkembangan era digital. Untuk memperkuat kemampuan tersebut, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP Muhammadiyah 3 Depok (Mugadeta) Kabupaten Sleman menggelar Workshop Resensi Buku dan Public Speaking di Meeting Room, pada Jumat (8/5/2026). Sekretaris Forum Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Kabupaten Sleman, Athiful Khoiri, menekankan bahwa budaya literasi perlu dibangun tidak hanya melalui kebiasaan membaca, tetapi juga kemampuan memahami dan menyampaikan kembali gagasan secara runtut kepada publik. “Pelajar hari ini perlu memiliki kemampuan membaca yang baik sekaligus keterampilan berbicara yang terarah. Dua hal tersebut penting untuk membangun kepercayaan diri dan kemampuan berpikir kritis,” ujarnya. Pada sesi resensi buku, peserta dikenalkan pada teknik dasar mengulas buku secara sistematis, mulai dari memahami isi bacaan, menemukan pesan utama, hingga menyusun ulasan yang singkat namun menarik. Peserta juga diajak memahami pentingnya membaca secara mendalam agar mampu menghasilkan pandangan dan argumentasi yang kuat. “Melalui resensi, pelajar belajar menyusun cara berpikir yang runtut. Mereka tidak hanya membaca, tetapi juga memahami, menilai, lalu menyampaikan kembali isi buku dengan bahasa yang baik,” katanya. Selain itu, dalam materi public speaking, peserta memperoleh pembekalan mengenai teknik komunikasi di depan umum, penguasaan vokal, pengelolaan rasa gugup, hingga cara menyampaikan pesan secara efektif kepada audiens. Athiful menjelaskan bahwa kemampuan berbicara di depan publik menjadi salah satu kompetensi penting bagi generasi muda, terutama di tengah arus informasi digital yang berkembang sangat cepat. Menurutnya, pelajar perlu dibiasakan menyampaikan gagasan secara santun, terstruktur, dan bernilai positif. “Public speaking bukan hanya soal berbicara, tetapi bagaimana menyampaikan ide dengan jelas dan mampu memberi pengaruh baik kepada orang lain,” katanya. Workshop berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang aktif mengikuti sesi diskusi dan praktik singkat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya IPM Mugaedeta dalam menghadirkan ruang pengembangan diri bagi pelajar melalui kegiatan edukatif yang relevan dengan kebutuhan generasi muda. Melalui workshop tersebut, diharapkan para peserta dapat semakin termotivasi untuk mengembangkan budaya literasi, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta membangun karakter pelajar yang percaya diri, kritis, dan berkemajuan. Rep Giek Moyudan

Loading

Kontingen SMP Muhammadiyah 1 Depok Raih Enam Medali di Olympicad VIII DIY, Wujud Mutu Pembinaan, Keteladanan Pendidik dan Kepemimpinan Berkemajuan

Depok,Pdmsleman.Or.Id SMP Muhammadiyah 1 Depok kembali menegaskan kualitas pembinaan dan mutu pendidikan melalui torehan enam medali pada ajang Olympicad VIII Tingkat Wilayah DIY, yang dilaksanakan pada 22–23 November 2025. Prestasi ini memperkuat posisi sekolah sebagai institusi yang konsisten mencetak peserta didik dan tenaga pendidik berprestasi. Pada cabang siswa, Syifa Annisa Putri meraih medali emas kategori Story Telling, disusul Afifa Fitriya (perunggu Desain Poster) dan M. Azka Dhanadyaksa (perunggu News Reading Inggris). Di cabang Film Indie, MSD Cinema Lab turut mempersembahkan medali perunggu melalui karya sinematik berkualitas yang digarap oleh enam peserta didik berbakat: Kholivah Purnia Arvita, Mochammad Fanni Shofiatul Azami, Alif Zhafirin Anwaruddin, Muhammad Dzaky Izzuddin, Ananda Nicolas, dan Rae Ayu Shima Ewo Rumbi. Di tingkat pendidik, Laili Isna Fatkhurrahmah, S.Pd., menyumbang emas Inovasi Belajar Guru, menunjukkan kreativitas dan profesionalisme tenaga pendidik dalam mengembangkan strategi pembelajaran inovatif. Prestasi juga diraih pimpinan sekolah, di mana Abidin Fuadi Nugroho, S.Pd.I., M.Pd., Kepala SMP Muhammadiyah 1 Depok, meraih medali perak pada kategori Best Practice Kepala Sekolah sebagai wujud kepemimpinan visioner yang berdampak pada peningkatan mutu sekolah. Dalam keterangannya, Abidin menyampaikan apresiasi terhadap guru dan pelatih:“Keberhasilan ini merupakan hasil kinerja kolektif seluruh warga sekolah. Para guru dan pelatih memainkan peran strategis dalam mengarahkan potensi siswa sehingga mampu bersaing di tingkat wilayah. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.” Enam medali Olympicad VIII menjadi bukti nyata bahwa kultur berprestasi, kepemimpinan berkemajuan, dan pembinaan berkelanjutan menjadi fondasi utama SMP Muhammadiyah 1 Depok dalam memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan dan persyarikatan. kontributor – nhc

Loading

SMP Muhammadiyah 1 Depok Raih 17 Medali dalam OlympiCad VIII Kabupaten Sleman

Depok, Pdmsleman.Or.Id SMP Muhammadiyah 1 Depok kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang OlympiCad VIII Tingkat SMP Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman Tahun 2025. Pada kompetisi tersebut, SMP Muhammadiyah 1 Depok berhasil meraih total 17 medali, terdiri dari 12 medali emas, 3 medali perak, dan 2 medali perunggu. Pencapaian ini menunjukkan kesungguhan sekolah dalam membimbing dan memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan kemampuan terbaiknya. Peraih Medali Emas diraih oleh Kholivah Purnia (Musikalisasi Puisi), Genia Ratu Azalea, Atiaqh Naflah Zahirah F., dan Raisa Mumtazia P. (Fahmil Qur’an), Muhammad Farhan, Alif Zhafrin Anwaruddin, dan Andi Zulkarnain Darusman (Dakwah Digital), Rayhan Maulana Saputra dan Ardhani Hafiz Angga K. (Robotik), Syifa Annisa Putri (Story Telling), Afifah Fitriya (Desain Poster), Ahmad Sadid (Hifzil Qur’an), Laili Isna F., S.Pd dan Rois Syaifullah, S.Pd (Inobel Guru), Kholivah Purnia Arvita, M. Fanni Shofiatul Azami, Alif Zhafrin Anwaruddin, Muhammad Dzaky Izzuddin, Ananda Nicolas, dan Rae Ayu Shima Ewo Rumbi (Film Indie), Zahra Firaas Earlynov, Pimpin Shafiyyatul K., Alika Kanaya P., Meisya Hilda P., El Vannesya Sarsa P., Alfondita Puri S., Ratu Pramudya W., Putri Nurrahmah M., Earlyta Arsyifa Salsabila, Yuana Dwi Gatraswi, dan  Olivia Vebian Niti B. (Senam Anak Indonesia Hebat), Abidin Fuadi Nugroho, M.S.I (Best Practice KS) dan M. Azka Danayaksa (News Reading) Peraih Medali Perak diraih oleh Alief Nur Rizki, Dhafin Khairan Prabowo, dan Pramesti Ningrum Abdianti (Musik Akustik), Khirana Adevanee R. (Ismu in English) dan Edrick Bhagawanta Friyadi (News Reading). Peraih Medali Perunggu diraih oleh Ahmad Almuhari Anshor (News Reading) dan Khansa Inashaki Amera (Kaligrafi) Kepala sekolah SMP Muhammadiyah 1 Depok Abidin Fuadi Nugroho, M.S.I menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pembimbing, pelatih, dan guru yang telah membimbing para peserta dengan penuh kesungguhan. Terima kasih juga kepada para orang tua dan wali siswa atas dukungan dan doa yang tidak pernah putus, serta kepada seluruh keluarga besar SMP Muhammadiyah 1 Depok yang senantiasa menciptakan lingkungan sekolah yang hangat, bersemangat, dan mendukung perkembangan potensi siswa. Prestasi ini menjadi motivasi bersama untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, pembelajaran, dan budaya berprestasi di sekolah. Kontributor: Nurhache SMPM 1 Depok Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

SMP Muhammadiyah 1 Depok Raih Juara 3 di Kejurnas Rugby 2025

Depok, Pdmsleman.Or.id Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa SMP Muhammadiyah 1 Depok. Radit Setiawan, siswa kelas 7A, berhasil meraih juara 3 kategori Kelompok Umur 14 (T1 Rugby) pada ajang Kejuaraan Nasional Rugby 2025 yang digelar di Lapangan Kenari, Yogyakarta, pada 22–24 Agustus 2025. Kejuaraan yang diikuti berbagai tim dari seluruh Indonesia ini mempertandingkan beberapa kategori, mulai dari kelompok usia KU 14, KU 16, KU 18, hingga kategori dewasa. Dalam persaingan ketat di KU 14 T1 Rugby, Radit menunjukkan kemampuan, semangat juang, dan kerja sama tim yang solid hingga berhasil meraih posisi ketiga. Kepala SMP Muhammadiyah 1 Depok Abidin Fuadi S.Pd menyampaikan rasa bangga atas capaian yang diraih Radit. “Kami sangat mengapresiasi perjuangan Radit. Prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa SMP Muhammadiyah 1 Depok tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga berprestasi di bidang olahraga,” ujarnya. Dengan capaian ini, Radit Setiawan diharapkan dapat terus mengasah kemampuan dan menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk berani berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.kontributor : nhc

Loading

SMP Musade Konsisten Lahirkan Generasi Unggul

Depok, Pdmsleman.Or.Id SMP Muhammadiyah 1 Depok (Musade) Sleman menyelenggarakan kegiatan pelepasan purna siswa angkatan ke-54 yang berlangsung penuh khidmat di Aula sekolah setempat, Senin (2/6/2025). Pelepasan ini menjadi momentum membanggakan bagi peserta didik yang telah berhasil menyelesaikan jenjang pendidikan menengah pertama. Karena setelahnya, mereka bersiap melanjutkan ke jenjang lebih tinggi dengan bekal akademik dan nilai-nilai kemuhammadiyahan yang telah ditanamkan selama tiga tahun. Kepala SMP Musade Sleman, Abidin Fuadi, mengucapkan selamat dan apresiasi kepada seluruh anak didiknya. Ia juga turut berterima kasih kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan penuh kepada putra-putrinya selama menuntut ilmu. “Kami berterima kasih kepada wali murid yang senantiasa mendukung pendidikan anak-anak selama ini,” ujar dia. Abidin mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi dan motivasi kepada peserta didik yang telah berjuang menyelesaikan masa studi selama tiga tahun di SMP Musade Sleman. Ia menekankan pentingnya pengembangan karakter unggul dan internalisasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai bekal berharga dalam menempuh pendidikan lanjutan. “Teruslah melangkah dengan integritas, kerja keras, dan semangat belajar tinggi. Insya Allah, kesuksesan selalu menyertai derap langkah anak-anakku di mana pun berada,” katanya. Di akhir sambutannya, Abidin mengajak para siswa untuk belajar dari filosofi pohon kelapa. Menurutnya, pohon kelapa banyak mengajarkan tentang ketahanan, kebermanfaatan, dan selalu terus belajar dalam kehidupan. “Pohon kelapa mampu bertahan dalam berbagai situasi, misalnya diterpa angin kencang. Ini mengajarkan kita untuk memiliki ketahanan fisik dan mental kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan,” ungkapnya. Selain itu, terusnya, setiap bagian pohon kelapa yang bermanfaat bagi kehidupan manusia mengajarkan pentingnya memberikan kontribusi positif kepada lingkungan masyarakat sekitar. “Terakhir, pohon kepala menekankan pentingnya belajar terus menerus dan mengembangkan diri, seperti pohon kelapa yang terus tumbuh tinggi menjulang,” pungkasnya. Mengusung tema “Being an Educated, Virtuous, and Wise Intelectual” kegiatan ini diikuti sebanyak 115 siswa kelas IX SMP Musade Sleman. Acara pelepasan ditutup dengan doa, sesi foto setiap kelas dengan wali kelas, serta foto bersama seluruh guru dan karyawan SMP Musade Sleman. Rep Athiful/KIM Depok)

Loading

Kewajiban Orang Tua dalam Pendidikan Anak

Depok, Pdmsleman.Or.Id Konsep pendidikan menurut Islam, tidak bisa dipisahkan dari tanggung jawab utama orang tua, yaitu mendidik generasi penerus. Hal ini terungkap dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 9, yang menegaskan kewajiban orang tua dalam mempersiapkan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya. Hal ini ditegaskan Muhammad Jumiran dalam acara pelepasan purna siswa angkatan ke-54 SMP Muhammadiyah 1 Depok, Sleman, Senin (2/6/2025) di Aula sekolah setempat. Jumiran menjelaskan tiga poin penting terkait tanggung jawab orang tua yang terkandung dalam surat an-Nisa ayat 9 tersebut. Ketiga poin itu, menurutnya, meliputi pendidikan jasmani dan akal, pendidikan akidah, dan pendidikan akhlak dan karakter. “Redaksi ‘zurriyatan dhiafan’ (keturunan yang lemah) ini menegaskan pentingnya menyiapkan anak-anak kita menjadi generasi yang kuat, hebat, dan kokoh, baik itu secara fisik maupun intelektual,” ungkapnya. Menurutnya, kewajiban orang tua memberikan bekal pendidikan jasmani dan akal yang baik untuk memastikan generasi penerusnya tidak menjadi generasi yang lemah dan tertinggal, baik dalam kesehatan maupun daya pikir. Selain pendidikan jasmani dan akal, Jumiran menjelaskan pentingnya mendidik anak terkait akidah, yang disinggung dalam ayat dengan perintah “falyattaqullah” (bertakwalah kepada Allah). Menurutnya, pemahaman mengenai akidah menjadi fondasi utama bagi setiap muslim, tidak terkecuali anak-anak.  “Dua aspek tauhid yang perlu diajarkan sejak dini yaitu tauhid rububiyah dan tauhid uluhiyah,” ujar dia. Adapun kalimat “wal-yaqulu qawlan sadidan” (hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar), menurut Jumiran, merujuk pada urgensi penanaman akhlak dan karakter seorang anak. Ia berujar, bahwa orang tua harus mendidik anak-anak untuk memiliki karakter yang jujur, amanah, rendah hati, sabar, pemaaf, suka menolong, dan sebagainya. “Dalam kehidupan sehari-hari, orang tua harus menjaga ucapan dan tindakan agar memberikan teladan dan uswah yang baik bagi anak-anaknya,” pungkasnya. Wakil Ketua PCM Depok Sleman ini menegaskan, bahwa dengan memegang tiga poin prinsip yang digariskan Al-Qur’an, orang tua dapat mendidik generasi yang tidak hanya sukses di dunia, tetapi juga memiliki bekal akhirat yang cukup. Karena itu, ia mengajak orang tua yang hadir menjadikan pendidikan anak sebagai investasi jangka panjang untuk kebaikan keluarga, masyarakat, agama, bangsa, dan negara. Rep (Athiful/KIM Depok)

Loading