Umroh Qudum Jama’ah Haji Kloter 67 SOC Sleman di Masjidil Haram

Facebook
Twitter
LinkedIn

Makkah, Pdmsleman.Or.Id

Kamis malam, 23 Mei 2025, menjadi momen yang penuh makna bagi jama’ah haji kloter 67 SOC. Di tengah keramaian dan kesibukan Masjidil Haram, ribuan jama’ah berkumpul untuk melaksanakan ibadah umroh qudum. Kegiatan ini bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga merupakan simbol kedatangan dan pengharapan akan keberkahan di tanah suci.

Sebelum pelaksanaan umroh, karu ( Kepala regu ), karom (kepala rombongan) dan panitia kloter melakukan koordinasi yang intensif. Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap jama’ah haji dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan aman dalam suasana penuh kekeluargaan.

” Pukul 22.30 WIB, suasana di lobby hotel mulai ramai, Ratusan jama’ah haji dengan semangat berkumpul, mengenakan pakaian ihram yang menandakan kesiapan mereka untuk beribadah. Dengan langkah penuh harapan, mereka memulai perjalanan menuju Masjidil Haram, yang berjarak sekitar 2 km dari penginapan. Dalam perjalanan tersebut, terlihat wajah-wajah penuh kebahagiaan dan rasa syukur, seolah-olah setiap langkah menuju masjid suci adalah langkah menuju pengampunan dan berkah” tutur Imam S.

Sesampainya di Masjidil Haram, jama’ah haji langsung merasakan atmosfer spiritual yang kental. Ibadah umroh dimulai dengan tawaf, di mana mereka mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali. Suara takbir dan dzikir mengisi udara malam, menciptakan suasana yang khusyuk dan penuh haru. Hati siapapun pasti tergetar dan tangispun tak terbendung.

Selama sekitar 4,5 jam, jama’ah haji melaksanakan rangkaian ibadah, termasuk shalat dan doa, dengan penuh penghayatan. Ibadah umroh ini menjadi momen refleksi dan pengharapan bagi setiap jama’ah, di mana mereka memanjatkan doa-doa untuk diri sendiri, keluarga, dan umat Islam di seluruh dunia.

Sekitar pukul 02.00 WIB, ibadah umroh pun selesai. Jama’ah haji mulai kembali ke penginapan, dengan hati yang penuh rasa syukur. Perjalanan pulang yang dilakukan sekitar pukul 03.00 WIB menjadi penutup yang manis dari malam yang penuh berkah ini.

Namun, bagi jama’ah haji yang risti (resiko tinggi) dan berkursi roda, mereka akan didampingi untuk melaksanakan umroh pada pagi hari berikutnya, Jumat, 24 Mei 2025. Ini menunjukkan komitmen panitia untuk memastikan bahwa semua jama’ah, tanpa terkecuali, dapat menjalankan ibadah dengan baik.

Kegiatan umroh qudum ini bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga merupakan wujud nyata dari semangat kebersamaan dan saling mendukung di antara jama’ah. Semoga setiap langkah yang diambil di tanah suci ini membawa berkah dan kedamaian bagi seluruh jama’ah haji. Dengan harapan yang tinggi, mereka kembali ke penginapan, siap untuk melanjutkan ibadah haji yang lebih besar di hari-hari mendatang.

Reportase oleh Imam Subarkah, Jama’ah Haji KBIHU Aisyiyah Sleman
Editor: Arief Hartanto, MPI PDM Sleman

Loading

Leave a Replay