Moyudan, Pdmsleman.Or.Id
Pimpinan Cabang Muhammadiyah ( PCM) Moyudan menetapkan hari Ahad Wage sebagai hari ber-Muhammadiyah. Hal tersebut dijadikan alasan kenapa setiap hari Ahad Wage digelar pengajian rutin dengan tempat bergantian di Ranting ataupun di Kalurahan se Kapanewon Moyudan.
Pada pengajian Ahad Wage ( 1/6/2025) kali ini berlangsung di Pendapa Kalurahan Sumbersari mengahadirkan Ustadz Muhammad Roikhan S. Ag dari Majlis Tarjih PDM Kota Yogyakarta.
Dalam tausiahnya beliau mengungkap tentang keutamaan Bulan Dzuhijjah. Bulan Dhulhijjah merupakan bulan yang dimuliakan oleh Allah sebagaimana termaktup dalam Al Qur’an Surat At-Taubah ayat 36. “Ada empat bulan yang dimuliakan oleh Allah yaitu Dzuko’dah, Dzulhijjah, Muharam dan Rajab.” Tandasnya.
Lebih lanjut Roikhan menjelaskan didalam Al Qur’an Surat Al Fajr ayat 2 Allah menegaskan dengan kalimat Demi malam ke sepuluh. Yang dimaksud malam ke sepuluh adalah di bulan Dhulhijjah. Maka di bulan mulia tersebut terdapat hadiah dan ancaman. ” Sesuai dengan yang disampaikan Ibnu Abbas barang siapa berbuat amal sholeh di Bulan mulia tersebut pahalanya akan dilipat gandakan, tetapi barang siapa berbuat dosa juga akan dilipat gandakan.” Tandasnya.
Ustadz M. Roikhan selanjutnya membeberkan bahwa pada bulan Dzulhijjah terdapat dua peristiwa penting yaitu ibadah haji dan ibadah kurban. Dari dua peristiwa tersebut tidak akan melupakan kisah Nabiullah Ibrahim A.S. “Ada kesan yang bisa kita petik dan tangkap dari peristiwa tersebut untuk bisa kita teladani.” Ungkapnya.
Ibrahim seorang hamba Allah yang menemukan taukhid melalui perjalanan panjang. Hal tersebut tercermin dalam cita-cita Muhammadiyah yaitu hidup bertaukhid dengan kemauan dan kesungguhan untuk mengorbankan hartanya untuk Muhammadiyah. Berkurban tidak hanya pahit tetapi juga perih.
” Allah memerintahkan kita untuk berkurban dengan harta dan nyawa, bahkan dalam Al Qur’an disebutkan sampai 40 kali, salah satunya pada Surat Al Anfal ayat 162.” Ungkap Roikhan.
” Bahkan K.H Ahmad Dahlan meninggalkan pesan untuk kita agar kita berkurban dengan harta, karena sudah bukan masa perang.” Pungkasnya.
Sebelum tausiah PCM Moyudan dalam sambutannya yang disampaikan H. Suisdialwan mengutarakan bahwa pengajian Ahad Wage semakin meningkat jumlah pesertanya. ” Namun hari ini yang laki-laki berkurang karena banyak yang mempersiapkan pelaksanaan kurban.” Ungkapnya.
Selanjutnya ia berharap pada hari ber Muhammadiyah antibut Muhammadiyah untuk dipakai.
(Rep Sugiyanto PCM Moyudan
Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
11
11.25
![]()









