LAZISMU PEDULI GURU HONORER

Facebook
Twitter
LinkedIn

Berbah. Pdmsleman.Or.Id

Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (LazisMu) Kabupaten Sleman pada Kamis dan Jum’at, 19 dan 20 Juni 2025 adakan koordinasi dalam upaya untuk lebih mengoptimalkan peran LazisMu sebagai jembatan antara muzakki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat) dalam menjalankan berbagai programnya.

Untuk wilayah Timur dilaksanakan di Kantor Layanan LazisMu (KKL) Berbah pada Kamis, 19 Juni 2025, dengan menghadirkan KKL Berbah, Cangkringan, Kalasan, MBS Prambanan, Ngaglik, Ngemplak, Prambanan, dan SMK Muhammadiyah Prambanan.

Syinta Brata, S.Si. (Ketua LazisMu) Kabupaten Sleman dalam pengantarnya menyampaikan bahwa peran LazisMu dalam mengorganisir kegiatan bantuan sosial khususnya di Sleman belum maksimal. Dari kegiatan yang dilakukan selama Ramadhan, Idiul Fitri dan Idul Qurban hendaknya menjadi bahan evaluasi untuk lebih ditingkatkan lagi. Banyak yang telah dilakukan di masing-masing KKL namun mohon lebih difokuskan terhadap bantuan sebagai bentuk kepedulian LazisMu kepada guru-guru Honorer di Kabupaten Sleman yang honornya masih jauh di bawah Upah Minimum Regional (UMR).

Di Kabupaten Sleman ada 123 guru honorer yang mengabdi di Muhammadiyah, meliputi Kapanewon Turi, Tempel, Sleman, Seyegan, Prambanan, Pakem, Moyudan, Minggir, Godean, Gamping, Cangkrigan dan Berbah. Bantuan yang dapat diberikan kepada mereka  baru sekedar sembako dan sedikit uang transport. 

Dalam koordinasi tersebut, masing-masing KKL menyampaikan kendala yang dihadapi di wilayahnya, mengapa perannya tidak bisa maksimal. Sebagian besar karena terbatasnya tenaga relawan pelaksana KKL. Kalau ditambah personalianya beban anggarannya belum mencukupi. Harapannya ada solusi.

Rep M.A. Sanusi, KIM T  Berbah 

Loading

Leave a Replay