Majelis Pengembangan Pondok Pesantren Paparkan Sejumlah Program Unggulan Peluang Studi ke Timur Tengah

Facebook
Twitter
LinkedIn

Sleman, Pdmsleman.Or.Id

Ahad 6 Juli 2025 Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman berlangsung di Pendopo DPRD Sleman. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen penting dalam organisasi Muhammadiyah, termasuk para pimpinan Majelis dan lembaga PDM Sleman. Rapat ini bertujuan untuk menyampaikan laporan dan evaluasi program yang telah dilaksanakan selama periode Januari hingga Juni 2025.

Majelis Pengembangan Pondok Pesantren Muhammadiyah Sleman memaparkan sejumlah program yang telah berjalan. Di antara program lama yang dilaporkan adalah sosialisasi pemetaan anak-anak santri di wilayah Sleman untuk melanjutkan studi ke Timur Tengah serta penyediaan beasiswa untuk Pesantren Muhammadiyah. Program ini telah berjalan dengan baik dan diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan bagi santri.

Selain itu, pendampingan dalam pendirian dan perizinan pesantren juga menjadi fokus utama. Saat ini, proses ini sedang berlangsung di (MGS) dan Ma’had Ali Bin Abi Thalib. Pendampingan penyaluran native speaker bagi Pondok Pesantren Muhammadiyah juga telah dilaksanakan di (MBS) Prambanan, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris santri.

Namun, tidak semua program berjalan sesuai rencana. Monitoring dan evaluasi pesantren Muhammadiyah di wilayah Sleman tidak dapat dilaksanakan karena sudah dilakukan oleh (LP2) PWM. Hal ini menunjukkan adanya sinergi antara lembaga yang ada dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di pesantren.

Dalam rapat tersebut, Majelis Pengembangan Pondok Pesantren Muhammadiyah Sleman juga memperkenalkan program baru untuk tahun 2025. Salah satunya adalah pembukaan kuota beasiswa untuk PesantrenMu bagi santri berprestasi, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Program ini diharapkan dapat memberikan motivasi lebih bagi santri untuk berprestasi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

LP2M juga berkomitmen untuk membantu membangun kerjasama kuota beasiswa Timur Tengah untuk pondok pesantren di Sleman. Agenda safari dauroh untuk kunjungan rektor Timur Tengah ke kampus dan pondok pesantren di Sleman juga menjadi salah satu program baru yang diharapkan dapat memperkuat hubungan antara lembaga pendidikan di Indonesia dan Timur Tengah.

Ust. H. Riandi Pratama, Lc, Wakil Ketua LP2M Sleman, menyampaikan” pentingnya kerjasama dan kolaborasi antara pondok pesantren Muhammadiyah di Sleman”. Ia berbagi pengalaman pribadi ketika mendampingi beberapa rektor kampus di Timur Tengah, seperti Rektor International University of Africa Sudan, Prof. Dr. Hatim Ustman, dan Presiden International Union of University, Prof. Dr. Muhammad Khair Al-Ghobbani.

Pengalaman ini menunjukkan betapa pentingnya menjalin hubungan internasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan di pesantren.

“Semoga dengan adanya kerjasama dan kolaborasi yang baik, para pimpinan pondok pesantren Muhammadiyah se-Sleman mampu mewujudkan banyak generasi unggul yang go internasional dan mendunia,” harap Ust. Riandi.

Rep  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Leave a Replay