Prambanan,Pdmsleman.Or.Id
SLEMAN. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Prambanan melalui Koordinator Seksi Kehartabendaan melaksanakan kegiatan pemasangan tanda dan pendataan aset tanah milik Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Panti Asuhan Muhammadiyah Prambanan, Sleman, pada Selasa (26/8/2025).
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam menjaga, mengamankan, dan menertibkan administrasi aset tanah persyarikatan, khususnya yang berada di wilayah Prambanan.
Koordinator Seksi Kehartabendaan LKSA Panti Asuhan Muhammadiyah Prambanan, Eko Sumardiyanto, menjelaskan bahwa proses pemasangan tanda dan pendataan dilakukan pada beberapa titik dengan total luasan mencapai sekitar 3.000 meter persegi.
Menurutnya, langkah ini tidak hanya sebatas kegiatan teknis, tetapi juga merupakan wujud komitmen Muhammadiyah dalam memastikan seluruh aset organisasi dapat tercatat dan terinventarisasi dengan baik.
Eko menegaskan, keberadaan data dan tanda yang jelas atas aset tanah sangat diperlukan agar keberlangsungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), termasuk lembaga sosial dan pendidikan, dapat terjaga.
“Pendataan aset tanah ini penting untuk menghindari terjadinya permasalahan hukum maupun hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh dan diikuti oleh seluruh AUM serta pimpinan persyarikatan Muhammadiyah di berbagai jenjang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Eko menambahkan bahwa pendataan aset tanah merupakan bagian dari upaya Muhammadiyah untuk memperkuat tata kelola organisasi.
Dengan tercatatnya aset secara rapi, persyarikatan akan memiliki pijakan yang kuat dalam mengembangkan program sosial, pendidikan, dan dakwah yang berkelanjutan.
“Hal ini juga sejalan dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi yang selalu dijunjung tinggi oleh Muhammadiyah,” ungkap dia.
Kegiatan pemasangan tanda dan pendataan aset tanah LKSA Panti Asuhan Muhammadiyah Prambanan disambut positif oleh warga dan jajaran PCM Prambanan.
Selain menjadi upaya penertiban administrasi, kegiatan ini juga menunjukkan kesungguhan Muhammadiyah dalam menjaga amanah umat.
“Aset tanah yang dimiliki persyarikatan bukan hanya sekadar lahan fisik, melainkan juga bagian dari warisan perjuangan yang harus dijaga untuk generasi mendatang,” tambahnya.
Dengan adanya langkah nyata ini, Muhammadiyah Prambanan menegaskan komitmennya dalam memperkuat kelembagaan sekaligus memastikan seluruh aset yang dimiliki dapat bermanfaat secara optimal bagi masyarakat.
“Khususnya dalam mendukung pelayanan sosial anak dan pengembangan pendidikan,” pungkas Eko.
rep (Athiful/KIM Depok)
![]()






