Moyudan, Pdmsleman.Or.Id
Shadakoh sampah merupakan suatu program dimana masyarakat mengumpulkan sampah yang bernilai ekonomis seperti plastik, kaleng, botol, kertas, dan lain-lain. pengumpulan barang tersebut dikelola oleh komunitas tertentu, dan hasilnya dijual untuk kepentingan sosial.
Salah satu komunitas pengelola shadakoh sampah di Moyudan adalah Aisyiyah Betakan, Sumberrahayu, Moyudan Sleman. Kelompok tersebut sudah berdiri sejak tahun 2018, yang diketuai oleh Sita Winayah.
Shadakoh sampah teesebut bermula dari sebuah keprihatinan, dimana banyak ibu-ibu di wilayah tersebut ada yang pinjam di bank plecit. Dari hal tersebut membuahkan suatu ide dari kelompok Aisyiyah, untuk dibentuk penglola shadakoh sampah, yang hasilnya digunakan untuk membantu yang memiliki pinjaman bank plecit. ” Disaat pengajian Ibu-ibu kami sampaikan rencana tersebut dan mendapatkan respon yang positif. ” Tutur Sita di rumshnya, Jum”at ( 12/12/2025 ).
Lebih lanjut Ia mengutarakan bahwa dalam perkembangannya, hasil penjualan dari shadakoh sampah tersebut bisa digunakan untuk membantu warga yang sakit, biaya pengajian Ibu-ibu dan kegiatan sosial lainnya.” Bahkan untuk menanggulangi agar warga tidak terlibat pinjaman ke bank plecit atau rentenir, kami memberikan pinjaman ke warga tanpa bunga.” Sambungnya.
Salah satu anggota Aisyiyah setempat Tri Sumiati menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebit Ibu-ibu atau keluarga sewaktu-waktu bisa mengumpulkan sampah anorganik di rumah sampah.” Selanjutnya kami pilah sesuai dengan jenisnya di hari Sabtu terakhir pada setiap bulannya.” Ungkap Tri.
Tri, menambahkan bahwa anggota tidak terbatas, semua warga bisa mengumpulkan sampah rumah tangga. “Dengan demikisn semua warga bisa berkontribusi dalam membantu kegiatan sosial, walau berupa sampah.” Imbuhnya.
Rep Sugiyanto Moyudan
Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()






