Madinah, Pdmsleman,Or.Id
Suasana haru dan rasa syukur menyelimuti keberangkatan 22 jamaah umroh Aisyiyah Amanah Sleman yang memulai perjalanan spiritual menuju Tanah Suci pada 21 Desember. Rombongan diberangkatkan dari Yogyakarta dengan pendampingan Tour Leader berpengalaman, HM Riyanto, yang memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan tertib, aman, dan khusyuk.
Perjalanan jamaah diawali dari Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Jakarta. Dari sana, jamaah melanjutkan penerbangan internasional menuju Jeddah, Arab Saudi. Setibanya di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, jamaah langsung diarahkan menuju Madinah Al-Munawwarah menggunakan bus AC eksekutif yang nyaman dan representatif.
Penggunaan fasilitas transportasi darat yang memadai ini ditujukan agar jamaah dapat beristirahat dengan optimal setelah perjalanan panjang, sehingga kondisi fisik tetap prima saat memasuki agenda ibadah di Madinah. Setibanya di Madinah, jamaah langsung melakukan proses check-in di hotel yang berlokasi strategis di sekitar pelataran Masjid Nabawi.
Pada hari pertama, jamaah memfokuskan diri untuk melaksanakan shalat berjamaah di Masjid Nabawi, dilanjutkan dengan ziarah ke Makam Rasulullah SAW dan Raudhah. Selain itu, HM Riyanto memimpin orientasi medan guna mengenalkan jalur akses masjid, pintu masuk jamaah pria dan wanita, serta fasilitas umum di sekitar hotel.
Memasuki hari kedua, jamaah mengikuti program City Tour sejarah Islam dengan mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah, antara lain Masjid Quba, Masjid Qiblatain, kawasan Perang Khandaq, Jabal Uhud, serta Kebun Kurma sebagai bagian dari wisata edukasi religi.
Untuk mendukung kekhusyukan ibadah, Aisyiyah Amanah Sleman menempatkan jamaah di hotel setaraf bintang dengan jarak sangat dekat ke Masjid Nabawi. Selain itu, konsumsi jamaah disediakan dalam bentuk prasmanan dengan menu bercita rasa nusantara guna menjaga stamina selama beribadah.
Salah satu jamaah, Sunarti, menyampaikan apresiasinya atas pelayanan yang diberikan selama perjalanan.
“Alhamdulillah, bimbingan dari HM Riyanto sangat telaten. Sejak berangkat dari Sleman hingga tiba di Madinah, semua terorganisir dengan baik. Busnya nyaman, dan penjelasan sejarah saat City Tour sangat menambah wawasan iman kami,” ujarnya.
Sementara itu, HM Riyanto menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan jamaah menjadi prioritas utama.
“Kami berkomitmen agar jamaah tidak hanya sampai secara fisik di Tanah Suci, tetapi juga memperoleh nilai ibadah yang mabrur melalui pendampingan yang intensif dan terarah,” tuturnya.
Keberangkatan ini sejalan dengan ketentuan penyelenggaraan ibadah umroh sebagaimana diatur oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, yang menekankan aspek pelayanan, perlindungan, dan pembinaan jamaah agar ibadah dapat dilaksanakan secara optimal dan sesuai tuntunan syariat.
Rep HM Riyanto KBIUH Aisyiyah
Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()









