Seyegan, Pdmsleman.Or.id
Peringatan Hari Ibu dimaknai secara istimewa oleh Jamaah Pengajian Ash-Sholikhah Masjid Al Kausar, Mrincingan, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, dengan menggelar peluncuran buku karya jamaah pada Rabu, 23 Desember 2025. Kegiatan literasi ini menghadirkan Bunda Literasi Kabupaten Sleman, Parmilah Harda Kiswaya, sekaligus sebagai tokoh yang secara simbolis meluncurkan buku berjudul Menulis dan Berkarya.
Acara yang berlangsung di lingkungan Masjid Al Kausar tersebut diselenggarakan oleh Takmir Masjid Al Kausar Mrincingan dan diikuti jamaah pengajian Ash-Sholikhah yang selama ini diasuh oleh Siti Lailiyah. Peluncuran buku ini menjadi wujud nyata peran perempuan dalam menghidupkan budaya literasi berbasis masjid dan komunitas.
Ketua Takmir Masjid Al Kausar, Mulyono, S.Pd., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya diperuntukkan bagi kaum ibu, tetapi juga diharapkan mampu menginspirasi kalangan bapak-bapak dan remaja untuk gemar menulis. Menurutnya, tulisan yang lahir dari pengalaman hidup dapat menjadi catatan sejarah berharga bagi generasi mendatang.
“Menulis adalah cara sederhana namun bermakna untuk mendokumentasikan perjalanan hidup dan nilai-nilai kebaikan. Kami berharap gerakan literasi ini dapat menular ke seluruh jamaah, termasuk generasi muda,” tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, Imam Masjid Al Kausar, Drs. H. Suwandi, M.Pd., menuturkan bahwa buku Menulis dan Berkarya menyajikan tulisan-tulisan khas kaum ibu yang sarat makna. Pembaca akan diajak memahami dinamika dan romantika kehidupan rumah tangga dari sudut pandang perempuan yang jujur, reflektif, dan membumi.
Dalam sambutannya sebelum peluncuran buku, Bunda Literasi Kabupaten Sleman, Parmilah Harda Kiswaya, menyampaikan apresiasi dan rasa salut atas semangat jamaah pengajian Ash-Sholikhah yang berhasil menuangkan gagasan dan pengalaman menjadi sebuah karya buku. Ia menilai gerakan ini sebagai langkah konkret dalam membangun peradaban literasi di tingkat akar rumput.
“Literasi sangat bermanfaat untuk membuka wawasan, memperluas cara pandang, serta menjadi sarana berbagi pengalaman hidup yang bernilai bagi pembaca,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan peluncuran resmi buku Menulis dan Berkarya yang ditulis oleh Sumarah, Fajar Retnowati, Sarinah, Tutik Mul Rahmawati, Mukimah, serta Suwandi yang mengangkat tema tentang peran ayah. Peluncuran buku ini menjadi penanda bahwa masjid dapat menjadi pusat penguatan literasi dan pemberdayaan umat.
Reportase: Sumarah, M.Pd. Seyegan
![]()









