PRM Ngentak Gelar Safari TernakMU, Dorong Gerakan 1000 Ternak untuk Kemandirian Umat

Facebook
Twitter
LinkedIn

Turi, Pdmsleman.Or.Id

PRM Ngentak, Bangunkerto, Turi, menyelenggarakan kegiatan bertajuk Safari TernakMU pada Senin, 29 Juni 2026. Kegiatan ini digelar di Pendopo Masjid Sirotul Mustaqim Ngentak dengan menghadirkan jamaah dan pengurus Muhammadiyah, termasuk rombongan dari tamu undangan dari PCM Magelang.

Di hariri oleh Pengurus PCM Magelang, PCM Turi, dan PRM Ngentak, pertemuan ini juga menghadirkan H. Akhmad Khairudin, M.B.A., Ketua TernakMU, komunitas Ternak Warga Muhammadiyah, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, narasumber menjelaskan konsep microfarming dan ternak berjamaah sebagai model peternakan non-kapitalis. Menurutnya, konsep ini menekankan semangat saling menguatkan antarpelaku ternak yang terkonsolidasi secara sistematis. Dengan pola tersebut, kekuatan peternak tidak lagi berdiri sendiri, tetapi tumbuh sebagai kekuatan berjaringan yang lebih kuat, berkelanjutan, dan memberi manfaat luas bagi umat.

“Sudah saatnya warga Muhammadiyah tidak menggantungkan diri pada kebijakan negara dan bantuan-bantuan lainnya. Kita harus cepat bergerak dan mandiri,” ujarnya dalam kegiatan tersebut. Melalui kegiatan ini, TernakMU memperkenalkan inisiatif Gerakan 1000 Ternak bagi warga Muhammadiyah di Yogyakarta dan sekitarnya. Gerakan tersebut diarahkan untuk mendorong kemandirian umat, memperkuat ekonomi jamaah, serta berkontribusi pada upaya swa sembada pangan berbasis komunitas.

Gerakan 1000 Ternak pada mulanya Adalah inisiatif  Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata PCM Turi melalui wadah komunitas ternak, TernakMU. Program ini menjadi wujud bahwa Muhammadiyah mampu bersinergi antarpelaku ternak, berinovasi dalam menciptakan produk komersial berbasis hasil ternak.

Selain pemaparan materi, kegiatan Safari TernakMU juga berlangsung meriah dengan pemberian doorprize berupa DOC (Day-old Chicken) ayam Elba dan KUB, serta kandang ayam skala mikro bagi peserta yang hadir. Doorprize tersebut diharapkan dapat menjadi trigger semangat jamaah untuk mulai mencoba beternak dari  langkah kecil awal untuk cita-cita yang besar.

Antusias peserta Safari TernakMU mulai terlihat saat sesi tanya jawab. Pertanyaan teknis dan non teknis menjadi suasana interaktif di akhir presentasi konsep microfarming dan ternak berjamaah ini. Selain itu testimoni peserta ternak dari TernakMU PCM Turi yang hadir dan saat ini telah berhasil dalam batch sebelumnya juga berbagi pengalaman dan “transfer knowledge” kepada para peserta yang masih awam untuk mejelaskan bahwa konsep ternak ini sangat mudah dan praktis, bahkan tidak mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk memulainya. Karena pembesaran 30 ekor DOC  hanya disiapkan tempat skala rumah tangga dengan penerangan Listrik tidak lebih dari 40 watt dan pakan starter yang tidak melebihi 1 sak sampai 2 bulan.

Ketua PCM Turi, Drs. Bambang Rahmanto, yang akrab disapa pak Bara, menyampaikan bahwa dirinya bergabung dalam komunitas TernakMU dan terjun melakukan ternak dengan metode microfarming ini dan telah  merasakan langsung hasilnya. Menurutnya, pola beternak yang dikembangkan TernakMU memberikan peluang ekonomi yang realistis bagi warga Muhammadiyah.

“Setelah ikut serta dalam program TernakMU ini, saya merasakan keuntungan yang rasional hanya dengan beternak kurang dari dua bulan untuk mencetak pullet ayam Elba namun hasil penjualan dan biaya yang saya keluarkan memberikan margin yang signifikan. Harapannya, konsep ternak ini perlu kami tularkan dan dikembangkan kepada jamaah dan warga Muhammadiyah lainnya agar keberkahan ini terus mengalir,” ungkap Bara.

Melalui Safari TernakMU, PRM Ngentak bersama PCM Turi berharap gerakan peternakan berjamaah ini dapat diperluas ke berbagai ranting dan cabang Muhammadiyah di Yogyakarta dan sekitarnya. Dengan semangat ta’awun, inovasi, dan kemandirian, Gerakan 1000 Ternak diharapkan menjadi salah satu model pemberdayaan ekonomi umat yang produktif dan berkelanjutan.

 Rep H. Khaoirudin  Turi

Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Leave a Replay