LATIH HATI DENGAN KESABARAN, KENDALIKAN EMOSI AGAR JAUH DARI KEMARAHAN

Facebook
Twitter
LinkedIn

Musa Jundana, Lc Materi Hari Ke 12

Pendahuluan

Sabar adalah salah satu sifat mulia yang harus dimiliki oleh setiap Muslim. Kesabaran membantu kita dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan serta menjauhkan kita dari sifat marah yang merugikan. Dalam Islam, kesabaran memiliki kedudukan yang tinggi dan dijanjikan pahala besar oleh Allah SWT.

Keutamaan Sabar dalam Al-Qur’an dan Hadits

  1. Allah Bersama Orang-Orang yang Sabar

Allah SWT berfirman:

إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

“Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 153)

  • Pahala Tanpa Batas bagi Orang yang Sabar

Allah SWT berfirman:

إِنَّمَا يُوَفَّى ٱلصَّٰبِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10)

  • Menahan Marah adalah Tanda Kekuatan Sejati

Rasulullah ﷺ bersabda:

لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرْعَةِ إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ

“Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, tetapi orang yang kuat adalah yang mampu menahan dirinya ketika marah.” (HR. Bukhari No. 6114 dan Muslim No. 2609)

  • Menahan Marah akan Mendapat Kemuliaan

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ كَظَمَ غَيْظًا وَهُوَ قَادِرٌ عَلَى أَنْ يُنْفِذَهُ دَعَاهُ اللَّهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَلَى رُءُوسِ الْخَلَائِقِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُخَيِّرَهُ مِنْ الْحُورِ الْعِينِ مَا شَاءَ

“Barang siapa yang menahan amarahnya padahal dia mampu melampiaskannya, maka Allah akan memanggilnya di hadapan seluruh makhluk pada hari kiamat dan mempersilahkannya memilih bidadari yang dia inginkan.” (HR. Abu Dawud No. 4777, Tirmidzi No. 2021)

Cara Melatih Kesabaran dan Mengendalikan Emosi

  1. Beristighfar dan Memohon Perlindungan kepada Allah
    1. Ketika marah, ucapkan Astaghfirullah dan berlindung kepada Allah dari godaan setan.
  2. Diam dan Menjauh dari Sumber Kemarahan
    1. Jika emosi mulai meningkat, sebaiknya diam dan hindari perdebatan.
  3. Mengubah Posisi Ketika Marah
    1. Rasulullah ﷺ menganjurkan jika marah dalam keadaan berdiri, maka duduklah, jika masih marah maka berbaring.
  4. Berwudhu atau Minum Air
    1. Marah adalah bara api dari setan, dan api dapat dipadamkan dengan air, maka berwudhulah.
  5. Banyak Berdoa dan Bersikap Tawakal
    1. Mohonlah kepada Allah agar diberikan hati yang lapang dan penuh kesabaran.

Kesimpulan

Sabar adalah kunci ketenangan hati dan pengendalian emosi merupakan bagian dari akhlak mulia. Dengan melatih kesabaran, kita akan lebih mudah menghindari kemarahan dan menjaga hubungan baik dengan sesama. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang selalu bersabar dalam setiap keadaan. Aamiin.

Loading

Leave a Replay