Sikap Riya’ dan Membanggakan Diri Merusak Amal

Facebook
Twitter
LinkedIn

Moyudan,Pdmsleman.Or.id

Forum Komunikasi Pimpinan Ranting Muhammadiyah ( PRM) se-Sumbersari menggelar pengajian rutin setiap Ahad Pahing. Pada pengajian yang berlangsung Ahad ( 16/3/2025 ) yang bertempat di Pendopo Kalurahan Sumbersari, Moyudan, Sleman menghadirkan Ustadz Dr. Nurdin Zuhdi. S. Th.I, M.Si dosen Unisa Yogyakarta.,
Dalam tausiahnya beliau menukil sebuah kisah Abu Yazid Al Bustoni, ketika dalam perjalanan diikuti seekor anjing. Setiap langkah selalu diikuti bahkan Abu Yazid mengangkat gamisnya. Ketika berhenti, anjing juga berhenti menatapnya dengan tajam sembari berkata Najis di hati tidak bisa dibasuh. Dari nukilan kisah tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa najis secara lahir bisa dibersihkan tetapi najis di hati sulit untuk dibersihkan.” Dari kisah tersebut merupakan ayat kauniyah, bahwa kita harus bersih dari sifat takabur, sombong, iri, dengki dan riyak.” Jelas Nurdin.
Dalam Al qur’an Surat Anajm ayat 32 disebutkan, ” Yaitu mereka yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji, kecuali kesalahan- kesalahan kecil. Sungguh Tuhanmu maha luas ampunan-Nya.” Ujarnya.
Lebih lanjut Nurdin menyampaikan bahwa sifat Riyak dan membanggakan diri akan merusak amal yang sudah dilakukan.
Selanjutnya Ia juga menjelaskan tentang puasa, bahwa puasa berasal dari shiam dan shoum. Shiam artinya menahan masuknya sesuatu dari luar ke dalam, sedangkan shoum menahan dari dalam ke luar. ” Marilah kita tingkatkan kualitas puasa kita dengan shiam dan Shoum.” Pungkasnya.
Sebelum acara inti, Lurah Sumbersari pada kesempatan memberikan sambutan mrnyampsikan atas nama Pemerintah Kalurahan Sumbersari mengapresiasi Forum PRM Sumbersari yang dalam penyelenggaraan pengajian rutin peserta semakin bertambah.” Pendopo ini milik masyarakat silahkan digunakan untuk kegiatan masyarakat.” Ujarnya. Lebih lanjut Ia juga menyampaikan dengan diselenggarakan prngajian rutin berarti sudah membantu pemerintah dalam pembangunan Sumberdaya Manusia Sumbersari terutama pada mental spiritual. ” Dengan modal mental yang baik insya allah akan terwujud masyarakat yang berahklak mulia.'” Imbuhnya.
Sedangkan Abu Hanifah Ketua Pimpinan Cabang Muhammadoyah ( PCM) Moyudan pada kesempatan mrmberikan sambutan mengungkapkan adanya pengajian rutin di Sumbersari ini bisa menginspirasi Kalurahan lain di Kapanewon Moyudan. Selanjutnya Ia berharap terus bersinergi antara PRM dan PCM dalam amar makruf nahi munkar.


Reportase Gik/PCM Moyudan)

Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Leave a Replay