Syawalan Keluarga Besar Muhammadiyah Ngaglik: Menyatukan Hati, Melanjutkan Amal Shalih

Facebook
Twitter
LinkedIn

Ngaglik,

Momentum Syawal selalu menjadi saat yang tepat untuk mempererat ukhuwah dan merekatkan kembali tali persaudaraan setelah sebulan penuh menunaikan ibadah Ramadhan. Hal inilah yang tergambar dalam kegiatan Halal bi Halal Syawalan Keluarga Besar Muhammadiyah Ngaglik, yang diselenggarakan pada Sabtu, 20 April 2024, di Masjid Ahmad Dahlan Rejodani, Ngaglik, Sleman.

Acara yang penuh kehangatan ini dihadiri oleh berbagai elemen dalam lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah Ngaglik, antara lain Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) NgaglikPimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Ngaglik, seluruh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Aisyiyah (PRA) se-Ngaglik, serta PCPMPCNAAUM se-Ngaglik, dan jamaah Masjid Ahmad Dahlan Rejodani. Acara ini menjadi simbol kebersamaan dan semangat melanjutkan perjuangan dakwah yang tak pernah surut.

Paduan Suara dan Semangat Kebangsaan

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan lagu Sang Surya dan Mars Aisyiyah yang dibawakan secara apik oleh paduan suara dari IGABA Ngaglik. Nuansa semangat dan kebanggaan sebagai kader Muhammadiyah sangat terasa dalam lantunan lagu-lagu tersebut.

Dengan dipandu oleh dua moderator muda dan energik, Mbak Mumtaza dan Mbak Rikka, acara berjalan hangat namun tertib. Suasana syawalan terasa begitu akrab, mempertemukan berbagai generasi dalam satu panggung ukhuwah yang indah.

Sambutan: Mengawali dengan Memaafkan dan Membangun Harapan

Ketua PCM Ngaglik, Prof. Dr. Ir. H. Sukamta, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya syawalan sebagai momentum “memutihkan hati” dan memperbanyak maaf. Beliau juga memanfaatkan kesempatan ini untuk meluncurkan gerakan Wakaf Pembelian Tanah Masjid Ahmad Dahlan, dengan skema donasi sebesar Rp 50.000 per bulan selama 60 bulan, sebagai bagian dari ikhtiar membesarkan pusat dakwah Muhammadiyah di Ngaglik.

Gerakan wakaf ini menjadi angin segar dan peluang amal jariyah bagi warga Muhammadiyah yang ingin terlibat dalam pengembangan Masjid Ahmad Dahlan sebagai Islamic Center masa depan.

Laporan Capaian PCM Ngaglik: Masjid Ahmad Dahlan Bangkit

Laporan capaian PCM Ngaglik disampaikan oleh Ust. Ari Wibowo, S.H.I., S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Ahmad Dahlan. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa Masjid Ahmad Dahlan kini telah tumbuh sebagai pusat dakwah Muhammadiyah Ngaglik.

Dulu, masjid ini hanya dikenal sebagai tempat singgah musafir karena letaknya yang tidak berada di permukiman padat. Namun kini, dengan semangat kebersamaan dan pengelolaan yang progresif, berbagai kegiatan telah rutin digelar. Kajian Ahad Pagi yang dulunya hanya diikuti segelintir jamaah, kini mampu menghadirkan hingga 200 jamaah, dengan pengisi dari berbagai latar belakang keilmuan, dan disiarkan secara live streaming di kanal YouTube Ngaglik Berkemajuan.

Selain itu, kegiatan tahsin Qur’an setiap Selasa ba’da Maghribkajian rihlah, serta Pesantren Ramadhan dan kajian tarawih selama bulan Ramadhan menunjukkan keseriusan PCM dalam membumikan dakwah Islam berkemajuan.

Tak hanya sisi spiritual, Masjid Ahmad Dahlan juga menggerakkan program sosial dan ekonomi berbasis jamaah, salah satunya adalah Gerakan Shadaqah Sampah (GSS). Dengan GSS, masjid berhasil mengumpulkan hampir 10 ton sampah anorganik, ribuan sampah elektronik, dan ratusan liter minyak jelantah. Hasil dari pengelolaan ini, antara lain digunakan untuk mendanai Pasar Ceria, sebuah pasar yang membagikan sayur dan lauk kepada jamaah dan warga sekitar setiap Ahad Wage.

Melalui GSS pula, berdirilah GSS Mart, unit usaha kecil yang menjual kebutuhan rumah tangga dengan omset yang menjanjikan. Jelang Idul Fitri 2024, GSS Mart bahkan berhasil menjual lebih dari 300 paket parsel, dengan omset mencapai Rp 31 juta.

Keberhasilan ini membawa Masjid Ahmad Dahlan menjadi peraih hibah Program 1.000 Cahaya dari PP Muhammadiyah kategori Green Masjid, serta juara 1 lomba video TikTok yang diadakan oleh LPCRPM PP Muhammadiyah.

Tausiyah Ustadz Mujiman: Menjaga Amal, Menjaga Hati

Sebagai puncak acara, tausiyah disampaikan oleh Ustadz Mujiman, dai kondang dari Bantul yang akrab disebut “Dai Tarkam”. Dalam penyampaiannya yang ringan namun mengena, beliau mengajak seluruh jamaah untuk menjaga kesinambungan amal shalih yang telah dikerjakan selama bulan Ramadhan. Beliau menyebutkan tujuh hal yang perlu dijaga secara istiqamah, yaitu:

  1. Membaca Al-Qur’an setiap hari
  2. Berinfak dan bersedekah
  3. Shalat fardhu berjamaah di masjid
  4. Menjalankan shalat malam
  5. Menjaga persaudaraan sesama Muslim
  6. Melanjutkan puasa sunnah
  7. Istiqamah dalam segala amal kebaikan lainnya

“Jangan jadikan Ramadhan hanya momen sesaat. Bulan Syawal ini adalah momentum kita membuktikan bahwa kita telah berubah dan siap melanjutkan perjuangan,” ungkap beliau penuh semangat.

Peran Garda Depan: KOKAM dan Para Senior

Kesuksesan acara ini tidak lepas dari kerja sama seluruh elemen, termasuk para senior PCM Ngaglik yang tetap hadir dan mendukung dengan penuh semangat. Tak kalah penting adalah peran KOKAM Ngaglik yang menjadi garda pengaman kegiatan, memastikan acara berjalan lancar dan tertib dari awal hingga akhir.

Penutup: Makan Opor, Merajut Cinta

Acara ditutup dengan makan opor bersama, sebuah tradisi khas Syawalan yang mempererat kebersamaan di tengah cita rasa khas Lebaran. Di sela-sela hidangan, canda dan obrolan hangat mewarnai suasana, membuktikan bahwa dakwah dan kebersamaan bisa berjalan beriringan dalam bingkai kekeluargaan yang erat.

Syawalan Keluarga Besar Muhammadiyah Ngaglik bukan sekadar ajang temu dan salam-salaman. Ia adalah simbol kuatnya jaringan ukhuwah yang dibangun atas dasar iman, perjuangan, dan kesadaran kolektif untuk terus tumbuh dan berkembang. Masjid Ahmad Dahlan kini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi telah menjelma menjadi pusat gerakan kebaikan dan harapan baru Muhammadiyah di Ngaglik.

Semoga semangat ini terus menyala, dan menjadikan setiap langkah warga Muhammadiyah sebagai jalan menuju ridha Allah Swt.

reupload https://dmikabsleman.wordpress.com/2025/04/20/syawalan-keluarga-besar-muhammadiyah-ngaglik-menyatukan-hati-melanjutkan-amal-shalih/

Loading

Leave a Replay