Sleman, Pdmsleman.Or.Id
Setelah 2 tahun berlalu Alumni Haji Aisyiah ( Albha) tahun 2023 melaksanakan syawalan merajut kembali kebersamaan ibadah haji tahun 2023 tergabung dalam Kloter S0C 51, Acara tersebut dilaksanakan pada Sabtu 26 April 2025 di RM Brandang , Brayut PandowoharjoHadir dalam kesempatan ini Ketua KBIHU Aisyiah Sleman Profesor H. Sukamto MT, Dr. H. Yayan Suryana, M.Ag mewakili PWM DIY sekaligus alumni 2023 beserta para undangan.
Menurut Hj. Sumarah S.Pd “ Alhamdulillah pada kali ini di hadiri 113 peserta dengan mengangkat tema Menjaga Hati Tetap Thawaf Meski Sudah Jauh dari Ka’bah”.
Ibadah haji adalah salah satu momen spiritual paling agung dalam kehidupan seorang Muslim. Saat seseorang menunaikan haji, ia tidak hanya bergerak secara fisik dari tanah air ke Tanah Suci, tetapi juga membawa jiwanya dalam perjalanan menuju kedekatan yang hakiki dengan Allah. kesadaran ruhaniah adalah thawaf — mengelilingi Ka’bah tujuh kali sebagai simbol ketundukan total kepada Allah, pusat dari segala cinta dan penghambaan.
Namun, setelah ritual haji selesai dan jamaah kembali ke tanah air, tantangan sejati pun dimulai: bagaimana menjaga semangat spiritual itu tetap hidup? Bagaimana memastikan bahwa hati tetap thawaf — tetap berputar dalam orbit penghambaan kepada Allah — meskipun tubuh telah jauh dari Ka’bah?
Thawaf bukan hanya gerakan fisik, tetapi simbol dari hidup yang terus-menerus mengitari pusat nilai-nilai ilahiyah. Ketika seorang Muslim melakukan thawaf, ia sedang menyatakan bahwa Allah adalah pusat hidupnya. Maka, menjaga hati agar tetap thawaf berarti menjaga Allah tetap menjadi pusat dari semua niat, langkah, dan keputusan hidup, bahkan setelah kembali ke keseharian.
Kemabruran haji sejatinya tidak terletak pada kesempurnaan pelaksanaan manasik, tetapi pada keberlanjutan transformasi spiritual yang ia hasilkan. Hati yang tetap thawaf adalah hati yang terus berdzikir, menjaga
Akhirnya, menjaga hati tetap thawaf berarti menjaga hati dari kekosongan spiritual dan keterikatan berlebih pada dunia. Ia adalah proses menjaga jiwa agar tetap berputar di orbit keimanan, menjadikan Allah sebagai tujuan utama, dan terus menebarkan cahaya kebaikan di tengah masyarakat.
Karena sejatinya, Ka’bah boleh jauh dari pandangan, tapi Allah selalu dekat dalam setiap detak hati yang ikhlas.
Hati yang tetap thawaf adalah hati yang tetap berputar dalam orbit dzikir dan ketaatan, tidak keluar dari lingkaran kejujuran, amanah, dan kasih
Acara ditutup dengan sambutan dan doa ketua KBiHU Aisyiah Prof. H .Sukamto.dengan gaya yang santai gaya yang di rindukan 2 tahun yang lalu ketika membimbing ALBA 23 dan disampaikan pula bahwa KBIHU Asyiah menggalang dana pembelian tanah kurang lebih sebesar 1.6 M untuk Gedung KBIHU.Aisyiah Sleman.
![]()







