Pelatihan Manajemen Qurban Perdana: Langkah Nyata JagalMu PDM Sleman Menyongsong Idul Adha

Facebook
Twitter
LinkedIn

Sleman, 17 Mei 2025 — Suasana Sabtu pagi di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman tampak berbeda dari biasanya. Sekitar 75 peserta dari berbagai kalangan berkumpul untuk mengikuti Pelatihan Manajemen Qurban yang digagas oleh JagalMu PDM Sleman. Acara ini merupakan kegiatan perdana yang dipimpin langsung oleh Ustadz Muhammad Hasan selaku Ketua JagalMu, sebuah tim khusus yang dibentuk untuk meningkatkan kapasitas jagal dan panitia qurban di lingkungan Muhammadiyah Sleman.

Dibuka sejak pukul 07.30 WIB dengan proses registrasi, para peserta tampak antusias dan siap mengikuti pelatihan yang berlangsung seharian penuh. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan acara, lantunan tilawah yang syahdu, lalu disusul sambutan dari berbagai pihak, menandai semangat kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan ini.

Ustadz Muhammad Hasan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk memastikan pelaksanaan ibadah qurban yang sesuai syariat, profesional, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keberkahan.

“Pelatihan ini bukan hanya soal menyembelih hewan, tetapi juga tentang keilmuan, pengelolaan yang amanah, serta tanggung jawab moral kita terhadap ibadah besar ini,” ujar Ustadz Hasan penuh semangat.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua PDM Sleman, Bapak H. Harjaka, yang memberikan apresiasi penuh terhadap inisiatif JagalMu. Ia menegaskan bahwa pelatihan seperti ini merupakan wujud nyata dari dakwah Muhammadiyah yang bersifat praktis dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Senada dengan itu, Ustadz Irfan Haris selaku Dewan Pembina Syariah JagalMu LP4H PDM Sleman, menekankan pentingnya menempatkan aspek fikih sebagai landasan dalam seluruh rangkaian kegiatan qurban. “Keabsahan ibadah sangat ditentukan oleh ilmu. Maka, kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya menyempurnakan ibadah qurban umat,” ujarnya.

Materi Komprehensif dari Para Ahli

Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemberian materi inti. Materi pertama dibawakan oleh Ustadz Nurhadi yang membahas Fiqh Qurban. Ia menyampaikan secara rinci ketentuan syariat dalam berqurban, mulai dari jenis hewan yang sah, waktu penyembelihan, hingga adab-adab saat pelaksanaan. Peserta tampak khusyuk mencatat dan aktif bertanya, mencerminkan semangat belajar yang tinggi.

Sesi berikutnya diisi oleh Ustadz Tri Hartanto yang mengangkat tema Manajemen Qurban dan Teknik Sembelih. Ia tak hanya menyampaikan teori, tetapi juga berbagi pengalaman lapangan yang sangat aplikatif. Yang menarik, Ustadz Tri juga memimpin layanan asah bilah gratis untuk para peserta, menjadikan pelatihan ini tidak hanya bersifat edukatif tapi juga fungsional.

Materi kedua yang disampaikan oleh Mas Agung membahas secara teknis tentang Handling, Sembelih, dan Kelet Kambing. Ia menjelaskan secara detail cara memperlakukan hewan dengan tenang, cara mengikat, serta teknik menyembelih yang efisien namun tetap sesuai syariat dan etika penyembelihan.

Simulasi Merobohkan Sapi dan Asah Pisau yang Mengedukasi

Bagian yang paling ditunggu-tunggu peserta adalah simulasi penyembelihan yang dikemas secara interaktif dan aplikatif. Dalam Materi 3, Ustadz Husen memimpin praktik yaitu simulasi merobohkan sapi menggunakan media manusia relawan yaitu dengan metode Burley dan metode Rope Sgueeze.

Selain itu, peserta diajarkan menyembelih sapi menggunakan media gedebok dan goni, dengan tiga teknik utama: dorong, tarik, dan perpaduan dorong-tarik. Latihan ini memberi bekal teknis yang sangat berguna bagi para jagal pemula maupun yang sudah berpengalaman.

Kemudian Mas Agus melanjutkan sesi Materi 4 dengan tema Cek Ketajaman dan Asah Pisau. Ia menekankan pentingnya menggunakan alat yang tajam demi meminimalisir rasa sakit hewan dan mempermudah proses penyembelihan. Para peserta diberikan kesempatan untuk langsung mencoba mengasah pisau mereka dengan pendampingan langsung.

Semangat yang Tak Surut Hingga Penutup

Setelah sesi praktik selesai, peserta diajak menikmati makan siang bersama. Suasana keakraban dan kekeluargaan terasa kental. Beberapa peserta bahkan menyampaikan rasa syukurnya bisa mengikuti kegiatan ini. “Awalnya saya ragu ikut, tapi ternyata ilmunya banyak sekali dan langsung bisa dipraktikkan. InsyaAllah tahun ini saya lebih siap jadi panitia qurban di masjid,” ungkap Pak Joko, salah satu peserta dari Moyudan.

Acara ditutup secara resmi pada siang hari dengan evaluasi dan penyampaian kesan-pesan dari beberapa peserta. Panitia juga membagikan Buku Saku Juru Sembelih Halal Jagal Muhammadiyah PDM Sleman sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi aktif peserta.

Pelatihan Manajemen Qurban JagalMu ini tak lepas dari dukungan berbagai pihak yang menjadi sponsor kegiatan, di antaranya:

  1. BPRS HKI MCI
  2. BPRS FORMES
  3. BMT UNISIA
  4. BPRS BDW
  5. LAZISMU PDM Sleman
  6. KSPS Surya Amanah Ummah
  7. Enha Farm
  8. Masbi Parfum

Langkah Awal yang Menjanjikan

Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi menjadi awal dari gerakan pembinaan jagal dan pengelola qurban yang profesional, syar’i, dan berkelanjutan. Ketua JagalMu, Ustadz Hasan, menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin dan menjangkau lebih banyak peserta di masa mendatang.

“Pelatihan ini adalah permulaan. Ke depan, JagalMu siap mendampingi masjid-masjid, mushalla, dan komunitas dalam menyelenggarakan ibadah qurban yang lebih baik,” pungkasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme, JagalMu PDM Sleman menunjukkan bahwa ibadah qurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, melainkan juga momentum untuk menyembelih ego, meningkatkan kompetensi, dan menebar manfaat bagi sesama.

reupload https://dmikabsleman.wordpress.com/2025/05/17/pelatihan-manajemen-qurban-perdana-langkah-nyata-jagalmu-pdm-sleman-menyongsong-idul-adha/

Loading

Leave a Replay