Turi, Pdmsleman.or.Id
Ahad, 31 Agustus 2025 / 8 Rabiul Awal 1447 Hijriyah sebuah sejarah lahir dengan diadakanyya rangkaian tabligh Akbar dan Peletakan Batu Pertama Pondok Pesantren Al Hadharah Islamic Boarding School (AHIBS) bertempat di Ngentak Bangunkerto Turi Sleman Yogyakarta.
Gagasan pendirian pondok pesantren ini adalah untuk menjaga tradisi keilmuan Islam di Indonesia, dimana pesantren merupakan tempat yang sentral dalam melahirkan generasi terbaik zaman ini. Ditambahkan dengan tantangan pergaulan bebas dan ketergantungan kepada gadget menjadi alasan mendasar akan perlunya Pendidikan pesantren.
Dalam tabligh Akbar pagi ini, taushiyah disampaikan oleh Ustadz H. Agus Taufiqurrohman, M.Kes., Sp.S., selalu Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengapresiasi atas inisiasi pembangunan pesantren ini mengapresiasi atas inisiasi pembangunan pondok pesantren tersebut. Ia mendorong agar pondok itu bisa sesuai dengan ciri khas Muhammadiyah.
Ketua PCM Turi Bambang Rahmanto menyampaikan bahwa pondok pesantren ini milik PCM Turi yang akan menjadi pusat keunggulan untuk pengembangan Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK),”
Hadir pula dalam kesempatan Sekretaris Daerah Sleman Susmiarto MM, Panewu Turi Joko Susilo MM, Dewan Pakar Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PP Muhammadiyah, Prof. Suyanto beserta segenap tamu undangan sekitar 1.200 orang.
H. M. Taufik, Lc., M.Pd selaku salah satu pendiri Pondok pesantren Al Hadharah Islamic Boarding School (AHIBS) Yogyakarta menyampaikan berharap hadirnya lembaga ini menjadi Lembaga Pendidikan Pesantren yang berkomitmen Membangun generasi Rabbani, berakhlak mulia dan berwawasan global.
Pondok pesantren ini dibangun di atas tanah wakaf milik Giyat seluas 1203 m2 yang telah diserahkan kepada PCM Turi.
Bersama tabligh Akbar dan Peletakan Batu Pertama ini, sekaligus peristiwa launching Penerimaan Santri Baru Tahun Pelajaran 2026/2027 .
Arief Hartanto
![]()




