Kajian Malam Rabu Pon PRM Sombangan Raya

Facebook
Twitter
LinkedIn

Moyudan, Pdmsleman.Or.Id

Pimpinan Ranting Muhammdiyah ( PRM) Sombangan Raya secara rutin melakukan kajian setiap malam Rabu Pon. Pada kajian kali ini berlangsung pada Selasa (20/1/2026) bertempat di rumah Sugiyanto, Sombangan. 

Dalam kajian kali ini disampaikan oleh dua pemateri H. Wakijo dan H. Abu Hanifah. 
H. Wakijo dalam materinya mengulas tentang keistimewaan perintah shalat. Shalat merupakan ibadah yang istimewa karena perintahnya secara langsung dari Allah. Berbeda dengan puasa, zakat, haji perintahnya melalui Malaikat Jibril. ” Sholat yang baik dan benar akan mengubah perilaku yang baik pula.” Ungkapnya. 
“Untuk itu marilah kita koreksi diri sudahkan sholat yang kita lakukan sudah memiliki pengaruh terhadap diri kita.” Sambungnya

Selanjutnya Wakijo bahwa sebentar lagi kita masuk bulan Sa’ban, dimana bulan tersebut bagi tradisi Jawa digunakan untuk ngirim doa untuk leluhur. Tradisi tersebut tidak ada perintah, tetapi juga tidak ada larangan asal tidak menyimpang dari ajaran. “Mendoakan leluhur yang paling baik adalah setelah shalat 5 waktu.” Ujarnya. 

Pemateri ke dua disampaikan oleh H.Abu Hanifah, S.Ag. M.A yang juga ketua PCM Moyudan. Dalam materinya Abu Hanifah mengungkapkan terimakasihnya kepada PRM Sombangan yang tetap melestarikan pengajian. “Indikasi Muhammadiyah hidup adalah semangat melestarikan pengajian.” Ujarnya. 

Selanjutnya Abu mengajak kepada Ranting Muhammadiyah untuk mempersiapkan Ramadhan dengan gembira. Yang dimaksud gembira bahwa Ramadhan merupakan bulan yang istimewa dalam 1 tahun. ” Marilah kita persiapkan baik secara fisik maupun dengan rencana kegiatan yang istimewa juga.” Ungkapnya. Senada dengan Wakijo Abu juga mengupas tentang Shalat. ” Dalam sebuah hadist menyebutkan bahwa didepan rumah umsat islam diibaratkan mengalir sebuah sungai, dan umat idlam tersebut selama 24 jam mandi 5 kali.” Tandasnya. 
Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa dari hadist tersebut membuktikan kalau kita melaksanakan Shalat dengan baik maka akan dibersihkan dari dosa.

Sebagai penutup materi Abu Hanifah menuturkan untuk menuju ibadah yang baik kita harus melaksanakan tiga I yaitu Iman, Islam, dan Ihsan. “Ketiga hal tersebut ibarat sebuah bangunan Iman sebagai pondasi, Islam sebagai dinding yang, sedangkan Ihsan sebagai atap.” Tandasnya.  

Rep Sugiyanto PRM Sombangan Raya-

Editor  Arief Hartanto MPI PDM SLeman

Loading

Leave a Replay