Persiapan Jelang Akhir Pelaksanaan ibadah Haji Kloter 67 SOC

Mina, Arab Saudi, Pdmsleman.Or.Id Hari ke-28, Rabu, 18 Juni 2025/20 Dzulhijjah 1446 H Jamaah haji Kloter 67 SOC melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan dan persiapan menjelang akhir pelaksanaan ibadah haji. Berikut adalah rangkuman kegiatan pada hari ini: 1. Shalat Subuh Berjamaah dan Kajian Subuh: Jamaah haji Kloter 67 SOC melaksanakan shalat subuh berjamaah di Masjid Al-Khaif, Mina. Setelah shalat, dilanjutkan dengan kajian subuh yang membahas tentang pentingnya meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT. 2. Kegiatan Pribadi: Setelah kajian subuh, jamaah haji diberikan waktu untuk melakukan kegiatan pribadi, seperti beristirahat, membaca Al-Qur’an, atau melakukan ibadah lainnya. 3. Kajian Jelang Dzuhur: Sebelum shalat dzuhur, jamaah haji Kloter 67 SOC mengikuti kajian bersama Ustadz Uki Sukiman dengan materi tafsir Surat Al-Ikhlas. Kajian ini membahas tentang keesaan Allah SWT dan pentingnya memahami sifat-sifat-Nya. 4. Kajian Jelang Magrib: Setelah shalat ashar, jamaah haji mengikuti kajian bersama Ustadz Muhammad Zeni. Kajian ini membahas tentang pentingnya meningkatkan amal ibadah dan mempersiapkan diri untuk menghadapi hari-hari terakhir di tanah suci. 5. Persiapan Thawaf Wada: Pada hari ini, jamaah haji berkursi roda tahap dua mulai melakukan persiapan untuk melaksanakan thawaf wada, yaitu thawaf perpisahan sebelum meninggalkan Masjidil Haram. Petugas kloter membantu jamaah dalam proses persiapan dan pelaksanaan thawaf wada. Dengan berbagai kegiatan keagamaan dan persiapan yang dilakukan, jamaah haji Kloter 67 SOC semakin siap untuk menyelesaikan ibadah haji dengan baik dan mendapatkan ridho Allah SWT. Rep H. Imam Subarkah Jama’ah KBIHU Aisyiyah

Loading

Haji Kloter 67City Tour Menelusuri Jejak Sejarah dan Budaya Islam di Makkah

Makkah, Pdmsleman.Or.Id Selasa, 17 Juni 2025, jamaah haji Kloter 67 memulai hari mereka dengan penuh semangat di Masjidil Haram. Shalat subuh berjamaah menjadi pembuka yang khusyuk, diikuti dengan kajian subuh yang dipimpin oleh Ustadz Uki Sukiman. Dalam kajian tersebut, Ustadz Uki membahas serapan istilah agama Islam dalam budaya Jawa, menjelaskan bagaimana istilah seperti “ndilalah” dan “berkatan” mencerminkan nilai-nilai keberkahan dan kebaikan dari Allah SWT. “Kita perlu memahami bahwa budaya dan agama saling berinteraksi, dan istilah-istilah ini adalah jembatan antara keduanya,” ungkap Ustadz Uki. Setelah kajian, jamaah haji Kloter 67 melanjutkan perjalanan mereka dengan citytour ke tempat-tempat bersejarah di Makkah dan sekitarnya. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Jabal Rahmah, tempat di mana Nabi Adam dan Hawa bertemu kembali setelah diturunkan dari surga. Momen ini menjadi sangat emosional bagi jamaah, yang merasakan kedekatan dengan sejarah awal umat manusia. Jamaah juga mengunjungi Masjid Mas’ar Haram, tempat di mana Nabi Muhammad SAW bermalam di Muzdalifah. “Setiap tempat yang kami kunjungi membawa makna yang dalam, mengingatkan kami akan perjalanan spiritual Nabi,” kata salah satu jamaah, Ibu Siti. Sumur Zubaidah, yang dibangun oleh Zubaidah binti Ja’far, istri Khalifah Harun Al-Rasyid, juga menjadi salah satu tujuan. Sumber air ini sangat penting bagi masyarakat Makkah, dan jamaah merasa terhubung dengan sejarah yang kaya di tempat ini. Selain itu, mereka juga mengunjungi Wadi Mubashir di Mina, lokasi di mana jamaah haji melakukan beberapa ritual penting. Perjalanan tidak berhenti di situ. Jamaah haji Kloter 67 juga mengunjungi tempat-tempat bersejarah lainnya, seperti tempat penyembelihan Nabi Ismail AS, Jabal Tsur yang memiliki Gua Tsur tempat persembunyian Rasulullah SAW dan Abu Bakar Ash-Shiddiq saat hijrah, serta Jabal Nur yang memiliki Gua Hira, tempat di mana Rasulullah SAW menerima wahyu pertama. “Setiap langkah di tempat-tempat ini membuat kami semakin bersyukur atas kesempatan untuk menjalankan ibadah haji,” tambah Imam Subarkah . Di akhir citytour, jamaah haji mengunjungi Pasar Kakiyah, pusat belanja oleh-oleh yang populer di kalangan jamaah haji dan umrah. Di sini, mereka dapat membeli berbagai macam oleh-oleh, seperti kurma, air zam-zam, dan souvenir lainnya.   Dengan kegiatan keagamaan dan citytour yang padat ini, jamaah haji Kloter 67 tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan sejarah dan budaya Islam, tetapi juga memperoleh pengalaman spiritual yang mendalam selama menjalankan ibadah haji. Semua kegiatan citytour dipandu oleh PCIM Arab Saudi Rep H. Imam Subarkah Jama’ah KBIHU Aisyiyah

Loading

Reportase Kegiatan Hari ke-26 Jamaah Haji Kloter 67  

Makkah, Pdmsleman.or.Id Pada hari ke-26, tepatnya Senin, 16 Juni 2025, jamaah haji Kloter 67 memulai hari mereka dengan melaksanakan kegiatan dan ibadah pribadi. Hari ini menjadi momen penting bagi mereka untuk memperdalam pemahaman agama dan menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji. Di siang hari, jamaah haji mengikuti kajian jelang shalat Dzuhur yang dipandu oleh Ustadz Uki Sukiman. Dalam kajian tersebut, Ustadz Uki menjelaskan tentang pentingnya memahami makna dan hikmah di balik surat Al-Fatihah. “Surat Al-Fatihah adalah landasan ibadah kita. Memahami maknanya akan meningkatkan kesadaran kita akan pentingnya ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT,” ungkap Ustadz Uki. Penjelasan ini diharapkan dapat memberikan pencerahan bagi jamaah haji untuk lebih mendalami ibadah mereka. Setelah kajian, pada sore harinya, jamaah haji melanjutkan kegiatan dengan mengikuti silaturrahim bersama Ketua KBIHU Aisyiyah melalui zoom meeting. Pertemuan ini menjadi wadah bagi jamaah untuk membahas berbagai kegiatan selama ibadah haji, termasuk laporan dan evaluasi. Silaturrahim ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kerjasama dan komunikasi dalam menjalankan ibadah haji. “Kegiatan ini adalah kesempatan bagi kita untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat tali persaudaraan,” kata Ketua KBIHU Aisyiyah dalam pertemuan tersebut. Selain kegiatan keagamaan, jamaah haji juga mengikuti pelatihan kesehatan yang dipandu oleh Bapak Prima Aditama. Dalam sesi ini, mereka melakukan “selous push up” yang bertujuan untuk mengurangi nyeri otot dan menurunkan risiko diabetes hingga 52%. Pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama bagi jamaah yang mungkin mengalami kelelahan setelah menjalani berbagai aktivitas ibadah. “Menjaga kesehatan selama ibadah haji sangat penting. Dengan melakukan latihan fisik, kita dapat menjaga stamina dan kesehatan tubuh,” jelas Bapak Prima Aditama. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh jamaah haji Kloter 67 ini menunjukkan komitmen mereka untuk tidak hanya fokus pada ibadah spiritual, tetapi juga menjaga kesehatan fisik. Dengan memahami makna ibadah dan menjaga kesehatan, diharapkan jamaah dapat menjalani ibadah haji dengan lebih baik dan maksimal. Secara keseluruhan, hari ke-26 ini menjadi momen yang penuh makna bagi jamaah haji Kloter 67. Mereka tidak hanya memperdalam ilmu agama, tetapi juga menjaga kesehatan fisik agar dapat menjalankan ibadah dengan optimal. Rep Imam Subarkah Jama’ah Haji KBIHU Aisyiyah

Loading

Jamaah Haji Kloter 67 Mengikuti Kegiatan Keagamaan dan Thawaf Wada’

Makkah, Pdmsleman.Or.Id Pada hari ke-25, Ahad, 15 Juni 2025, jamaah haji Kloter 67 memulai hari dengan melakukan kegiatan dan ibadah pribadi. Pada siang hari, mereka mengikuti kajian jelang Dzuhur bersama Ustadzah Abdul Majid dengan materi kajian QS Al-Ma’arij 19-21. Dalam kajian tersebut, Ustadzah Abdul Majid menjelaskan bahwa ” ayat Al-Qur’an tersebut menggambarkan sifat manusia yang cenderung gelisah dan mudah berkeluh kesah ketika menghadapi kesulitan, namun menjadi kikir ketika mendapatkan kebaikan. Jamaah haji diharapkan dapat memahami dan mengambil pelajaran dari ayat tersebut untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan mereka”. Pada sore hari, jamaah haji mengikuti kajian jelang Maghrib bersama Ustadz Ruswanto dengan materi “Muliakan kami dengan ketaatan kepada-Mu, jangan hinakan kami dengan bermaksiat kepada-Mu”. Kajian ini menjadi kesempatan bagi jamaah haji untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketaatan kepada Allah SWT. Pada hari yang sama, dilaksanakan Thawaf Wada’ gelombang pertama bagi jamaah dengan kursi roda dan risti. Thawaf Wada’ adalah salah satu ritual penting dalam ibadah haji yang dilakukan sebelum meninggalkan Masjidil Haram. Semoga dengan kegiatan keagamaan dan Thawaf Wada’ ini, jamaah haji Kloter 67 dapat menyelesaikan ibadah haji dengan lancar dan khidmat. Rep   Imam subarkah Jama’ah Haji KBIHU Aisyiyah Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Jamaah Haji Kloter 67 Mengikuti Kegiatan Keagamaan dan Penyuluhan Kesehatan

Makkah, Pdmsleman.Or.id Pada hari ke-24, Sabtu, 14 Juni 2025, jamaah haji Kloter 67 memulai hari dengan melakukan kegiatan dan ibadah pribadi. Pada siang hari, mereka mengikuti kajian tafsir surat Al-Fatihah jelang Dzuhur bersama Ustadz Uki Sukiman. Dalam kajian tersebut, Ustadz Uki Sukiman menjelaskan bahwa ” hidayah dapat dimulai dari insting yang dibantu oleh panca indera, akal, dan hidayah Al-Qur’an”. Selain kajian tafsir, jamaah haji juga mengikuti kajian tahsin bersama Ustadz Ruswanto untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an mereka. Pada sore hari, mereka mengikuti penyuluhan kesehatan bersama Prima Aditama, yang memberikan informasi penting tentang ” cara menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji”. Penyuluhan kesehatan ini sangat penting bagi jamaah haji untuk mengetahui cara-cara menjaga kesehatan dan mencegah penyakit selama berada di tanah suci. Semoga dengan kegiatan keagamaan dan penyuluhan kesehatan ini, jamaah haji Kloter 67 dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan sehat.

Loading

Jamaah Haji Kloter 67 Mengikuti Kegiatan Keagamaan dan Ibadah di Hari Jumat

Makkah, Pdmsleman.Or.Id Hari ke-23, Jumat, 13 Juni 2025, jamaah haji Kloter 67 memulai hari dengan mengikuti kajian subuh bersama Ustadz Uki Sukiman. Dalam kajian tersebut, Ustadz Uki Sukiman menyampaikan materi tentang hidup di dunia ini ibarat jual beli, di mana kita harus memilih yang terbaik dalam beribadah. Beliau juga menekankan pentingnya menjadikan satu ibadah yang bisa dijadikan wasilah di hadapan Allah, sehingga kita tidak malu untuk meminta kepada Allah sesuai dengan hajat kita. Setelah kajian subuh, jamaah haji melakukan kegiatan dan ibadah pribadi. Pada siang hari, mereka melaksanakan shalat Jumat di masjid, yang merupakan salah satu ibadah penting bagi umat Muslim. Shalat Jumat ini menjadi momen bagi jamaah haji untuk berkumpul dan berdoa bersama. Di sore hari, jamaah haji mengikuti kajian jelang Maghrib bersama Ustadz Wahyu. Kajian ini menjadi kesempatan bagi jamaah haji untuk meningkatkan pengetahuan dan keimanan mereka sebelum menjalankan ibadah lainnya. Semoga dengan kegiatan keagamaan dan ibadah di hari Jumat ini, jamaah haji Kloter 67 dapat memperoleh keberkahan dan rahmat dari Allah SWT.

Loading

Giat Hari 22 Kloter SOC 67

Makkah, Pdmsleman.Or.Id Pada hari ke-22, Kamis, 12 Juni 2025, jamaah haji Kloter 67 memulai hari dengan melaksanakan shalat Subuh berjamaah. Setelah itu, mereka mengikuti kultum dengan materi tentang 4 jenis pasangan suami-istri, yaitu: – Keduanya sholeh dan sholehah, seperti Nabi Muhammad– Suami sholeh, istri tidak sholehah, seperti Nabi Nuh– Suami tidak sholeh, istri sholehah, seperti Siti Asiyah– Keduanya tidak sholeh maupun sholehah, seperti Abu Lahab Setelah kultum, jamaah haji melakukan kegiatan pribadi. Pada siang hari, mereka mengikuti kajian tafsir bersama Ustadz Uki Sukiman dengan materi tentang pentingnya mengucapkan basmallah sebelum melakukan sesuatu yang bermanfaat. Selain itu, mereka juga membahas tentang karakter seseorang yang muncul dalam beberapa momen, seperti ketika diberi amanah, berdagang, dan dalam perjalanan. Jamaah haji juga mengikuti kajian tahsin bersama Ustadz Ruswanto untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an mereka. Pada sore hari, Bapak Aleq Rahmat Hidayat memberikan informasi kloter tentang jadwal kegiatan hari Jumat, yaitu layanan bis sholawat berhenti pada pukul 06.00 dan dimulai lagi pada pukul 14.00. Bagi jamaah yang ingin pergi ke Masjidil Haram, mereka diminta untuk menyesuaikan jadwal. Selain itu, jamaah haji juga diingatkan untuk menyelesaikan Thawaf Ifadah sebelum melaksanakan Thawaf Wada. Semoga dengan kegiatan keagamaan dan persiapan akhir ini, jamaah haji Kloter 67 dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan khidmat. Rep Imam Subarkah Jama’ah haji KBIHU Aisyiyahl

Loading

emu Haji Muhammadiyah 1446 H “Mabrur Hajiku, Berkah Negeriku”

Temu Haji Muhammadiyah 1446 H “Mabrur Hajiku, Berkah Negeriku” Haji dari dulu hingga sekarang menjadi momentum umat Muslimin sedunia untuk bertemu, bersilaturahim hingga bertukar fikiran satu dengan lainnya. Dengan musim Haji kali ini, PCIM Arab Saudi melalui Lembaga Khidmah Haji dan Umroh menggunakan momentum tersebut untuk mengadakan forum silaturahim para kader Muhammadiyah sedunia yang dikemas melalui Temu Haji Muhammadiyah. ©️ Lembaga Khidmah Haji dan Umroh PCIM Arab Saudi

Loading

Jamaah Haji Kloter 67 Laksanakan Rapat Koordinasi dan Persiapan Akhir

Makkah, Pdmsleman.Or.Id Pada hari ke-21, Rabu 11 Juni 2025, jamaah haji Kloter 67 memulai hari dengan melaksanakan shalat Subuh berjamaah. Setelah itu, mereka mendengarkan tausiyah tentang filosofi lempar jumrah dan sifat-sifat setan, serta cara-cara untuk menghindari godaan syaitan. Setelah tausiyah, jamaah haji beristirahat sampai siang karena kelelahan setelah melaksanakan Thawaf Ifadah. Pada siang hari, Karu dan Karom Kloter 67 mengadakan rapat koordinasi untuk membahas beberapa hal penting, antara lain: – Jamaah yang belum melaksanakan Thawaf Ifadah – Kursi roda yang hilang – Rencana zoom dengan Ketua KBIHU Aisyiyah – Menyapa jamaah di kamar oleh Karu dan Karom – Program rekreasi untuk jamaah – Rencana masuk ke Raudhah, apakah secara bersama-sama atau mandiri Sebagaimana disampaikan oleh Imam Subarkah bahwa “ Hasil rapat koordinasi tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan jamaah haji. Selain itu, untuk jamaah berkebutuhan khusus, Thawaf Ifadah akan dilaksanakan pada malam Kamis pukul 00.00 sampai selesai”.  Semoga dengan persiapan yang matang, jamaah haji Kloter 67 dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan khidmat.

Loading

Jamaah Haji Kloter SOC 67 Sleman, Sempurnakan Thawaf Ifadah

Mekkah, Arab Saudi, Pdmsleman.Or.Id Di tengah jutaan umat Islam dari seluruh penjuru dunia, Kloter SOC 67  menorehkan kisah dalam rangkaian ibadah haji mereka. Pada hari ke-20, Selasa, 10 Juni 2025, nampak terpancar dari wajah-wajah lelah namun penuh syukur, saat mereka menunaikan Thawaf Ifadah, salah satu rukun utama dalam ibadah haji. “Lelah memang, tapi hati ini terasa ringan dan penuh syukur. Bisa menyelesaikan Thawaf Ifadah dengan lancar adalah anugerah yang tak ternilai,” ujar Imam Subarkah salah seorang jamaah haji Kloter SOC 67. Pagi itu, selepas shalat Subuh berjamaah di mushola yang menjadi oase ketenangan di tengah kepadatan kota Mekkah, para jamaah Kloter SOC 67 mengisi waktu dengan kegiatan pribadi. Ada yang membaca Al-Quran, berdzikir, atau sekadar beristirahat mempersiapkan fisik dan mental untuk menghadapi puncak ibadah haji, Thawaf Ifadah, yang akan dilaksanakan pada malam hari. Menjelang malam, suasana semakin terasa khusyuk. Setelah menikmati hidangan nasi biryani dan daging kambing sembelihan hadyu yang lezat, para jamaah bersiap-siap untuk berangkat menuju Masjidil Haram. Tepat pukul 22.00 WIB, rombongan Kloter SOC 67 bergerak menuju Baitullah, dipandu oleh para petugas haji yang sigap dan ramah. Suasana Masjidil Haram malam itu dipenuhi lautan manusia. Namun, dengan kesabaran dan kekompakan, jamaah Kloter SOC 67 berhasil merangsek maju, mengikuti alur Thawaf dengan tertib. Lantunan talbiyah menggema di antara jutaan bibir, menciptakan atmosfer spiritual yang begitu mendalam. Thawaf Ifadah adalah ibadah mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali, sebagai bagian dari rukun haji yang wajib dilaksanakan. Ibadah ini melambangkan ketundukan dan kepatuhan seorang hamba kepada Sang Pencipta. Menurut penjelasan H. Sumaryadi, pembimbing ibadah Kloter SOC 67, Thawaf Ifadah memiliki makna yang sangat mendalam dimana Thawaf Ifadah adalah simbolisasi dari perjalanan hidup manusia yang selalu berputar mengelilingi Allah SWT sebagai pusatnya. Setiap putaran adalah pengingat untuk selalu mendekatkan diri kepada-Nya. Pelaksanaan Thawaf Ifadah Kloter SOC 67 berjalan dengan lancar dan khidmat. Para jamaah tampak fokus dan khusyuk dalam setiap gerakan dan doa yang mereka panjatkan. Setelah menyelesaikan tujuh putaran, mereka melanjutkan dengan shalat sunnah di belakang Maqam Ibrahim dan meminum air zamzam yang penuh berkah. Tepat pukul 02.00 WIB dini hari, rombongan Kloter SOC 67 kembali ke hotel dengan hati yang lega dan penuh syukur. Kelelahan fisik tidak terasa berarti dibandingkan dengan kepuasan spiritual yang mereka rasakan. Semoga seluruh jamaah haji Kloter SOC 67 senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan untuk menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan sempurna, serta kembali ke tanah air dengan membawa predikat haji yang mabrur. Rep Imam Subarkah Jammah Haji KBIHU Aisyiyah Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM

Loading