Jamaah Haji Kloter Aisyiyah Terima Bimbingan Manasik Haji dari H. Sumaryadi dan Ustadz Uki Sukiman

Makkah, Pdmsleman.Or,id Selasa, 28 Mei 2025, jamaah haji Kloter Aisyiyah menerima bimbingan manasik haji dari H. Sumaryadi dan Ustadz Uki Sukiman. Materi manasik yang disampaikan meliputi berbagai aspek ibadah haji, seperti persiapan sebelum berangkat, pelaksanaan wukuf di Arofah, dan kegiatan lainnya. H. Sumaryadi menjelaskan bahwa hotel akan dijadikan sebagai miqot haji, dan jamaah harus melakukan persiapan mandi, potong kuku, dan lain-lain sebelum berangkat. Jamaah juga harus melakukan shalat sunnah dua rakaat di hotel dan mematuhi semua larangan ikhrom. Ustadz Uki Sukiman menambahkan bahwa jamaah harus memahami kaidah dalam Al-Quran tentang darurat membolehkan sesuatu yang dilarang. Beliau juga menekankan pentingnya berdoa dengan khusyuk dan tulus, serta menghindari perbuatan yang dapat menghalangi doa. Jamaah juga diingatkan untuk membawa barang-barang yang diperlukan selama wukuf di Arofah, seperti obat-obatan, snack kecil, dan air minum. Jamaah juga harus mematuhi jadwal kegiatan yang telah ditentukan dan menggunakan APD saat berada di luar tenda. Dengan bimbingan manasik haji ini, jamaah Kloter Aisyiyah diharapkan dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan khusyuk, serta memperoleh manfaat spiritual yang besar dari pengalaman ini. Rep Imam Subarkah Jama’ah KBIHU AIsyiyah sleman Editor Arief HArtanto MPI PDM SLeman

Loading

Umroh Qudum Jama’ah Haji Kloter 67 SOC Sleman di Masjidil Haram

Makkah, Pdmsleman.Or.Id Kamis malam, 23 Mei 2025, menjadi momen yang penuh makna bagi jama’ah haji kloter 67 SOC. Di tengah keramaian dan kesibukan Masjidil Haram, ribuan jama’ah berkumpul untuk melaksanakan ibadah umroh qudum. Kegiatan ini bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga merupakan simbol kedatangan dan pengharapan akan keberkahan di tanah suci. Sebelum pelaksanaan umroh, karu ( Kepala regu ), karom (kepala rombongan) dan panitia kloter melakukan koordinasi yang intensif. Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap jama’ah haji dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan aman dalam suasana penuh kekeluargaan. ” Pukul 22.30 WIB, suasana di lobby hotel mulai ramai, Ratusan jama’ah haji dengan semangat berkumpul, mengenakan pakaian ihram yang menandakan kesiapan mereka untuk beribadah. Dengan langkah penuh harapan, mereka memulai perjalanan menuju Masjidil Haram, yang berjarak sekitar 2 km dari penginapan. Dalam perjalanan tersebut, terlihat wajah-wajah penuh kebahagiaan dan rasa syukur, seolah-olah setiap langkah menuju masjid suci adalah langkah menuju pengampunan dan berkah” tutur Imam S. Sesampainya di Masjidil Haram, jama’ah haji langsung merasakan atmosfer spiritual yang kental. Ibadah umroh dimulai dengan tawaf, di mana mereka mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali. Suara takbir dan dzikir mengisi udara malam, menciptakan suasana yang khusyuk dan penuh haru. Hati siapapun pasti tergetar dan tangispun tak terbendung. Selama sekitar 4,5 jam, jama’ah haji melaksanakan rangkaian ibadah, termasuk shalat dan doa, dengan penuh penghayatan. Ibadah umroh ini menjadi momen refleksi dan pengharapan bagi setiap jama’ah, di mana mereka memanjatkan doa-doa untuk diri sendiri, keluarga, dan umat Islam di seluruh dunia. Sekitar pukul 02.00 WIB, ibadah umroh pun selesai. Jama’ah haji mulai kembali ke penginapan, dengan hati yang penuh rasa syukur. Perjalanan pulang yang dilakukan sekitar pukul 03.00 WIB menjadi penutup yang manis dari malam yang penuh berkah ini. Namun, bagi jama’ah haji yang risti (resiko tinggi) dan berkursi roda, mereka akan didampingi untuk melaksanakan umroh pada pagi hari berikutnya, Jumat, 24 Mei 2025. Ini menunjukkan komitmen panitia untuk memastikan bahwa semua jama’ah, tanpa terkecuali, dapat menjalankan ibadah dengan baik. Kegiatan umroh qudum ini bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga merupakan wujud nyata dari semangat kebersamaan dan saling mendukung di antara jama’ah. Semoga setiap langkah yang diambil di tanah suci ini membawa berkah dan kedamaian bagi seluruh jama’ah haji. Dengan harapan yang tinggi, mereka kembali ke penginapan, siap untuk melanjutkan ibadah haji yang lebih besar di hari-hari mendatang. Reportase oleh Imam Subarkah, Jama’ah Haji KBIHU Aisyiyah SlemanEditor: Arief Hartanto, MPI PDM Sleman

Loading

Alhamdulillah Jama’ah Haji Kloter 67 SOC Sleman Landing Dengan Selamat di Bandara King Abdul Aziz Jeddah Saudi Arabia

Jeddah, Pdmsleman.Or.Id Kamis, 22 Mei 2025, jama’ah haji kloter 67 SOC menjalani beberapa kegiatan penting selama perjalanan ke Jeddah. Pagi hari, pukul 05.00 WIB, pesawat yang membawa jama’ah haji transit di Bandara Internasional Kuala Namu, Deli Serdang, untuk mengisi bahan bakar. Pukul 05.15 WIB, jama’ah haji melaksanakan shalat shubuh yang dipimpin oleh H. Aleq Rahmat Hidayat sebagai imam. Setelah shalat, jama’ah haji melakukan senam peregangan yang dipimpin oleh Mas Prima Aditama, yang meliputi peregangan kepala, pundak, perut, dan kaki. “ Berikutnya pada pukul 06.28 WIB, pesawat yang membawa jama’ah haji terbang menuju Jeddah. Setelah beberapa jam perjalanan akhirnya jama’ah haji tiba di Bandara King Abdul Aziz dengan lancer dan selamat” tutur Imam S. Niat Ihram dan Umrah dilakukan pada pukul 10.36 WIB, jama’ah haji melaksanakan niat ihram sekaligus niat umrah. Setelah itu, jama’ah haji naik bus menuju hotel yang telah disiapkan. Pentingnya mematuhi larangan ihram, sejak berniat ihram dari miqat Yalamlam, jamaah sudah terikat dengan sejumlah aturan yang harus dipatuhi selama menjalankan ibadah haji dikutip dari MUI.Or.Id. * Tiga larangan bagi laki-laki:   1. Tidak memakai penutup kepala yang menempel   2. Tidak memakai pakaian berjahit   3. Tidak menutup mata kaki (misalnya dengan kaos kaki). * Dua larangan bagi perempuan   1. Tidak menutup wajah   2. Tidak menutup telapak tangan. * Tujuh larangan untuk laki-laki dan perempuan   1. Tidak memakai minyak wangi   2. Tidak memotong kuku   3. Tidak mencabut atau memotong rambut   4. Tidak membunuh hewan buruan   5. Tidak mencabut tumbuhan (seperti rumput)   6. Tidak bercumbu atau berhubungan suami istri   7. Tidak melakukan rafats (ucapan jorok), jidal (berdebat), dan fusuq (berbuat dosa). Larangan-larangan ini harus dihindari agar ibadah haji berjalan sah dan mendapatkan predikat mabrur dan mabrurah, Pukul 14.00 WIB, jama’ah haji tiba di Hotel Aleulyan Alvidyu. Paspor jama’ah haji dikumpulkan dan disematkan gelang yang berisi maps hotel tempat mereka tinggal. Setelah itu, jama’ah haji masuk ke hotel untuk beristirahat setelah perjalanan yang panjang. Semoga jama’ah haji dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan nyaman. Reportase Imam Subarkah Jama’ah Haji KBIHU Aisyiyah Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Bismillah, Prosesi Pemberangkatan Haji Kloter 67 SOC Sleman Dimulai

Boyolali, Pdmsleman.Or.Id Rabu, 21 Mei 2025, pukul 21.45 WIB, kegiatan persiapan pemberangkatan haji kloter 67 SOC dari Embarkasi Donohudan menuju bandara Adisumarmo dimulai.  Jama’ah haji diingatkan kembali untuk memeriksa dokumen paspor, living cost, dan barang bawaan mereka. Sebelum berangkat, jama’ah haji menjalani proses X-Ray barang bawaan untuk memastikan keamanan dan keselamatan selama perjalanan. Setelah itu, jama’ah haji mengantri untuk naik bus menuju bandara. Pemberangkatan Dihadiri oleh Pejabat Kemenag, Proses pemberangkatan haji kloter 67 SOC dihadiri oleh Bp. Basori Alwi dan Bp. Sidik Pramono. Kedua pejabat ini memberikan dukungan dan motivasi kepada jama’ah haji sebelum berangkat. Sebelum berangkat, jama’ah haji melaksanakan do’a bersama yang dipimpin oleh Ruswanto, pembimbing ibadah kloter 67” Ya Allah kami memohon keselamatan dan kelancaran selama perjalanan ke Arab Saudi dan menjalankan ibadah Haji”. Pukul 23.50 WIB, proses masuk bus dimulai. Jama’ah haji naik bus yang akan membawa mereka menuju bandara untuk terbang ke bandara King Abdul Aziz, Saudi Arabia. Semoga jama’ah haji dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan nyaman. Reportase Imam Subarkah Jama’ah Haji KBIHU Aisyiyah Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Suasana Makan Malam Jama’ah Kloter 67 SOC di Embarkasi Donohudan

Boyolali, Pdmsleman.Or.IdJama’ah haji kloter 67 SOC menikmati makan malam yang lezat dan bergizi di Asrama Haji Donohudan. Menu makan malam yang disajikan terdiri dari nasi putih, cah wortel daging, daging ayam bacem, tahu goreng, kerupuk, dan snack. Minuman yang disediakan antara lain air putih, kopi, dan teh. Suasana makan malam jama’ah haji kloter 67 SOC sangat hangat dan penuh keakraban. Jama’ah haji saling berbagi cerita dan pengalaman sambil menikmati hidangan yang lezat. Makanan yang disajikan sangat lezat dan bergizi, sehingga jama’ah haji dapat menikmati makan malam dengan baik. Menu yang disajikan juga sangat variatif dan dapat memenuhi kebutuhan gizi jama’ah haji. Persiapan Sebelum BerangkatMakan malam ini juga menjadi salah satu persiapan penting bagi jama’ah haji sebelum berangkat ke Arab Saudi. Dengan makanan yang lezat dan bergizi, jama’ah haji dapat memiliki energi yang cukup untuk menjalankan ibadah haji dengan lancar. Reportase Imam Subarkah Jama’ah Haji KBIHU Aisyiyah Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Kegiatan Jama’ah haji kloter 67 SOC Sleman di Asrama Haji Donohudan

Boyolali, Pdmsleman.Or.Id Jama’ah haji kloter 67 SOC Sleman tiba di Asrama Haji Donohudan pada Rabu 21 Mei 2025 pukul 04.19 WIB. Kemudian, pada pukul 06.00 WIB, jama’ah haji memasuki aula untuk melakukan beberapa kegiatan penting. Jama’ah haji disambut oleh Johar Musthofa (Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama DIY) dan  Sidik (Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman), diikuti oleh seluruh Petugas Haji Daerah (PHD). Kegiatan yang dilakukan di aula antara lain diantaranya Pembagian kartu kamar penginapan: Jama’ah haji menerima kartu kamar penginapan untuk mengetahui tempat tinggal mereka selama di Asrama Haji Donohudan. Dilanjutkan Penyampaian hak dan kewajiban jama’ah oleh  Johar Musthofa menyampaikan hak dan kewajiban jama’ah haji selama menjalankan ibadah haji. Pemeriksaan kesehatan: Jama’ah haji menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi kesehatan mereka sebelum berangkat ke Arab Saudi. Penandatanganan berkas kesehatan: Dokter TKHI menandatangani berkas kesehatan jama’ah haji setelah pemeriksaan kesehatan. Pembagian id card: Jama’ah haji menerima id card yang akan digunakan selama menjalankan ibadah haji. Pembagian paspor: Jama’ah haji menerima paspor yang telah diproses untuk perjalanan ke Arab Saudi. Pembagian living cost: Jama’ah haji menerima biaya hidup yang akan digunakan selama menjalankan ibadah haji. Pemakaian gelang: Jama’ah haji memakai gelang yang akan digunakan sebagai identitas selama menjalankan ibadah haji. Pengambilan koper kecil: Jama’ah haji mengambil koper kecil yang telah disiapkan untuk perjalanan ke Arab Saudi. “ Istirahat di Kamar Penginapan dilakukan setelah semua kegiatan selesai, jama’ah haji memasuki kamar penginapan untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi. Semoga jama’ah haji dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan nyaman tutur Imam Subarkah”. Reportase Imam Subarkah Jama’ah Haji KBIHU Aisyiyah Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading