GUNAKAN HARTA UNTUK SEDEKAH, BUKAN UNTUK FOYA-FOYA, AGAR HIDUP SEMAKIN BERKAH

Materi Hari Ke 27 Disusun oleh : Musa Jundana, Lc Pendahuluan Harta adalah salah satu nikmat yang diberikan Allah kepada manusia sebagai amanah. Penggunaan harta yang baik akan membawa keberkahan dalam hidup, sementara pemborosan dan foya-foya hanya akan mendatangkan kerugian. Salah satu cara terbaik dalam memanfaatkan harta adalah dengan bersedekah, karena sedekah tidak hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi investasi pahala di akhirat. Dalil Al-Qur’an dan Hadits tentang Sedekah Allah SWT berfirman: وَأَنْفِقُوا مِمَّا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِنَ الصَّالِحِينَ “Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, lalu ia berkata: ‘Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sedikit waktu lagi, sehingga aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?’” (QS. Al-Munafiqun: 10) Rasulullah ﷺ bersabda: الصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْخَطِيئَةَ كَمَا يُطْفِئُ الْمَاءُ النَّارَ “Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi No. 614, Ahmad No. 17336) Allah SWT berfirman: إِنَّ ٱلْمُبَذِّرِينَ كَانُوا۟ إِخْوَٰنَ ٱلشَّيَٰطِينِ ۖ وَكَانَ ٱلشَّيْطَٰنُ لِرَبِّهِۦ كَفُورًۭا “Sesungguhnya orang-orang yang boros itu adalah saudara-saudara setan, dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.” (QS. Al-Isra: 27) Mengapa Harus Bersedekah dan Menjauhi Gaya Hidup Boros? Cara Memanfaatkan Harta dengan Baik Kesimpulan Menggunakan harta untuk sedekah adalah bentuk syukur kepada Allah SWT dan cara untuk meraih keberkahan hidup. Sebaliknya, hidup berfoya-foya dan boros hanya akan membawa kerugian. Dengan bersedekah, kita tidak hanya membantu sesama, tetapi juga menabung pahala untuk akhirat. Semoga Allah menjadikan kita hamba yang dermawan dan jauh dari sifat boros. Aamiin.

Loading

KURANGI TIDUR, MANFAATKAN PELUANG, PERBANYAK IBADAH DI MALAM RAMADHAN

Materi Hari Ke 26 Disusun oleh : Musa Jundana, Lc Pendahuluan Malam-malam Ramadhan adalah waktu yang penuh dengan keberkahan dan rahmat. Ini adalah kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk meningkatkan ibadah, mendekatkan diri kepada Allah, dan meraih pahala yang berlipat ganda. Jangan sia-siakan malam-malam Ramadhan dengan tidur berlebihan, tetapi manfaatkan dengan ibadah dan amal shaleh. Dalil Al-Qur’an dan Hadits tentang Keutamaan Ibadah di Malam Ramadhan Allah SWT berfirman: إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ “Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al-Qur’an) pada suatu malam yang diberkahi. Sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad-Dukhan: 3) Rasulullah ﷺ bersabda: مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ “Barang siapa yang mendirikan (shalat malam) di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari No. 37, Muslim No. 759) Allah SWT berfirman: لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ “Malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3) Mengapa Harus Mengurangi Tidur dan Memperbanyak Ibadah? Ibadah yang Bisa Dilakukan di Malam Ramadhan Kesimpulan Malam-malam Ramadhan adalah kesempatan yang sangat berharga untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kurangi tidur yang berlebihan dan manfaatkan peluang ini dengan ibadah, agar kita mendapatkan pahala yang berlipat dan diampuni dosa-dosa kita. Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan memberikan kita keberkahan di bulan Ramadhan. Aamiin.

Loading

PERBANYAK SILATURAHMI, ERATKAN HUBUNGAN, JAUHI PERMUSUHAN AGAR HATI JAUH DARI FITNAH DAN DENDAM

Materi Hari Ke 25 Disusun oleh : Musa Jundana, Lc Pendahuluan Silaturahmi adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Dengan menjalin hubungan baik antar sesama, kita tidak hanya mendapatkan keberkahan hidup, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah. Sebaliknya, permusuhan hanya membawa kerugian, baik di dunia maupun di akhirat. Dalil Al-Qur’an dan Hadits tentang Silaturahmi Allah SWT berfirman: وَٱلَّذِينَ يَصِلُونَ مَا أَمَرَ ٱللَّهُ بِهِۦٓ أَن يُوصَلَ وَيَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ وَيَخَافُونَ سُوٓءَ ٱلْحِسَابِ “Dan orang-orang yang menghubungkan apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya serta khawatir terhadap hisab yang buruk.” (QS. Ar-Ra’d: 21) Rasulullah ﷺ bersabda: مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ “Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.” (HR. Bukhari No. 5985, Muslim No. 2557) Rasulullah ﷺ juga bersabda: لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعُ رَحِمٍ “Tidak akan masuk surga orang yang memutus tali silaturahmi.” (HR. Bukhari No. 5984, Muslim No. 2556) Mengapa Harus Menjauhi Permusuhan? Cara Memperbanyak Silaturahmi dan Menghindari Permusuhan Kesimpulan Silaturahmi adalah amalan yang mendatangkan keberkahan dan mempererat persaudaraan. Sebaliknya, permusuhan hanya membawa kehancuran dan kesedihan. Dengan memperbanyak silaturahmi dan menjauhi permusuhan, kita akan menjadi pribadi yang lebih baik dan mendapatkan ridha Allah. Semoga kita semua dimudahkan dalam menjalin hubungan yang baik dengan sesama dan dijauhkan dari fitnah serta dendam. Aamiin.

Loading

LUANGKAN WAKTU UNTUK DAKWAH & AMAR MA’RUF NAHI MUNKAR, AGAR HATI LURUS TIDAK INKAR

Materi Hari Ke 24 Disusun oleh : Musa Jundana, Lc Pendahuluan Dakwah dan amar ma’ruf nahi munkar adalah bagian dari kewajiban seorang Muslim dalam menjalankan perintah Allah SWT. Melalui dakwah, kita dapat mengajak diri sendiri dan orang lain menuju kebaikan serta menjauhi kemungkaran. Dalil Al-Qur’an dan Hadits tentang Amar Ma’ruf Nahi Munkar Allah SWT berfirman: وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌۭ يَدْعُونَ إِلَى ٱلْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ ۚ وَأُو۟لَٰئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ “Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali ‘Imran: 104) Allah SWT berfirman: كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah.” (QS. Ali ‘Imran: 110) Rasulullah ﷺ bersabda: مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ “Barang siapa di antara kalian melihat kemungkaran, maka hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya. Jika ia tidak mampu, maka dengan lisannya. Jika ia tidak mampu juga, maka dengan hatinya. Dan itu adalah selemah-lemah iman.” (HR. Muslim No. 49) Mengapa Harus Meluangkan Waktu untuk Dakwah? Cara Praktis Melakukan Dakwah dan Amar Ma’ruf Nahi Munkar Kesimpulan Dakwah dan amar ma’ruf nahi munkar adalah tugas setiap Muslim. Dengan meluangkan waktu untuk menyebarkan kebaikan dan mencegah kemungkaran, hati kita akan tetap lurus dan jauh dari kesesatan. Semoga Allah memudahkan langkah kita dalam menegakkan agama-Nya. Aamiin.

Loading

JAGA PANDANGAN MATA & HATI DARI KONTEN NEGATIF TAK BERARTI

Materi Hari Ke 23 Disusun oleh : Musa Jundana, Lc Pendahuluan Di era digital, akses terhadap berbagai jenis konten semakin mudah. Namun, tidak semua konten yang kita lihat membawa manfaat. Islam mengajarkan kita untuk menjaga pandangan dan hati dari hal-hal yang dapat merusak iman dan ketakwaan. Dalil Al-Qur’an dan Hadits tentang Menjaga Pandangan Allah SWT berfirman: قُل لِّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَٰرِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا يَصْنَعُونَ “Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menundukkan pandangan dan menjaga kemaluannya. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (QS. An-Nur: 30) Rasulullah ﷺ bersabda: إِنَّ النَّظْرَةَ سَهْمٌ مِنْ سِهَامِ إِبْلِيسَ “Sesungguhnya pandangan itu adalah panah beracun dari panah-panah Iblis.” (HR. Al-Hakim No. 7875) Mengapa Harus Menjaga Pandangan? Cara Menjaga Pandangan dan Hati dari Konten Negatif Kesimpulan Menjaga pandangan bukan hanya sekadar menghindari dosa, tetapi juga menjaga hati agar tetap bersih dan dekat dengan Allah. Dengan menjauhi konten negatif, kita akan meraih ketenangan dan keberkahan dalam hidup. Semoga Allah memudahkan kita dalam menjaga diri dari segala yang merusak. Aamiin.

Loading

RAMADHAN, MOMEN TEPAT MENINGGALKAN ROKOK & KEBIASAAN BURUK

Materi Hari Ke 22 Disusun oleh : Musa Jundana, Lc Pendahuluan Ramadhan adalah bulan penuh berkah yang memberikan kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan meninggalkan kebiasaan buruk. Salah satu kebiasaan yang sebaiknya ditinggalkan adalah merokok, serta berbagai perilaku yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Mengapa Harus Berhenti Merokok dan Kebiasaan Buruk di Bulan Ramadhan? وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.” (QS. Al-Baqarah: 195) Merokok diketahui membahayakan tubuh dan merupakan salah satu bentuk menzalimi diri sendiri. لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ “Tidak boleh membahayakan diri sendiri maupun orang lain.” (HR. Ibnu Majah No. 2341, Hadits Hasan) Rokok tidak hanya berbahaya bagi perokok tetapi juga bagi orang-orang di sekitarnya. Tips Meninggalkan Rokok dan Kebiasaan Buruk di Bulan Ramadhan Kesimpulan Ramadhan adalah momen terbaik untuk hijrah ke kehidupan yang lebih baik. Dengan meninggalkan rokok dan kebiasaan buruk, kita tidak hanya menjaga kesehatan tetapi juga meningkatkan kualitas ibadah. Semoga Allah memberikan kekuatan dan kemudahan bagi kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Aamiin.

Loading

STOP SCROLL TAK BERMANFAAT, GANTI DENGAN ILMU AGAMA YANG BERMASLAHAT

Materi Hari Ke 21 Disusun oleh : Musa Jundana, Lc Pendahuluan Di era digital, banyak waktu yang terbuang dengan aktivitas scrolling tanpa manfaat. Media sosial, berita hiburan, dan konten-konten tidak produktif sering kali membuat kita lalai dari hal yang lebih penting. Sebagai seorang Muslim, kita dianjurkan untuk mengisi waktu dengan hal yang lebih bermakna, seperti menuntut ilmu agama. Pentingnya Menggunakan Waktu dengan Bijak dalam Islam Allah SWT berfirman: وَالْعَصْرِ ۝ إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ ۝ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ “Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.” (QS. Al-Asr: 1-3) Allah SWT berfirman: يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.” (QS. Al-Mujadilah: 11) Rasulullah ﷺ bersabda: مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ “Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim No. 2699) Mengapa Harus Mengganti Scroll Tak Bermanfaat dengan Ilmu Agama? Cara Mengubah Kebiasaan Scroll Tidak Bermanfaat Kesimpulan Waktu adalah nikmat yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Daripada menghabiskan waktu dengan scrolling tak bermanfaat, lebih baik kita gunakan untuk menuntut ilmu agama yang membawa manfaat dunia dan akhirat. Semoga Allah SWT memberi kita petunjuk untuk selalu berada di jalan yang benar. Aamiin.

Loading

JAUHI MUSIK YANG MELALAIKAN, PERBANYAK MENDENGAR MUROTTAL QUR’AN YANG MENENANGKAN

Materi Hari Ke 20 Disusun oleh : Musa Jundana, Lc Pendahuluan Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali dihadapkan pada berbagai bentuk hiburan, termasuk musik. Namun, sebagai seorang Muslim, kita dianjurkan untuk menjauhi musik yang melalaikan dan lebih banyak mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an. Murottal Al-Qur’an tidak hanya menenangkan jiwa tetapi juga membawa keberkahan dalam hidup kita. Keutamaan Mendengar Al-Qur’an dalam Al-Qur’an dan Hadits Allah SWT berfirman: ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ ٱللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلْقُلُوبُ “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28) Allah SWT berfirman: وَكَذَٰلِكَ أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ رُوحًا مِّنْ أَمْرِنَا ۚ مَا كُنتَ تَدْرِى مَا ٱلْكِتَٰبُ وَلَا ٱلْإِيمَٰنُ وَلَٰكِن جَعَلْنَٰهُ نُورًا نَّهْدِى بِهِۦ مَن نَّشَآءُ مِنْ عِبَادِنَا ۚ وَإِنَّكَ لَتَهْدِىٓ إِلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ “Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu ruh (Al-Qur’an) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidak mengetahui apa itu Kitab (Al-Qur’an) dan tidak pula mengetahui apa itu iman, tetapi Kami menjadikannya cahaya yang dengannya Kami memberi petunjuk kepada siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar membimbing ke jalan yang lurus.” (QS. Asy-Syura: 52) Rasulullah ﷺ bersabda: مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا “Barang siapa membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan, dan setiap kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali lipat.” (HR. Tirmidzi No. 2910) Mengapa Harus Menjauhi Musik yang Melalaikan? Cara Menggantikan Musik dengan Murottal Al-Qur’an Kesimpulan Menjauhi musik yang melalaikan dan menggantinya dengan mendengarkan murottal Al-Qur’an adalah langkah bijak untuk menjaga hati tetap bersih dan tenang. Dengan memperbanyak mendengar lantunan ayat suci, kita akan semakin dekat dengan Allah SWT dan mendapatkan keberkahan dalam hidup. Semoga kita semua dimudahkan untuk selalu berada di jalan yang diridhai-Nya. Aamiin.

Loading

PERBANYAK SHALAWAT, DEKATKAN DIRI PADA RASULULLAH, SEMOGA KELAK DAPAT SYAFAAT

Materi Hari Ke 19 Disusun oleh : Musa Jundana, Lc Pendahuluan Shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ adalah amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Dengan memperbanyak shalawat, kita tidak hanya mendapatkan keberkahan dalam hidup, tetapi juga berharap mendapatkan syafaat dari Rasulullah ﷺ di hari kiamat. Keutamaan Shalawat dalam Al-Qur’an dan Hadits Allah SWT berfirman: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuknya dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan.” (QS. Al-Ahzab: 56) Rasulullah ﷺ bersabda: مَنْ صَلَّىٰ عَلَيَّ صَلَاةً وَاحِدَةً، صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا “Barang siapa bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim No. 408) Rasulullah ﷺ bersabda: أَوْلَى النَّاسِ بِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَيَّ صَلَاةً “Orang yang paling berhak mendapatkan syafaatku di hari kiamat adalah yang paling banyak bershalawat kepadaku.” (HR. Tirmidzi No. 484, Hasan Shahih) Manfaat Memperbanyak Shalawat Cara Memperbanyak Shalawat dalam Kehidupan Sehari-hari Kesimpulan Memperbanyak shalawat adalah salah satu cara terbaik untuk menunjukkan cinta kepada Rasulullah ﷺ serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan mengamalkan shalawat setiap hari, kita berharap mendapatkan syafaat beliau di akhirat kelak. Semoga Allah memberikan kita kemudahan untuk selalu bershalawat. Aamiin.

Loading

JANGAN LALAI DENGAN WAKTU LUANG, GUNAKAN WAKTU LUANG UNTUK BERZIKIR AGAR HATIMU TENANG

Materi Hari Ke 18 Disusun oleh : Musa Jundana, Lc Pendahuluan Waktu luang adalah nikmat yang sering kali disia-siakan. Padahal, jika digunakan dengan baik, waktu luang bisa menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu cara terbaik memanfaatkan waktu luang adalah dengan memperbanyak zikir, karena zikir dapat menenangkan hati dan mendatangkan keberkahan. Keutamaan Zikir dalam Al-Qur’an dan Hadits Allah SWT berfirman: ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ ٱللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلْقُلُوبُ “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28) Rasulullah ﷺ bersabda: أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرِ أَعْمَالِكُمْ وَأَزْكَىٰهَا عِندَ مَلِيكِكُمْ وَأَرْفَعِهَا فِي دَرَجَاتِكُمْ وَخَيْرٍ لَكُمْ مِنْ إِنْفَاقِ الذَّهَبِ وَالْوَرِقِ وَخَيْرٍ لَكُمْ مِنْ أَنْ تَلْقَوْا عَدُوَّكُمْ فَتَضْرِبُوا أَعْنَاقَهُمْ وَيَضْرِبُوا أَعْنَاقَكُمْ؟ قَالُوا: بَلَىٰ، قَالَ: ذِكْرُ اللَّهِ “Maukah kalian aku beritahu tentang amal yang paling baik, paling suci di sisi Tuhan kalian, paling mengangkat derajat kalian, lebih baik dari infak emas dan perak, serta lebih baik dari bertemu musuh lalu kalian memenggal leher mereka dan mereka memenggal leher kalian?” Para sahabat menjawab, “Tentu saja.” Rasulullah ﷺ bersabda, “(Yaitu) zikir kepada Allah.” (HR. Tirmidzi No. 3377) Rasulullah ﷺ bersabda: مَثَلُ الَّذِي يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِي لَا يَذْكُرُ رَبَّهُ، مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ “Perumpamaan orang yang berzikir kepada Allah dan yang tidak berzikir, seperti orang hidup dan orang mati.” (HR. Bukhari No. 6407) Cara Memanfaatkan Waktu Luang dengan Zikir Kesimpulan Waktu luang adalah kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan memperbanyak zikir, hati menjadi tenang, dosa dihapuskan, dan kita terhindar dari kelalaian. Semoga Allah SWT memberikan kita kekuatan untuk senantiasa mengingat-Nya dalam setiap waktu. Aamiin.

Loading