Luncurkan KHGT, Langkah Muhammadiyah untuk Dunia Islam

Facebook
Twitter
LinkedIn

SLEMAN. Pdmsleman.Or.Id

Persyarikatan Muhammadiyah resmi memperkenalkan Kalender Hijriah Global Tunggal atau KHGT, sebuah inovasi penting dalam penanggalan Islam yang menerapkan prinsip satu hari satu tanggal untuk seluruh dunia.

Bertempat di Convention Hall Masjid Walidah Dahlan, Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Sleman, Yogyakarta, pada Rabu (25/06), peresmian turut dihadiri tokoh-tokoh penting dari dalam dan luar negeri, dan menandai momentum bersejarah bagi umat Islam dan peradaban dunia.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa peluncuran KHGT merupakan komitmen Muhammadiyah dalam berkhidmat untuk peradaban dunia Islam secara lebih luas.

“Hari ini adalah hari bersejarah. Muhammadiyah menghadirkan KHGT untuk menegaskan peran dan posisinya di tengah globalisasi yang tak terelakkan,” ujar Haedar.

Agama Islam, ujarnya, adalah agama kosmopolitan yang mengandung nilai-nilai universal, rahmatan lil ‘alamin, yang ditujukan untuk seluruh alam.

Haedar menambahkan, bahwa Islam telah berhasil menembus batas-batas geografis dan budaya, dari Jazirah Arab hingga Eropa, Balkan, Rusia, Asia Timur, dan Asia Tenggara.

Oleh karena itu, Haedar meyakini bahwa KHGT menjadi sebuah keniscayaan mutlak guna mewujudkan persatuan dunia Islam yang selama ini terkendala oleh perbedaan penanggalan.

“KHGT adalah keniscayaan mutlak untuk mewujudkan persatuan dunia Islam,” tegasnya.

Menurutnya, KHGT bukan sekadar sebuah agenda astronomi atau teknis penanggalan biasa, melainkan wujud nyata dari semangat Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Kalender ini merupakan langkah maju yang penting untuk membayar utang peradaban Islam yang sudah terlalu lama tertunda.

“Kita harus mulai berubah, mengubah ijtihad kita agar dan demi hutang peradaban kita. Saya yakin kita akan terus memperkenalkan KHGT, mari bersatu untuk satu hari, untuk satu tanggal yang sama, bagi seluruh kawasan dunia Islam,” ajak Haedar.

Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hamim Ilyas, mengungkapkan bahwa KHGT merupakan hasil kajian mendalam dan keputusan yang diambil dalam Musyawarah Nasional Muhammadiyah ke-32 pada Februari 2024.

“Dengan KHGT, Muhammadiyah ingin melunasi utang peradaban. Selama 14 abad sejarah Islam, belum ada sistem kalender Islam yang berlaku secara global dan unifikatif. KHGT hadir untuk mewujudkan kesatuan waktu bagi umat Islam di seluruh dunia,” jelas Hamim.

Hamim menandaskan, bahwa KHGT berlandaskan tiga prinsip utama, yaitu keseragaman hari dan tanggal di seluruh dunia untuk menandai awal bulan baru, penggunaan hisab atau perhitungan astronomi sebagai metode utama penentuan waktu yang memungkinkan peramalan jauh ke depan, dan kesatuan matlak, yakni pandangan bahwa seluruh permukaan bumi merupakan satu zona waktu dalam kalender Islam.

(Athiful/ Depok)

Loading

Leave a Replay