SD Muhammadiyah Sangonan 2 memperingati Milad ke- 60, dan TK ABA Jowah, Sidoluhur, Godean memperingati Milad ke- 59. Peringatan diselenggarakan bersamaan pada Sabtu ( 3/1/2026 ) bertempat di RTH Gumuk Sikuneng, Pandean V, Sidoluhur, Godean, Sleman.
Acara, Milad dihadiri Bupati Sleman, Pengawas TK/ SD Korwil Godean, Lurah Sido luhur. Hadir pula Pimpinan Cabang Muhammadiyah ( PCM ) Godean, Pimpinan Cabang Asyiyah ( PCA) Godean dan sejumlah tokoh sekitar.
Bupati Sleman Harda Kiswaya dalam kesempatan memberikan sambutan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi para pendidik baik SD Muhammadiyah Sangonan 2 maupun TK ABA Jowah. ” Atas nama Pemerintah memberikan apresiasi atas dedikasi para pendidik yang telah ikut serta dalam mencedaskan bangsa.” Tuturnya.
Selanjutnya Ia juga menekankan bahwa kepada wali murid untuk tetap memberikan pendidikan, karena anak lebih banyak di rumah. “Kepada Bapak, Ibu orang tua anak, jangan sepenuhnya membebankan pendidikan pada sekolah, tetapi orang tua wajib memberikan pendidikan karena waktu anak lebih banyak di rumah daripada di sekolah. ” Tandasnya.
Harda juga mengungkapkan rasa bangganya bahwa lulusan SD Muhammadiyah Sangonan 2 ini ada yang menjadi Notaris, Pegawai Badan Kepegawaian, Guru Besar Universitas Islam Indonesia ( UII), Pegawai Telkom dan banyak yang menjadi pengusaha sukses. Untuk itu perlu kita bangun gotong royong untuk kemajuan bersama.
” Semoga SD Muhammadiyah Sangonan 2 dan TK ABA Jowah, lebih sukses dalam mempersiapkan generasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045.” Pungkasnya.
Maryanti selaku ketua Milad dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam Milad tersebut digelar berbagai kegiatan diantaranya jalan sehat yang diikuti seluruh peserta didik. Selain itu juga bakti sosial berupa pemberian sembako kepada warga kurang mampu warga sekitar. ” Kegiatan lainnya yaitu penampilan kreativitas dan potensi dari peserta didik baik SD maupun TK.” Tambahnya.
Lebih lanjut Maryanti mengungkapkan bahwa tema dari Milad kali ini yaitu ” Bersatu dalam harmoni, Cemerlang dalam Prestasi”. Dari tema tersebut memacu kepada semua warga sekolah untuk bersinergi agar terciptanya anak yang cerdas, berkarakter, dan berjiwa Islami.
” Karena TK meeupakan gerbang awal terciptanya kecerdasan dan ahklak, sedangkan SD sebagai wadah pengembangan potensi secara holistik.” Ujar Maryanti.
Di lokasi yang sama Noor Nisa Girsang, S. Pd. M.Pd Kepala SD Muhammadiyah Sangonan 2 menuturkan bahwa sekolah yang dipimpinnya saat ini memiliki 128 siswa, 6 kelas, dan 14 guru. Ia juga menyampaikan bahwa mulai tahun pelajaran 2026/2027 sekolahnya telah mendapat ijin dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman untuk menambah peserta didik. “Jadi mulai tahunpelajaran berikut kami menerima siswa baru untuk kelas 1 menjadi paralel atau 2 kelas.”Tandasya.
Sebagai konsekwensinya dari ketetapan tersebut, harus membuat tambahan ruang kelas. ” Maka melalui moment ini kami membuka donasi bagi yang berniat untuk menabung amal jariyah guna pembangunan tersebut.” Pungkasnya
-Sugiyanto kontributor-
![]()






