Sinergi Dakwah Komunitas: Muhammadiyah Sleman Expo #1 Satukan Runnersmu, Bikersmu, dan Ambulanmu

Facebook
Twitter
LinkedIn

Sleman, Pdmsleman.Or.Id

Perhelatan Muhammadiyah Sleman Expo #1 (MSE#1) yang digelar oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman pada 9–11 Januari 2026 di Sleman City Hall (SCH) menjadi momentum bersejarah bagi penguatan dakwah komunitas. Pada hari terakhir, Ahad (11/1/2026), ratusan penggiat komunitas berkumpul dalam agenda Gathering Komunitas Muhammadiyah Sleman yang menunjukkan wajah inklusif dan progresif organisasi tersebut.

Acara ini dihadiri oleh tiga pilar komunitas besar: Runnersmu, Ambulanmu, dan Bikersmu, serta dihadiri langsung oleh perwakilan pimpinan wilayah sebagai bentuk dukungan terhadap metode dakwah baru yang menyasar hobi dan pelayanan sosial.

Memasuki tahun ketiga perjalanannya, Runnersmu kian menunjukkan eksistensinya sebagai wadah bagi jemaah yang gemar olahraga lari. Sekretaris Runnersmu Pusat, Afif, mengungkapkan bahwa saat ini anggota telah mencapai 700 orang lebih yang tersebar di berbagai daerah.

“Niat utama kami adalah syiar dan dakwah Muhammadiyah melalui olahraga. Kami tidak hanya sekadar lari untuk kesehatan, tetapi juga konsisten menjaga nilai-nilai Islam dalam berolahraga, seperti tetap memperhatikan penutupan aurat dan etika di ruang publik,” ujar Afif dalam testimoninya.

Salah satu komunitas paling progresif yang mencuri perhatian adalah Ambulanmu. Ketua Ambulanmu Sleman, Kang Darojat, memaparkan perkembangan pesat layanan ini sejak diresmikan secara resmi pada Desember 2022 hingga Februari 2026 mendatang.

Saat ini, Ambulanmu Sleman telah memiliki 24 unit armada yang tersebar di Ranting, Cabang, dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). “Kami mengelola 19 titik layanan. Hingga saat ini, hanya Sleman dan Cangkringan yang belum memiliki titik tetap, namun cakupan kami sudah mencapai rata-rata 1.000 layanan per bulan,” kata Darojat.

Darojat menekankan bahwa Ambulanmu adalah ujung tombak branding Lazismu sebagai lembaga filantropi resmi Muhammadiyah. Layanan ini bersifat sosial dan menyasar kaum dhuafa secara langsung dengan standar pelayanan prima.

Sementara itu, komunitas roda dua Bikersmu Sleman yang baru berdiri pada 27 Juli 2025 di bawah naungan PDM Sleman, kini tercatat sebagai cabang dengan anggota terbanyak se-DIY, yakni mencapai 300 personel.

P. Zainuddin, perwakilan Bikersmu, menyatakan bahwa komunitas ini mengusung konsep ‘Dakwah Berbahagia’. “Tagline kami adalah Melaju Bersama Dakwah. Kami ingin menunjukkan bahwa hobi otomotif bisa menjadi sarana mendekatkan diri pada agama tanpa menghilangkan kegembiraan dalam berkumpul,” jelasnya.

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY yang membidangi Lembaga Dakwah Komunitas (LDK), Dr. Ridwan Furqoni, M.P.I., memberikan apresiasi tinggi atas capaian di Sleman. Sebagai sosok di balik terciptanya Mars Ambulanmu, Ridwan menyebut bahwa embrio Ambulanmu se-DIY bermula dari inisiatif akar rumput (bottom-up) di Sleman.

“Dakwah komunitas kini telah masuk dalam program prioritas Muktamar. Ini adalah cara Muhammadiyah menjawab tantangan zaman,” tegas Ridwan. Ia menambahkan bahwa secara struktural, Ambulanmu berada di bawah koordinasi Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) dengan dukungan dana dari Lazismu. Ke depan, PWM berkomitmen untuk terus menata dan merapikan manajemen organisasi komunitas agar lebih profesional.

MSE#1 tahun 2026 ini membuktikan bahwa Muhammadiyah Sleman berhasil membangun ekosistem ekonomi, sosial, dan hobi yang terintegrasi, menjadikan dakwah tidak hanya terbatas di atas mimbar, tetapi juga di jalanan, lapangan lari, hingga layanan darurat kesehatan.

Rep Juang Mahron AmbulanMU

Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Leave a Replay