SLEMAN – Pengajian menjadi salah satu kekuatan utama yang melahirkan dan mengembangkan berbagai amal usaha Muhammadiyah. Melalui pengajian, Muhammadiyah tidak hanya menyampaikan nilai-nilai keislaman, tetapi juga membangun semangat berorganisasi, memperkuat ukhuwah, serta melahirkan berbagai gagasan untuk kemajuan umat.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua PWM DIY , Dr. H. Yayan Suryana, M.Ag. dalam Pengajian Akbar Muhammadiyah Kabupaten Sleman yang dihadiri ribuan warga Muhammadiyah dari berbagai cabang dan ranting Hari Bermuhammadiyah 2026 di Museum Gunungapi Merapi, Kaliurang, Pakem, Sabtu (1/8).
Dalam sambutannya ditegaskan bahwa hampir seluruh amal usaha yang dimiliki Muhammadiyah saat ini berawal dari kegiatan pengajian yang dilakukan secara istiqamah sejak awal berdirinya persyarikatan hingga sekarang.
“Amal usaha yang dihadirkan Muhammadiyah, baik di bidang pendidikan, kesehatan, sosial maupun dakwah, berawal dari pengajian. Dari pengajian lahir ide, gagasan, semangat, dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada umat,” ungkapnya.
Berbagai kajian yang diselenggarakan Muhammadiyah dan Aisyiyah, seperti kajian Al-Ashr, kajian Maghrib, kajian shalat, serta pengajian rutin lainnya, menjadi sarana edukasi yang terus menghidupkan dinamika persyarikatan. Melalui forum-forum tersebut, warga Muhammadiyah mendapatkan pencerahan keagamaan sekaligus inspirasi untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.
Selain sebagai media dakwah, pengajian juga menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah. Kehadiran pimpinan cabang, pimpinan ranting, dan warga Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Kabupaten Sleman memungkinkan terjadinya pertukaran informasi, pengalaman, dan inspirasi antarwilayah.
“Ketika cabang dan ranting bertemu dalam pengajian, mereka saling berbagi informasi dan pengalaman. Ini menjadi motivasi bagi cabang yang lain untuk terus bergerak dan berkembang,” jelasnya.
Semangat warga Muhammadiyah dalam mengikuti pengajian juga terlihat dari antusiasme peserta yang hadir. Bahkan terdapat cabang yang mengerahkan hingga sepuluh bus jamaah untuk mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini menunjukkan tingginya ghirah dakwah dan kecintaan warga terhadap kegiatan persyarikatan.
Lebih lanjut disampaikan, apabila ribuan peserta yang hadir mampu melahirkan ide-ide kreatif dan gagasan cemerlang bagi kemajuan persyarikatan, maka Muhammadiyah Kabupaten Sleman akan semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Bayangkan jika ribuan peserta yang hadir hari ini melahirkan ide-ide berlian untuk menghadirkan amal usaha baru Muhammadiyah. Tentu Muhammadiyah Kabupaten Sleman akan semakin kuat, maju, dan menjadi pelopor dalam pelayanan umat,” pungkasnya.
Pengajian akbar tersebut menjadi bukti bahwa pengajian bukan sekadar forum keagamaan, tetapi juga wahana membangun peradaban, memperkuat persaudaraan, dan melahirkan berbagai gerakan nyata yang membawa kemaslahatan bagi umat dan bangsa.
Rep Wahdan Arifudin H. S.PD PCM Godean MPI PDM Sleman
![]()









