Workshop Resensi Buku dan Public Speaking IPM SMP Muhammadiyah 3 Depok

Facebook
Twitter
LinkedIn

Depok, Pdmsleman.Or.Id

Kemampuan literasi dan komunikasi publik menjadi bekal penting bagi pelajar dalam menghadapi perkembangan era digital. Untuk memperkuat kemampuan tersebut, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP Muhammadiyah 3 Depok (Mugadeta) Kabupaten Sleman menggelar Workshop Resensi Buku dan Public Speaking di Meeting Room, pada Jumat (8/5/2026).

Sekretaris Forum Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Kabupaten Sleman, Athiful Khoiri, menekankan bahwa budaya literasi perlu dibangun tidak hanya melalui kebiasaan membaca, tetapi juga kemampuan memahami dan menyampaikan kembali gagasan secara runtut kepada publik.

“Pelajar hari ini perlu memiliki kemampuan membaca yang baik sekaligus keterampilan berbicara yang terarah. Dua hal tersebut penting untuk membangun kepercayaan diri dan kemampuan berpikir kritis,” ujarnya.

Pada sesi resensi buku, peserta dikenalkan pada teknik dasar mengulas buku secara sistematis, mulai dari memahami isi bacaan, menemukan pesan utama, hingga menyusun ulasan yang singkat namun menarik. Peserta juga diajak memahami pentingnya membaca secara mendalam agar mampu menghasilkan pandangan dan argumentasi yang kuat.

“Melalui resensi, pelajar belajar menyusun cara berpikir yang runtut. Mereka tidak hanya membaca, tetapi juga memahami, menilai, lalu menyampaikan kembali isi buku dengan bahasa yang baik,” katanya.

Selain itu, dalam materi public speaking, peserta memperoleh pembekalan mengenai teknik komunikasi di depan umum, penguasaan vokal, pengelolaan rasa gugup, hingga cara menyampaikan pesan secara efektif kepada audiens.

Athiful menjelaskan bahwa kemampuan berbicara di depan publik menjadi salah satu kompetensi penting bagi generasi muda, terutama di tengah arus informasi digital yang berkembang sangat cepat. Menurutnya, pelajar perlu dibiasakan menyampaikan gagasan secara santun, terstruktur, dan bernilai positif.

“Public speaking bukan hanya soal berbicara, tetapi bagaimana menyampaikan ide dengan jelas dan mampu memberi pengaruh baik kepada orang lain,” katanya.

Workshop berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang aktif mengikuti sesi diskusi dan praktik singkat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya IPM Mugaedeta dalam menghadirkan ruang pengembangan diri bagi pelajar melalui kegiatan edukatif yang relevan dengan kebutuhan generasi muda.

Melalui workshop tersebut, diharapkan para peserta dapat semakin termotivasi untuk mengembangkan budaya literasi, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta membangun karakter pelajar yang percaya diri, kritis, dan berkemajuan.

Rep Giek Moyudan

Loading

Leave a Replay