Turi, Pdmsleman.Or.Id Kegiatan edukasi kesehatan dan cek kesehatan gratis digelar sebagai upaya meningkatkan kesadaran warga Padukuhan Sangurejo tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Hasil pengamatan dan diskusi bersama perangkat padukuhan menunjukkan bahwa kondisi kesehatan masyarakat secara umum tergolong baik. Meski begitu, pemahaman tentang pola hidup sehat dan pemenuhan gizi seimbang masih perlu terus diperkuat. Banyak keluarga yang belum sepenuhnya memahami kebutuhan gizi sesuai usia, pentingnya memantau tumbuh kembang anak, serta cara merawat kesehatan lansia agar tetap bugar dan mandiri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UMY REG–025 dibawah bimbingan DPL DR. H. Agus Nugroho Setiawan dan bertempat di wilayah Turi ingin membantu warga memahami bahwa kesehatan adalah tanggung jawab bersama dalam keluarga. Edukasi yang diberikan menekankan pentingnya gizi seimbang sepanjang hayat, mulai dari balita, orang dewasa, hingga lansia. Selain itu, warga diajak memahami alasan mengapa asupan gizi yang cukup sangat berpengaruh terhadap daya tahan tubuh, konsentrasi belajar anak, hingga kualitas hidup lansia. Kesadaran keluarga untuk saling menjaga kesehatan diharapkan tumbuh, tidak hanya ketika sakit, tetapi juga sebagai langkah pencegahan. Kegiatan ini dilaksanakan pada minggu kedua pelaksanaan KKN, bertempat di wilayah Turi, dengan rangkaian acara berupa penyuluhan kesehatan tentang gizi anak dan perawatan kesehatan lansia. Materi disampaikan secara interaktif, dilanjutkan sesi tanya jawab agar warga dapat menyampaikan persoalan yang mereka hadapi sehari-hari. Selain itu, kader kesehatan dan orang tua didampingi dalam memahami cara memantau berat badan serta tinggi badan balita sebagai indikator tumbuh kembang. Layanan cek kesehatan gratis juga disediakan, meliputi pemeriksaan tekanan darah, berat badan, cek gula darah, serta konsultasi singkat dengan tenaga medis. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 12 Februari 2026 di Pendopo Embung Kaliaji, Padukuhan Sangurejo. Sekitar 35 warga, yang sebagian besar merupakan ibu-ibu dan lansia, hadir mengikuti kegiatan dengan antusias. Suasana pendopo yang terbuka membuat kegiatan terasa santai, sehingga peserta lebih leluasa berdiskusi tentang kebiasaan makan di rumah, pola aktivitas harian, serta keluhan kesehatan yang sering muncul. Narasumber kegiatan ini adalah dr. Fadhil Aulia Widianto, seorang dokter umum yang aktif berpraktik di Procto Clinic Jogja dan RSU Puri Husada. Ia menyampaikan materi dengan bahasa sederhana dan contoh yang dekat dengan kehidupan warga. Dalam pemaparannya, dr. Fadhil menekankan pentingnya gizi sesuai usia, deteksi dini gangguan pertumbuhan anak, serta upaya menjaga kualitas hidup lansia melalui pola makan sehat dan aktivitas fisik ringan yang rutin. Warga menyambut baik kegiatan ini, terutama layanan cek kesehatan gratis yang dirasakan sangat membantu. Banyak peserta memanfaatkan kesempatan untuk bertanya tentang pola makan anak, cara mengontrol tekanan darah, hingga kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan di rumah agar tetap sehat. Ketua Karang Taruna Padukuhan Sangurejo, Agung, menyampaikan bahwa kegiatan ini tepat sasaran mengingat jumlah lansia di wilayah tersebut cukup banyak. Melalui pemeriksaan gula darah, para lansia menjadi lebih memahami kondisi tubuhnya, sehingga bisa mulai mengatur konsumsi gula dengan lebih bijak sesuai kebutuhan masing-masing. Rep Arief Hartanto
![]()