Berbah, Pdmsleman.Or.Id
Penggunaan pupuk organik merupakan hal penting dalam praktek pertanian ramah lingkungan, terutama pemanfaatan kotoran hewan (kohe) sebagai bahan baku pupuk organik. Itulah yang mendorong Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHBP) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Klaten mengadakan kegiatan studi tiru di Kelompok Ternak Lembu Aji Pondok Kulon Kalitirto Berbah Sleman pada Selasa, 16 Juni 2026.
Rombongan diterima Pengurus dan anggota Kelompok Ternak Lembu Aji, Dukuh Pondok Kulon, PPL Kalitirto dan beberapa tokoh masyarakat Pondok Kulon.
Hj. Sri Hartini, Ketua rombongan dalam pengantarnya menyampaikan bahwa studi tiru ini merupakan salah satu programnya dalam rangka memperkuat dan memperdalam pengetahuan dan wawasan lembaga yang dipimpinnya.
“Namun apa yang kami peroleh di sini belum tentu seluruhnya kami tindaklanjuti, tetapi bukan berarti kami abaikan. Mengapa kami pilih Berbah, di samping karena tidak terlalu jauh juga antara Klaten dan Berbah secara umum kondisinya tidak jauh berbeda, sehingga harapan kami apa yang kami peroleh di sini nantinya dapat kami tindaklanjuti secara maksimal” harapnya.
Dukuh Pondok Kulon Riadi Purnawan, dalam sambutan penerimaannya menyampaikan ucapan terima kasih ats dipilihnya Kelompok Ternak Lembu Aji sebagai tempat studi tiru.
“Ini menjadikan motivasi bagi kami untuk lebih bersemangat lagi dalam mengembangkan Lembu Aji agar lebih maju lagi, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok”, ujarnya.
Praktek proses pembuatan pupuk organik dipimpin langsung oleh Ponimin selaku ketua kelompok, disaksikan para peserta studi tiru, dimulai dari penyiapan bahan sampai proses akhir berupa pengepakan siap jual.
Rep M.A. Sanusi, Berbah.
![]()









