SPKLU SMK Muhammadiyah 2 Sleman Kian Diminati Masyarakat

Facebook
Twitter
LinkedIn

Layanan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) SMK Muhammadiyah 2 Sleman kian diminati masyarakat. Meningkatnya jumlah pengguna kendaraan listrik yang memanfaatkan fasilitas tersebut menunjukkan kebutuhan terhadap layanan pengisian daya di Kabupaten Sleman terus bertumbuh.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Sleman, Ahmad Maftuhin, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap SPKLU yang dibuka untuk umum terus meningkat. Menurutnya, fasilitas tersebut dimanfaatkan oleh pengguna kendaraan listrik dari berbagai daerah karena lokasinya strategis serta didukung layanan pengisian daya cepat (fast charging).

“Sejak dibuka, respons masyarakat sangat baik. Semakin banyak pengguna kendaraan listrik yang datang untuk mengisi daya di SPKLU kami. Ini menjadi indikator bahwa kebutuhan terhadap infrastruktur pendukung kendaraan listrik terus meningkat,” ujarnnya, Jumat (17/7/2026).

Ia menjelaskan, SPKLU di SMK Muhammadiyah 2 Sleman menggunakan teknologi fast charging berkapasitas 50 kW DC sehingga mampu mempercepat proses pengisian daya dibandingkan pengisian konvensional. Kehadiran fasilitas ini sekaligus menjadi salah satu upaya sekolah mendukung percepatan transisi menuju penggunaan energi bersih.

Selain melayani masyarakat umum, keberadaan SPKLU juga memiliki nilai edukatif. Fasilitas tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi peserta didik untuk mengenal teknologi kendaraan listrik, sistem pengisian daya, serta pengelolaan layanan yang sesuai dengan kebutuhan industri otomotif masa depan.

Menurut Maftuhin, tingginya minat masyarakat menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus menjaga kualitas pelayanan. Perawatan peralatan dilakukan secara berkala agar layanan tetap aman, nyaman, dan andal bagi seluruh pengguna.

“Harapan kami, SPKLU ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat pengguna kendaraan listrik, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi dunia pendidikan dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” katanya.

Melalui layanan SPKLU, SMK Muhammadiyah 2 Sleman berharap dapat memperluas akses masyarakat terhadap infrastruktur kendaraan listrik sekaligus memperkuat peran sekolah vokasi sebagai institusi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Rep (Athiful Depok)

Loading

Leave a Replay