Turi, Pdmsleman.Or.Id
Seruan kemanusiaan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah untuk membantu korban bencana banjir di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh mendapat sambutan luas dari warga Persyarikatan di tingkat akar rumput. Instruksi PP Muhammadiyah yang mengimbau agar dana infak salat Jumat di masjid-masjid Muhammadiyah selama tiga pekan dialokasikan bagi korban bencana, langsung direspons cepat oleh Kantor Layanan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (KL-LAZISMU) Kapanewon Turi, Sleman.
Ketua KL-LAZISMU Kapanewon Turi, Aris Suranto pada Senin menyampaikan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti instruksi tersebut dengan menggerakkan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan seluruh masjid Muhammadiyah di wilayah Kapanewon Turi untuk melakukan penggalangan donasi.
“Sebagai kepanjangan tangan LAZISMU PDM Kabupaten Sleman, kami langsung menginstruksikan PRM dan takmir masjid Muhammadiyah agar menggalang donasi dari jamaah dan masyarakat. Ini merupakan bentuk ketaatan organisasi sekaligus kepedulian sosial terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ujar Aris Suranto.
Hasilnya, dalam waktu relatif singkat, kurang lebih dua pekan, donasi yang terkumpul mencapai Rp 60.687.660. Dana tersebut berasal dari individu, jamaah masjid, serta PRM se-Kapanewon Turi. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp 51.110.000 diserahkan secara langsung kepada bendahara KL-LAZISMU Kapanewon Turi, sementara Rp 9.577.660 disalurkan melalui transfer ke rekening BSI atas nama KL-LAZISMU Kapanewon Turi.
Aris menjelaskan bahwa seluruh dana yang terhimpun pada tahap pertama telah disetorkan ke Kantor LAZISMU Kabupaten Sleman yang berlokasi di RS PKU Muhammadiyah Kabupaten Sleman. Penyaluran ini dilakukan sesuai dengan mekanisme dan prinsip akuntabilitas lembaga amil zakat Muhammadiyah.
“Alhamdulillah, amanah dari para donatur langsung kami setorkan ke LAZISMU Kabupaten Sleman agar segera disalurkan kepada para korban bencana di Sumatera. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga kepercayaan umat,” tegasnya.
Tidak berhenti pada tahap pertama, KL-LAZISMU Kapanewon Turi kembali membuka penggalangan donasi tahap kedua. Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada warga Muhammadiyah dan umat Islam pada umumnya yang ingin turut serta membantu korban banjir di Sumatera.
“Penggalangan tahap kedua ini kami buka sebagai ikhtiar berkelanjutan. Semoga bantuan yang kita berikan menjadi wasilah pertolongan Allah, baik bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana maupun bagi para donatur di akhirat kelak,” imbuh Aris.
Pengumpulan donasi tahap kedua dibuka hingga 30 Desember 2025. Donasi dapat diserahkan langsung kepada H. Haryanto di wilayah Dadapan, melalui Toko SIBAG di Jalan Gunung Anyar–Dadapan, atau ditransfer ke rekening BSI nomor 8887766682 atas nama KLL LAZISMU Cabang Turi.
Kegiatan penggalangan donasi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara instruksi pimpinan pusat dan gerakan di tingkat lokal mampu menghadirkan dampak nyata bagi kemanusiaan. Muhammadiyah, melalui LAZISMU, kembali meneguhkan perannya sebagai gerakan dakwah yang tidak hanya menyeru, tetapi juga memberi solusi bagi umat dan bangsa.
Rep Editor Arief Hartanto
![]()







