Turi, Pdmsleman.Or.Id
Alumni Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM) angkatan 1986 bekerja sama dengan Bidang Pengabdian Masyarakat Persatuan Dokter Gigi Indonesia Cabang Sleman menggelar kegiatan bakti sosial kesehatan gigi dan mulut bagi siswa-siswi SD Muhammadiyah Dadapan, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut diisi dengan berbagai agenda edukatif dan preventif, di antaranya SiGiBer (Sikat Gigi Bersama) serta TAF (Topikal Aplikasi Fluoride). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak usia sekolah dasar.
TAF sendiri merupakan tindakan pengolesan fluoride pada permukaan gigi guna memperkuat email gigi dan mencegah terjadinya karies atau gigi berlubang. Prosedur ini dikenal aman, tidak menimbulkan rasa sakit, dan efektif sebagai langkah pencegahan dini terhadap masalah kesehatan gigi pada anak.
Kegiatan ini melibatkan sekitar 70 alumni FKG UGM angkatan 1986, didukung oleh 40 tenaga dari PDGI Sleman serta sejumlah personel dari Puskesmas Turi. Kolaborasi lintas elemen ini menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Sleman.
Ketua PDGI Sleman drg. Isa Dharmawijaya, M.Kes, FISQUA menyatakan “selamat dan turut mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan bakti sosial di SD Muhammadiyah Dadapan Wonokerto Turi, selamat bernostalgia di Jogja dengan tetap berkiprah kepada masyarakat”.
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Dadapan, Lutfi Andari KS, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “ terimakasih kepada para alumni FKG UGM dan PDGI Sleman atas terpilihnya Sd MuDa sebagai sasaran baksos, terimakasih atas edukasi yang diberikan dan tentunya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kesehatan kami semua. Alhamdulillah anak-anak senang dan antusias mengikuti semua rangkaian acara hingga selesai”.
Selain kegiatan pelayanan kesehatan, panitia juga memberikan plakat sebagai bentuk kenang-kenangan kepada pihak sekolah. Tak hanya itu, bantuan berupa infak pembangunan sebesar Rp10.000.000 turut diserahkan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan fasilitas pendidikan di SD Muhammadiyah Dadapan.
![]()








