Muspimcab PCM Kalasan, Mensinergikan Langkah untuk Gerakan Dakwah Muhammadiyah

Facebook
Twitter
LinkedIn

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id

PCM Kalasan menyelenggarakan Musyawarah Pimpinan Cabang pada hari Sabtu, 9 Mei 2026 bertempat di Aula SD Muhammadiyah Kadisoka. Kegiatan tersebut dihadiri oleh segenap pengurus PCM, Perwakilan PCA, PRM se- Kalasan, dan Pemuda Muhammadiyah. Dalam kesempatan tersebut, juga hadir dan memberi sambutan, Ketua PDM Sleman yang diwakili oleh Ustadz Irfan Haris. 

Dalam sambutannya Ustadz Irfan Haris menegaskan bahwa tantangan nyata di Muhammadiyah adalah masalah pengkaderan. Sehubungan dengan hal tersebut, beliau berharap PCM Kalasan mencermati permasalahan pengkaderan tersebut dengan memberdayakan semua majelis dan ortom dan mengoptimalkan peran Lazismu dalam penggalian dana masyarakat dan pentasarufannya untuk program-program PCM. “Sudah ada kesepakatan di tingkat PDM Sleman bahwa Lazismu itu adalah penyokong utama pembiayaan program PCM,” tegas pak Irfan Haris.

Dalam Muspimcab PCM Kalasan itu juga disepakati secara mufakat bulat adanya pergantian Sekretaris I yang sebelumnya dijabat oleh Iswanto, S.Pd., M.Pd. diganti oleh Sumadi, S.T., M.B.A. Pergantian tersebut karena Iswanto, M.Pd. diangkat sebagai Kepala SD Muhammadiyah Sambisari.

Menurut Wakil Ketua PCM Kalasan, Budi Sarwanto, M.Si., mekanisme penggantian tersebut sudah disesuaikan  dengan AD/ART dan sudah dikonsultasikan kepada PDM Sleman. Selanjutnya, Sekretaris baru per 9 Mei 2026 mulai menjalankan tugas kesekretarisan PCM Kalasan sambil menunggu SK pengesahan dari PDM Sleman.

Sementara itu, penasihat PCM Kalasan, Prof. Dr. Sutrisno, M.Ag. dalam sambutannya mengingatkan bahwa PCM Kalasan memiliki potensi strategis untuk berkembang lebih baik karena factor-faktor, antara lain: a) Secara geografis wilayah Kalasan sangat dekat dengan pusat Muhammadiyah yaitu Kota Yogyakarta. Kondisi ini tentu memungkinkan untuk melihat lebih dekat gerak langkah dinamika kemajuan pusat Muhammadiyah dalam gerakan dakwah dan juga komunikasi dengan berbagai pihak lebih mudah;

b) Banyak kader-kader Muhammadiyah yang tinggal di Kalasan dan menduduki posisi strategis di berbagai struktur pengurus Muhammadiyah, baik di PDM, PWM, maupun di PP Muhammadiyah. Banyak di antara mereka juga bekerja di amal usaha Muhammadiyah yang cukup besar di Yogyakarta. Tentu saja ini bisa menjadi modal sumber daya untuk mengomunikasikan dan mengoordinasikan berbagai permasalahan PCM. Semoga ke depan PCM Kalasan bisa merangkul dan mensinergikan potensi tersebut untuk kemajuan PCM Kalasan.

Ketua PCM, H. Sunandar, S.Psi., mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta Muspimcab dan berharap kepada semua majelis dan ortom untuk meningkatkan kinerjanya. Di sela-sela memimpin koordinasi semua majelis dan ortom PCM Kalasan, beliau berpesan bahwa menjadi pengurus itu intinya rajin rapat dan rajin ngaji. Dari rapat inilah akan muncul ide atau gagasan, terutama untuk ngaji dan Gerakan-gerakan dakwah lainnya. (Sarno R. Sudibyo, M.Pd./ MPI PCM Kalasan).

Loading

Leave a Replay