Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Wedomartani Barat bekerja sama dengan Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman menyelenggarakan Giat Tanam Pohon dan Peresmian Kebun Buah Unggul pada Sabtu, 27 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Jl. Saren, Wedomartani, Ngemplak, Sleman ini menjadi wujud nyata komitmen Muhammadiyah dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset wakaf untuk kemaslahatan umat.
Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Junaidi, S.ST, Ketua Majelis Lingkungan Hidup PDM Sleman, Kusno Wibowo, ST., M.Si, dan Agus Kurniawan, S.Hut., M.Sc.dari BRIN sebagai pemateri Sosialisasi Penghijauan. Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh jajaran pengurus Muhammadiyah, warga sekitar, serta para relawan yang turut berpartisipasi dalam penanaman pohon.
Dalam sambutannya, Ketua PRM Wedomartani Barat, M. Yusuf Hendri Wibowo, ST. menyampaikan bahwa masih banyak tanah wakaf milik Muhammadiyah yang belum dimanfaatkan secara optimal. Menurutnya, program Kebun Buah Unggul menjadi salah satu langkah strategis agar aset wakaf dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Melalui program ini, kami berharap tanah wakaf Muhammadiyah tidak hanya terjaga keberadaannya, tetapi juga mampu menghasilkan nilai ekonomi yang dapat mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus menjadi sarana pelestarian lingkungan,” ungkapnya.
Kepala DLH Kabupaten Sleman, Junaidi, S.ST, dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kegiatan menanam pohon sebagai budaya. Ia menjelaskan bahwa pohon memiliki banyak manfaat, mulai dari menghasilkan oksigen, menjaga keseimbangan ekosistem, menyerap karbon, hingga membantu mencegah banjir dan longsor. Oleh karena itu, gerakan menanam pohon perlu terus digalakkan sebagai investasi bagi generasi mendatang.
Sementara itu, Ketua MLH PDM Sleman, Kusno Wibowo, ST., M.Si, menekankan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan di tengah kondisi bumi yang semakin memprihatinkan. Menurutnya, kualitas udara bersih semakin menurun akibat polusi, sementara sumber-sumber air juga terus mengalami penyusutan. Karena itu, gerakan penghijauan harus menjadi tanggung jawab bersama sebagai upaya menjaga keberlangsungan kehidupan.
Pada sesi Sosialisasi Penghijauan, Agus Kurniawan, S.Hut., M.Sc. mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga lingkungan melalui berbagai kegiatan penghijauan. Ia menegaskan bahwa setiap pohon yang ditanam merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat bagi lingkungan, masyarakat, maupun generasi yang akan datang.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Kebun Buah Unggul sebagai simbol dimulainya pemanfaatan lahan wakaf Muhammadiyah secara produktif. Selanjutnya, seluruh peserta melakukan penanaman pohon secara bersama-sama sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, PRM Wedomartani Barat berharap semangat menjaga lingkungan dan mengoptimalkan pemanfaatan tanah wakaf dapat terus berkembang di tengah masyarakat. Sinergi antara Muhammadiyah, pemerintah, dan masyarakat diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata, baikdalamaspeklingkungan, sosial, maupunekonomi.
Rep Yusuf HW MLH PDM PRM Wedomartani Barat Ngemplak
Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()








