PCM Turi Matangkan Persiapan Kajian Ahad Kliwon dan Rumuskan Strategi Bangkitkan Sekolah Muhammadiyah

Facebook
Twitter
LinkedIn

Turi, Pdmsleman.Or.Id

  Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Turi menggelar Rapat Koordinasi bersama Majelis dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se-Kapanewon Turi di Gedung Dakwah Muhammadiyah Ngablak, Bangunkerto, Rabu (8/7/2026) malam dengan tuan rumah dari PRM Sidoharjo dibawah pimpinan Gesang Subagyo.

Rapat yang dipimpin Ketua PCM Turi, Drs. Bambang Rahmanto, tersebut membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari persiapan Kajian Rutin Ahad Kliwon pada 12 Juli 2026 hingga upaya meningkatkan kembali eksistensi sekolah-sekolah Muhammadiyah yang mengalami penurunan jumlah peserta didik baru.

Dalam rapat koordinasi itu, seluruh majelis dan PRM se kapanewon Turi diminta menyukseskan Kajian Ahad Kliwon yang akan dipusatkan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Turi. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat ukhuwah, memperdalam pemahaman keislaman, sekaligus menghidupkan dakwah persyarikatan di tingkat cabang dan ranting.

Ketua PCM Turi, Drs. Bambang Rahmanto, menegaskan bahwa keberhasilan kajian tidak hanya diukur dari jumlah peserta, tetapi juga dari semangat jamaah dalam menggerakkan dakwah Muhammadiyah.

“Kajian Ahad Kliwon harus menjadi penggerak kebangkitan dakwah. Seluruh ranting perlu bersama-sama mengajak warga Muhammadiyah hadir sehingga kajian benar-benar menjadi ruang pembinaan umat yang hidup dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain membahas persiapan kajian, rapat yang dipimpin Sekretaris PCM H. Suroyo S.Pd juga menyoroti kondisi beberapa sekolah Muhammadiyah yang mengalami penurunan penerimaan murid baru. Persoalan tersebut dinilai harus menjadi perhatian bersama seluruh unsur persyarikatan, bukan hanya pengelola sekolah.

Peningkatan kualitas layanan pendidikan harus berjalan seiring dengan penguatan promosi, pelayanan kepada masyarakat, serta sinergi antara sekolah, majelis pendidikan dan majelis lain, dan warga Muhammadiyah.

“Sekolah Muhammadiyah adalah amal usaha bersama. Kita perlu membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang berkualitas, prestasi peserta didik, dan keterlibatan seluruh warga Muhammadiyah dalam mengenalkan keunggulan sekolah kepada masyarakat,” katanya.

Rapat koordinasi juga menghasilkan komitmen untuk menggelorakan kembali kajian-kajian di tingkat ranting. Setiap PRM didorong menyelenggarakan pengajian secara rutin dengan materi yang relevan dan menghadirkan mubalig yang mampu membangun semangat keislaman serta kemuhammadiyahan.

Melalui koordinasi yang semakin erat antara PCM, majelis, dan PRM, Muhammadiyah Turi optimistis mampu memperkuat dakwah, meningkatkan kualitas pendidikan, serta menghadirkan kegiatan  yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Rep Editor Arief Hartanto

Loading

Leave a Replay