Sleman, Pdmsleman.Or.Id
Sekitar 300 pendidik PAUD ’Aisyiyah se-Kabupaten Sleman bersama jajaran PCA Majelis PAUD Dasar dan Menengah (PAUD Dasmen) mengikuti peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43, Rabu (9/9/2026) di kompleks GOR Pangukan Sleman..
Kegiatan yang digelar Majelis PAUD Dasar dan Menengah Pimpinan Daerah ’Aisyiyah (PDA) Kabupaten Sleman bersama Ikatan Guru ’Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kabupaten Sleman tersebut mengangkat tema “Gerak Bersama, Sehat Bersama, Bahagia Bersama.”
Senam ’Aisyiyah Bahagia menjadi kegiatan utama. Para peserta mengikuti gerakan senam dengan penuh semangat. Suasana akrab terlihat sejak kegiatan dimulai hingga acara berakhir.
Peringatan Haornas tidak hanya diarahkan untuk menjaga kebugaran. Bagi para pendidik PAUD ’Aisyiyah, kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang silaturahmi dan penguatan semangat bersama dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan pendidikan anak usia dini.
Kegiatan dipimpin Ketua Panitia Jumilah, S.Pd.AUD. Sementara pembukaan dilakukan Ketua Pimpinan Daerah ’Aisyiyah Kabupaten Sleman Dra. Hj. Hanik Rosyada, M.Ag.
Hadir pula Parmila Harda Kiswaya selaku Bunda PAUD Kabupaten Sleman. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya keteladanan orang dewasa dalam membentuk kebiasaan hidup sehat pada anak.
Menurutnya, pendidikan mengenai kesehatan tidak cukup diberikan melalui nasihat. Anak-anak justru banyak belajar dari apa yang mereka lihat dan alami setiap hari.
“Anak tidak hanya belajar melalui kata-kata, tetapi terutama melalui contoh dan keteladanan orang dewasa di sekitarnya,” ujarnya.
Keteladanan tersebut dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Guru dan orang tua yang terbiasa berolahraga, aktif bergerak, serta menerapkan pola hidup sehat akan menjadi contoh nyata bagi anak.
Kebiasaan yang dilakukan secara konsisten berpotensi membentuk pola perilaku anak sejak usia dini. Karena itu, peran pendidik PAUD dinilai penting dalam menanamkan kesadaran mengenai kesehatan sekaligus membangun suasana belajar yang aktif dan menyenangkan.
Lingkungan pendidikan anak usia dini memiliki posisi strategis dalam membentuk kebiasaan. Pada fase tersebut, anak sedang berada dalam proses mengenal berbagai perilaku yang kemudian dapat berkembang menjadi kebiasaan.
Senam bersama menjadi salah satu cara sederhana untuk memperkenalkan bahwa aktivitas fisik merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa olahraga dapat dilakukan dalam suasana yang menyenangkan tanpa harus selalu berlangsung dalam bentuk latihan yang formal.
Bagi pendidik PAUD ’Aisyiyah Sleman, momentum Haornas menjadi kesempatan untuk memperkuat pesan tersebut. Guru tidak hanya mengajak anak bergerak, tetapi terlebih dahulu menunjukkan praktik hidup aktif melalui kegiatan bersama.
Semangat itu terlihat dari antusiasme sekitar 300 peserta yang hadir. Para pendidik dari berbagai satuan PAUD ’Aisyiyah di Sleman berbaur dalam satu kegiatan.
Selain berolahraga, pertemuan tersebut menjadi ruang mempererat ukhuwah dan silaturahmi. Para pendidik dapat saling bertemu, berbagi pengalaman, sekaligus menjaga hubungan kelembagaan antarsatuan pendidikan ’Aisyiyah.
Kebersamaan menjadi bagian penting karena pendidikan anak usia dini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Guru, keluarga, organisasi, dan lingkungan pendidikan memiliki peran yang saling berkaitan dalam menciptakan suasana tumbuh kembang anak yang sehat dan positif.
Kemeriahan peringatan Haornas ke-43 semakin terasa dengan adanya pembagian doorprize bagi peserta. Hadiah utama berupa satu unit kulkas dipersembahkan PDA Majelis PAUD Dasmen Kabupaten Sleman.
Sementara itu, tiga buah kompor gas dipersembahkan PD IGABA Kabupaten Sleman. Kehadiran berbagai hadiah tersebut menambah antusiasme peserta setelah mengikuti rangkaian kegiatan senam.
Namun, lebih dari sekadar hadiah, kegiatan tersebut membawa pesan mengenai pentingnya menjaga kesehatan secara bersama-sama. Semangat olahraga diharapkan tidak berhenti ketika acara selesai, tetapi berlanjut dalam aktivitas sehari-hari.
Pendidik dapat meneruskan kebiasaan tersebut di satuan PAUD masing-masing. Aktivitas sederhana seperti senam, permainan gerak, berjalan, dan kegiatan fisik lainnya dapat menjadi bagian dari pembiasaan anak.
Peringatan Haornas ke-43 di lingkungan PAUD ’Aisyiyah Sleman memperlihatkan bahwa olahraga dapat menjadi bagian dari gerakan pendidikan. Ketika guru sehat dan aktif, pesan mengenai pentingnya menjaga kesehatan akan lebih mudah diterima anak melalui keteladanan.
Tema “Gerak Bersama, Sehat Bersama, Bahagia Bersama” pun mendapatkan makna yang lebih luas. Gerak bukan hanya aktivitas fisik, tetapi juga simbol kebersamaan dalam menjalankan pendidikan.
Sehat tidak hanya berkaitan dengan kondisi tubuh, tetapi juga kebiasaan dan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. Sementara bahagia dapat hadir ketika kegiatan dilakukan dengan penuh kebersamaan dan suasana positif.
Momentum Haornas ini diharapkan menjadi pemantik bagi pendidik PAUD ’Aisyiyah Sleman untuk terus menghidupkan budaya olahraga dan pola hidup sehat di lingkungan pendidikan.
Dengan pendidik yang sehat, aktif, dan mampu menjadi teladan, anak-anak diharapkan tumbuh sebagai generasi yang sehat, ceria, berkarakter, serta memiliki kesadaran menjaga kesehatan sejak usia dini.
RepNora Ekasari Kuswara, S.Pd. AUD IGABA Sleman
Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()







