Peduli Kesehatan Reproduksi, RS PKU Yogyakarta Adakan Seminar

Kesehatan reproduksi menjadi isu yang menarik dewasa ini. Terutama pada kanker serviks. Terlebih jumlah kasus pada kanker serviks jumlahnya terus meningkat. Bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta dan juga Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (FK UAD), PKU Yogyakarta menunjukkan sikap serius dalam hal penanganan terhadap masalah reproduksi, tidak hanya pada perempuan namun juga pada laki laki. Sebagai langkah preventif dapan dilakukan pemberian vaksin HPV sejak dini. “Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan vaksin HPV diberikan pada anak perempuan mulai usia 9 tahun,” Tutur salah satu pemateri pada Seminar Kesehatan Reproduksi dr. Yanantri Binga R, M. Med.Sc, Sp.A (2/11). Dengan demikian, lanjutnya, diharapkan dapat menurunkan angka kanker serviks menjadi 4 per 100.000 penduduk pertahun pada tahun 2030 mendatang. Cakupan program vaksin HPV yang luas akan menjadi kunci keberhasilan dalam upaya mengurangi beban penyakit, serta melindungi mendatang dari resiko masalah kesehatan serius. Pemberian imunisasi HPV merupakan bagian dari kegiatan BIAS pada anak perempuan usia kelas 5 (dosis pertama) dan usia 6 (dosis kedua) SD/MI atau sederajat dengan interval 12 bulan (minimal 6 bulan) melalui kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Editor: Wahdan Arifudin

Loading

Penyaluran Air Bersih untuk warga Plampang II

Gamping, Pdmsleman.Or.Id Musim kemarau yang cukup panjang yang melanda Daerah Istimewa Yogyakarta belakangan ini membuat beberapa daerah di wilayah DIY mengalami kesulitan air bersih, banyak sumur warga yang menjadi sumber air bersih mengalami kekeringan seperti yang dialami Saudara kita yang tinggal di Padukuhan  Plampang II RT 63 dan RT 64 RW 20, Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo. Menangapi hal tersebut SMKS Muhammadiyah Gamping turut serta membantu kesulitan air bersih untuk warga padukuhan Plampang II  dengan mendistribusikan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari warga Plampang II,  dalam kesempatan ini Ibu Ratna Palupi selaku perwakilan dari ESKAMUGA menyerahkan secara langsung 1 Tangki air bersih pada hari Ahad 27 Oktober 2024 Bertempat di Padukuhan Plampang II, Kalirejo, Kokap, Kulon Progo.             Penyaluran air bersih ini di distribusikan untuk 2 RT yaitu RT 63 dengan jumlah penduduk 65 Jiwa, RT 64 dengan jumlah peduduk 70 jiwa. Dalam kesempatan ini Dukuh Plampang II Ibu Dwi Wuryaningsih selaku perwakilan dari warga mengucapkan terimakasih kepada SMKS Muhammadiyah Gamping atas bantuan air bersih yang diberikan, warga Plampang II juga senang dengan adanya bantuan ini. Semoga kekeringan yang melanda padukuhan Plampang II dan sekitarnya bisa segera teratasi dan bencana kekeringan segera berakhir dengan datangnya musim penghujan.

Loading

SEHARI BISA LAYANI 5 PASIEN LEBIH

Kisah Driver Ambulanmu Lazismu Gamping Kisah Driver Ambulanmu Lazismu Gamping Oleh: Itawari dan Syifa Nurhaliza Mahasiswa Ekonomi Syariah Semester 7, Universitas Alma Ata Yogyakarta Di tengah kegiatan rutinitas harian Lazismu Gamping, kami berkesempatan mewawancarai salah satu sosok penting di balik layanan ambulans Muhammadiyah, Bapak Tabah. Pria yang telah mengabdikan diri selama 3 tahun sebagai driver ambulans ini berbagi cerita mengenai pengalamannya melayani masyarakat. Lazismu Gamping saat ini mengoperasikan 2 unit ambulans yang beroperasi 24 jam penuh. “Ambulan Mu ini tidak hanya sebagai kendaraan pengangkut pasien, tapi juga menjadi sarana dakwah PCM Gamping,” ujar Pak Tabah dengan semangat. Beliau menjelaskan bahwa layanan ambulans juga digunakan untuk mengantar ibu-ibu dan bapak-bapak pengajian, menjadi bagian dari misi dakwah Muhammadiyah di wilayah Gamping. Dalam sehari, Pak Tabah bisa melayani hingga 5 pasien dengan berbagai keperluan. Layanan yang diberikan meliputi: “Untuk menggunakan layanan Ambulan Mu, masyarakat cukup menghubungi nomor kontak center yang tersedia dan mengisi data diri pasien,” jelas Pak Tabah. Yang menarik, layanan ini menggunakan sistem infak seikhlasnya, membuktikan komitmen Lazismu dalam membantu masyarakat tanpa membebani. Ketika ditanya tentang suka duka selama bertugas, Pak Tabah tersenyum. “Sukanya itu bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan cabang Lazismu lain di seluruh Indonesia. Ini memberikan rasa persaudaraan yang kuat,” ungkapnya. Namun, ia juga mengakui ada tantangan yang harus dihadapi. “Dukanya tentu saat di jalan harus ekstra hati-hati, karena kita tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.” Di akhir wawancara, Pak Tabah menyampaikan harapannya untuk masyarakat Gamping. “Harapan saya, kita bisa sama-sama mendorong dan beristiqomah dalam melayani masyarakat, khususnya di wilayah Gamping. Layanan ambulans ini adalah bentuk nyata kepedulian Muhammadiyah terhadap kesejahteraan umat.” Kisah Pak Tabah dan Ambulan Mu Lazismu Gamping menjadi bukti nyata bagaimana sebuah layanan kesehatan bisa menjadi jembatan dakwah dan kepedulian sosial. Dengan sistem infak seikhlasnya dan pelayanan 24 jam, Ambulan Mu hadir sebagai solusi transportasi kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat Gamping dan sekitarnya. Kontributor: Arif Jogjasinau Editor: Wahdan Arifudin

Loading

Bincang Aisyiyah DIY dengan Cabang Sleman, Minggir dan Seyegan

Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Sleman, Minggir dan Seyegan mengikuti BINCANG (Bina Cabang Untuk Berkembang) ‘Aisyiyah DIY pada hari Sabtu (19/10/2024) bertempat di Wisma Muhammadiyah Ngloji Minggir, Sleman. Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan Kalam illahi oleh ibu Sukriyah dari PCA Sleman, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Aisyiyah dengan petugas dirigen dari PCA Minggir dan sambutan perwakilan PCA dari PCA Seyegan. Sambutan dari PWA DIY disampaikan oleh ibu Dr. dr. Siti Istianah, M.Sc. Dalam sambutannya, Istianah menyampaikan kegiatan ini dalam rangka pengembanganCabang dan Ranting secara tersistem baik melalui gerakan Keluarga Sakinah dan QoryahThayyibah maupun gerakan Dakwah Jamaah sebagai basis gerakan dakwah ‘Aisyiyah dimasyarakat dan merupakan Program Keputusan Musyawarah Wilayah ‘Aisyiyah DIY tahun 2022 tentang prioritasprogram untuk kepemimpinan periode 2022-2027. Kegiatan konsolidasi ini dilaksanakan dengan model sekali kunjungan untuk 3 (tiga) PCA yang berdekatan (model 3 in 1). Dimana PCA Sleman, PCA Minggir dan PCA Seyegan berasa dalam satu kelompok. Materi Penguatan Kepemimpinan disampaikan Puji Utami, SH. selaku ketua Majelis Hukum dan HAM PWA DIY. Puji Utami menyampaikan Gerakan Aisyiyah yang dituntut terus bergerak bukanlah sekedar gerakan organisasi biasa atau pada umumnya, tetapi harus menampilkan diri sebagai gerakan Islam berkemajuan sebagaimana karakter dan pandangan keislaman Muhammadiyah – ‘Aisyiyah serta merujuk pada risalah perempuan berkemajuan, Aisyiyah harus hadir gerakan perempuan Islam berkemajuan. Yuni Purwati, M. Pd. selaku Ketua Majelis PAUD DASMEN PWA DIY menyampaikan materi kedua mengenai Penguatan Kelembagaan. Mewujudkan Cabang dan Ranting Unggul. Yuni Purwati menyampaikan faktor keunggulan organisasi Aisyiyah DIY diantaranya Aisyiyah memiliki visi dan strategi yang jelas, inovasi berkelanjutan, pengembangan SDM dan pemanfaatan teknologi. Setelah ishoma, acara dilanjutkan dengan materi kegiatan yaitu Diskusi Pengembangan Program ditingkat Cabang yang dipimpin oleh ibu Dra. Hasta Dewi selaku ketua Majelis Tabligh dan Ketarjihan PWA DIY. Dalam kegiatan diskusi ini, masing-masing Pimpinan Cabang saling berdiskusi mengenai sumber daya yang ada di cabang masing-masing berikut dinamikanya. Kontributor : Dewi Novitasari, S. Psi. (Majelis Kesejahteraan Sosial PCA Sleman Editor: Wahdan Arifudin

Loading

Bidang Perempuan MUI Sleman Tegas Tolak Miras

Hari Sabtu 19 Oktober 2024 bertempat di aula Sembada Kompleks Pemerintah Daerah Bidang Perempuan MUI Sleman gelar Seminar Perempuan Berdaya. Agenda seminar diikuti 40 perempuan penggerak dari Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Muslimat NU dan Fatayat NU. Dalam kata sambutan ketua MUI Dr. K.H. Abdul Fatah mengawali dengan keprihatinannya semakin maraknya peredaran miras. Narkotika di wilayah Kabupaten Sleman. Perempuan, keluarga muda juga banyak yang terjerat pinjaman online ( pinjol).Kemudian yang melanda para pelajar adalah legalitas kontrasepsi untuk pelajar.Harapannya dengan seminar ini perempuan muslimah untuk lebih peduli dan tingkatkan perhatian pada anggota keluarga dan masyarakat sekitar kita. Dra Hj. Sri Sumiarsi wakil ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah dan Hj.Fatma Amalia S.Ag. M.S.I ketua Muslimat NU DIY mengupas tuntas tentang Bagaimana cara mewujudkan Keluarga Maslahah Sakinah Mawadah Wa rahmah. Kemaslahatan sebagai atap, mewujudkan rahmatan lil alamiin, negara makmur baldatun thoyibatun warobun ghofurun. Fondasi perkawinan keluarga maslahah : muadalah,muwazanah dan mubadalah. Kisah inspiratif dan motivasi diuraikan oleh nara sumber. Seminar diakhiri dengan pernyataan bersama Perempuan MUI tolak miras, narkotika, pinjol dan kontrasepsi pelajar. Kontributor Hanik, Editor Wahdan

Loading